cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 6 (2019)" : 15 Documents clear
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA (P4GN) DI BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN (BNNK) TULUNGAGUNG (STUDI PADA PENCEGAHAN P4GN) HIMMA FARIDATUL HUSNA; INDAH PRABAWATI
Publika Vol 7 No 6 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n6.p%p

Abstract

Abstrak Penyalahgunaan narkoba merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) dan telah mencapai situasi yang mengkhawatirkan. Perkembangan peredaran dan pemakaian narkoba telah menunjukkan bahwa narkoba telah mengancam kelangsungan masa depan para generasi muda. Pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) adalah kebijakan dan strategi yang dibuat oleh pemerintah dalam melakukan upaya memerangi bahaya narkoba. Dalam melaksanakan kebijakan P4GN, pemerintah mengeluarkan Inpres (Instruksi Presiden) nomor 6 tahun 2018 tentang pelaksanaan P4GN. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi kebijakan P4GN yang ada di Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode ini bertujuan untuk memperoleh gambaran untuk memahami dan menjelaskan implementasi kebijakan P4GN. Fokus penelitian ini adalah ukuran dan tujuan kebijakan, sumberdaya, karakteristik agen pelaksana, disposisi implementor, komunikasi antar pelaksana, dan lingkungan sosial, politik dan ekonomi. Teknik analisis data dilakukan melalui empat tahap yaitu reduksi data, menampilkan data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah berjalan dengan baik dalam mengurangi angka penyalahgunaan narkoba yang ada di kabupaten Tulungagung. Dilihat dari implementasi kebijakan P4GN telah sesuai dengan indikator teori implementasi menurut Donald S. Van Meter dan Carl E. Van Horn yaitu ukuran dan tujuan kebijakan, sumberdaya, karakteristik agen pelaksana, disposisi implementor, komunikasi antar pelaksana, dan lingkungan sosial, politik dan ekonomi. Hal tersebut didukung oleh pernyataan pihak-pihak yang terkait dengan implementasi kebijakan P4GN. BNNK selaku pelaksana kebijakan dalam pelaksanaan kebijakan bekerjasama dengan banyak pihak, antara lain OPD yang ada dalam lingkup pemerintah Kabupaten Tulungagung, LSM, Ormas dan beberapa pihak lainnya. Berdasarkan hasil penelitian, BNNK Tulungagung diharapkan untuk menambah penyuluh agar dalam pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan maksimal dan diharapkan pelaksana harus bisa mengatur waktu pelaksanaan, koordinasi, komunikasi serta komitmen harus berjalan dengan baik agar tujuan kebijakan bisa berjalan dengan semestinya. Kata Kunci: Implementasi, Pencegahan, P4GN
Pemberdayaan Petani di Desa Kepuh Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung (Studi pada Gabungan Kelompok Tani Suko Makmur Desa Kepuh) HAMZAH FANZURI M; MUHAMMAD FARID MARUF
Publika Vol 7 No 6 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n6.p%p

Abstract

AbstrakSektor pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan strategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional. Sampai saat ini sektor pertanian masih menjadi penyangga perekonomian rakyat khususnya pedesaan. Dalam pembangunan di sektor pertanian membutuhkan faktor-faktor pendukung guna meningkatkan hasil produksi, khususnya di bidang pertanian tanaman pangan dengan didukung teknologi pertanian yang memadai, program-program pembangunan pertanian yang terarah, serta pembinaan dan pemberdayaan petani. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan pemberdayaan petani di desa Kepuh Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini adalah strategi pemberdayaan masyarakat menurut Suharto (2010). Subjek penelitian ini ditentukan dengan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pemberdayaan petani atau kelompok tani di Desa Kepuh kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung sudah terlaksana namun masih ada beberapa point yang menjadi catatan. Saran dari peneliti adalah peran serta pemerintah dalam memberikan motivasi atau pengembangan diri bagi petani harus dilakukan secara berkesinambungan, agar hasil usaha tani dapat mendukung program ketahanan pangan nasional serta kesejahteraaan ekonomi petani dapat dicapai, serta fasilitas sumber daya dalam bentuk infrastruktur pertanian ataupun sumber daya modal perlu di kembangkan untuk mendapatkan hasil usaha tani yang optimal.Kata Kunci: Pemberdayaan, Gapoktan, Pertanian AbstractThe agricultural sector is a sector that has a strategic role in national economic development structure. Until now, the agricultural sector is still the peoples economy, especially rural buffer. In a development in the agricultural sector requires support factors in order to increase production, especially in the field of food crops supported by appropriate agricultural technology, agricultural development programs is directed, as well as development and empowerment of farmers.The purpose of this research to describe the empowerment of farmers in the village billowing Boyolangu Tulungagung subdistrict. This research uses descriptive method with qualitative approach. The research focus is community empowerment strategies According Suharto (2010: 63-70). This research subject is determined by purposive sampling technique. Data collection techniques in this research through interviews, observation and documentation. Data analysis was performed with the data collection, data reduction, the data presentation and conclusion. The results Showed thatimplementation of the empowerment program farmers or farmer groups in the village billowing Boyolangu Tulungagung subdistrict been implemented but there are still some points to note. Advice from researchers is the role of government in providing motivation or self development for farmers must be done on an ongoing basis, so that the results of farming can support the national food security program and the welfare economics of farmers can be achieved, and facility resources in the form of agricultural infrastructure or capital resources necessary was developed to obtain the optimal results of farming.Keywords: Empowerment, Gapoktan, Agriculture
Implementasi Sekolah Adiwiyata di SDN 1 Sidokumpul Kabupaten Gresik WAHYUNI ANDIATI; TJITJIK RAHAJU
Publika Vol 7 No 6 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n6.p%p

Abstract

Kepedulian terhadap lingkungan sangat diperlukan dan menjadi tanggung jawab bersama, tidak terkecuali pihak sekolah. Kepedulian terhadap lingkungan tersebut bisa diterapkan disekolah melalui pendidika lingkungan, dari sekolah tersebut diharapkan mampu mendidik siswanya untuk lebih bisa memahami tentang lingkungan. Pendidikan lingkungan disekolah diterapkan dengan adanya program Sekolah Adiwiyata. Salah satu daerah yang berhasil menerapkan program tersebut yaitu Kabupaten Gresik, di Kabupaten Gresik sendiri saat ini sekolah yang sudah berhasil menjalankan Program Sekolah Adiwiyata yaitu SDN 1 Sidokumpul. Tetapi meski berhasil menjalankan program tersebut SDN 1 Sidokumpul masih mempunyai beberapa kendala yaitu kurangnya anggaran dan pelasana program yang masih belum mengerti tentang lingkungan yaitu siswa kelas satu dan dua. Jenis peneliti ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ini terdapat dua lokasi yaitu Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik berada di jalan KH. Wachid Hasyim No. 17, dan SDN 1 Sidokumpul yang berada di jalan Jaksa Agung Suprapto No.5. Fokus dari penelitian ini yaitu standar dan sasaran program, sumber daya, komunikasi antar organisasi dan penguatan aktivitas, Karakteristik agen pelaksana, kondisi sosial, ekonomi dan politik, disposisi implmentor. Jenis sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek penelitian Kasi Badan Lingkungan Hidup, kepala SDN 1 Sidokumpul, tim adiwiyata dan siswa. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian berdasarkan standar dan sasaran kebijakan sudah dapat dicapai oleh SDN 1 Sidokumpul terbukti dengan semakin tertatanya lingkungan yaitu lingkungan sekolah semakin bersih, banyak taman-taman di setiap kelas, tetapi pencapaian tersebut memiliki kendala yaitu murid kelas satu dan dua yang belum mengerti tentang lingkungan. Sumber daya manusia di SDN 1 Sidokumpul sudah memadai. Sedangkan pada sumber daya anggaran dan sarana prasaran mereka mempunyai kendala yaitu kurangnya anggaran yang menyebabkan tidak bisa memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana. Komunikasi dan penguatan aktivitas yang di lakukan oleh SDN 1 Sidokumpul yaitu dengan menjaga komunikasi secara baik kepada para stackholder. Karakteristik yang dimiliki oleh SDN 1 Sidokumpul yaitu antusias, gigih dan bertanggung jawab. Kondisi ekonomi memiliki pengaruh positif yaitu menambah pendapatan kantin sekolah, kondisi sosial sangat mendukung, dan kondisi politik tidak ada kendala. Sedangkan disposisi imlementor mereka sangat mendukung dan merespon baik program Sekolah Adiwiyata. Kata Kunci: Implementasi, Program, Adiwiyata
Implementasi Pengelolaan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Bambe Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik IKE PENILITA; INDAH PRABAWATI
Publika Vol 7 No 6 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n6.p%p

Abstract

Salah satu upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak dan terjangkau bagi MBR yaitu dengan pembangunan Rusunawa. Pengelolaan Rusunawa di Kabupaten Gresik diatur dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Nomor 89 Tahun 2018. Peraturan tersebut bertujuan untuk memberikan acuan dalam mengoperasionalkan Rusunawa, agar dilaksanakan dengan optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi pengelolaan Rusunawa Bambe Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah ketepatan kebijakan, ketepatan pelaksanaan, ketepatan target, ketepatan lingkungan dan ketepatan proses. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dokumentasi dan triagulasi. Teknis analisis data yang dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian berdasarkan ketepatan kebijakan sudah tepat, terbukti dengan kebijakan pengelolaan Rusunawa telah berisi dasar hukum yang menjadi pedoman dalam melaksanakan kebijakan dan juga terdapat tujuan dari kebijakan pengelolaan Rusunawa. Pada ketepatan pelaksanaan, aktor yang terlibat sudah tepat dan sesuai dengan tupoksi. Ketepatan target kurang sesuai, hal ini terbukti dengan banyaknya penghuni Rusunawa Bambe yang berasal dari luar Gresik. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah sosialisasi kepada masyarakat Gresik bahwa terdapat Rusunawa yang siap huni dengan harga terjangkau dan layak huni, selain itu fasilitas Rusunawa perlu diperbaiki yaitu akses masuk Rusunawa yang masih berupa tanah seharusnya diperbaiki dengan jalan paving atau aspal.Kata Kunci: Implementasi, Kebijakan, Rusunawa
PERENCANAAN PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR LUAR BARAT KOTA SURABAYA (Studi pada Wilayah Terdampak Pembangunan di Kelurahan Sememi) WAHYU PUJI KURNIAWAN; TJITJIK RAHAJU
Publika Vol 7 No 6 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n6.p%p

Abstract

Abstrak Pemerintah Kota Surabaya berupaya mewujudkan pembangunan daerah dengan merencanakan pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) yang sebagian besar wilayah terdampak berada di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo. Pembangunan JLLB direncanakan untuk mengurai tingkat kemacetan di Kota Surabaya yang terpusat di koridor tengah kota, yaitu Jalan Ahmad Yani-Wonokromo-Perak dengan dasar pelaksanaan yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Surabaya 2014-2034 serta dokumen laporan hasil studi kelayakan JLLB. Seiring berjalannya proyek pembangunan JLLB tersebut ternyata menemui hambatan-hambatan baik teknis maupun operasional. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang bagaimana pelaksanaan perencanaan proyek pembangunan JLLB khususnya di wilyah Kelurahan Sememi yang sebagaian besar wilayahnya terdampak pembebasan lahan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitian menggunakan teori perencanaan pembangunan menurut Sjafrizal (2016:130) yang terdiri dari perencanaan harus berorientasi pada pelaksanaan, perencanaan harus disesuaikan dengan perubahan kondisi sosial ekonomi, menjaga keterkaitan antara perencanaan dan penganggaran, mengembangkan kapasitas dan kualitas tenaga perencana, dan optimalisasi peran serta masyarakat. Teknik pengumpulan data melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan teknik analisis data menurut Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Surabaya telah melaksanakan agenda pembangunan daerah sesuai dengan yang direncanakan berdasarkan aturan hukum dan studi kelayakan pembangunan JLLB yang melibatkan perusahaan pengembang sebagai partisipan proyek JLLB. Dalam pelaksanaan proyek yang berjalan menemui kendala terkait pelibatan peran serta masyarakat yang tidak optimal sehingga ada penolakan beberapa warga yang lahannya akan diganti rugi terdampak pembangunan JLLB. Selain itu diharapkan Pemerintah Kota Surabaya dapat meningkatkan pola koordinasi dan komunikasi dengan aktor-aktor terkait seperti Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, BUMN, hingga swasta agar dapat terwujud pembangunan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat. Kata kunci : Perencanaan, Pembangunan Daerah, Jalan Lingkar Luar BaratAbstract The Surabaya City Government seeks to realize regional development by planning the construction of the Outer West Ring Road (JLLB), which most of the affected areas are in the Sememi Village, Benowo District. The construction of JLLB is planned to unravel the level of congestion in the city of Surabaya which is centered in the central corridor of the city, namely Jalan Ahmad Yani-Wonokromo-Perak on the basis of the implementation in Surabaya City Regulation No. 12 of 2014 concerning Regional Spatial Planning (RTRW) Surabaya City 2014-2034 as well as report documents on the results of the JLLB feasibility study. As the JLLB development project progressed, it encountered obstacles both technical and operational. The purpose of this study is to describe how the JLLB development project planning is carried out, especially in the Sememi Village area, where most of the area is affected by land acquisition. The type of research used is descriptive research with a qualitative approach. While the focus of research uses development planning theory according to Sjafrizal (2016: 130) which consists of planning must be oriented towards implementation, planning must be adapted to changes in socio-economic conditions, maintain the linkages between planning and budgeting, develop the capacity and quality of planning staff, and optimize participation society. Data collection techniques through interview techniques, observation, and documentation were analyzed using data analysis techniques according to Miles and Huberman which included data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study indicate that the Surabaya City Government has implemented the regional development agenda in accordance with the plan based on the rule of law and the feasibility study of the JLLB development involving the development company as the JLLB project participant. In the implementation of the project that ran into obstacles related to the involvement of the community participation that was not optimal so that there was a rejection of some residents whose land would be replaced with losses affected by JLLB development. In addition, it is expected that the Surabaya City Government can improve the pattern of coordination and communication with related actors such as the Central Government, Provincial Government, State-Owned Enterprises, and the private sector in order to realize sustainable and beneficial development for the community. Keywords: Planning, Regional Development, Outer West Ring Road

Page 2 of 2 | Total Record : 15