cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dik Indonesiana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014" : 16 Documents clear
PENERAPAN MODEL SAVI (SOMATIS, AUDITORI, VISUAL, INTELEKTUAL) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN NARASI Rina Tri Wulandari
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karangan narasi berisi suatu peristiwa atau kejadian. Siswa seringkali mengalami kesulitan dalam menuangkan gagasan yang ada dalam pikirannya ke dalam bentuk tulisan. Kesulitan yang dialami siswa diantaranya siswa kurang mengeksplor imajinasi yang ada dalam pikirannya. Oleh karena itu, peneliti mencoba menerapakan suatu model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis karangan narasi dengan menggunakan model SAVI.  Metode yang digunakan adalah eksperimen (pretest-postest control group desain). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan yang positif dan signifikan antara nilai karangan siswa sebelum diberi perlakuan menggunakan model SAVI  dengan setelah diberi perlakuan menggunakan model SAVI..Kata kunci: karangan narasi, model SAVI, eksperimen
UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN MENULIS PANTUN MELALUI TEKNIK COPY THE MASTER Deni Ari Indra
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melalui penelitian ini, penulis bermaksud mendeskripsikan bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan teknik copy the master. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  penelitian tindakan kelas (classroom action  research). Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan pembelajaran, khususnya pembelajaran menulis cerpen.Dalam penelitian tindakan kelas, terdapat beberapa rangkaian kegiatan yang disebut siklus. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi yang berguna untuk mengukur hasil pembelajaran. Adapun penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus.Hasil akhir dari penelitian ini adalah bagaimana bentuk perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran dengan menggunakan teknik copy the master. Kata Kunci:  pembelajaran ,menulis, pantun, teknik copy the master
KEEFEKTIFAN METODE TONGKAT BERESTAFET DALAM MENCERITAKAN TOKOH IDOLA PADA PEMBELAJARAN BERBICARA Geri Valdi Mauli
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang muncul dalam proses pembelajaran di kelas, yaitu kesulitan dalam menemukam metode yang menarik dan menyenangkan sehingga diperlukan sebuah metode pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan materi pembelajaran yang akan disampaikan. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan keefektifan penggunaan metode tongkat berestafet dalam menceritakan tokoh idola pada pembelajan berbicara. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan penggunaan kelas eksperimen dan kelas kontrol  serta melalui tahap prates dan pascates. Teori yang melandasi penelitian ini adalah pernyataan Suprijono (2012:109) bahwa metode tongkat berestafet dapat mendorong peserta didik  berani dan termotivasi untuk mampu berbicara. Data penelitian berupa penilaian kemampuan menceritakan tokoh idola siswa kelas VII di SMP Pasundan 3 Bandung. Hasil penelitian adalah metode tongkat berestafet efektif digunakan dalam menceritakan tokoh idola pada pembelajaran di kelas VII SMP Pasundan 3 Bandung. Kata Kunci : metode tongkat berestafet, tokoh idola, siswa, efektif.
PENERAPAN TEKNIK MEMOTONG DAN MEREKATKAN (CUTTING-GLUING) DALAM MENGUBAH TEKS WAWANCARA MENJADI PARAGRAF NARASI Devi Lamria Hasibuan
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kelemahan dalam menulis akibat kurang maksimalnya penggunaan teknik pembelajaran yang ada sehingga diperlukan teknik pembelajaran yang dapat memotivasi dan merangsang ide kreatif siswa dalam menulis. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan teknik Memotong dan Merekatkan (Cutting-Gluing), yaitu sejauhmana teknik ini memberi memberi perbedaan nilai terhadap kemampuan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu dengan penggunaan kelompok kontrol dan eksperimen sebagai sampel tes awal dan tes akhirnya. Penelitian ini berlandaskan teori yang memaparkan bahwa teknik Memotong dan Merekatkan (Cutting-Gluing) adalah salah satu teknik berlatih menulis yang paling elementer, sehingga dapat membantu siswa dalam menyelesaikan tugasnya. Data penelitian ini berupa penilaian terhadap paragraf narasi yang dihasilkan oleh siswa SMP Negeri 45 Bandung yang menjadi sampel penelitian. Hasil penelitian membuktikan bahwa teknik Memotong dan Merekatkan (Cutting-Gluing) dapat memengaruhi kemampuan siswa dalam menulis yang dilihat dari adanya peningkatan nilai. Terdapatnya perbedaan nilai yang signifikan antara kemampuan menulis siswa yang menerapkan teknik Memotong dan Merekatkan (Cutting-Gluing) dan kemampuan menulis siswa yang tidak menerapkan teknik tersebut. Kata Kunci         : teknik Memotong dan Merekatkan (Cutting-Gluing), teks wawancara, paragraf narasi, teknik pembelajaran.
PENERAPAN METODE JIGSAW II DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA TEKS BIOGRAFI PADA SISWA KELAS XI SMA Marsinta Dewi
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca teks biografi merupakan salahsatu kompetensi dasar aspek membaca dalam kurikulum yang harus dicapai oleh siswa kelas XI SMA. Peneliti menerapkan metode Jigsaw II dalam pembelajaran membaca teks biografi. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengengtahui profil kemampuan membaca pemahaman, proses pembelajaran, keefektifan metode Jigsaw II. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen. Kemampuan siswa dalam membaca pemahaman khususnya membaca teks biografi tergolong rendah karena kedua kelas mendapatkan nilai rata-rata masing-masing 59,37 dan 64,40. Setelah menerapkan metode Jigsaw II dalam pembelajaran membaca teks biografi di kelas eksperimen, nilai rata-rata mengalami peningkatan  menjadi 79,78 dan di kelas kontrol yang menggunakan metode berbeda juga mengalami peningkatan menjadi 76,56. Pembelajaran menggunakan metode Jigsaw II juga lebih aktif dan dapat bekerjasama dengan teman sekelas.Kata kunci: Metode Jigsaw II, Membaca teks biografi.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BERITA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA FOTO ESAI Masniah Masniah
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi banyaknya siswa yang menganggap kegiatan menulis merupakan kegiatan sulit. Tujuan penelitian untuk mengetahui keefektifan media foto esai dalam pembelajaran menulis teks berita, juga untuk mengetahui gambaran mengenai kemampuan menulis teks berita siswa sebelum dan sesudah menggunakan media foto esai. Metode yang digunakan kuasi eksperimen dengan desain “one-group pretest-posttest design”. Pembahasan menulis yang dikembangkan diambil dari Henry Guntur Tarigan, serta pembahasan teks berita dari Ashadi Siregar, dan pembahasan foto esai dari Atok Sugiarto. Media foto esai terbukti efektif dalam pembelajaran menulis teks berita. Kata Kunci: teks berita, foto esai, kuasi eksperimen, one-group pretest-posttest design
PENGARUH TINGKAT KECERDASAN LINGUISTIK TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA KELAS X SMK NEGERI 12 BANDUNG Anggit Khairani
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya hasil pembelajaran menulis siswa yang tidak  optimal pencapaian dalam evaluasinya, dan seorang guru belum bisa memanfaatkan sebuah kecerdasan linguistik yang dimiliki siswa dalam pengembangan pembelajaran menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang dihasilkan oleh kecerdasan linguistik terhadap hasil pembelajaran menulis serta mengetahui perbedaan pengaruh kecerdasan linguistik terhadap hasil menulis karangan narasi 3 subkelompok, yaitu unggul, sedang, dan rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi yang merupakan pengembangan dari penelitian deskriptif kuantitatif. Teori yang melandasi penelitian ini adalah pernyatan Gardner (2003:75) bahwa orang dengan kecerdasan linguistik yang tinggi menampilkan fasilitas dengan kata-kata, bahasa dan biasanya pandai membaca, menulis, bercerita, dan menghafal kata-kata bersama dengan tanggal. Data penelitian diperoleh melalui tes psikologi kecerdasan linguistik dan tes hasil belajar yang terdiri atas pretes dan psotes berupa evaluasi menulis karangan narasi dengan strategi pembelajaran multiple intelligences, yaitu model VAK (Visual, Auditory, Kinestethic).  Kata Kunci : kecerdasan linguistik, multiple intelligences, menulis karangan narasi, model pembelajaran VAK
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TARI BAMBU PADA PEMBELAJARAN BERBICARA SISWA KELAS VII SMP YAS BANDUNG Leni Pujiastuti
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang penerapan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu pada pembelajaran berbicara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan berbicara siswa kelas VII SMP YAS Bandung dalam menceritakan tokoh idola masih kurang baik dan siswa masih mengalami kesulitan dalam mengungkapkan pikiran, gagasan, dan perasaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan: 1) bagaimana kemampuan berbicara  siswa kelas VII semester dua SMP YAS Bandung dalam menceritakan tokoh idola sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu; 2) bagaimana kemampuan berbicara siswa kelas VII semester dua SMP YAS Bandung dalam menceritakan tokoh idola sesudah menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu; 3) adakah perbedaan yang signifikan antara kemampuan berbicara siswa kelas VII semester dua SMP YAS Bandung dalam menceritakan tokoh idola di kelas eksperimen sebelum dan sesudah  menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu dengan kelas pembanding yang tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini berupa tes lisan, observasi, dan penilaian unjuk kerja (kinerja). Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII E sebagai kelas eksperimen dan VII F sebagai kelas pembanding. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berbicara siswa dalam menceritakan tokoh idola kelas eksperimen dengan kelas pembanding. Simpulan penelitian ini adalah kemampuan berbicara siswa dalam menceritakan tokoh idola di kelas eksperimen mengalami peningkatan dan perbedaan yang signifikan dengan kelas pembanding sesudah diberi perlakuan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu. Kata kunci: model pembelajaran kooperatif, teknik tari bambu, pembelajaran berbicara
ANALISIS KETERBACAAN WACANA BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK BAHASA INDONESIA JENJANG SMP Sitti Natasya Isabela
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji keterbacaan wacana uraian materi, teks bacaan, instruksi soal serta instrumen soal Buku Sekolah Elektronik (BSE) Bahasa Indonesia jenjang SMP. Dihitung dengan Grafik Fry,Grafik Raygor, dan Tes Klose. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. BSE kelas VII, keterbacaan uraian materi, teks bacaan,dan instrumen soal, jatuh pada kelas 7, mudah dipahami. Instruksi soal dihitung dengan Tes Klose masuk jenjang agak sukar. BSE kelas VIII dihitung dengan Grafik Fry, Grafik Raygor dan Tes Klose, uraian materi,dan instrumen soal, jatuh pada kelas 8, mudah dipahami. Teks bacaan dihitung dengan Grafik Raygor dan Tes Klose jatuh pada kelas 9,4, wacana agak sulit dipahami. Kelas IX dihitung Grafik Fry dan Grafik Raygor, uraian materi dan teks bacaan jatuh pada kelas 9. Dengan Tes Klose uraian materi mudah, teks bacaan agak sukar. Kesimpulan penelitian ini, keterbacaan wacana uraian materi,teks bacaan, instruksi soal, dan instrumen soal BSE jenjang SMP rata-rata sudah cocok digunakan untuk jenjang masing-masing kelas dan wacana dapat dipahami dengan baik oleh siswa. Katakunci: keterbacaan wacana, Buku Sekolah Elektronik SMP
MENULIS POSTER DENGAN STRATEGI MENIRU-MENGOLAH-MENGEMBANGKAN Wahyuni Wahyuni
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kebahasaan: No. 1, Agustus 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menghasilkan karya tulis dalam bentuk poster. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas VIII-E di SMP Pasundan 4 Bandung tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 42 siswa. Peneliti mencoba memecahkan permasalahan tersebut dengan cara menawarkan strategi 3M (Meniru-Mengolah-Mengembangkan) yang akan diterapkan dalam proses menulis poster. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan siswa menulis poster setelah dievaluasi.Kata Kunci: strategi 3M, menulis poster, penelitian tindakan kelas.

Page 1 of 2 | Total Record : 16