cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dik Indonesiana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Pembelajaran Kesastraan: No. 2, Desember 2014" : 13 Documents clear
PENERAPAN METODE SHARED READING DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA TEKS CERITA ANAK PADA SISWA KELAS VII SMP Pahala Munggaran
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca teks cerita anak merupakan salah satu kompetensi berbahasa dan bersastra yang diajarkan kepada siswa SMP kelas VII. Membaca teks cerita anak termasuk  ke dalam bentuk membaca indah. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam membaca teks cerita anak menggunakan metode shared reading. Kemampuan siswa dalam membaca teks cerita anak tergolong rendah karena kedua kelas mendapatkan nilai rata-rata masing-masing 53,97 untuk kelas eksperimen dan 59,36 untuk kelas kontrol. Setelah menerapakan metode shared reading dalam pembelajaran membaca teks cerita anak di kelas eksperimen, nilai rata-rata mengalami peningkatan  menjadi 77,56 dan di kelas kontrol yang menggunakan metode berbeda juga mengalami peningkatan menjadi 76,12. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, metode shared reading efektif diterapkan dalam pembelajaran membaca teks cerita anak pada siswa SMP kelas VII.Kata kunci : metode shared reading, membaca teks cerita anak
METODE JIGSAW II DALAM PEMBELAJARAN APRESIASI TOKOH PADA NOVEL REMAJA Widya Lestari Koswara
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi metode Jigsaw II belum diujicobakan pada pembelajaran apresiasi tokoh pada novel remaja. Berdasarkan latar belakang, rumusan masalah penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam mengapresiasi tokoh dengan atau tanpa menggunakan metode Jigsaw II. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan siswa sebelum dan sesudah diterapkan metode Jigsaw II di kelas eksperimen, kemampuan siswa tanpa diterapkan metode Jigsaw II di kelas kontrol, dan taraf signifikansi kemampuan siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol.  Metode yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain pretest-posttest Control Group. Hasil penelitian ini adalah kemampuan mengapresasi tokoh sebelum mendapat perlakuan masih dangkal dengan nilai rata-rata 47,01. Siswa belum mampu mengapresiasi secara mendalam. Setelah mendapat perlakuan, rata-rata meningkat menjadi 60,46 dengan peningkatan pada aspek menjelaskan dan merelevansikan karakter lebih mendalam. Pada kelas kontrol, nilai rata-rata awal sebesar 50,9 karena kemampuan siswa masih dangkal. Kemudian rata-rata nilai akhir meningkat menjadi 54,76. Kemampuan siswa meningkat pada aspek relevansi tokoh lebih mendalam. Jika dibandingkan, kemampuan apresiasi tokoh pada kelas eksperimen lebih signifikan daripada kelas kontrol. Pada kelas eksperimen meningkat 73% sedangkan pada kelas kontrol 56%. Oleh karena itu, metode Jigsaw II efektif meningkatkan kemampuan siswa dalam mengapresiasi tokoh. Kata kunci : Jigsaw II, apresiasi, tokoh, novel.
PEMANFAATAN MEDIA BERITA PERISTIWA DALAM SURAT KABAR PADA PEMBELAJARAN MENULIS NASKAH DRAMA (Penelitian Eksperimen pada Siswa Kelas XI MAN 1 Bandung Tahun Pelajaran 2012/2013) Rika Wulandari
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya siswa yang menganggap sulit pembelajaran menulis naskah drama. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis naskah drama siswa kelas eksperimen dan kelas pembanding. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain pretest-posttest control group design. Pembahasan menulis naskah drama dalam penelitian ini diambil dari Waluyo, Hasanuddin, Sambodja dan Endraswara, pembahasan media diambil dari Sadiman, Fathurrohman dan Sutikno, pembahasan mengenai media berita peristiwa diambil dari Chaer, Anshori dan Kurniawan. Media berita peristiwa terbukti efektif digunakan dalam pembelajaran menulis naskah drama. Kata kunci : menulis naskah drama, media berita peristiwa, eksperimen, pretest-posttest control group design
RESPONS PEMBACA ANAK TERHADAP PUISI DALAM BUKU TEKS (Analisis Deskriptif Respons Siswa Kelas VI SDN Kamasan III terhadap Puisi dalam Buku Bahasa Indonesia untuk Kelas VI) Imam Faisal Ruslan
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Respons Pembaca Anak terhadap Teks Puisi dalam Buku Teks”. Penelitian ini merupakan analisis deskriptif responss pembaca siswa kelas VI SDN Kamasan III terhadap puisi dalam buku Bahasa Indonesia untuk Kelas VI.  Latar belakang penelitian ini adalah keingintahuan peneliti terhadap bahan ajar pada buku teks, khususnya materi mengenai puisi, apakah puisi tersebut dapat diterima dengan baik oleh peserta didik atau tidak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini secara umum adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, wawancara, dan tes pemhamana melalui reproduksi karya. Teknik pengolahan data menggunakan pendekatan resepsi sastra. Hasil penelitian menunjukan terdapat tiga puisi dalam buku teks tersebut, yaitu puisi Perempuan-perempuan Perkasa, Taman Bermainku, dan Apakah Tuhan Marah. Secara kebahasaan, puisi Perempuan-perempuan Perkasa menjadi puisi yang sulit dipahami. Namun pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan pembaca dapat menghubungkannya dengan pengalaman hidupnya. Sedangkan puisi Taman Bermainku dan Apakah Tuhan Marah, dari segi kebahasaan sangat mudah dipahami. Kata kunci: Puisi, responss pembaca, buku teks, sastra anak, dan sekolah dasar
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO KEKAYAAN ALAM TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA (Studi Kuasi Eksperimen Kelas VIII di SMP Negeri 5 Bandung) Rizka Fauziah
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kesulitan siswa dalam menulis puisi yang salah satu penyebabnya adalah pembelajaran menulis puisi di dalam kelas kurang meningkatkan kreativitas siswa, hal ini dikarenakan penggunaan media dan metode yang diberikan guru di dalam kelas kurang variatif sehingga siswa merasa jenuh. Guru harus kreatif memilih media yang efektif dan sesuai dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Salah satu alternatif media yang dapat digunakan dalam pembelajaran menulis puisi yaitu dengan menggunakan media audio visual yakni media video kekayaan alam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis puisi siswa sebelum dan setelah menggunakan media video kekayaan alam. Metode yang digunakan metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Desain. Data penelitian berupa hasil pretest dan posttest kemampuan menulis puisi siswa, dan hasil observasi aktivitas guru. Hasil penelitian menguji hipotesis yaitu mengetahui apakah media video kekayaan alam dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa.Kata kunci: media, video kekayaan alam, menulis puisi
PERAN MEDIA MAJALAH DINDING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA XIX-2 BANDUNG Putri Pardede
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan media majalah dinding di SMP Kartika XIX-2 Bandung.Tujuannya adalah untuk mengetahui peranan media majalah dinding apabila diterapkan pada pembelajaran menulis puisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu, sedangkan analisis datanya menggunakan uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji hipotesis. Data penelitian ini berupa hasil tes awal dan tes akhir menulis puisi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil kemampuan menulis puisi siswa sebelum dan sesudah mendapatkan perlakuan berupa penggunaan media majalah dinding, sehingga media ini dapat untuk digunakan dalam pembelajaran menulis puisi.Kata kunci: media majalah dinding, pembelajaran menulis puisi
PEMBELAJARAN MENGAPRESIASI PUISI PADA SISWA KELAS VIII G SMP NEGERI 2 LEMBANG DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK JIGSAW Gumgum Gumbira
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dialami oleh siswa dalam mengapresiasi puisi selama pembelajaran antara lain yaitu, (1) siswa tidak terbiasa mengapresiasi puisi, akibat dari kegiatan membaca yang kurang, dampaknya pembendaharaan kata yang diserap kurang terasah; (2) intensitas pertemuan pembelajaran mengapresiasi puisi yang kurang; (3) penggunaan teknik, model dan strategi pembelajaran yang diulang-ulang. Dari permasalahan tersebut,  peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk (1) mendeskripsikan perencanaan pembelajaran apresiasi puisi; (2) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran apresiasi puisi; serta (3) mendeskripsikan hasil pembelajaran apresiasi puisi dengan menggunakan teknik Jigsaw selama penelitian di kelas VIII G semester 2 SMPN 2 Lembang. Dalam pelaksanaannya, peneliti menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan sebanyak tiga siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, kemudian disusul dengan penggunaan teknik Jigsaw sebagai salah satu langkah lanjutan yang efektif dan efisien untuk megimplementasikan teknik pembelajaran. Dari ketiga tahap tersebut, peneliti lebih memfokuskan serta mengarahkan pada dua fokus pembelajaran yaitu tahap proses dan tahap penggunaan teknik Jigsaw. Pada tahap proses pembelajaran mengapresiasi puisi, siswa diharapkan mampu mengungkapkan makna tersirat dari unsur instrinsik dan unsur ekstrinsik yang berupa tema, amanat, feeling (perasaan), nada dan gaya bahasa (majas) di dalam puisi saat proses kegiatan mengapresiasi puisi. Selanjutnya pada tahap pengaplikasian teknik Jigsaw, siswa diharapkan mampu bekerja sama di dalam kelompoknya. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan siswa dalam mengapresiasi puisi dengan teknik Jigsaw yang diolah dan dikaji dengan hasil rata-rata terlihat adanya peningkatan dari setiap siklus pembelajaran. Hasil rata-rata pembelajaran siswa pada siklus I menggunakan antologi puisi Amir Hamzah,  dengan nilai persentase 65%. Proses pembelajaran pada siklus 1 dijadikan sebagai refleksi untuk proses pembelajaran di siklus II, begitu pun dengan proses pembelajaran di siklus III. Dalam pelaksanaannya, baik siklus II maupun siklus III hampir sama, perbedaannya terletak pada penugasan antologi puisi yang diberikan, pada siklus II menggunakan antologi puisi karya Chairil Anwar, sedangkan pada siklus III menggunakan antologi puisi karya Taufik Ismail. Dengan hasil rata-rata pembelajaran yang berbeda pula, yakni hasil pada siklus II diperoleh nilai persentase 82,61% dan hasil pada siklus III diperoleh nilai persentase 97,44%. Kata kunci : pembelajaran mengapresiasi puisi dan teknik Jigsaw
PENERAPAN TEKNIK CERITA PERMULAAN DISKUSI (DISCUSSION STARTER STORY) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK Whisnu Pradana
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis cerpen merupakan salah satu pembelajaran yang diajarkan pada siswa SMA kelas X. Menulis cerpen adalah suatu proses kreatif yang memerlukan daya imajinasi dan pengolahan kata-kata sehingga menciptakan jalan cerita yang mampu tergambarkan dengan baik bagi pembaca. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan kelas kontrol. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menulis cerpen ketika diberikan perlakuan berupa Teknik Cerita Permulaan Diskusi. Berdasarkan pada hasil tes awal, kemampuan siswa dalam menulis cerpen rata-rata pada kelas eksperimen adalah 60,24 dan pada kelas kontrol 58,64. Setelah menggunakan Teknik Cerita Permulaan Diskusi di kelas eksperimen, nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan menjadi 74,81 dan di kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran terlangsung juga mengalami peningkatan menjadi 62,90. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan tersebut, Teknik Cerita Permulaan Diskusi terbukti efektif diterapkan pada pembelajaran menulis cerpen di kelas X. Kata kunci : pembelajaran menulis cerpen, Teknik Cerita Permulaan Diskusi. 
PENGGUNAAN TEKNIK LOTOV (LATIHAN OLAH TUBUH DAN OLAH VOKAL) DALAM PEMBELAJARAN DRAMATISASI PUISI Dery Saiful Hamzah
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mendramatisasikan teks puisi bukanlah hal yang mudah. Hal tersebut salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa dalam membaca prosedur teks puisi. Pemilihan teknik pembelajaran sangatlah diperlukan agar lebih dapat memotivasi siswa. Teknik LOTOV (Olah Tubuh dan Olah Vokal) biasanya digunakan dalam pembelajaran drama di kelas. Namun, untuk pembelajaran dramatisasi puisi berdasarkan hasil wawancara belum pernah dilakukan. Data penelitian ini berupa data prates dan pascates dramatisasi puisi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah teknik LOTOV efektif digunakan dalam pembelajaran dramatisasi puisi atau tidak. Hasil penelitiannya adalah teknik lotov efektif dalam pembelajaran dramatisasi puisi. Kata Kunci: Dramatisasi Puisi, Teknik LOTOV
PEMBELAJARAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 BANDUNG DENGAN MENGGUNAKAN METODE EXPERIENTIAL LEARNING Fanji Triansyah
Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pembelajaran Kesastraan: No. 2, Desember 2014
Publisher : Bahtera Bahasa: Antologi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis puisi merupakan satu dari sekian kompetensi berbahasa dan bersastra yang diajarkan kepada siswa SMA kelas X. Menulis pusi adalah suatu proses aktif dan kreatif untuk menciptakan suatu susunan kata-kata yang padat makna, mengandung unsur keindahan, dan mewakili perasaan penulisnya. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menulis dengan menggunakan metode experiential learning. Mengurut pada hasil tes awal, kemampuan siswa dalam menulis puisi tergolong rendah, karena kedua kelas mendapatkan nilai rata-rata masing-masing 33,90 di kelas kontrol dan 42,03 di kelas eksperimen. Setelah menerapkan metode experiential learning  di kelas eksperimen, nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan menjadi 64,06 dan di kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran biasa juga mengalami peningkatan menjadi 42,03. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, metode experiential learning  terbukti efektif diterapkan pada pembelajaran menulis puisi di SMA kelas X.Kata kunci : pembelajaran menulis puisi, metode experiential learning.

Page 1 of 2 | Total Record : 13