cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 24 No. 1: DIKSI MARET 2016" : 11 Documents clear
PENGGUNAAN WRITTEN CORRECTIVE FEEDBACK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS ESAI Hidayati, Sari
Diksi Vol. 24 No. 1: DIKSI MARET 2016
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.75 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v24i1.11500

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untukmeningkatkan kemampuan menulis esai dengan memberikan Written Corrective Feedbackpada 11 peserta sesi IETLS Writing pelatihan IELTS Preparation Program kerjasama PusatPengembangan Bahasa (P2B) UNY dan LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)Departemen Keuangan Republik Indonesia. Instrumen penelitian untuk mengumpulkandata berupa panduan observasi, materi tes, dan panduan catatan lapangan. Data yangdiperoleh berupa catatan hasil observasi, catatan lapangan, dan hasil karya teks yangdihasilkan mahasiswa. Selain data tersebut, terdapat pula data kuantitatif yang diperolehdari hasil skor rerata pre-test dan post-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa denganmemberikan written corrective feedback untuk meningkatkan kemampuan mahasiswamenulis esai dicapai peningkatan dalam keterlibatan peserta dalam proses pembelajarannamun hasil pembelajaran yang diukur melalui pre-test dan post-test menunjukkan nilairerata post-test mengalami penurunan. Meskipun mengalami penurunan skor, peserta masihberada di level yang sama sebagaimana yang terefleksikan pada hasil pre-test sebelumnyayakni level modest users.Kata Kunci: written corrective feedback, foreign language writing, penelitian tindakankelas
PENGARUH KEMAMPUAN MEMBACA, PENGUASAAN KOSAKATA, DAN PEMAHAMAN TATA BAHASA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS NARASI SISWA Asra, A. Andriyani; Haryadi, -
Diksi Vol. 24 No. 1: DIKSI MARET 2016
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.541 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v24i1.11494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh (1) kemampuan membaca,penguasaan kosakata, dan pemahaman tata bahasa secara bersama-sama; (2) kemampuanmembaca; (3) penguasaan kosakata; (4) pemahaman tata bahasa terhadap kemampuanmenulis narasi siswa SMP Negeri di Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian iniadalah ex-post facto, dengan melibatkan tiga variabel bebas dan satu variabel terikat.Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri di Kabupaten Bulukumba yangtelah menerapkan Kurikulum 2013. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalahproportional random sampling. Instrumen penelitian adalah satu angket dan tiga tes. Datadianalisis dengan teknik statistik Regresi Ganda yang diteruskan dengan Regresi Parsial.Hasil penelitian sebagai berikut. (1) Kemampuan membaca, penguasaan kosakata, danpemahaman tata bahasa secara bersama-sama berpengaruh terhadap kemampuan menulisnarasi siswa (Fhitung = 24,475; (0,000 < 0,05). (2) Kemampuan membaca berpengaruhterhadap kemampuan menulis narasi siswa (thitung = 4,481; 0,000 <0,05). (3) Penguasaankosakata berpengaruh terhadap kemampuan menulis narasi siswa( thitung = 3.022; 0,003 <0,05). (4) Pemahaman tata bahasa tidak berpengaruh terhadap kemampuan menulis narasisiswa (thitung = 1,113; 0,267 > 0,05).Kata Kunci: kemampuan membaca, penguasaan kosakata, pemahaman tata bahasa,kemampuan menulis narasi
ANALISIS KESALAHAN SINTAKSIS DAN MORFOLOGIS KARANGAN BAHASA INGGRIS SISWA SMA BOPKRI I YOGYAKARTA Kristi, Mayang Widhi Pamulat; Sugirin, -
Diksi Vol. 24 No. 1: DIKSI MARET 2016
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1183.591 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v24i1.11501

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesalahan sintaksis dan morfologis padakarangan narrative, recount, dan procedure siswa kelas X SMA BOPKRI I Yogyakartaserta kemungkinan penyebabnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif yangmenggunakan karangan siswa sebagai sumber data. Analisis data dilakukan denganmenggunakan taksonomi kesalahan (Dulay, 1982), teori penyebab kesalahan berbahasa(Richards, 1974), dan metode agih-padan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswaberprestasi tinggi dan sedang memiliki peluang kesalahan relatif sama, sedangkan siswaberprestasi rendah memiliki peluang kesalahan lebih tinggi; (2) kesalahan sintaksis palingdominan adalah kesalahan bentuk verba, yaitu penggunaan sistem kala, dan kesalahanmorfologis paling dominan adalah penghilangan infleksi verba; (3) kesalahan yangmendapat prioritas utama perbaikan adalah kesalahan dengan frekuensi paling dominanserta kesalahan global yang berupa kesalahan susunan kata; (4) frekuensi kesalahan ketigakarangan siswa cukup tinggi dan sering terjadi dua kesalahan atau lebih dalam satu kalimat;dan (5) penyebab kesalahan adalah faktor antarbahasa dan faktor intrabahasa.Kata kunci: analisis kesalahan, sintaksis, morfologis, implikasi, pembelajaran
PENILAIAN AUTENTIK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA Widiyantoro, Agung; Zamzani, _
Diksi Vol. 24 No. 1: DIKSI MARET 2016
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1125.122 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v24i1.11495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan keterampilan berbicarasiswa kelas VIII A SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta melalui penerapan penilaianautentik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan model Kemmisdan Mc. Taggart. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk siklus yang berisi empat tahapyaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yangdigunakan adalah observasi, catatan lapangan, wawancara, tes keterampilan berbicara, dankuesioner motivasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perhatian, peran aktif,dan antusiasme siswa dalam pembelajaran berbicara mencapai lebih dari 75%, (2) terjadipeningkatan skor rata-rata keterampilan berbicara siswa dari tahap pratindakan sebesar34,5 menjadi 63 pada siklus I dan 73,8 pada siklus II, (3) terjadi peningkatan skor rataratamotivasi dan distribusi kategori motivasi berbicara. Tahap pratindakan skor rata-ratamotivasi berbicara 62 menjadi 72 pada siklus I, dan 75,12 pada siklus II. Lebih lanjut siswayang memiliki motivasi berbicara kategori tinggi meningkat, semula berjumlah 1 padatahap pratindakan menjadi 9 siswa pada siklus I dan 12 pada siklus II. Sementara itu, padasiklus II siswa yang berkategori motivasi berbicara rendah tidak lagi ditemui.Kata Kunci: penilaian otentik, motivasi siswa, interaksi siswa, berbicara
PENGEMBANGAN MATERI BELAJAR BERBICARA BAHASA INGGRIS UNTUK SISWA KELAS VII PROGRAM SATURDAY ENGLISH SCHOOL (SES) DI SMPIT ABU-BAKAR YOGYAKARTA Yana, Dewi; Priyana, Joko
Diksi Vol. 24 No. 1: DIKSI MARET 2016
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1490.522 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v24i1.11503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi kebutuhan target dan belajarsiswa, (2) mengembangkan materi belajar berbicara bahasa Inggris yang tepat untuk siswakelas VII. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembanganyang mencakup tujuhlangkah kegiatan, yaitu: menganalisis kebutuhan, mengembangkan kisi-kisi pelajaran,mengembangkan draft pertama, meminta pendapat ahli, menguji coba materi, mengevaluasidan memperbaiki materi, dan menulis draft akhir. Subjeknya adalah siswa kelas VIIprogram SES SMPIT ABY. Data penelitian dikumpulkan melalui lembar angket danpetunjuk wawancara. Hasilnya menunjukkan bahwa: kebutuhan targetdan kebutuhan belajarsiswa ABY adalah materi belajar bahasa Inggris yang terkait dengan muatan ke-Islam-an.Kebutuhan belajar siswa terkait dengan tujuan, masukan, latar, prosedur, peran guru danperan murid. Empat unit telah dikembangkan berdasarkan kebutuhan target dan kebutuhanbelajar. Nilai rata-rata setiap komponen Task untuk semua unit berada di antara 2,52< OE ≤3,27 dan 3,28 < OE ≤ 4,03. Hal ini menandakan bahwa materi yang dikembangkan sudahtepat untuk siswa kelas VII program SES di SMPIT ABY.Kata Kunci: materi belajar berbicara bahasa Inggris, Program Saturday English School (SES)
KEEFEKTIFAN CLT, TBLT DAN CLA DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA DI UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO Musliadi, Musliadi; Widyastuti, Purbani
Diksi Vol. 24 No. 1: DIKSI MARET 2016
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1050.884 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v24i1.11497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mana yang yang lebih efektif antara:(1) Communicative Language Teaching (CLT) dan Cooperative Learning Approach(CLA),(2) Task-Based Language Teaching(TBLT) dan Cooperative Learning Approach, dan (3)Communicative Language Teaching dan Task-Based Language Teaching dan (4) yang palingefektif antara Communicative Language Teaching, Task-Based Language Teaching danCooperative Learning Approach dalam pembelajaran keterampilan berbicara mahasiswaUniversitas Cokroaminoto Palopo. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengannonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswasemester 5 Universitas Cokroaminoto Palopo, tahun ajaran 2013/2014. Sample dipilihmenggunakan teknik simplecluster random sampling. Data dianalisis menggunakan onewayANOVA dan dilanjutkan dengan UjiScheffe. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1)Communicative Language Teaching lebih efektif daripada Cooperative Learning Approachdalam pembelajaran keterampilan berbicara, dengan nilai mean difference = 10.08920, (2)Task-Based Language Teaching lebih efektif daripada Cooperative Learning Approachdalam pembelajaran keterampilan berbicara, dengan nilai mean difference = 19.42360,dan (3) Task-Based Language Teaching lebih efektif daripada Communicative LanguageTeaching dalam pembelajaran keterampilan berbicara, dengan nilai mean difference =9.33440 dan (4) Task-Based Language Teaching paling efektif diantara ketiga pendekatanyang diteliti.Kata Kunci: Communicative Language Teaching, Task-Based Language Teaching,Cooperative Learning Approach
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA PICTURE STORIES DAN METODE VOCABULARY GAMES DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA TEKS RECOUNT PESERTA DIDIK SMP N DI KECAMATAN SLEMAN Kurniawati, Rika; Widyantoro, Agus
Diksi Vol. 24 No. 1: DIKSI MARET 2016
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.849 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v24i1.11504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiprestasi membaca peserta didikyang diajar menggunakan media picture stories, metode vocabulary games, dan metodetradisional dan perbedaan yang signifikan dalam prestasi membaca antara peserta didikyang diajar menggunakan media picture stories dan metode vocabulary games denganpeserta didik yang diajar menggunakan metode tradisional. Jenis penelitian ini adalahquasi experiment dengan desain pretest-posttest, nonequivalent control group design.Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII di seluruh SMP Negeri dikecamatan Sleman. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik cluster random sampling.Teknik analisis data menggunakan statistik non-parametrik Kruskal-WallisTest. Penelitianini menunjukkan hasil: media picture stories, metode vocabulary games dan metodetradisional efektif digunakan dalam pembelajaran membaca teks recount dan ada perbedaanyang signifikan dalam prestasi membaca antara siswa yang diajar menggunakan mediapicture stories, metode vocabulary games, dan metode tradisional dalam pembelajaranmembaca teks recount.Kata Kunci: picture stories, vocabulary games, membaca teks recount
KUALITAS SOAL DAN DAYA SERAP TES PENDALAMAN MATERI UN BAHASA INDONESIA SMP DI GUNUNGKIDUL Utami, Susanti Ayu; Nurgiyantoro, Burhan
Diksi Vol. 24 No. 1: DIKSI MARET 2016
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.426 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v24i1.11499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian kisi-kisi soal dengansoal, rumusan indikator dengan kompetensi dasar, dan daya serap tiap kompetensi dasar.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif-kuantitatif. Subjek penelitian inikisi-kisi soal, perangkat soal, dan daya serap terhadap soal tes. Teknik pengumpulan datayang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, pembacaan, dan pencatatan. Hasilpenelitian ini menunjukkanbahwa soal Tes Pendalaman Materi Ujian Nasional BahasaIndonesia SMP di Kabupaten Gunungkidul memenuhi aspek materi, konstruksi, dan bahasa.Secara keseluruhan dalam penjabaran 50 indikator pada kisi-kisi soal hanya terdapat satusoal yang tidak sesuai rumusan indikator dengan kompetensi dasarnya. Daya serap untukpeserta didik SMP Negeri di Kabupaten Gunungkidul menunjukkan 23 kompetensi dasaryang masih di bawah capaian 75%, sedangkan peserta didik SMP swasta di KabupatenGunungkidul menunjukkan 29 kompetensidasar yang masih di bawah capaian 75%.Kata Kunci: kualitas soal, kisi-kisi, kompetensi dasar, daya serap
PENINGKATAN KUALITAS PERKULIAHAN PADA MATA KULIAH PENGANTAR ILMU SASTRA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK Hartono, -; Wahyudin, Ahmad; Nurhidayah, -; Rahayu, Dwi Hanti
Diksi Vol. 24 No. 1: DIKSI MARET 2016
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.021 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v24i1.11505

Abstract

Implementasi lesson study pada perkuliahan Pengantar Ilmu Sastra bertujuan untukmeningkatkan kualitas perkuliahan dengan menggunakan pendekatan saintifik. Sumber dataadalah 46 orang mahasiswa kelas B peserta mata kuliah Pengantar Ilmu Sastra 2014/2015di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni UniversitasNegeri Yogyakarta. Implementasi dilaksanakan dalam empat siklus, masing-masing siklusterdiri atas tahapan plan, do, dan see. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalahpengamatan dengan instrumen lembar pengamatan dan dokumentasi berupa foto danvideo. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil implementasi menunjukkan bahwapendekatan saintifik dalam lesson study dapat meningkatkan kualitas perkuliahan padamata kuliah Pengantar Ilmu Sastra di kelas B 2014/2015. Dalam perkuliahan, mahasiswamenjadi lebih aktif, suasana perkuliahan menjadi lebih kondusif, diskusi kelompok dalampendekatan saintifik menjadi lebih hidup karena semua anggota kelompok mempersiapkanmateri diskusi dengan baik. Tahapan lima M dalam pendekatan saintifik secara keseluruhandapat meningkatkan peran aktif setiap mahasiswa dalam proses perkuliahan. Mereka jugamenjadi lebih antusias dan aktif dalam setiap pembelajaran. Perkuliahan yang dilakukanjuga dapat meningkatkan karakter jujur, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, dan kreatif.Dengan kualitas perkuliahan yang lebih baik, pemahaman mahasiswa terhadap prosesperkuliahan di perguruan tinggi menjadi baik dan pemahaman materi perkuliahan jugamenjadi lebih baik.Kata kunci: pendekatan saintifik, lesson study, kualitas perkuliahan
KEEFEKTIFAN MEDIA POWERPOINT TANPA ANIMASI DAN POWERPOINT BERANIMASI TIDAK KOHEREN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS LAPORAN Kurniawan, Puji; Musfiroh, Tadkiroatun
Diksi Vol. 24 No. 1: DIKSI MARET 2016
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diksi.v24i1.11502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) keefektifan media Powerpointtanpa animasi, (2) keefektifan media Powerpoint beranimasi tidak koheren, (3) perbedaankeefektifan antara media Powerpoint tanpa animasi dan media Powerpoint beranimasitidak koheren, (4) perbedaan hasil belajar antara peserta didik sekolah level rendah danpeserta didik sekolah level tinggi, dan (5) interaksi antara media dan level sekolah, dalampembelajaran menulis laporan di kelas VIII SMP. Penelitian ini merupakan eksperimensemu dengan desain faktorial sederhana. Populasi penelitian ini meliputi seluruh pesertadidik kelas VIII SMP Negeri 1 Kawunganten dan peserta didik kelas VIII SMP SultanAgung Kawunganten di Kabupaten Cilacap. Dua kelas dari tiap sekolah ditentukan sebagaisampel dengan teknik cluster sampling. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut.(1) Media Powerpoint tanpa animasi efektif digunakan dalam pembelajaran menulis laporan(2) Media Powerpoint beranimasi tidak koheren efektif digunakan dalam pembelajaranmenulis laporan. (3) Ada perbedaan keefektifan yang signifikan antara media Powerpointtanpa animasi dan media Powerpoint beranimasi tidak koheren. (4) Ada perbedaan yangsignifikan antara hasil belajar peserta didik sekolah level tinggi dan peserta didik sekolahlevel rendah. (5) Dalam pembelajaran menulis laporan pada peserta didik kelas VIII SMP,tidak terdapat interaksi yang signifikan antara media dan level sekolah.Kata Kunci: keefektifan, media Powerpoint tanpa animasi, media Powerpoint beranimasitidak koheren, menulis laporan

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 33 No. 2: DIKSI (SEPTEMBER 2025) Vol. 33 No. 1: DIKSI (MARCH 2025) Vol. 32 No. 2: DIKSI (SEPTEMBER 2024) Vol. 32 No. 1: DIKSI (MARCH 2024) Vol. 31 No. 2: DIKSI (SEPTEMBER 2023) Vol. 31 No. 1: DIKSI (MARCH 2023) Vol. 30 No. 2: DIKSI SEPTEMBER 2022 Vol 30, No 2: DIKSI SEPTEMBER 2022 Vol. 30 No. 1: DIKSI MARET 2022 Vol. 29 No. 2: DIKSI SEPTEMBER 2021 Vol. 29 No. 1: DIKSI MARET 2021 Vol. 28 No. 2: DIKSI SEPTEMBER 2020 Vol. 28 No. 1: DIKSI MARET 2020 Vol. 27 No. 2: DIKSI SEPTEMBER 2019 Vol. 27 No. 1: DIKSI MARET 2019 Vol. 26 No. 2: DIKSI SEPTEMBER 2018 Vol. 26 No. 1: DIKSI MARET 2018 Vol. 25 No. 2: DIKSI SEPTEMBER 2017 Vol. 25 No. 1: DIKSI MARET 2017 Vol. 24 No. 1: DIKSI MARET 2016 Vol. 23 No. 1: DIKSI MARET 2015 Vol. 2 No. 22: DIKSI SEPTEMBER 2014 Vol. 17 No. 1: DIKSI JANUARI 2010 Vol. 16 No. 2: DIKSI JULI 2009 Vol. 16 No. 1: DIKSI JANUARI 2009 Vol. 15 No. 2: DIKSI JULI 2008 Vol. 15 No. 1: DIKSI JANUARI 2008 Vol. 14 No. 2: DIKSI JULI 2007 Vol. 14 No. 1: DIKSI JANUARI 2007 Vol. 13 No. 2: DIKSI JULI 2006 Vol. 13 No. 1: DIKSI JANUARI 2006 Vol. 12 No. 2: DIKSI JULI 2005 Vol. 12 No. 1: DIKSI JANUARI 2005 Vol. 11 No. 2: DIKSI JULI 2004 Vol. 12 No. 2: DIKSI JULI 2003 Vol. 10 No. 2: DIKSI JULI 2003 Vol. 8 No. 19: DIKSI JULI 2001 Vol. 7 No. 18: DIKSI OKTOBER 2000 Vol. 16 No. 6: DIKSI 1999 Vol. 15 No. 5: DIKSI 1998 Vol. 13 No. 5: DIKSI MEI 1997 Vol. 13 No. 5: DIKSI 1997 Vol. 10 No. 4: DIKSI MEI 1996 Vol. 9 No. 4: DIKSI 1996 Vol. 5 No. 2: DIKSI APRIL 1994 Vol. 2 No. 1: DIKSI MEI 1993 No. 1: DIKSI JANUARI 1993 More Issue