cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
ISSN : 08539987     EISSN : 23383445     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Media Health Research and Development ( Media of Health Research and Development ) is one of the journals published by the Agency for Health Research and Development ( National Institute of Health Research and Development ) , Ministry of Health of the Republic of Indonesia. This journal article is a form of research results , research reports and assessments / reviews related to the efforts of health in Indonesia . Media Research and Development of Health published 4 times a year and has been accredited Indonesian Institute of Sciences ( LIPI ) by Decree No. 396/AU2/P2MI/04/2012 . This journal was first published in March 1991.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 02 Jun (1996)" : 6 Documents clear
DAMPAK PEMAKAIAN BATU BARA TERHADAP KESEHATAN DAN LINGKUNGAN Soesanto, Sri Soewasti
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 6, No 02 Jun (1996)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v6i02 Jun.703.

Abstract

Dewasa ini mulai dari cara penambangan sampai dengan proses pengolahan menjadi bahan bakar diupayakan untuk menghasilkan bahan bakar yang mengandung abu dan sulfur yang rendah. Caranya disebut "coal beneficiation" yaitu dengan memisahkan bahan yang tak diinginkan secara fisika dan kimia.
PERUBAHAN PANTAI UTARA JAKARTA Suprijanto, Inswiasri
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 6, No 02 Jun (1996)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v6i02 Jun.704.

Abstract

Jakarta merupakan kota pantai, sekaligus sebagai ibu kota negara Indonesia yang terus berkembang menuju kota Metropolitan Internasional. Pengembangan ke arah barat dan timur sudah tidak memungkinkan lagi karena terbentur lahan pertanian beririgrasi teknis, sedangkan ke selatan merupakan wilayah resapan air tanah. Pengembangan ke utara berarti menata kembali Pantai Teluk Jakarta sesuai dengan rencana pembangunan sebuah kota metropolitan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Dampak pembangunan tersebut jelas secara fisik terjadi perubahan garis pantai, perubahan sosial ekonomi, biologi, pencemaran kimiawi, dan dampak kesehatan.
PENGETAHUAN DAN SIKAP PENDUDUK TERHADAP NYAMUK PENULAR DEMAM BERDARAH (DBD) di KELURAHAN ANCOL, JAKARTA UTARA, 1993 Hasyimi, M.
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 6, No 02 Jun (1996)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v6i02 Jun.705.

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengetahuan dan sikap penduduk di pemukiman kumuh terhadap nyamuk penular Demam Berdarah Dengue di Ke!. Ancol Jakarta Utara. Penelitian dilakukan dengan wawancara dan observasi dari rumah ke rumah selama satu bulan. Responden yang berhasil diwawancarai sebanyak 63 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para responden pada umumnya telah mengetahui nyamuk penular DBD (65,0%), dan mengetahui warna nyamuk tersebut (56,3%), tempat perindukkan (60,3%) dan mengetahui cara memberantas sarang dan jentik nyamuk (76,6%). Dari hasil observasi terlihat sikap yang positif, yaitu dengan banyaknya tempat penampungan air yang tertutup (82,8%) serta penggunaan obat nyamuk bakar (81,2%) karena mereka memahami konstruksi rumahnya.
TUGAS POKOK PENELITI DAN AHLI PENELITI YANG TERLUPAKAN: Tugas pokok yang mana? Sudirman, Herman
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 6, No 02 Jun (1996)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v6i02 Jun.706.

Abstract

Tulisan ini menyajikan ulasan beberapa pasal yang berkaitan dengan tugas pokok peneliti dan yang berkaitan dengan tugas pokok yang tercantum dalam SEB Ketua BAKN dan Ketua LIPI Nomor: 02/SE/1983 dan 75/Kep/J.10/1983 Tentang Persyaratan pengangkatan dalam jabatan fungsional peneliti.
PERANAN LITBANGKES DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEMBINAAN PENYELENGGARA JASABOGA, RESTORAN dan KUDAPAN Supraptini, SKM, Supraptini, SKM
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 6, No 02 Jun (1996)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v6i02 Jun.707.

Abstract

Makanan merupakan kebutuhan pokok manusia. Dalam perkembangan jaman saat ini selain makanan yang dimasak sendiri oleh keluarga, banyak sekali 'makanan jajanan' menjadi makanan pilihan untuk melengkapi kebutuhan makan. Demikian pula dengan makanan yang dikelola Jasaboga sering diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dalam jumlah banyak, seperti pesta atau untuk makan para karyawan suatu perusahaan. Dalam kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan makan tersebut masih sering terjadi makanan menyebabkan keracunan atau sakit perut. Badan Litbangkes dalam kaitan penanganan mengenai pengamanan makanan telah pula melakukan beberapa penelitian. Dalam review beberapa penelitian tersebut diketahui bahwa keadaan sanitasi makanan jasaboga, Rumah Makan/Restoran dan 'kudapan' masih perlu ditingkatkan, dan kualitas air bersih yang digunakan. Di samping itu perlu ditingkatkan pengetahuan para pengelola penjamah makanan jasaboga, Rumah Makan/Restoran, dan kudapan terutama mengenai penggunaan bahan tambahan, zat pewarna sintetik, serta cara pengelolaan makanan yang baik. Pengawasan dan bimbingan dari Departemen Kesehatan juga perlu dilakukan lebih baik terutama untuk pemeriksaan kualitas air bersih, makanan, dan penggunaan alat pelindung. Bagi Badan Litbangkes perlu melakukan penelitian lebih lanjut dalam kaitan dengan pembinaan jasaboga, Rumah Maken/Restoran dan kudapan.
Experiences In Comprehensive Vector Control In Indonesia Nalim, Sustriayu
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 6, No 02 Jun (1996)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v6i02 Jun.708.

Abstract

The vector control program has been implemented in Indonesia for many years, however, vector-borne diseases are presently still a problem in Indonesia. Past activities for vector control implemented indoor residual spraying and larviciding only. Vector control problems occur through many causes and this has complicated past control programs. Presently, these complicated causes are surveyed thoroughly and analyzed as a whole and a holistic approach implemented. Comprehensive vector control is determined to solve the vector control problem. In 1991, a study was conducted to introduce the Malaria Surveillance Program in Indonesia. This program uses the comprehensive and integrated approach for malaria control in general, and vector control in particular. This paper describes the vector control program in general and how comprehensive vector control is integrated into the system. It also describes the experiences obtained in Indonesia and its impact on malaria in various places in Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 6