cover
Contact Name
DR. Ir. Elpawati, MP.
Contact Email
elpawati@uinjkt.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agribusinessjournal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
JOURNAL AGRIBUSINESS
ISSN : 19790058     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Agribusiness Journal is a biannual and peer review journal published since June 1, 2007 by Study Program of Agribusiness, Faculty of Science and Technology, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Previously it has the name of Jurnal Agribisnis. Since 2017, it has been published with the name of Agribusiness Journal according to the registration name from LIPI (ISSN 1979-0058). The journal is in Bahasa publishing 2 issues per year on June and December. The journal covers all aspects of agribusiness and rural development, including agricultural economics and natural resource, business and entrepreneurship, agricultural management, agricultural marketing, consumer behavior, farmer’s community empowerment, agricultural communication, agricultural institution and human resource, economics of halal food, agricultural finance, agricultural policy, international trade, agro-technology, and food security.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2016): AGRIBUSINESS JOURNAL" : 8 Documents clear
PENGARUH KESADARAN, PERSEPSI DAN PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PERILAKU KONSUMEN DALAM MENGKONSUMSI BUAH LOKAL STUDI KASUS KAWASAN INDUSTRI DI JAKARTA UTARA Nira Kurniyanti; Siti Rochaeni; Lilis Imamah Ichdayati
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 10, No 1 (2016): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aj.v10i1.9213

Abstract

Pangan merupakan salah satu kebutuhan primer hidup bagi manusia, yang terdiridari menu konsumsi empat sehat lima sempurna. Konsumsi bahan panganmasyarakat sehari – hari hendaknya memperhatikan kecukupan gizi baik kalori,protein maupun vitamin. Kebutuhan konsumsi biasanya diperoleh dari makananpokok yang banyak mengandung karbohidrat, seperti nasi dan umbi – umbian.Sementara kebutuhan protein diperoleh dari bahan pangan yang berasal daritumbuhan serta bahan pangan yang berasal dari hewan. Sedangkan vitamin dapatdiperoleh dari konsumsi buah – buahan segar. Buah merupakan sumber vitaminyang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Seiring berjalannya waktu,perdagangan bebas menyebabkan serbuan buah impor di pasaran, dengan kualitasfisik dan rasa serta harga yang dianggap lebih terjangkau beberapa konsumenberalih memilih konsumsi buah non lokal. Pergeseran perilaku inimengindikasikan pergeseran persepsi dan preferensi seseorang terhadap perilakumengkonsumsi buah lokal. Penelitian ini dilakukan di kawasan industri di JakartaUtara dengan pertimbangan Jakarta Utara sebagai sentra kegiatan industri dengannilai produktivitas tertinggi di DKI Jakarta, serta potensi dari wilayah yangstrategis yang berbatasan dengan Pelabuhan Tanjung Priok yang menjadi pusatkegiatan ekspor impor khususnya komoditas buah – buahan.
ANALISIS NILAI TAMBAH PRODUK TURUNAN MADU PADA CV. MADU APIARI MUTIARA CIMANGGIS, DEPOK, JAWA BARAT Fahmi Noval Amar; Eny Dwiningsih; Armaeni Dwi Humaerah
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 10, No 1 (2016): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aj.v10i1.9214

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk menentukan rasio nilai tambah,produktivitas, dan margin distribusi yang dihasilkan dari setiap produk yangberasal dari madu, dan 2) untuk menentukan efisiensi produk turunan maduselama periode analisis dari tahun 2012 sampai 2013. penelitian ini dilakukan diCV. Madu Apiari Mutiara terletak di Depok, Jawa Barat. Metode Hayami, rasioproduktivitas dan rasio R / C yang digunakan untuk menganalisis data. Hasil darianalisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata tambah per produksi seluruhproduk Rp 20.892,90, - atau dengan rata-rata nilai tambah rasio 35,65%. Produkdengan produktivitas tertinggi adalah madu shampoo. Secara keseluruhan, nilai R/ C sebesar 1,90 menunjukkan efisiensi bisnis produk turunan madumenguntungkan dan layak untuk dikembangkan.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN KECAP MANIS ABC DI JABODETABEK Elpawati Elpawati; Rizki Adi Puspita Sari; Halimatus Sa'adah
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 10, No 1 (2016): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aj.v10i1.9227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek dari bauran pemasaran terhadaployalitas konsumen. Sebanyak 100 responden diwawancarai terdiri dari konsumenyang pernah mengkonsumsi atau mengkonsumsi kecap ABC setidaknya sekaliselama setahun terakhir. Analisis deskriptif dan metode path digunakan untukmenganalisis hubungan antara variabel independen, yaitu produk, harga, tempat,dan promosi terhadap variabel dependen, loyalitas pelanggan (Y2) melaluimediasi variabel atau variabel perantara, perilaku konsumen (Y1). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa variabel produk, harga, tempat, dan promosi bersama-samamemiliki pengaruh pada perilaku konsumen saat uji parsial menunjukkan bahwavariabel produk dan promosi memiliki efek langsung pada loyalitas konsumen,dan variabel harga dan tempat tidak memiliki pengaruh secara langsung tetapimelalui variabel perantara yaitu perilaku konsumen.
ANALISIS RANTAI NILAI KOMODITAS IKAN AIR TAWAR UNGGULAN DI KOTA TANGERANG Mentari Argarini; Akhmad Riyadi Wastra; Rizki Adi Puspita Sari
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 10, No 1 (2016): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aj.v10i1.9210

Abstract

Penelitian ini digunakan untuk melihat kondisi rantai nilai komoditas ikan air tawar unggulan dalam rangka mencapai ketahanan pangan di Tangerang. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk menganalisis jenis benih ikan komoditas air tawar, 2) mengidentifikasi rantai pasokan komoditas benih ikan air tawar, 3) menganalisis, mengidentifikasi, dan memetakan rantai nilai komoditas benih ikan air tawar dan 4) menganalisis nilai tambah yang dihasilkan dari semua aktor yang terlibat dalam rantai komoditas ikan air tawar unggulan kami di Tangerang. Penelitian ini dilakukan di Kota Tangerang. analisis adalah MPE analisis, supply chain, rantai nilai dan nilai tambah metode Hayami. Komoditas ikan air tawar lele dengan fitur 155,130,122.9. rantai pasokan lele melibatkan empat pelaku, termasuk petani, pedagang, pedagang pasar tradisional dan pedagang ikan olahan. Kondisi rantai pasokan dan rantai nilai tidak efektif dan efisien, terutama pada petani karena produksi terbatas dan kesenjangan marjin. Memperoleh marjin terbesar dari olahan ikan merchant Rp 4.4892,05 / kg, sedangkan margin terkecil di petani Rp 152,22 / kg. Perhitungan nilai tambah sebesar Rp 5.532,96 / kg petani, pedagang Rp 2.368,23 / kg, pedagang pasar tradisional Rp 2.061,44 / kg dan diproses pedagang ikan Rp 3.578,16 / ikan, atau Rp 2.5047,12 / kg. Nilai terbesar tambah pedagang diperoleh olahan ikan, sedangkan nilai terkecil tambah yang diperoleh petani. Oleh karena itu, sebagai regulator dan fasilitator, pemerintah harus meningkatkan nilai tambah dan mengoptimalkan produksi perikanan di Tangerang.
STRATEGI BISNIS KOPI MEREK COFFESSO PT DAVID ROY INDONESIA Cindya Rienaya; Mudatsir Najamuddin; Akhmad Mahbubi
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 10, No 1 (2016): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aj.v10i1.9215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi bisnis yang cocok untuk PT.David Roy Indonesia. Matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM digunakan untukmenganalisis data. Hasil dari matriks IFE menunjukkan bahwa kekuatan utamaperusahaan adalah visi perusahaan dengan skor 0,486 dan kelemahan utamaadalah lokasi pabrik dengan skor 0.280. Selain itu, hasil dari matriks EFEmenunjukkan bahwa peluang utama adalah kebijakan pemerintah yang terkaitdengan ekspor biji kopi dengan skor 0,397, dan ancaman utama adalah kebijakanpemerintah yang berkaitan dengan impor kopi olahan dengan skor 0,266. AnalisisSWOT menghasilkan beberapa alternatif strategi dan matriks QSP menunjukkanbahwa strategi diferensiasi mendapatkan prioritas tertinggi.
PENGARUH BUDAYA, SOSIAL, PRIBADI DAN MOTIVASI TERHADAP PERSEPSI KONSUMSI PANGAN POKOK NON BERAS MASYARAKAT DI KOTA DEPOK Ahmad Jazilil Mustopa; Elpawati Elpawati; Edmon Daris
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 10, No 1 (2016): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Departement of Agribusiness Faculty of Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aj.v10i1.9211

Abstract

Keberhasilan pembangunan di sektor pertanian suatu Negara harus tercermin oleh kemampuan Negara tersebut dalam swasembada pangan, atau paling tidak ketahanan pangan. Saat ini ketahanan pangan saja dianggap tidak cukup untukmewakili identitas Negara agraris, Namun pemerintah juga kesulitan untuk mencapai target swasembada pangan hingga akhirnya mengeluarkan beberapa kebijakan untuk mencapai hal tersebut. Salah satu kebijakannya adalah program diversifikasi pangan yang tercermin dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia No.22 tahun 2009 yang menetapkan kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumberdaya lokal. Kebijakan ini dipersiapkan untuk mengurangi permasalahan yang timbul sekarang yaitu karena hampir seluruh masyarakat Indonesia menggunakan beras sebagai makanan pokoknya. Sedangkan laju produksi beras dengan tingkat permintaan konsumen semakin tidak seimbang. Padahal, jika dilihat dari segi pemenuhannya masih banyak sumber pemenuhan kebutuhan pokok selain beras yang bisa dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Mengidentifikasi karakteristik responden di Kota Depok. 2) Menganalisis pengaruh variabel budaya, sosial, pribadi, dan motivasi terhadap persepsi konsumsi pangan pokok non beras masyarakat di Kota Depok. 3). Menganalisis pengaruh variabel budaya, sosial, pribadi, dan motivasi secara bersama-sama terhadap persepsi konsumsi pangan pokok non beras masyarakat di Kota Depok.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFISIENSI PRODUKSI BENIH IKAN PATIN (STUDI KASUS PANDAWA LIMA FISHERIES FARM BOGOR) Adam Purnama; Lilis Imamah Ichdayati; Rahmi Purnomowati
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 10, No 1 (2016): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aj.v10i1.9216

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah; (1) untuk menentukan faktor yangmempengaruhi produksi benih ikan lele di Pandawa Lima Fisheries Farm Bogor,(2) untuk menentukan elastisitas produksi benih ikan patin di Pandawa LimaFisheries Farm Bogor, dan (3) untuk menentukan tingkat teknis efisiensi operasipembenihan ikan lele di Pandawa Lima Fisheries Farm Bogor. Analisis R / Cdigunakan untuk menganalisis pendapatan produksi benih lele selama 30 siklusproduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan usahatani positifdengan nilai Rp 851,343.75 per siklus. Nilai R/C adalah 1,12 menunjukkan bahwapenetasan ikan patin di Pandawa Lima Fisheries Farm Bogor dianggapmenguntungkan dan layak dikembangkan.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN METODE SEKOLAH LAPANG TERHADAP PENERAPAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) BUDIDAYA ANGGREK TANAH (TERESTRIAL) DI KOTA TANGERANG SELATAN Hendrik Hexa; Ujang Maman; Junaidi Junaidi
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol 10, No 1 (2016): AGRIBUSINESS JOURNAL
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aj.v10i1.9212

Abstract

Anggrek merupakan salah satu tanaman florikultura yang tersebar luas diseluruh dunia. Tanaman ini populer karena memiliki keindahan dengan berbagai bentuk dan warna. Jenis anggrek yang banyak digunakan sebagai bunga potong adalah anggrek tanah (terestrial), karena memiliki tangkai bunga yang panjang dan kokoh, jumlah kuntum bunga banyak, bentuk dan warna bunga menarik, serta tahan lama.Sekolah Lapang GAP-SOP tanaman florikultura merupakan salah satu metode belajar dengan pendekatan orang dewasa dalam meningkatkan pengetahuan, kemampuan ,dan keterampilan petani dalam menerapkan prinsip-prinsip GAP tanaman florikultura melalui pola pembelajaran lewat pengalaman, dengan menggunakan lahan sebagai tempat belajar, memantau secara teratur setiap minggu atau dua minggu sepanjang musim tanam, mengkaji dan membahasnya sehingga petani menjadi ahli dan dapat mengambil keputusannya sendiri.Metode analisis data yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan petani anggrek yang mengikuti Sekolah Lapang dengan penerapan standar oprasional prosedur budidaya anggrek di Kota Tangerang Selatan adalah dengan menggunakan uji Chi Square (X2).Berdasarkan analisis X2 antara pengetahuan petani dengan penerapan SOP budidaya anggrek tanah oleh petani diperoleh hasil X2 hitung sebesar 14,273 dan nilai P sebesar 0,006. Hasil tersebut menunjukan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan penerapan SOP budidaya anggrek tanah karena nilai X2 hitung lebih besar dari nilai X2 Tabel (14,273 > 9,488) dan nilai P lebih kecil dari nilai batas kritis (0,006 < 0,05). Pengetahuan berhubungan nyata dengan tingkat penerapan petani, semakin tinggi tingkat pengetahuan petani maka semakin tinggi tingkat penerapan SOP budidaya anggrek tanah oleh petani. Tingkat efektifitas penyuluhan metode Sekolah Lapang berada pada kriteria sedang (cukup efektif).

Page 1 of 1 | Total Record : 8