cover
Contact Name
Usman Malik
Contact Email
 usman.malik@lecturer.unri.ac.id
Phone
+62811756227
Journal Mail Official
kfi@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Jurusan FMIPA Universitas Riau Kampus Bina Widya Km 12,5 Simpang Baru Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Komunikasi Fisika Indonesia
Published by Universitas Riau
ISSN : 14122960     EISSN : 2579521X     DOI : 10.31258/jkfi
KFI mempublikasikan artikel hasil penelitian dan review pada bidang fisika, namun tidak terbatas, yang meliputi fisika murni, geofisika, plasma, optik dan fotonik, instrumentasi, dan elektronika, dan fisika terapan (aplikasi fisika).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 1 (2017)" : 15 Documents clear
ANALISA LOGAM BERAT Fe, Cd, DAN Cu PADA LIMBAH INDUSTRI Sugianto Sugianto; Fretty Siska Rahayu M
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.101 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.14.1.968-975

Abstract

Sampel diambil menggunakan wadah dengan volume 0,6 liter. Jarak dari satu titik ke titik pengambilan sampel kurang lebih 30 m. Alat yang digunakan untuk mengukur konduktivitas adalah Konduktivity Meter, dan alat yang digunakan untuk mengukur konsentrasi logam berat disetiap sampel adalah Spektrofotometer Serapan Atom. Nilai konduktivitas terbesar adalah 6,56 ???????????????? 10−4???????????????? yang terdapat pada sampel sumur cincin, nilai resistivitas tertinggi adalah 2,5 ???????????????? 104Ωm sampel air sungai. Konsentrasi logam berat besi (Fe) terbesar adalah 1,993 mg/L yang terdapat pada sampel air sungai, konsentrasi logam berat Cadmium (Cd) terbesar adalah 0,009 mg/L yang terdapat pada sampel sumur bor 5, konsentrasi logam berat Tembaga (Cu) terbesar adalah 0,012 mg/L yang terdapat pada sampel sumur cincin 2. Air yang layak dikonsumsi oleh masyarakat berdasarkan konduktivitas, reistivitas, maupun logam berat adalah air sumur cincin 1 dan sumur cincin 5.
PENGUKURAN INDUKSI MAGNETIK TOTAL DAN IDENTIFIKASI KANDUNGAN ELEMEN ENDAPAN PASIR BESI DI PANTAI BAGIAN SELATAN KOTA PADANG SUMATERA BARAT Salomo Salomo; Erwin Erwin; Zuhendri Zuhendri; Zulkarnaen Zulkarnaen
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.79 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.14.1.999-1005

Abstract

Telah dilakukan pengukuran induksi magnetik total dari partikel iron oxide (concentrate) dan identifikasi kandungan elemen dari endapan pasir besi yang berasal dari pantai bagian selatan Kota Padang, Sumatera Barat. Sampel dikeringkan dibawah sinar matahari sebelum terlebih dahulu dilakukan pemisahan antara partikel magnetik dan pasir dari endapan pasir besi dengan menggunakan Iron Sand Separator. Identifikasi kandungan elemen yang terdapat dalam endapan pasir besi dilakukan dengan menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF). Uji XRF hanya dilakukan pada sampel dari Pantai Bungus dan Caroline. Nilai induksi magnetik total diukur menggunakan sensor magnetic probe Pasco PS2162 melalui sebuah solenoida terbuat dari 2500 lilitan dengan panjang solenoida 8 cm dan diameter 3 cm. solenoid ini dialiri arus listrik dengan variasi arus 2 A hingga 10 A dan jarak horizontal 1 hingga 5 mm disepanjang sumbu solenoida. Ketika arus listrik dinaikkan maka induksi magnetik total semakin besar, dan nilai induksi magnetik total berkurang ketika jarak horizontal diperbesar.
Pengaruh Ketidakteraturan Domain pada Normal Mode dan Frekwensi Natural Pada Getaran Membran Defrianto Defrianto; Walfred Tambunan; Maksi Ginting
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.292 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.14.1.945-950

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan frakwensi natural dan normal mode getaran membrane dengan luas 48 m2 berbentuk teratur 4 sisi, tidak teratur 8 dan 10 sisi. Frekwensi fundamental pada normal mode pertama untuk membrane 4, 8 dan 10 sisi berturut-turut yaitu 1.7129, 1.7503 dan 1.7973 Hz. Frekwensi natural untuk mode yang sama menunjukkan semakin tidak teratur membrane akan memberikan frekwensi natural yang semakin tinggi. Normal mode untuk setiap mode pada membrane 4, 8 dan 10 sisi memberikan bentuk yang hampir sama.
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI KARBON AKTIF DARI SERABUT TANDAN KELAPA SAWIT SEBAGAI ADSORBEN DENGAN VARIASI AKTIVATOR KOH BERBANTUAN IRADIASI GELOMBANG MIKRO Rakhmawati Farma; Fitri Wahyuni; Awitdrus Awitdrus
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.436 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.14.1.976-980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persentase KOH terhadap karbon aktif yang dihasilkan sebagai penyerap metilen biru. Karbon aktif disediakan dari serabut tandan kosong kelapa sawit yang di pra-karbonisasi pada suhu 280℃ selama 4 jam. Aktivasi kimia dilakukan selama 25 jam dengan variasi KOH masing-masing dengan 25%, 50%, dan 75% dari massa karbon dan diiradiasi gelombang mikro selama 15 menit dengan daya 720 Watt. Daya serap metilen biru terbaik dihasilkan oleh karbon aktif dengan persentase KOH 75% sebesar 87,731 mg/g. Daya serap metilen biru tertinggi didukung oleh nilai Lc terbaik sebesar 2,897 nm.
PENGARUH LIMBAH INDUSTRI Pb DAN Cu TERHADAP KESETIMBANGAN SUHU DAN SALINITAS DI PERAIRAN LAUT KOTA DUMAI Riad Syech; Nia Audina; Usman Malik
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.573 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.14.1.981-985

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang “Pengaruh Limbah Industri Pb dan Cu Terhadap Kesetimbangan Suhu dan Salinitas di Perairan Laut Kota Dumai” dengan metode survei.Pengukuran suhu dan salinitas ditentukan pada tiga stasiun, yaitu Stasiun I Pelabuhan PT.KLK Dumai, Stasiun II Muara Sungai Mesjid dan Stasiun III Pelabuhan TPI Purnama Dumai selama 3 hari pengambilan sampel dan dilakukan pada pukul 13.00 sampai dengan 15.00 WIB secara serentak di tiga stasiun. Pengambilan sampel dilakukan untuk mengetahui suhu, salinitas dan kadar logam Pb dan Cu. Kadar logam Pb dan Cu diketahui dengan menggunakan alat Atomic Absorption Spectrophotometer atau AAS. Hasil penelitian untuk suhu, salinitas dan kadar logam berat Pb dan Cu tertinggi berturut-turut, yaitu 32°C, 37‰, 1,43 ppm dan 0,028 ppm. Kadar logam berat dan kondisi pasang surut mempengaruhi suhu dan salinitas sampel air laut.

Page 2 of 2 | Total Record : 15