cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
BUNGAMPUTI
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Elektronik Prodi PG PAUD
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2016)" : 10 Documents clear
Pengaruh Kegiatan Kolase terhadap Kreativitas Anak di Kelompok B1 TK Alkhairaat Tatura Kecamatan Palu Selatan Purni, Ni Made
Bungamputi Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.875 KB)

Abstract

Masalah dari penelitian ini adalah kreativitas anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan kegiatan Kolase, pengembangan kreativitas anak dan pengaruh kegiatan kolase dengan kreativitas anak. Motode penelitian yang digunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan keadaan sesungguhnya. Subyek penelitian ini adalah anak didik di kelompok B1 TK Alkhairaat Tatura Palu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh kegiatan kolase terhadap kreativitas anak di kelompok B1 TK Alkhairaat Tatura Palu. Hal ini dapat dibuktikan sesuai dengan hasil rekapitulasi yang menunjukkan bahwa untuk aspek kreativitas anak menempelkan bahan kolase ke dalam pola terdapat 79,16% kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Mulai Berkembang (MB) yang lebih besar jika dibandingkan dengan kategori Belum Berkembang (BB) 20,83%. Aspek kreativitas anak mengkombinasi warna terdapat 82,5% kategori BSB, BSH dan MB yang lebih besar jika dibandingkan dengan kategori BB 17,5%. Aspek kemampuan anak menghasilkan sesuatu yang baru ada 80,83% kategori BSB, BSH dan MB yang lebih besar jika dibandingkan dengan kategori BB 19,17%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kreativitas anak dapat meningkat melalui kegiatan kolase.Kata Kunci: Kegiatan Kolase, Kreativitas
Meningkatkan Kemampuan Dasar Kognitif Anak Melalui Metode Pemberian Tugas di Kelompok B TK Teratai Sunju Sarifa, Sarifa
Bungamputi Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.619 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah kemampuan dasar kognitif pada anak dapat ditingkatkan melalui metode pemberian tugas di TK Teratai Sunju? Penelitian dilaksanakan di TK Teratai Sunju, melibatkan 20 orang anak terdiri atas 10 orang anak laki-laki dan 10 orang anak perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan melalui teknik obsevasi, pemberian tugas, dan dokumentasi kemudian dianalisis secara deskriptif dari data kualitatif dan kuantitatif. Data yang dikumpulkan sebelum tindakan pada kemampuan membilang bilangan dengan kategoti BSB 5%, BSH 10%, MB 35%, dan BB 50%, kemudian anak yang mampu menyebutkan macam-macam buah dengan kategori BSB 5%, BSH 10%, MB 40%, BB 45%, dan anak yang mampu mengelompokkan buah sesuai dengan warnanya dengan kategori BSB 10%, BSH 10%, MB 30%, BB 50%. Setelah dilakukan tindakan maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui alat permainan edukatif dapat meningkatkan kemampuan kognitif pada anak, terbukti ada peningkatan dari siklus I ke siklus II dalam membilang bilangan kategori BSB dan BSH dari 50% menjadi 80% (30%), mampu menyebutkan macam-macam buah kategori BSB dan BSH dari 45% menjadi 85% (40%), melipat mengelompokkan buah sesuai dengan warnanya kategori BSB dan BSH dari 50% menjadi 80% (30%). Secara umum terjadi peningkatan rata-rata 33,33% dari siklus satu ke siklus dua, walaupun masih ada anak yang belum meningkat kemampuan dasar kognitifnya tetapi hanya berkisar 6,66% dari masing-masing aspek yang diamati dengan kategori BB.Kata Kunci : Peningkatan Kognitif Anak, Alat Permainan Edukatif
Pengaruh Metode Bercerita terhadap Perilaku Moral Anak Kelompok B TK Karya Thayyibah II Desa Wombo Kabupaten Donggala Mitrawati, Dian
Bungamputi Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.288 KB)

Abstract

Masalah dalam kajian ini adalah apakah ada pengaruh metode bercerita terhadap perilaku moral anak? Tujuan penelitian untuk melihat pengaruh metode bercerita terhadap perilaku moral anak. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu mengamati secara langsung untuk menggambarkan keadaan sesungguhnya. Setting dan subjek penelitian yaitu anak TK Karya Thayyibah II Desa Wombo Kabupaten Donggala berjumlah 19 anak yang terdaftar pada tahun ajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi, data dianalisa dengan teknik persentase. Hasil penelitian perilaku sopan santun pada minggu pertama untuk kategori BSB, BSH dan MB hanya mencapai 15,79% meningkat pada minggu keenam menjadi 89,48%. Perilaku bertanggung jawab pada minggu pertama untuk kategori BSB, BSH dan MB hanya mencapai 21,06% meningkat pada minggu keenam menjadi 89,48%. Perilaku jujur pada minggu pertama untuk kategori BSB, BSH dan MB hanya mencapai 26,36% meningkat pada minggu keenam menjadi 89,48%. Ada pengaruh metode bercerita terbukti perilaku sopan santun, terdapat 15,79% kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 21,93% kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 14,91% kategori Mulai Berkembang (MB), dan 47,37% kategori Belum Berkembang (BB). Perilaku bertanggung jawab, terdapat 18,42% kategori BSB, 24,56% kategori (BSH, 16,67% kategori MB, dan 40,35% kategori BB. Perilaku jujur, terdapat 17,54% kategori BSB, 26,32% kategori BSH, 17,54% kategori MB, dan 38,59% kategori BB. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode bercerita terhadap perilaku moral anak TK Karya Thayyibah II Desa Wombo Kabupaten Donggala.Kata Kunci: Metode Bercerita; Perilaku Moral
Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Melalui Metode Pemberian Tugas di Kelompok B PAUD Permata Hati Pombewe Kabupaten Sigi Khotimah, Husnul
Bungamputi Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.889 KB)

Abstract

Masalah dari penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar anak. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan motivasi belajar anak melalui metode pemberian tugas. Setting penelitian dilaksanakan di PAUD Permata Hati Desa Pombewe khususnya kelompok B. Subyeknya adalah anak di kelompok B yang berjumlah 15 anak. Hasil penelitian pra tindakan, dari ketiga aspek yang diamati, kategori sangat tinggi, tinggi dan sedang 35,57%, kategori rendah 64,44%. Hasil tindakan siklus I terjadi peningkatan kategori sangat tinggi, tinggi dan sedang 62,22%, kategori rendah 37,78%. Hasil penelitian tindakan siklus II dari tiga aspek yang diamati kategori sangat tinggi, tinggi, dan sedang meningkat menjadi 93,33%. Dapat disimpulkan bahwa metode pemberian tugas dapat meningkatkan motivasi belajar anak di kelompok B PAUD Permata Hati Pombewe Kabupaten Sigi.Kata Kunci: Motivasi Belajar, Metode Pemberian Tugas
Penggunaan Pewarna Tumbuh-tumbuhan untuk Mengembangkan Kreativitas Menggambar pada Anak Kelompok B TK Tunas Rimba Palu Darwis, Ria Rezikita
Bungamputi Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.14 KB)

Abstract

masalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan kreativitas anak dalam menggambar? Bagaimana penerapan pewarna dari tumbuh-tumbuhan?, dan Apakah dengan menggunakan pewarna tumbuh-tumbuhan dapat mengembangkan kreativitas anak dalam menggambar?. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak dalam menggambar, menggunakan pewarna tumbuh-tumbuhan, dan penggunaan pewarna dari tumbuh-tumbuhan untuk mengembangkan kreativitas menggambar. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan keadaan sesungguhnya, kemudian ditarik kesimpulan. Adapun subyek dalam penelitian ini adalah seluruh anak didik di Kelompok B TK Tunas Rimba Palu dengan jumlah 20 orang anak didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik observasi dan dokumentasi, selanjutnya pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian selama bulan November 2015 sampai bulan Desember 2015 menunjukan bahwa penggunaan pewarna dari tumbuh-tumbuhan dapat mengembangkan kreativitas menggambar pada anak di kelompok B TK Tunas Rimba Palu, dimana terdapat 53,3% anak dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 35% anak dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 6,7% anak dalam kategori Mulai Berkembang (MB), dan 5% anak dalam kategori Belum Berkembang (BB). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan pewarna dari tumbuh-tumbuhan dapat mengembangkan kreativitas menggambar pada anak.Kata Kunci: Pewarna Tumbuh-Tumbuhan, Kreativitas Menggambar
Meningkatkan Motorik Halus Anak Melalui Metode Pemberian Tugas di Kelompok B TK Alkhairaat Maku Kec. Dolo Yondi, Uliyati
Bungamputi Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.142 KB)

Abstract

Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah masih kurangnya tingkat motorik halus anak. Tujuan penelitian ini untuk memperbaiki proses pembelajaran dengan menggunakan metode kerja kelompok untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak di kelompok B TK Alkhairaat Maku Kec. Dolo.Setting penelitian ini yaitu anak kelompok B TK Alkhairaat Maku Kec. Dolo yang berjumlah 20 anak terdiri dari laki-laki 10 anak dan 10 anak perempuan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas yang dimulai dari perencanaan,pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi, yang dilakukan dengan 4 kali tindakan dalam 2 siklus. Data dikumpulkan dengan cara observasi, tanya jawab, pemberian tugas dan dokumentasi, serta alat yang digunakan adalah lembar observasi baik untuk aktifitas guru maupun murid. Selanjutnya dianalisa secara persentasi untuk menarik kesimpulan.Kata Kunci : Interaksi sosial anak dan metode kerja kelompok
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Melipat Kertas di TK Dharma Wanita Labuan Panimba Faizah, Faizah
Bungamputi Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.623 KB)

Abstract

Masalah yang dikaji dalam tulisan ini adalah rendahnya kemampuan motorik halus yang disebabkan oleh berbagai faktor. Upaya mengatasi masalah tersebut telah dilakukan PTK melalui kegiatan melipat kertas. Subyek dan settingnya anak kelompok B TK Dharma wanita Labuan Panimba yang berjumlah 20 anak, Rancanganya adalah tindakan kelas yang dimulai dari perenanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi, Data dikumpulkan dengan cara observasi, tanya jawab, pemberian tugas dan dokumentasi, selanjutnya dianalisa secara persentasi. Data yang dikumpulkan saat pra tindakan kemampuan motorik melipat kertas menjadi bentuk pesawat kategori BSH, MB dan BB 20%, melipat kertas menjadi bentuk perahu BSB, BSH, MB dan BB 20%. melipat kertas menjadi bentuk baju BSH, MB dan BB 15% dan kecepatan menyelesikan tugas BSH, MB dan BB 15%. Setelah dilakukan tindakan , disimpulkan melalui kegiatan melipat kertas dapat meningkatkan kemampuan motorik anak terbukti ada peningkatan kemampuan motorik dari siklus I ke siklus II . Melipat kertas menjadi bentuk pesawat dari 45% menjadi 80% kategori BSB, BSH dan MB, melipat kertas menjadi bentuk perahu kategori BSB, BSH dan MB dari 45% menjadi 85% , melipat kertas menjadi bentuk baju kategori BSB, BSH dan MB dari 40% menjadi 85% kecepatan melipat kertas menjadi aneka bentuk dari 40% menjadi 80%. Secara umum terjadi peningkatan rata-rata 40% dari siklus I ke siklus II. Meskipun masih ada anak yang belum meningkat kemampuan motorik halusnya atau kategori BB 17,5 % .Kata Kunci : Motorik halus, melipat kertas
Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Metode Pemberian Tugas di Kelompok B TK PKK Langaleso Nisma, Nisma
Bungamputi Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.93 KB)

Abstract

Masalah pokok penelitian ini adalah proses pembelajaran yang kurang efektif yang disebabkan guru dalam proses pembelajaran kurang menerapkan penggunaan metode pemberian tugas yang berdampak pada rendahnya kreativitas anak. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kreativitas anak melalui metode pemberian tugas.Setting penelitian ini yaitu anak kelompok B TK PKK Langaleso yang berjumlah 23 anak terdiri dari laki-laki 15 anak dan 8 anak perempuan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas yang dimulai dari perencanaan,pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi, yang dilakukan dengan 4 kali tindakan dalam 2 siklus. Data dikumpulkan dengan cara observasi, tanya jawab, pemberian tugas dan dokumentasi, serta alat yang digunakan adalah lembar observasi baik untuk aktifitas guru maupun murid.Selanjutnya dianalisa secara persentasi untuk menarik kesimpulan.Kata Kunci : Kreativitas anak dan metode pemberian tugas
Meningkatkan Interaksi Sosial Anak Melalui Metode Kerja Kelompok di Kelompok B TK Negeri Pembina Dolo Listiawati, Listiawati
Bungamputi Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.984 KB)

Abstract

Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah masih kurangnya tingkat interaksi sosial anak. Tujuan penelitian ini untuk memperbaiki proses pembelajaran dengan menggunakan metode kerja kelompok untuk meningkatkan interaksi sosial anak di kelompok B TK Negeri Pembina Dolo.Setting penelitian ini yaitu anak kelompok B TK Negeri Pembina Dolo yang berjumlah 21 anak terdiri dari laki-laki 5 anak dan 16 anak perempuan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas yang dimulai dari perencanaan,pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi, yang dilakukan dengan 4 kali tindakan dalam 2 siklus. Data dikumpulkan dengan cara observasi, tanya jawab, pemberian tugas dan dokumentasi, serta alat yang digunakan adalah lembar observasi baik untuk aktifitas guru maupun murid.Selanjutnya dianalisa secara persentasi untuk menarik kesimpulan.Kata Kunci : Interaksi sosial anak dan metode kerja kelompok
Pengaruh Metode Karyawisata terhadap Kemampuan Kognitif Anak di Kelompok B1 TK Alkhairaat Tondo Kecamatan Mantikulore Artina, Artina
Bungamputi Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.701 KB)

Abstract

Masalah dalam tulisan ini adalah bagaimana tingkat kemampuan kognitif anak? Bagaimana penerapan metode karyawisata? Apakah ada pengaruh metode karyawisata terhadap kemampuan kognitif anak?. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengeruh metode karyawisata terhadap kemampuan kognitif anak. Metode penelitian ini adalah kualitatif jenis penelitian deskriptif. Adapun subjek penelitian ini adalah seluruh anak di kelompok B1 TK Alkhairaat Tondo yang berjumlah 25 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh metode karyawisata terhadap kemampuan kognitif anak, yaitu pada kemampuan menyebutkan benda berdasarkan ukuran, kemampuan menyebutkan benda ciptaan Tuhan, kemampuan menyebutkan benda ciptaan manusia. Adapun data sebelum perlakuan (2,6%) kategori BSB, (12%) kategori BSH, (32%) kategori MB, (53%) kategori BB. Dan data setelah perlakuan (24%) kategori BSH, (48%) kategori BSB, (25%) kategori MB, dan (2,6%) kategori BB. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode karyawisata terhadap kemampuan kognitif anak.Kata Kunci: Metode Karyawisata, Kemampuan Kognitif

Page 1 of 1 | Total Record : 10