cover
Contact Name
Efi Nikmatu Sholihah
Contact Email
efinikmatus@gmail.com
Phone
+6285231367689
Journal Mail Official
innofarm.unisri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sumpah Pemuda No. 18 Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Innofarm Jurnal Inovasi Pertanian
ISSN : 16930738     EISSN : 27145549     DOI : https://doi.org/10.33061/innofarm.v27i2
The article published in INNOFARM journal is the authors original work with a broad spectrum of topics. INNOFARM journal accepts original research articles, review articles, and short communications covering the following topics Agricultural and Environmental Microbiology Agricultural Socioeconomics Agroclimatology and Agricultural phenology Agronomy Plant Biotechnology Plant Breeding, Genetics, and Genomics Plant Protection Plant Physiology Soil Science and Fertility Seed Science and Technology
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 1 (2017): Innofarm" : 7 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS DAN WAKTU APLIKASIPUPUK KCl TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASILTANAMAN UBI JALAR (Ipomoeae batatas L.) Endang Sri Sudalmi, Yoga Panji Asmoro, Siswadi &
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 17, No 1 (2017): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.504 KB)

Abstract

Penelitian berjudul “Pengaruh Pemberian Dosis dan Waktu Aplikasi Pupuk KCl Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) telah dilaksanakan di Desa Tengklik, Nadi, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah dengan ketinggian tempat ± 500 meter diatas permukaan air laut (mdpl). Penelitian ini dilaksanakan mulai 30 agustus 2016 sampai dengan 8 januari 2017.Penelitian ini menggunakan Perancangan Dasar Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 10 perlakuan dan masing-masing perlakuan di ulang 3 kali. Adapun faktor-faktor tersebut adalah dosis pupuk KCl (1 ; 2 ; dan 3 gram/tanaman) serta waktu aplikasi pupuk KCl (saat tanam, 21 HST, dan 45 HST). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Perlakuan pemberian dosis dan waktu aplikasi pupuk KCl berbeda nyata terhadap parameter pengamatan jumlah cabang, berat kering brangkasan, berat umbi, dan jumlah umbi,sedangkan terhadap parameter lainnya, yaitu panjang batang, berat basah brangkasan, dan diameter umbi tidak berpengaruh nyata. (2) Perlakuan terbaik yaitu pada perlakuan dosis 2 gram/tanaman dan waktu aplikasi pupuk KCl 21 HST (D2T2) tetapi berbeda tidak nyata dengan perlakuan tanpa pemupukan (D0T0).Kata kunci : Dosis, Waktu aplikasi, Pupuk KCl, Ubi jalar.
PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRASI AIR KELAPA MUDA DAN KEDALAMAN STEK BATANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASILTANAMAN UBI JALAR (Ipomoeae batatas L.) Siswadi, Ningtyas Dwi Rahayu, Sartono Joko Santoso &
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 17, No 1 (2017): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.106 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengaruh Pemberian Konsentrasi Air Kelapa Muda Dan Kedalaman Stek Batang Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Ubi Jalar (Ipomoeae batatas L.).Dengan tujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Konsentrasi Air Kelapa Muda Dan Kedalaman Stek Batang Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Ubi Jalar (Ipomoea Batatas L.). yang dilaksanakan mulai tanggal 31 Agustus 2016 sampai 8 Januari 2017, Di Dusun Tengklik, Desa Nadi, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dengan ketinggian tempat 600 (mdpl). Penelitian ini menggunakan metode Perancangan Dasar Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial, dengan 2 faktor penrlakuan dengan 12 kombinasi perlakuan yang masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Adapun kombinasi perlakuan sebagai berikut : K0S1, K0S2, K1S2, K1S3, K2S1, K2S2, K2S3, K3S1, K3S2, K3S3, K menjelaskan konsentrasi air kelapa muda dan S menunjukkan kedalaman stek. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%, adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Konsentrasi air kelapa muda tidak memberikan pengaruh pada semua parameter pengamatan (2) Kedalaman stek tidak memberikan pengaruh pada semua parameter pengamatan tetapi memberikan pengaru pada berat umbi, (3) Kombinasi perlakuan pada konsentrasi air kelapa muda dan kedalaman stek tidak memberikan pengaruh pada semua parameter pengamatan, (4) Hasil tertinggi diperoleh pada berat umbi dengan kombinasi perlakuan pemberian konsentrasiair kelapa muda 150 ml/l dan kedalaman stek 3 ruas didalam tanah (K3S3) dengan berat 1086,667 g, tetapi tidak berbeda dengan perlakuan tanpa pemberian konsentrasi air kelapa muda dan kedalaman stek 2 ruas didalam tanah (K0S2).Kata kunci : ubi jalar, stek, air kelapa muda.
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK DAUN DAN VOLUME PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KANGKUNG DARAT (Ipomea reptans Poir) Priyono, Rahmi Lailatul Sakdiah, Kharis Triyono &
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 17, No 1 (2017): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.053 KB)

Abstract

Pengaruh konsentrasi pupuk daun dan volume penyiraman terhadap pertumbuhan dan hasil kankung darat (Ipomea reptans Poir). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kosentrasi pupuk daun dan volume penyiraman serta interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung darat (Ipomea reptans Poir). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Produksi Tanaman dan Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Slamet Riyadi yang berlokasi di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta. Waktu penelitian dimulai pada bulan Oktober sampai dengan bulan Desember 2016. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAKL) faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan dan 3 ulangan yaitu : konsentrasi pupuk daun (K) dan volume penyiraman (V). Faktor pertama kosentrasi pupuk daun terdiri atas 3 taraf yaitu 0 g per liter, 4 g per liter, dan 8 g per liter. Faktor kedua volume penyiraman terdiri atas 3 taraf yaitu 200 ml per polybag, 400 ml per polybag, 600 ml per polybag. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan uji DMRT (Ducan Multiple Range Test) pada taraf 5%. Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, panjang daun, lebar daun, berat basah dan berat kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi pupuk daun tidak berpengaruh pada semua parameter pertumbuhan dan hasil kangkung darat (Ipomea reptans Poir). Perlakuan volume penyiraman sangat berpengaruh pada parameter tinggi tanaman pertumbuhan dan hasil kangkung darat (Ipomea reptans Poir). Perlakuan terbaik volume penyiraman adalah 600 ml/polybag karena mempengaruhi peningkatan tinggi tanaman sebesar 40,55 cm. Perlakuan interaksi berpengaruh pada parameter tinggi tanaman pertumbuhan dan hasil kangkung darat. Sedangkan pada parameter lain yaitu jumlah daun, panjang akar, lebar daun, panjang daun, berat basah, dan berat kering tidak terjadi interaksi.Kata kunci: konsentrasi pupuk daun, volume penyiraman, Ipomea reptans Poir, kangkung darat
PENGARUH DOSIS PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS KETELA RAMBAT (Ipomoea batatas, L) Priyono, Sukrisnadi, Y. Sartono Joko Santosa &
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 17, No 1 (2017): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.952 KB)

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober 2016 sampai 15 Februari 2017 di Desa Plupuh, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Propinsi Jawa Tengah dengan ketinggian tanah 140 mdpl, jenis tanah grumosol. Metode penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi (Split Plot Design) dengan dua faktor perlakuan dan tiga ulangan. Petak utama adalah varietas Antin 2 (V1), varietas Sukuh (V2), varietas Boko (V3), dengan anak petaknya adalah pupuk hayati petrobio dosis 0 kg/ha (kontrol), dosis 15 kg/ha (D1), dosis 30 kg/ha (D2), dosis 45 kg/ha (V3). Terdapat 12 kombinasi perlakuan tiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk hayati petrobio dengan dosis 30 kg/ha pada varietas Antin 2 memberikan hasil terbaik pada jumlah umbi pert tanaman (3,14 umbi), jumlah umbi per subplot (19,00 umbi), dan berat umbi per subplot (3,58 kg)Kata kunci : dosis, pupuk hayati, varietas
PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK HAYATI DAN PERBEDAAN JENIS TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL GARUT Pardjanto, Lidia Natalidini Putri Patola, Supriyono &
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 17, No 1 (2017): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.355 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk hayati, pengaruh jenis tanah, dan pengaruh interaksi antara pupuk hayati dan jenis tanah terhadap pertumbuhan dan hasil garut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor yaitu pupuk hayati menggunakan larutan biota max yang terdiri dari 2 taraf dan jenis tanah yang terdiri atas 2 taraf. Analisis data menggunakan Analisis Ragam dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil pada taraf 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) pemberian pupuk hayati berpengaruh nyata terhadap peningkatan jumlah daun, jumlah anakan total, laju pertumbuhan relatif, laju asimilasi bersih, jumlah umbi per rumpun, diameter umbi, panjang umbi, dan berat umbi per rumpun dibanding tanpa pemberian pupuk hayati, 2) penanaman garut pada tanah grumosol berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan total, laju pertumbuhan relatif, indeks luas daun, dan jumlah umbi per rumpun dibanding penanaman garut pada tanah rendzina.Kata kunci : pupuk hayati, jenis tanah, garut
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK ALAMI TERHADAP PEMBIBITAN DAN HASIL UMBI TALAS (Colocasia esculenta L). Kharis Triyono, Sulistiyono, Saiful Bahri &
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 17, No 1 (2017): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.117 KB)

Abstract

Penelitian dengan judul Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Alami Terhadap Pimbibitan dan Hasil Umbi Talas (Colocasia esculenta L).bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi dan jenis ekstrak alami yang tepat terhadap pembibitan dan produksi ubi talas.Penelitian ini merupakan percobaan lapangan, disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) 2 faktor sebagai berikut : Perlakuan Jenis esktrak alami (E) terdiri dari 3 taraf perlakuan, yaitu: E1 =Air Kelapa, E2= Air Cucian Beras dan E3=Ekstrak Teh. Perlakuan konsentrasi ekstrak alami (K) terdiri dari 4 taraf, yaitu K0= Konsentrasi ekstrak alami 0 ml per tanaman (kontrol), K1=Konsentrasi ekstrak alami 50 ml per tanaman, K2 =Konsentrasi ekstrak alami 100 ml per tanaman dan K3=Konsentrasi ekstrak alami 150 ml per tanaman. Untuk mengetahui perbedaan dilakukan uji lanjutan dengan DMRT.Hasil yang diperoleh pada perlakuan konsentrasi pupuk estrak alami yang digunakan berpengaruh terhadap komponen pengamatan yang diamati. Jenis pupuk ekstrak alami yang digunakan tidak berpengaruh terhadap parameter yang diamati. Tidak ada interaksi antara keduanya terhadap semua parameter yang diamati. Pupuk ekstrak alami air kelapa dengan konsentrasi 150ml/ tanaman akan memberikan hasil paling baik dibandingkan dengan pupuk air teh dan air cucian beras pada tanaman talas Jepang.Kata Kunci : Talas Jepang, estrak alami, konsentrasi
KAJIAN PENANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) SEBAGAI PENAUNG DAN DOSIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL GARUT (Marantha arundinacea L.) Sri Hardiatmi, Debora Kurniawati Djaya Saputra, Efrain Patola &
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 17, No 1 (2017): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.961 KB)

Abstract

Penelitian tentang “Kajian Penanaman Jagung sebagai Penaung dan Dosis Pupuk Kandang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Garut” telah dilaksanakan tanggal 7 Febuari sampai 7 Agustus 2016 di desa Pranggong, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh penanaman jagung sebagai penaung, pengaruh dosis pupuk kandang, dan pengaruh interaksi terhadap pertumbuhan dan hasil garut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang disusun secara faktorial. Kedua faktor tersebut adalah : (1) penanaman jagung sebagai penaung (P) dengan 3 taraf dan (2) dosis pupuk kandang (D) dengan 4 taraf. Masing-masing kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan : (1) penanaman jagung sebagai penaung berpengaruh hanya terhadap diameter pangkal batang dan berat umbi per rumpun, (2) pengaruh naungan terbaik adalah P2 (tanaman jagung ditanam di antara 2 baris tanaman garut), (3) perlakuan dosis pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan total, diameter pangkal batang, dan berat umbi per rumpun, (4) dosis terbaik adalah 400 g/tanaman, dan (5) pengaruh interaksi tidak nyata.Kata kunci : jagung, penaung, pertumbuhan, hasil, garut

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 2 (2025): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 27 No 1 (2025): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 26 No 2 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 26 No 1 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 26 No. 1 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 25 No 2 (2023): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 25 No. 1 (2023): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 24 No. 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 24 No 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 24 No. 1 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 23 No. 2 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanaian Vol. 23 No. 1 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanian Vol 23, No 1 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 22 No. 2 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 22, No 2 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 22, No 1 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 22 No. 1 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 2 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 2 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 20, No 2 (2018): INNOFARM Vol. 20 No. 2 (2018): INNOFARM Vol. 19 No. 1 (2018): INNOFARM Vol 19, No 1 (2018): INNOFARM Vol 18, No 2 (2017): INNOFARM Vol. 18 No. 2 (2017): INNOFARM Vol. 17 No. 1 (2017): Innofarm Vol 17, No 1 (2017): Innofarm Vol. 15 No. 2 (2015): innofarm Vol 15, No 2 (2015): innofarm Vol. 14 No. 1 (2015): Innofarm Vol 14, No 1 (2015): Innofarm Vol. 13 No. 2 (2014): Innofarm Vol 13, No 2 (2014): Innofarm Vol 12, No 2 (2013): Innofarm Vol. 12 No. 2 (2013): Innofarm Vol. 11 No. 1 (2013): INNOFARM Vol 11, No 1 (2013): INNOFARM Vol 10, No 1 (2011): Innofarm Vol. 10 No. 1 (2011): Innofarm Vol 9, No 2 (2010): Innofarm Vol. 9 No. 2 (2010): Innofarm Vol. 9 No. 1 (2010): Innofarm Vol 9, No 1 (2010): Innofarm Vol. 8 No. 1 (2009): Innofarm Vol 8, No 1 (2009): Innofarm Vol 7, No 1 (2008): Innofarm Vol. 7 No. 1 (2008): Innofarm Vol. 6 No. 1 (2007): Innofarm Vol 6, No 1 (2007): Innofarm Vol 3, No 1 (2004): Innofarm Vol. 3 No. 1 (2004): Innofarm Vol. 2 No. 2 (2003): Innofarm Vol 2, No 2 (2003): Innofarm Vol. 2 No. 1 (2003): Innofarm Vol 2, No 1 (2003): Innofarm More Issue