cover
Contact Name
Efi Nikmatu Sholihah
Contact Email
efinikmatus@gmail.com
Phone
+6285231367689
Journal Mail Official
innofarm.unisri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sumpah Pemuda No. 18 Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Innofarm Jurnal Inovasi Pertanian
ISSN : 16930738     EISSN : 27145549     DOI : https://doi.org/10.33061/innofarm.v27i2
The article published in INNOFARM journal is the authors original work with a broad spectrum of topics. INNOFARM journal accepts original research articles, review articles, and short communications covering the following topics Agricultural and Environmental Microbiology Agricultural Socioeconomics Agroclimatology and Agricultural phenology Agronomy Plant Biotechnology Plant Breeding, Genetics, and Genomics Plant Protection Plant Physiology Soil Science and Fertility Seed Science and Technology
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 15 No. 2 (2015): innofarm" : 6 Documents clear
KAJIAN PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS JAGUNG MANIS (Zea mays saccarata strutr). Muhammad Wisnu Hadiyanto
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 15 No. 2 (2015): innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang “KAJIAN PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS JAGUNG MANIS (Zea mays saccarata strutr)”. telah dilaksanakan tanggal 18 Desember 2014 sampai 26 Februari 2015 di Green House Fakultas Pertanian UNISRI Surakarta. Green house tersebut terletak pada ketinggian 86 meter di atas permukaan air laut. Yang terletak di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui konsentrasi pupuk SP-36 yang tepat yang dapat memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik, (2) untuk mengetahui varietas yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis, dan (3) untuk mengetahui pengaruh interaksi antara konsentrasi pupuk SP-36 dengan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian menggunakan rancangan dasar rancangan acak lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Adapun kedua faktor perlakuan tersebut adalah sebagai berikut : Faktor 1 adalah konsentrasi pupuk organik cair (K), terdiri dari 4 taraf yaitu : P0 = 0 gram, P1 = 1,5 gram, P2 = 3 gram, P3 = 4 gram Faktor 2 adalah varietas (V), terdiridari 3 macam yaitu : V1 = Sweet Boy, V2 = Jaguar, V3 = Sweet Boy Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) konsentrasi pupuk SP-36 tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis. Konsentrasi SP-36 terbaik adalah 4 gram karena dapat meningkatkan jumlah berat kering brangkasan per-tanaman, (2) Varietas berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis. Varietas terbaik adalah varietas Sweet boy karena dapat menghasilkan tongkol lebih berat. (3) Pengaruh interaksi hanya terjadi pada jumlah tongkol per-tanaman dan berat segar tongkol tanpa kelobot.
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK PELENGKAP CAIR (PPC) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) Agus Kurniawan
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 15 No. 2 (2015): innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang “Pengaruh Konsentrasi Pupuk Pelengkap Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.)” telah dilaksanakan mulai tangga 25 April 2015 sampai bulan Juni 2015 di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Mojosongo, Surakarta, Jawa Tengah pada ketinggian tempat 143 m diatas permukaan laut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk pelengkap cair terhadap pertumbuhan dan hasil pada kacang hijau (Vigna radiata L.) Penelitian disusun secara faktor tunggal dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap yang terdiri dari 10 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun Perlakuan- perlakuan tersebut A = Tanpa PPC (0 g/l air), B = Pemberian PPC (Sampurna D) konsentrasi 5 g/l air, C = Pemberian PPC (Sampurna D) konsentrasi 10 g/l air, D = Pemberian PPC (Sampurna D) konsentrasi 15 grm/l air, E = Pemberian PPC (Sampurna D) konsentrasi 20 g/l air, F = Pemberian (Sampurna D) konsentrasi 25 g/l air, G = Pemberian PPC (Sampurna D) konsentrasi 30 g/l air, H = Pemberian PPC (Sampurna D) konsentrasi 35 g/l air, I = Pemberian PPC (Sampurna D) konsentrasi 40 g/l air, J = Pemberian PPC PPC (Sampurna D) 45 g/l air). Parameter-parameter yang diamati meliputi; jumlah cabang produktif tanaman, jumlah polong pertanaman, berat biji kering pertanaman, berat segar brangkasan, dan berat kering brangkasan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut; Perlakuan pupuk pelengkap cair berpengaruh terhadap jumlah polong pertanaman, berat biji kering pertanaman, berat segar brangkasan, dan berat kering brangkasan. . Perlakuan B (pemberian pupuk pelengkap cair Sampurna D dengan konsentrasi 5 gram/l air memberikan pertumbuhan terbaik pada jumlah cabang produktif tanaman yaitu sebesar 9., sedangkan jumlah cabang produktif tanaman terendah diperoleh pada perlakuan A (tanpa pemberian pupuk pelengkap cair) yaitu sebesar 3. Perlakuan B (pemberian pupuk pelengkap cair Sampurna D dengan konsentrasi 5 gram /l air) memberikan hasil tertinggi pada berat biji kering pertanaman yaitu sebesar 11,27 g, sedangkan hasil terendah diperoleh pada perlakuan A (tanpa pemberian pupuk pelengkap cair) yaitu sebesar 5,57 g. Kata kunci : kacang hijau, pupuk pelengkap cair Sampurna D.
PELATIHAN PEMBUATAN TEPUNG MOCAF DAN MIE BASAH DI DESA WONOHARJO KECAMATAM WONOGIRI Siswadi, Efrain Patola & Sarwono
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 15 No. 2 (2015): innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gapoktan Harjo Kinasih, Village of Wonoharjo, district of Wonogiri, been able to produce of cassava chips good-quality. The chip want further diversified into flour mocaf in order to achieve greater added value. but they are constrained by the limitations of funds of funds for the procurement of flouring machine, sieving, packaging (sealler), and the training to use these machines. Therefore, it is necessary to help overcome these obstacles. Keywords : cassava, diversification, and mocaf
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS UBI KAYU MELALUI KEGIATAN DEMONSTRASI FARM DI DESA BAKALAN JUMAPOLO JM Sri Hardiatmi, Siswadi Kharis Triyono & Efrain Patola
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 15 No. 2 (2015): innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Farmers in the village Bakalan been utilizing dry land and yard by planting cassava in monoculture or intercropped with maize, beans, ground, and sweet potatoes. But cassava productivity is still low at an average of 13 t/ha. Efforts to improve the productivity of cassava has been carried out through the demonstration farm, namely the use of high yielding varieties (varieties Elephant) and biofertilizer Biotamax. The result is an increase in the productivity of cassava varieties Elephant to 53 t/haKeywords : demfarm, productivity, and cassava
PENGARUH DOSIS PUPUK HAYATI TERHADAP INTENSITAS KERUSAKAN HAMA Spodoptera litura DAN PATOGEN Cercopora sp PADA TANAMAN JAGUNG SEMI Sartono Joko Santosa & Sumarmi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 15 No. 2 (2015): innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan bulan Oktober 2014 sampai Desember 2014 di Desa Sabrang Kulon, Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah dengan ketinggian tempat 800 meter diatas permukaan laut. . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemakaian dosis pupuk hayati terhadap intensitas kerusakan hama Spdoptera litura dan Patogen Cercospora sp pada tanaman jagung semi, serta mengetahui besarnya intensitas serangan hama dan patogen. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktor tunggal dengan tiga kali ulangan. Peubah yang digunakan yaitu Pengamatan Intensitas kerusakan hama dan patogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk hayati berpengaruh terhadap intensitas kerusakan hama Spodoptera litura dengan intensitas kerusakan terendah pada perlakuan Pupuk Custom bio dengan dosis pupuk 58,05 gr/ha namun tidak memberikan pengaruh pada intensitas patogen Cercospora sp serta pertumbuhan dan hasil tanaman jagung semi.Kata kunci : Pupuk Hayati, Intensitas Kerusakan, Hama, Jagung semi
PENGARUH KONSENTRASI DAN WAKTU APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) Muhammad Syafa`at, Priyono & Hadi Ariyantoro
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 15 No. 2 (2015): innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian berjudul “Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Dan Waktu Aplikasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Dan hasil Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis, L.) telah dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian Slamet Riyadi, di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah. Sejak tanggal 16 Maret sampai tanggal 15 Mei 2015 dengan ketinggian tempat ± 143 m dpl, pada jenis tanah Grumosol dari Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari dua faktor masing-masing 3 taraf diulang 3 kali. Adapun faktor-faktor tersebut adalah konsentrasi pupuk organik cair (1,5; 2,0; dan 2,5 cc/l air) serta waktu aplikasi pupuk organik cair (saat tanam, 10 HST, 20 HST). Parameter yang diamati jumlah daun, umur awal tanaman berbunga, jumlah polong, panjang buah, lingkar buah, berat buah, berat segar brangkasan, berat kering brangkasan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa:1. Perlakuan pemberian konsentrasi pupuk organik cair tidak berpengaruh terhadap semua parameter. Kecuali pada parameter panjang polong pertanaman.2. Perlakuan waktu aplikasi pupuk organik cair berpengaruh terhadap jumlah polong pertanaman, dan berat segar polong pertanaman.3. Interaksi antara konsentrasi pupuk organik cair dan waktu aplikasi pupuk organik cair berpengaruh terhadap jumlah polong pertanaman, berat segar polong pertanaman, panjang polong pertanaman dan umur awal tanaman berbunga.Kata kunci : kacang panjang, pupuk organik cair ratu biogen

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 2 (2025): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 27 No 1 (2025): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 26 No 2 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 26 No 1 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 26 No. 1 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 25 No 2 (2023): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 25 No. 1 (2023): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 24 No. 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 24 No 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 24 No. 1 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 23 No. 2 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanaian Vol. 23 No. 1 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanian Vol 23, No 1 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanian Vol 22, No 2 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 22 No. 2 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 22 No. 1 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 22, No 1 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 2 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 2 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 20 No. 2 (2018): INNOFARM Vol 20, No 2 (2018): INNOFARM Vol. 19 No. 1 (2018): INNOFARM Vol 19, No 1 (2018): INNOFARM Vol 18, No 2 (2017): INNOFARM Vol. 18 No. 2 (2017): INNOFARM Vol. 17 No. 1 (2017): Innofarm Vol 17, No 1 (2017): Innofarm Vol 15, No 2 (2015): innofarm Vol. 15 No. 2 (2015): innofarm Vol. 14 No. 1 (2015): Innofarm Vol 14, No 1 (2015): Innofarm Vol 13, No 2 (2014): Innofarm Vol. 13 No. 2 (2014): Innofarm Vol. 12 No. 2 (2013): Innofarm Vol 12, No 2 (2013): Innofarm Vol 11, No 1 (2013): INNOFARM Vol. 11 No. 1 (2013): INNOFARM Vol. 10 No. 1 (2011): Innofarm Vol 10, No 1 (2011): Innofarm Vol 9, No 2 (2010): Innofarm Vol. 9 No. 2 (2010): Innofarm Vol. 9 No. 1 (2010): Innofarm Vol 9, No 1 (2010): Innofarm Vol. 8 No. 1 (2009): Innofarm Vol 8, No 1 (2009): Innofarm Vol. 7 No. 1 (2008): Innofarm Vol 7, No 1 (2008): Innofarm Vol 6, No 1 (2007): Innofarm Vol. 6 No. 1 (2007): Innofarm Vol 3, No 1 (2004): Innofarm Vol. 3 No. 1 (2004): Innofarm Vol. 2 No. 2 (2003): Innofarm Vol 2, No 2 (2003): Innofarm Vol. 2 No. 1 (2003): Innofarm Vol 2, No 1 (2003): Innofarm More Issue