cover
Contact Name
Efi Nikmatu Sholihah
Contact Email
efinikmatus@gmail.com
Phone
+6285231367689
Journal Mail Official
innofarm.unisri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sumpah Pemuda No. 18 Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Innofarm Jurnal Inovasi Pertanian
ISSN : 16930738     EISSN : 27145549     DOI : https://doi.org/10.33061/innofarm.v27i2
The article published in INNOFARM journal is the authors original work with a broad spectrum of topics. INNOFARM journal accepts original research articles, review articles, and short communications covering the following topics Agricultural and Environmental Microbiology Agricultural Socioeconomics Agroclimatology and Agricultural phenology Agronomy Plant Biotechnology Plant Breeding, Genetics, and Genomics Plant Protection Plant Physiology Soil Science and Fertility Seed Science and Technology
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 18 No. 2 (2017): INNOFARM" : 5 Documents clear
PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG KOTORAN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL GANDUM (Triticum aestivum L.) DAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) DALAM SISTEM TUMPANGSARI Joko Priyanto, Efrain Patola dan Priyono
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 18 No. 2 (2017): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang “Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Gandum (Triticum aestivum L.) dan Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Dalam Sistem Tumpangsari” telah dilaksanakan mulai tanggal 20 Maret 2017 sampai 30 Juli 2017 di Dukuh Dampit, Desa Jeruk, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang kotoran sapi, sistem tumpangsari, serta pengaruh interaksi dosis pupuk kandang kotoran sapi dengan sistem tumpagsari terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman gandum dan kacang tanah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial. Perlakuan terdiri dari 2 faktor yaitu Dosis pupuk kandang kotoran sapi (D) dengan3 taraf dan Sistem tumpangsari (T) dengan 3 taraf. Setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan (1) perlakuan dosis pupuk kandang kotoran sapi berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan hanya pada tinggi tanaman gandum dan kacang tanah, sedangkan pada hasil tidak berpengaruh nyata, (2) perlakuan sistem tumpangsari tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, sedangkan pada hasil berpengaruh nyata hanya pada berat kering biji gandum dan berat kering biji kacang tanah, dan (3) tidak terjadi interaksi antara dosis pupuk kandang kotoran sapi dan sistem tumpangsari.Kata Kunci : pupuk kandang kotoran sapi, sistem tumpangsari, pertumbuhan, hasil, gandum, kacang tanah
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TEH DAN MACAM PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN SENGON (Pharaserianthes Falcataria.L) Putra Pratama, Sartono Joko Santoso dan Sri Hardiatmi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 18 No. 2 (2017): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang” Pengaruh pemberian ekstrak teh dan macam pupuk kandang terhadap pertumbuhan bibit tanaman sengon” telah dilaksanakan tanggal 17 September sampai 17 Desember 2016 di desa Sukosari Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : pengaruh pemberian ekstrak teh terhadap pertumbuhan bibit tanaman sengon, pengaruh pemberian macam pupuk kandang terhadap pertumbuhan bibit tanaman sengon, dan pengaruh interaksi terhadap pertumbuhan bibit tanaman sengon. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang disusun secara faktorial. Kedua faktor tersebut adalah : (1) Pengaruh Ekstrak teh (D) dengan 4 taraf dan (2) macam pupuk kandang (K) dengan 4 macam. Masing masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian ini : 1) perlakuan ekstrak teh berpengaruh terhadap parameter yang diamatai yaitu tinggi ibit, diameter batang, berat segar akar, pengaruh konsentrasi air teh terbaik pada 10g l/air 2) perlakuan macam pupuk kandang berpengaruh terhadap tinggi bibit, diameter batang, berat segar akar, berat kering akar. Pengaruh pupuk terbaik adalah pemberia pada pupuk kandang ayam, 3) pengaruh interaksi ekstrak teh dan macam pupuk kandang berpengaruh terhadap tinggi bibit, diameter batang, berat kering bibit, berat kering akar, hasil interkasi yang terbaik adalah pemberian konsentrasi air teh 10g l/air dengan pupuk kandang ayamKata kunci : Ekstrak teh, macam pupuk kandang, petumbuhan, tanaman sengon
PENGARUH KONSENTRASI AIR KELAPA MUDA TERHADAP HASIL TIGA VARIETAS UBI JALAR (Ipomoea batatas L) Sartono Joko Santosa
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 18 No. 2 (2017): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam teknologi budidaya pertanian terdapat zat pengatur tumbuh yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Salah satu zat pengatur tumbuh yang alami dan mudah mendapatkannya serta banyak tersedia adalah air kelapa muda. Penelitian yang berjudul Pengaruh Komsentrasi Air Kelapa Muda terhadap hasil Tiga Varietas Ubi jalar bertujuan untuk menguji konsentrasi air kelapa muda pada hasil tiga varietas Ubi jalar di desa Plupuh, kecamatan Plupuh, kabupaten Sragen. Dengan ketinggian tempat 140 m dpl, jenis tanah grumosol. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) Split Plot dengan tiga kali ulangan. Peubah yang digunakan Jumlah buah per tanaman, Diameter ubi jalar pertanaman (cm), Berat segar Ubi jalar (g), Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian konsentrasi air kelapa muda tidak berpengaruh nyata terhadap hasil tiga varietas ubi jalar. Konsentrasi air kelapa muda hanya berpengaruh pada diameter ubi. Konsentrasi air kelapa muda 50 ml/l air menghasilkan diameter ubi jalar terbesar pada varietas antin 2.Kata kunci : konsentrasi, air kelapa, varietas, ubi jalar
KAJIAN TINGGI ANAKAN ALAM DAN UKURAN POLYBAG TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT PUSPA (Schima wallichii (DC) Korth) Stefanus Mau Ati Efrain Patola dan Sri Hardiatmi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 18 No. 2 (2017): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tinggi anakan alam, pengaruh ukuran polybag, serta pengaruh interaksi terhadap pertumbuhan bibit Puspa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang disusun secara faktorial. Perlakuan terdiri dari 2 faktor yaitu tinggi anakan alam (T) dengan 4 taraf dan ukuran polybag (U) dengan 3 taraf. Setiap kombinasi perlakuan diulang 7 kali. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan : (1) perlakuan tinggi anakan alam berpengaruh terhadap tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun per tanaman, dan berat kering tanaman. Pengaruh terbaik adalah anakan alam dengan tinggi 31-40 cm karena dapat menghasilkan bibit tertinggi, diameter batang terbesar, jumlah daun terbanyak, berat kering tanaman terberat, (2) perlakuan ukuran polybag berpengaruh hanya terhadap tinggi bibit. Pengaruh terbaik adalah polybag dengan ukuran 20 x 20 cm karena dapat menghasilkan bibit tertinggi, (3) interaksi berpengaruh hanya terhadap nisbah pucuk – akar. Kombinasi terbaiknya adalah tinggi anakan alam 1-10 cm dan ukuran polybag 10x10 cm serta tinggi anakan 1-10 cm dan ukuran polybag 15x15 cm.Kata kunci : anakan alam, ukuran polybag, pertumbuhan, bibit puspa
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR DAN JUMLAH MATA TUNAS STEK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KETELA POHON (Manihot esculenta Crantz.) Sutan Rizky Datheas, Y. Sartono Joko Santosa dan Kharis Triyono
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 18 No. 2 (2017): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair dan Jumlah Mata Tunas Stek Terhadap Pertumbuhan Tanaman Ketela Pohon (Manihot esculenta Crantz). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pertumbuhan ketela pohon berdasarkan konsentrasi pupuk organik cair dan jumlah mata tunas stek. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Maret sampai Juli 2017, di Dusun Temuireng, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen ± 100 m dpl. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor perlakuan yaitu konsentrasi pupuk organik cair “Nasa” terdiri dari 4 taraf yaitu : 0 ml/l air, 1,5 ml/l air, 3 ml/l air, dan 4,5 ml/l air dan jumlah mata tunas terdiri dari 3 macam yaitu : 3, 6, dan 9 mata tunas stek batang ketela pohon dan diperoleh 12 kombinasi perlakuan dan masing-masing diulang 3 kali. Data hasil penelitian ini di analisis menggunakan Analisis Sidik Ragam, yang dilanjutkan dengan uji BNJ (Beda Nyata Jujur) pada taraf 5%. Parameter-parameter yang diamati meliputi tinggi tunas, jumlah tunas, jumlah akar, berat segar akar, berat kering akar, berat segar tunas, dan berat kering tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelakuan pengaruh konsentrasi pupuk organik cair dan jumlah mata tunas stek berbeda nyata terhadap parameter jumlah tunas, dan berbeda sangat nyata terhadap parameter jumlah akar. (2) Perlakuan konsentrasi pupuk organik cair 1,5 ml/l air dan jumlah mata tunas stek 9 (K1T3) memberikan hasil terbaik pada jumlah akar yaitu 45,33 helai.Kata kunci : Pupuk Organik Cair, Mata Tunas, Pertumbuhan dan Ketela Pohon.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 1 (2025): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 26 No 2 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 26 No 1 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 26 No. 1 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 25 No 2 (2023): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 25 No. 1 (2023): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 24 No 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 24 No. 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 24 No. 1 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 23 No. 2 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanaian Vol 23, No 1 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 23 No. 1 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 22 No. 2 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 22, No 2 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 22, No 1 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 22 No. 1 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 2 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 2 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 20, No 2 (2018): INNOFARM Vol. 20 No. 2 (2018): INNOFARM Vol. 19 No. 1 (2018): INNOFARM Vol 19, No 1 (2018): INNOFARM Vol. 18 No. 2 (2017): INNOFARM Vol 18, No 2 (2017): INNOFARM Vol 17, No 1 (2017): Innofarm Vol. 17 No. 1 (2017): Innofarm Vol 15, No 2 (2015): innofarm Vol. 15 No. 2 (2015): innofarm Vol. 14 No. 1 (2015): Innofarm Vol 14, No 1 (2015): Innofarm Vol. 13 No. 2 (2014): Innofarm Vol 13, No 2 (2014): Innofarm Vol 12, No 2 (2013): Innofarm Vol. 12 No. 2 (2013): Innofarm Vol. 11 No. 1 (2013): INNOFARM Vol 11, No 1 (2013): INNOFARM Vol 10, No 1 (2011): Innofarm Vol. 10 No. 1 (2011): Innofarm Vol. 9 No. 2 (2010): Innofarm Vol 9, No 2 (2010): Innofarm Vol. 9 No. 1 (2010): Innofarm Vol 9, No 1 (2010): Innofarm Vol. 8 No. 1 (2009): Innofarm Vol 8, No 1 (2009): Innofarm Vol 7, No 1 (2008): Innofarm Vol. 7 No. 1 (2008): Innofarm Vol. 6 No. 1 (2007): Innofarm Vol 6, No 1 (2007): Innofarm Vol. 3 No. 1 (2004): Innofarm Vol 3, No 1 (2004): Innofarm Vol 2, No 2 (2003): Innofarm Vol. 2 No. 2 (2003): Innofarm Vol. 2 No. 1 (2003): Innofarm Vol 2, No 1 (2003): Innofarm More Issue