cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Joglo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 29 No. 1 (2017): Joglo" : 6 Documents clear
PENGARUH PERLAKUAN PENGGILINGAN TERHADAP RENDEMEN MINYAK ATSIRI DAUN JERUK PURUT (Citrus hystrix DC) DENGAN METODE DESTILASI AIR Y. Wuri Wulandari & Akhmad Mustofa
Joglo Vol. 29 No. 1 (2017): Joglo
Publisher : Joglo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman jeruk purut (Citrus hystrrx DC) merupakan tumbuhan perdu dari jenis citrus. Tanaman ini telah umum dikenal oleh masyarakat sebagai rempah yaitu bagian daun dan buahnya. Potensi lain yang dimiliki tanaman ini adalah bagian daun tanaman sebagai bahan untuk produksi minyak atsiri. Dilatar belakanangi potensi daun jeruk purut sebagai bahan baku untuk produksi minyak atsiri, maka perlu dilakukan penelitian kajian skala laboratorium untuk mengetahui faktor teknologi proses dalam proses produksi minyak daun jeruk purut dengan metode destilasi air sehingga dihasilkan minyak atsiri yang berkualitas. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa perlakuan mekanis, pengeringan dan penggilingan berpengaruh terhadap rendemen. Berdasarkan hasil penelitian, rendemen minyak atsiri daun jeruk purut tertinggi 2,667% dihasilkan dari perlakuan mekanis pengeringan 5 hari dan waktu penggilingan 3 menit. Sedangkan rendemen terendah 0,899% dihasilkan dari pengeringan 8 hari dan waktu penggilingan 9 menit.Kata kunci : rendemen, daun jeruk purut, minyak atsiri, destilasi air
PERAN PEMBENAH TANAH YANG BERBASIS AMPAS TEH TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN WIJEN ( Sesamum indicum, L.) Dewi Ratna Nurhayati & Sarwono
Joglo Vol. 29 No. 1 (2017): Joglo
Publisher : Joglo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the obstacles in cultivation are appropriate planting medium condition, which is supported by the availability of water and nutrients for plants. In order to increase crop productivity needs the technology applied to the condition of the growing media physically, Thursday and biological met for plant growth and development through the use of ground-based pembenah teacup potential for improvement of the growing media / Biological Soil Amendments. So as to optimize the planting medium to improving the properties of soil physical, chemical, biological, can hold water and provide nutrients, which then make it as a source of plant needs in a sustainable manner on a sesame plant. This study will be conducted at the experiment station. FP Unisri in March to September 2016. The design used was completely randomized design (CRD) factorial with four replications. Factors such treatment of a wide variety and combination pembenah ground sesame dregs of tea. The varieties used are Winas Winas 1 and 2. Combination pembenah latosol soil to soil type, in the form of tea waste consists of five types (control, 200 g teacup, tea dregs 300 g, 200g + manure 100 g, 300 g teacup + 100 g manure). The observations made are: observation of soil fertility, physiological and agronomic parameters. The results show that research, plant growth winas Winas 1 and 2 provide real results against a control. The dose of 200 g teacup + 100 g manure gives the best result for plant growth and Winas sesame Winas 1 2Keywords: tea dregs, Biological Soil Amendments, observations of soil fertility, physiological and agronomic parameters.
UJI DOSIS PUPUK KANDANG DAN KERAPATAN TANAM DALAM SISTEM TUMPANGSARI GARUT - JAGUNG TERHADAP PRODUKSI GARUT Siswadi & Teguh Yuwono
Joglo Vol. 29 No. 1 (2017): Joglo
Publisher : Joglo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang, kerapatan jagung dalam sistem tumpangsari, dan pengaruh interaksi antara dosis pupuk kandang dengan kerapatan jagung dalam sistem tumpangsari terhadap hasil garut. Rancangan baku yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor 1 adalah pupuk kandang dengan 4 taraf dan faktor 2 adalah kerapatan tanam dengan 3 taraf. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam, dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemberian pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan total, berat umbi per rumpun, dan produksi umbi per petak, (2) kerapatan tanam jagung berpengaruh nyata terhadap parameter berat umbi per rumpun dan produksi umbi per petak, (3) interaksi antara dosis pupuk kandang dan kerapatan tanam tidak berpengaruh nyata terhadap produksi tanaman garutKata Kunci : garut, pupuk kandang, kerapatan tanam, produksi
STATUS ANTIOKSIDAN TOTAL MAHASISWA PEROKOK DENGAN PERBEDAAN KONSUMSI EKSTRAK KETAN HITAM (Oryza sativa var. Glutinosa) DAN JUMLAH ROKOK PER HARI Yannie Asrie Widanti & Linda Kurniawati
Joglo Vol. 29 No. 1 (2017): Joglo
Publisher : Joglo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ektrak ketan hitam yang mempunyai kadar antosianin tinggi sebagai antioksidan, diharapkan dapat memperbaiki SAT perokok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak ketan hitam dan jumlah konsumsi rokok terhadap SAT. Subjek penelititan ini terdiri dari 14 orang mahasiswa perokok berusia 18-25 tahun yang dipilih melalui pengambilan sampel secara acak. Intervensi ekstrak ketan hitam pada mahasiswa perokok dilakukan selama 14 hari dengan dosis antosianin 240 mg per orang per hari. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna pada SAT kelompok perlakuan antara pre-test dan post-test. Sedangkan perubahan SAT tidak berkorelasi kuat dengan jumlah konsumsi rokok per hari.Kata Kunci : Ekstrak Ketan Hitam, mahasiswa, perokok, SAT
PENGARUH DOSIS PUPUK HAYATI TERHADAP TINGKAT SERANGAN HAMA BOLENG UBI PADA TIGA VARIETAS KETELA RAMBAT (Ipomoea batatas L) Sartono Joko Santosa & Sumarmi
Joglo Vol. 29 No. 1 (2017): Joglo
Publisher : Joglo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul PENGARUH DOSIS PUPUK HAYATI TERHADAP TINGKAT SERANGAN HAMA BOLENG UBI PADA TIGA VARIETAS KETELA RAMBAT (Ipomoea batatas L) diharapkan dapat memperoleh data tentang tingkat serangan hama boleng ubi pada tiga varietas ketela rambat karena perlakuan dosis pupuk hayati. Bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk hayati terhadap tingkat serangan hama boleng ubi pada tiga varietas ketela rambat di desa Plupuh, kecamatan Plupuh, kabupaten Sragen. Dengan ketinggian tempat 140 mdpl, jenis tanah grumosol.Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) Split Plot dengan tiga kali ulangan. Peubah yang digunakan yaitu Intensitas serangan hama, jumlah larva hama boleng, Panjang tanaman (cm), Jumlah buah per tanaman, Diameter ketela rambat pertanaman (cm), Berat segar ketela rambat (g), Berat segar brangkasan, Berat kering brangkasan.Penelitian dilaksanakan dari tanggal 23 Oktober 2016 sampai 23 Februari 2017, sehingga saat ini belum dapat melaporkan hasil penelitiannya.Kata kunci : pupuk hayati, hama boleng, ketela rambat
PENGEMBANGAN BUDIDAYA BELUT YANG EFEKTIF PADA KOLAM TERPAL BERTINGKAT DENGAN MEDIA BERLAPIS Priyono, Kharis Triyono & Martana
Joglo Vol. 29 No. 1 (2017): Joglo
Publisher : Joglo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuannya untuk memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan bagi Kelompk Tani Mulyo, Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo yang menyangkut Teknologi Tepat Guna tentang Budidaya Pengembangan Belut yang efektif dengan media berlapis pada kolam di lahan kering.Metode yang dilakukan civil teknis selama 8 bulan (2 bulan persiapan, 6 bulan pembesaran/pemeliharaan di kolam terpal) meliputi 1. Kegiatan persiapan, 2. Ketiagan Teknis Teoritis (pembekalan), 3. Kegiatan operasional seperti : a pembuatan kolam sebanyak 12 buah kolam, b. Pengisian / penyusunan kolam dengan media berlapis 7 lapis urut dari bawah ke atas, e. Penebaran 60 kg bibit belut untuk 12 kolam atau masing-masing kolam 5 kg pada tanggal 16 Juni 2014; .f). Panen dan Pengamatan Hasil dilakukan tanggal 15 Desember 2014 menyangkut pertumbuhan (panjang, lingkar, dan berat tubuh, serta perkembangan hidup belut.Hasil pengamatan perkembangan tubuh diperoleh : 1). Warna kulit ketika bibit adalah kehitam-hitaman tidak mengkilat, sedangkan ketika dewasa berubah hitam cerah/mengkilat atau kulit bagian atas coklat dan bagian bawah berwarna kuning. 2). Bentuk kepala ketika bibit lancip atau lonjong meruncing, sedangkan ketika dewasa berubah menjadi brbentuk lonjong membulat; 3). Tingkah laku ketika bibit tidak muncul ke permukaan baik sinang / malam, sedangkan ketika dewasa terutama waktu malam yang keluar muncul di permukaan adalah belut yang ukruan besar / dewasa.Selanjutnya dari pemeliharaan belut 60 kg (12 kolam) selama 6 bulan akan diperoleh 235,210 kg belut dewasa dengan tingkat kematian/hilang 10% dengan harga jual Rp.35.000,00/kg = Rp 8.225.000,00, dikurangi total biaya yang dikeluarkan Rp 2.500.000,00= Rp 5.725.000,00 (keuntungan). Atau jika 12 kolam dapat digunakan 3 th (6xpanen), maka akan diperoleh keuntungan ± 6xRp 5.725.000,00 = Rp.35.000.000,00 dengan luas lahan cukup 54 m² atau per kolam (4.5 m²) = Rp 35.000.000,00:12 = 2.916.666,666. Demikian pula berdasar B/C ratio>1 berarti usaha ini masih menjanjikan atau prospektif, lebih-lebih dengan meningkatkan penghematan biaya atau kerja optimal dan pemasaran yang efektif.Kata kunci: budidaya belut, kolam terpal bertingkat, media berlapis

Page 1 of 1 | Total Record : 6