cover
Contact Name
Ike Widyastuti
Contact Email
yazfara_k2@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
yazfara_k2@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Transmisi
ISSN : 02163233     EISSN : 25802283     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal TRANSMISI dipublikasikan oleh Jurusan Teknik Mesin Universitas Merdeka Malang sebagai media diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah baik penelitian dasar maupun terapan di bidang teknik mesin. Berkala ilmiah ini memuat naskah dengan bidang kompetensi konversi energi, material (metalurgi), produksi dan manufaktur baik merupakan penelitian dasar ataupun rekayasa alat terapan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 1 (2021): March 2021" : 6 Documents clear
Ekstraksi dan Karakterisasi CaO Berbasis Cangkang Bekicot dari Ponggok Blitar sebagai Raw Material Biokeramik Yuanita Amalia Hariyanto; Tri Mujiyanti; Hidayatun Nasikhah
TRANSMISI Vol 17, No 1 (2021): March 2021
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v17i1.5200

Abstract

Sumber daya alam Indonesia yang melimpah dan pemanfaatannya belum dieksplorasi secara optimal, membuat peneliti melakuakan pengembangan material berbasis bahan alam menjadi material cerdas, seiring dengan kemajuan teknologi pemilihan material berbasis bahan alam berupa cangkang bekicot menjadi salah satu alternative yang berpotensi untuk dikembangkan. Hal ini dikarenakan selain untuk meningkatkan nilai guna juga dapat mereduksi jumlah limbah yang ada di masyarakat. Cangkang bekicot merupakan salah satu raw material yang dapat dikembangkan menjadi material biokeramik untuk berbagai aplikasi lanjutan. Oleh sebab itu, pengembangan metode fabrikasi yang sederhana berbasis bahan lokal Indonesia menjadi salah satu inovasi dalam penelitian ini. Selanjutnya, untuk meningkatkan performa cangkang bekicot dilakukan ekstraksi dan fabrikasi dengan metode kimia basah sederhana. Berdasarkan hasil karakterisasi XRD diperoleh informasi bahwa Ca(OH)2 terbentuk dalam fase tunggal dengan kemurnian tinggi, melalui pembentukan CaO yang dikalsinasi pada suhu 1000 oC selama 5 jam. Pada akhirnya, pengembangan inovasi dalam riset ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan material baru untuk aplikasi lanjutan khususnya bidang medis, termasuk meningkatkan nilai guna bahan alam lokal Indonesia baik dari aspek ekonomi, sains, maupun teknologi.
Variasi Campuran Nilai Oktan Bahan Bakar Dan Putaran Mesin Pada Mesin Bensin Terhadap Emisi Gas Buang Winoko, Yuniarto Agus; Firmansyah, Zulfikar Rafi
TRANSMISI Vol 17, No 1 (2021): March 2021
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v17i1.5375

Abstract

Salah satu penyebab peningkatan emisi gas buang kendaraan bermotor akibat tidak sesuainya komposisi kimia bahan bakar, Kondisi ini menyebabkan terjadinya peningkatan senyawa kimia yang beracun atau toksisitas. Senyawa kimia dari pembakaran tersebut berupa karbon dioksida (CO2), hidrokarbon (HC), dan nitrogen oksida (NOx). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat emisi gas buang karbon dikosida (CO2) dan Hidrokarbon (HC) terhadap  variasi campuran nilai oktan bahan bakar pada mesin bensin. Penelitian ini menggunakan mesin motor Vario 125 cc. Variabel bebas pada penelitian ini meliputi variasi campuran bahan bakar bensin dengan nilai oktan yang berbeda. Variasi campuran tersebut yakni ( 30% RON 90 : 70% RON 92), (70% RON 90 : 30% RON 92), ( 70% RON 92 : 30% RON 88), (70% RON 88 : 30% RON 92), ( 70% RON 88 : 30% RON 90) serta putaran mesin yakni pada putaran 2000 rpm, 2500 rpm, 3000 rpm, 3500 rpm, 4000 rpm, 4500 rpm, 5000 rpm, 5500 rpm, 6000 rpm dan 6500 rpm . Variabel terikat pada penelitian ini meliputi gas CO2 dan HC yang terkandung pada emisi gas buang.Hasil dari penelitian menunjukkan variasi nilai oktan bahan bakar ( 30% RON 90 : 70% RON 92) menghasilkan emisi gas buang paling rendah yaitu gas HC sebesar 83,6 ppm dan gas CO2 sebesar 4,38%. 
Investigasi Cacat Makro pada Pengecoran Al Si Variasi Holding Time Peleburan Dika, Johan Wayan; Suwito, Abi; Pratiwi, Y. R.; Tsamroh, Dewi Izzatus
TRANSMISI Vol 17, No 1 (2021): March 2021
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v17i1.5201

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bentuk cacat makro akibat holding time pada peleburan coran Al-Si. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian eksperimental dengan jenis pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yang dilakukan dengan cara merangkum hasil penelitian berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan. Pengamatan cacat makro diamati dengan foto makro. Secara umum cacat makro yang terjadi adalah lubang jarum, pelekat, rontok cetakan, salah alir dan sumbat dingin. Secara khusus, terjadi cacat porositas pada spesimen dengan variasi holding time peleburan 15, 25, dan 35 menit pada pengecoran logam Al-Si secara berurutan adalah 4,22 %, 3,07%, dan 3,08%.
Kekerasan dan Struktur Mikro Plat Baja Karbon Rendah 0,16% C Hasil Bengkel Las SMAW dengan Elektroda E 309-16 ESAB Posisi Flat 1G setelah Variasi Quenching Djoko Andrijono; Ike Widyastuti
TRANSMISI Vol 17, No 1 (2021): March 2021
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v17i1.5538

Abstract

Hasil penyambungan dengan proses SMAW pada baja karbon rendah disebut daerah lasan yang meliputi:  logam induk, logam lasan dan daerah pengaruh panas yang selanjutnya dilakukan proses pendinginan air, oli SAE 90, udara. Tujuan penelitian mengetahui, membandingkan, menganalisa pengaruh variasi media pendinginan terhadap sifat kekerasan, struktur mikro daerah lasan dan menganalisa sifat mampu las, komposisi kimia logam induk, serta elektroda terumpan. Manfaat penelitian memberikan kontribusi bagi industri manufaktur di bidang proses pengelasan. Hasil penelitian menunjukkan sifat kekerasan logam lasan dan daerah pengaruh panas paling tinggi pada pendinginan air, oli SAE 90 dan terendah pendinginan udara. Logam induk akibat variasi media pendinginan tidak terjadi perubahan sifat kekerasan dan struktur mikro.  Struktur mikro logam lasan, daerah pengaruh panas terbentuk fasa ferit dan perlit setelah pendinginan udara, sedangkan dengan pendinginan air, oli SAE 90 tidak terbentuk struktur martensit melainkan terbentuk fasa ferit dan perlit. Kesimpulan kekerasan logam lasan, daerah pengaruh panas semakin tinggi dengan besar butir semakin halus kecuali logam induk tidak terjadi perubahan kekerasan dan struktur mikro logam lasan, daerah pengaruh panas terbentuk fasa ferit, perlit kecuali logam induk tidak terjadi perubahan struktur mikro dan pada pendinginan oli SAE 90, air tidak terbentuk stuktur martensit.
Pengaruh Lubang Hopper, Celah Silinder, Panjang Bidang Giling Terhadap Kapasitas Penggiling Jagung Silinder Ganda Yohanes B. Yokasing; Amiruddin Abdullah; Darius Kula Hurit
TRANSMISI Vol 17, No 1 (2021): March 2021
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v17i1.5118

Abstract

Biji jagung kering pada umumnya diolah menjadi beras jagung. Beras jagung dijadikan nasi jagung, atau thiwul jagung. Indonesia memiliki potensi keswasembadaan jagung sebagai pangan, karena memiliki sumber daya alam dan lingkungan agroekologi yang mendukung. Namun teknologi pengolahannya, belum sesuai kebutuhan. Masyarakat mengandalkan teknologi tradisional dan mesin moll. Teknologi tradisional membutuhkan banyak tenaga, dan waktu. Sedangkan mesin moll hasil moll ukuran butir halus, dan membutuhkan biaya tambahan berupa bahan bakar, dan mobilisasi. Maka tahun 2017, dikembangkan, “Penggiling Jagung Silinder Ganda”.  Pengiling jagung silinder ganda, memiliki kapasitas giling sedikit. Untuk itu dilakukan perencanaan ulang pada komponen; luas lubang keluar hopper, celah antara silinder luar dan silinder dalam, dan panjang bidang giling, terhadap kapasitas giling. Penelitian ini bertujuan mengetahui, “Pengaruh luas lubang keluar hopper, celah silinder, panjang bidang giling terhadap kapasitas gilingan. Penelitian dilakukan menggunakan metode kaji tindak. Hasil penelitian menyatahkan bahwa, “Luas lubang keluar hopper, celah antara silinder dan panjang bidang giling, berpengaruh terhadap kapasitas gilingan. Pada luas lubang keluar hopper 600 mm2, dan celah silinder 1,5 mm dan panjang 90 mm, memiliki kapasitas gilingan tertinggi, dibandingkan luas lubang, celah dan panjang  silinder yang lebih luas atau panjang. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya gesekan seiring bertambah jumlah biji jagung keluar lubang hopper dan masuk ruang giling, yang menyebabkan berkurangnya kecepatan putar (manual). Untuk meningkatkan kapasitas giling, putaran silinder dalam harus ditingkatkan seiring bertambahnya luas lubang keluar hopper, celah silinder dan panjang bidang giling.
Analisa Mesin Pemotong Pipa Diameter 3 – 6 Inci Menggunakan Las Asitelin Gilbert Kelvin Gultom; Rusdijanto Rusdijanto; Sufiyanto Sufiyanto
TRANSMISI Vol 17, No 1 (2021): March 2021
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v17i1.5507

Abstract

Di dunia industri sekarang ini kita dituntut untuk cepat dalam menyelesaikan semua pekerjaan yang bertujuan untuk menciptakan atau membuat suatu alat yang lebih efisien dan praktis untuk mempermudah pekerjaan dalam jumlah yang banyak. Mesin yang dibuat ini adalah mesin pemotong pipa diameter 3 – 6 inci menggunakan las asitelin yang memiliki prinsip kerja dengan cara memanaskan pipa sampai mendekati titik lebur, kemudian motor listrik sebagai penggerak yang meghasilkan daya dan putaran akan ditransmisikan ke sistem (penjepit) supaya dapat berputar melalui sabuk dan puli. Sebelum sampai memutar penjepit, putaran direduksi terlebih dahulu dengan reducer yang menghasilkan keluaran putaran dan daya, sehingga motor listrik memutar penjepit dan benda kerja secara bersamaan. Spesifikasi dari analisa mesin pemotong pipa diameter 3 – 6 inci menggunakan las asitelin ini adalah sebagai berikut : Putaran akhir yang dihasilkan oleh mesin pemotong pipa ini adalah 0,76 rpm, putaran motor penggerak yang digunakan = 1450 rpm, puli yang digerakkan (input reducer) = 7 inci, reducer yang digunakan = 1 : 50, puli penggerak yang digunakan = 2,5 inci, puli yang digerakkan (poros) = 9 inci.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2025): September (2025) Vol. 21 No. 1 (2025): March (2025) Vol. 20 No. 2 (2024): September (2024) Vol 20, No 2 (2024): September (2024) Vol 20, No 1 (2024): March 2024 Vol 19, No 2 (2023): September 2023 Vol 19, No 1 (2023): March 2023 Vol 18, No 2 (2022): September 2022 Vol 18, No 1 (2022): March 2022 Vol 17, No 2 (2021): September 2021 Vol 17, No 1 (2021): March 2021 Vol 16, No 2 (2020): September 2020 Vol 16, No 1 (2020): March 2020 Vol 15, No 2 (2019): Edisi September 2019 Vol 15, No 1 (2019): Edisi Pebruari 2019 Vol 14, No 2 (2018): Edisi September 2018 Vol 14, No 1 (2018): Edisi Pebruari 2018 Vol 13, No 2 (2017): Edisi September 2017 Vol 13, No 1 (2017): Edisi Pebruari 2017 Vol 12, No 2 (2016): Edisi September 2016 Vol 12, No 1 (2016): Edisi Februari 2016 Vol 11, No 2 (2015): Edisi September 2015 Vol 11, No 1 (2015): Edisi Pebruari 2015 Vol 10, No 2 (2014): Edisi September 2014 Vol 10, No 1 (2014): Edisi Pebruari 2014 Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013 Vol 9, No 1 (2013): Edisi Pebruari 2013 Vol 8, No 2 (2012): Edisi September 2012 Vol 7, No 1 (2011): Edisi Pebruari 2011 Vol 6, No 2 (2010): Edisi September 2010 Vol 6, No 1 (2010): Edisi Pebruari 2010 Vol 5, No 2 (2009): Edisi September 2009 Vol 5, No 1 (2009): Edisi Pebruari 2009 Vol 4, No 2 (2008): Edisi September 2008 Vol 4, No 1 (2008): Edisi Pebruari 2008 Vol 3, No 2 (2007): Edisi September 2007 Vol 3, No 1 (2007): Edisi Pebruari 2007 Vol 2, No 2 (2006): Edisi September 2006 Vol 2, No 1 (2006): Edisi Pebruari 2006 Vol 1, No 2 (2005): Edisi September 2005 Vol 1, No 1 (2005): Edisi Pebruari 2005 Vol 1, No 1 (2005): Jurnal Transmisi More Issue