cover
Contact Name
Hangga Hardhika
Contact Email
hanggadhika@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
hanggadhika@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior
ISSN : 19780702     EISSN : 25806521     DOI : -
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka di bidang desain interior. Terbit dua kali setahun, yaitu setiap bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2019): Maret 2019" : 5 Documents clear
POLA PENATAAN RUANG RUMAH COMPOUND DI KAWASAN KOTA GEDE DALAM PERSPEKTIF GENDER Cerrya Wuri Waheni
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 7, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.137 KB) | DOI: 10.24821/lintas.v7i1.3067

Abstract

Pemahaman peranan gender hampir tidak pernah dilakukan dalam pembahasan ilmu desain interior. Dengan perkembangan ilmu desain interior yang muncul akibat gagalnya modernisme yang dipicu oleh gerakan feminisme, mengakibatkan perhatian terhadap peranan gender muncul ke permukaan. Peranan gender dalam kajian ini difokuskan kepada peranan laki-laki maupun perempuan dalam perkembangan pola penataan ruang rumah tradisional Jawa, dengan mengambil kasus pola penataan ruang rumah compound di wilayah Kotagede dan mencoba melihat pola penataan ruang yang mengikuti tradisi dan pola penataan yang mengikuti jaman sekarang, untuk melihat sejauh mana perubahan peranan gender dalam tempat dan kurun waktu tertentu. Melalui kajian ini ditemukan bahwa peranan gender dalam pola penataan ruang rumah compound di wilayah Kotagede tidak banyak berubah, kecuali beberapa peralihan fungsi dan peran dari masing-masing gender. Ditemukan keunikan dalam rumah compound di kawasan Kotagede saat ini, yaitu setiap rumah yang ada memiliki bagian inti rumah tradisional Jawa yaitu terdapat plinggitan, dalem dan sentong. Pola penataan ruang rumah compound saat ini tidak ada batasan antara laki-laki dan perempuan. Artinya, laki-laki dan perempuan boleh menggunakan ruangan manapun, dan perbedaan pola penataan ruang tergantung pengguna dan penggunaannya pada kegiatan rutin atau non-rutin/adat yang berlangsung.
REAKTUALISASI MOTIF BATIK PADA ELEMEN DESAIN INTERIOR BERBASIS TEKNOLOGI Ida Bagus Ananta Wijaya
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 7, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.236 KB) | DOI: 10.24821/lintas.v7i1.3068

Abstract

Perkembangan teknologi dan seni tradisi merupakan jangka waktu yang terbalik. Teknologi berfikir jauh ke depan, sedangkan seni tradisi berfikir jauh ke belakang. Hal inilah salah satu penyebab seni tradisi mulai hilang di era milenial ini. Dalam dunia desain interior, beberapa hasil seni tradisi misalnya motif batik khas nusantara sangat jarang diaplikasikan pada elemen desain interior. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aplikasi teknologi dapat digunakan untuk mempertahankan motif batik pada elemen interior seperti lantai, dinding, plafon maupun perabot dalam interior. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini diharapkan dapat membantu desainer interior untuk mengetahui bagaimana aplikasi motif batik pada elemen interior melalui material yang digunakan, teknologi dan software yang mendukungnya. Sehingga dengan adanya aplikasi motif batik pada elemen interior, re-aktualisasi motif batik dapat terjadi seiring perkembangan jaman dan teknologi. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah motif batik dapat diaplikasikan pada elemen desain interior sejalan dengan adanya perkembangan teknologi.
SISTEM TERITORIAL AREA DAGANG DI PASAR BERINGHARJO Alifa Mifty Fala; Ismael Setiawan
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 7, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.661 KB) | DOI: 10.24821/lintas.v7i1.3069

Abstract

Pasar merupakan ruang publik yang didalamnya terjadi berbagai aktivitas dan interaksi sosial di antara pelakunya. Interaksi tersebut memungkinkan terjadinya konflik di antara pelakunya khususnya untuk mempertahankan area teritori masing-masing. Penelitian ini memfokuskan bagaimana para pedagang di pasar Beringharjo membentuk territorial selama beraktivitas dagang. Metode kualitatif digunakan untuk menemukan fakta-fakta di lapangan. Sampel dipilih secara acak berdasarkan komoditi yang dijual. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem teritorial yang berlaku di pasar Beringharjo ini sangat unik, tidak mengenal hirarki ruang tetapi lebih dipengaruhi oleh perilaku dan sikap yang berlaku di kehidupan masyarakat khususnya budaya Jawa. Kaidah-kaidah kerukunan, rasa hormat diterapkan untuk menciptakan keselarasan dalam mengatur sistem teritori dagang di lingkungkan pasar Beringharjo.
DESAIN PARTISI PENYERAP NOISE BERBAHAN KOMPOSIT KAIN PERCA Centaury Harjani; Patricia P Noviandri
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 7, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.549 KB) | DOI: 10.24821/lintas.v7i1.3064

Abstract

Interior di dalam rumah tidak lepas dari penggunaan partisi. Partisi yang digunakan sebagai pemisah antara dua ruangan yang berbeda ini dapat dibuat dengan material daur ulang dari limbah industri, seperti kain perca. Kain perca memiliki sifat dapat menyerap bunyi. Ini adalah potensi untuk diolah menjadi produk interior berupa partisi yang dapat menyerap suara bising (noise). Partisi ini dapat berfungsi ganda, selain sebagai partisi sekat untuk memisahkan dua ruangan, sekaligus juga berfungsi sebagai peredam suara dalam mengurangi noise suatu ruang. Pembuatan kompositnya menggunakan teknik cetak tuang secara manual dengan memanfaatkan kain perca dan material gipsum sebagai perekatnya. Metode eksperimen digunakan dalam mengembangkan material komposit untuk partisi penyerap noise berbahan gipsum dan kain perca ini. Desain akan dibuat dengan konsep modular sehingga pengguna nantinya dapat merangkai sendiri partisi yang diinginkannya, dengan demikian ukuran rangkaian partisi dapat disesuaikan dengan kebutuhan ruang yang ada. Tulisan ini diharapkan dapat memberi wawasan baru mengenai pengolahan daur ulang kain perca menjadi suatu produk interior.
DESAIN INTERIOR RUMAH TINGGAL RAMAH PENYANDANG CACAT Dwi Retno Sri Ambarwati
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 7, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.422 KB) | DOI: 10.24821/lintas.v7i1.3065

Abstract

Lingkungan yang terorganisir dengan baik akan sangat membantu kesehatan, keamanan dan kemandirian penyandang cacat. Desain interior yang well-designed dapat membantu penyandang cacat melakukan aktivitas. Jenis kecacatan yang berbeda membutuhkan desain yang berbeda sesuai dengan keadaan tiap penyandang cacat.Salah satu aspek penting yang jarang dipertimbangkan dalam perancangan interior yang ramah penyandang cacat adalah pengaturan sirkulasi ruang yang disesuaikan dengan jenis kecacatan. Hal ini menjadikan penyandang cacat tidak memiliki kemandirian dan kualitas hidup. Perancangan interior rumah tinggal yang mendukung kemandirian penyandang cacat meliputi menataan akses masuk bangunan, sirkulasi dan zoning, dimensi dan penataan perabot.

Page 1 of 1 | Total Record : 5