Articles
123 Documents
Search results for
, issue
"Jurnal Mahasiswa Seni Musik"
:
123 Documents
clear
Analisis Lagu allah Bapa kami Puja dalam Format Paduan suara di gereja baptis Indonesia Golgota Kroya Cilacap
Peter Jacob Hardy 0911279013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.1253
Karya tulis ini berisi tentang analisis lagu Allah Bapa Kami Puja yang dinyanyikan dalam format paduan suara di Gereja Baptis Indonesia Golgota Kroya. Analisis lagu Allah Bapa Kami Puja berupa bentuk struktur dan interpretasi dari lagu tersebut.Tujuan penelitian ini yaitu untuk dasar berpijak dalam menghayati dan menyanyikan lagu Allah Bapa Kami Puja dengan baik. Setelah melalui penelitian secara kualitatif dengan tahapan studi pustaka, observasi,dokumentasi,dan wawancara, ditemukan bahwa struktur bentuk lagu Allah Bapa Kami Puja mempunyai dua periode A,yaitu periode yang terletak pada birama 5 sampai birama 12, periode B yang terletak pada birama 13 sampai birama 20. Periode Apa dan lagu Allah Bapa Kami Puja memiliki frase a dan frase a'.Periode B pada lagu Allah Bapa KamiPuja memiliki frase b dan frase b'.Hasil dari penelitian ini dapat menambah wawasan tentang lagu Allah Bapa Kami Puja yang dinyanyikan dalam format paduan suara. Kata kunci : analisis lagu, Allah Bapa Kami Puja, paduan suara
Penerapan Kombinasi Modus Mixolydian Dengan Konsep Approach Notes Untuk Improvisasi Blues
Vangky Asyer 0811259013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.1012
Penggunaan tangga nada blues yang terlalu dominan saat berimprovisasi pada progresi akord blues, menyebabkan audiens merasa jenuh dengan permainan improvisasi yang terdengar monoton dan mudah ditebak. Karena itu dengan menerapkan kombinasi modus mixolydian dengan konsep approach notes saat berimprovisasi dapat menghasilkan alur nada improvisasi terdengar lebih menarik. Setiap kemungkinan pergerakan dan cara penerapan approach notes pada nada target di analisis menggunakan metode deskriptif analitis dari cabang keilmuan musikologi, dalam hal ini menyangkut ilmu teori musik. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan kombinasi modus mixolydian dengan konsep approach notes pada improvisasi blues dilakukan dengan menyisipkan nada-nada penghubung di antara nada target (modus mixolydian). Umumnya nada target lebih ditekankan pada nada-nada dalam struktur akord. Approach notes memberikan efek penegangan dan pelepasan pada alur melodi. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa konsep approach notes dapat menjadi salah satu pendekatan yang menarik untuk diterapkan pada improvisasi khususnya dalam progresi akord blues. Kata kunci : Approach Notes, Blues, Improvisasi
Studi Komparasi Instrumen Violin Dan Viola (Studi Kasus Minat Mahasiswa Violin Mempelajari Instrumen Viola Di Jurusan Musik Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Yogyakarta)
Devy Kartikasari 1011510013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.971
Sedikitnya pemain instrumen viola jika dibandingkan dengan pemain instrumen violin membuat beberapa pemain violin beralih mempelajari instrumen viola. Metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara serta dokumentasi digunakan penulis untuk mengetahui proses adaptasi dari violin ke dalam instrumen viola. Antara instrumen violin dan viola secara anatomi keseluruhan sama, hanya saja ukuran yang membedakan keduanya, instrumen viola lebih besar dibandingkan instrumen violin. Dari segi teknik permainan keduanya juga sama, yang membedakan adalah ukuran instrumen dan jangkauan suaranya. Kata kunci : Violin, Viola, Teknik
Musik Tema Film Kartun Tom And Jerry Dalam Perspektif Semiotika Peirce
Rifanda Kurniansyah 1111703013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.1003
Penelitian ini berjudul Musik Tema Film Kartun Tom and Jerry dalam Perspektif Semiotika Peirce, penelitian ini mengulas tentang pendekatan musik dengan semiotika, dimana objek material merupakan musik tema film kartun Tom and Jerry yang masih memiliki eksistensi di masyarakat hingga saat ini, sedangkan objek formal merupakan ilmu analisa bentuk musik serta pendekatan teori semiotika Peirce, karena hal tersebut peneliti bermaksud memecahkan masalah tentang penandaan tanda-tanda musikal melalui pendekatan semiotika Peirce, serta apa makna yang terkandung dalam musik tema film Tom and Jerry karya Scott Bradley versi Hanna-Barberra. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode teoritikal analisis dengan studi pustaka dan rekaman, maupun analisa terhadap fullscore musik untuk mendapatkan hasil penelitian yang baik. Pada akhir penelitian ini ditemukan hasil bahwa terdapat makna yang terkandung dalam musik tema film kartun Tom and Jerry antara lain, musik tema merupakan suatu aural reminders yaitu konsep yang digunakan para produsen film untuk membuat penonton filmnya mengingat dengan mudah keberadaan film Tom and Jerry, dan terdapat unsur politik yang terkandung dalam film dan musik tema (sebagai intro menuju film/suatu pertunjukan fiksi) yang dikarenakan suatu perjanjian antara presiden Amerika Serikat Franklin D. Rooselvelt dengan industri film Hollywood pada masa krisisnya, dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat makna yang terkandung dalam musik tema film Kartun Tom and Jerry. Kata kunci : Musik tema, Film kartun, Semiotika
Pembelajaran Praktik Menyanyi Kelas VIII Di Smp Negeri 1 Nanggulan Kulon Progo
Antonius Bambang Wiranto 1111684013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.962
SMP Negeri 1 Nanggulan adalah sebuah lembaga pendidikan yang saat ini menggunakan kurikulum 2006, dalam kurikulum tersebut terdapat pendidikan seni budaya. Pada pelajaran seni budaya yang diajarkan di SMP Negeri 1 Nanggulan terbagi menjadi dua mata pelajaran yaitu seni musik dan seni tari. Adanya mata pelajaran seni musik ini dilatar belakangi dengan arti pentingnya pendidikan musik khususnya praktik menyanyi, sehingga para siswa dapat mengekspresikan nilai-nilai musikal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, difokuskan pada kelas VIII A dan VIII F dalam bidang seni musik khususnya menyanyi. Sudut penelitian ditekankan pada proses pembelajaran, metode pembelajaran yang digunakan dan kendala yang terjadi pada saat pembelajaran berlangsung. Adapun proses pembelajaran dan metode pembelajaran yang digunakan dengan menerapkan metode ceramah, metode imitasi, metode latihan dan metode demonstrasi. Mengenai kendala yang dihadapi, terkait dengan sarana dan prasarana serta minat siswa terhadap pembelajaran musik yang tidak sama (tidak rancak). Kata kunci : pembelajaran, metode menyanyi, SMP Negeri 1 Nanggulan
Metode Penerapan Pembelajaran Gitar Elektrik Tangan Kidal Pada Tangan N0rmal (Kanan)
Jaka Saputra 1011614013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.994
Dalam masyarakat yang dihuni oleh orang-orang non kidal, orang kidal terkenal dengan kemampuan beradaptasi terhadap barang-barang yang diperuntukkan bagi orang non-kidal, seperti salah satunya alat musik gitar. Sedikitnya penelitian yang pernah dilakukan dalam penulisan ini yaitu tentang “metode penerapan pembelajaran gitar kidal” memicu pada penelitian yang lebih jauh tentang kemampuan adaptasi orang kidal. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengidentifikasi perilaku orang kidal terutama mengenai permainan gitar kidal pada permainan gitar kanan, kemampuan adaptasi, orientasi gerak dan tingkat kenyamanan selama bermain gitar kidal. Dilakukan observasi visual yang lebih mendalam untuk memperhatikan gerakan tertentu pada setiap permainan gitar yang dilakukan di panggung pertunjukan. Penelitian ini dilakukan pada 14 responden yang terdiri dari 7 responden kidal dan 7 responden non kidal. Semua responden merupakan murid les privat gitar. Berdasarkan data observasi hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kemampuan adaptasi penerapan pembelajaran gitar orang non kidal dalam kasus perubahan situasi permainan. Hasil dari penelitian ini dirumuskan sebagai referensi pengembangan penerapan metode pembelajaran gitar bagi orang kidal terhadap permainan gitar non-kidal agar sesuai dengan ketentuan permainan gitar non-kidal. Kata kunci : Kidal, non kidal, metode
Penerapan Teknik Pizzicato Pada Fantasia No. 2 Untuk Solo Biola Karya Budhi Ngurah
Adi Bimo Wicaksono 0811228013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.953
Fantasia No. 2 untuk solo biola karya Budhi Ngurah adalah lagu modern yang bertema etnik. Tangga nada pentatonis pelog menjadi dasar penyusunan melodi pada karya ini. Karya Fantasia No.2 merangkum berbagai macam teknik tingkat lanjut dengan salah satu teknik yang paling menonjol pada karya ini adalah teknik pizzicato, yaitu permainan biola dengan cara memetik senar biola baik menggunakan tangan kanan maupun tangan kiri. Pengembangan teknik pizzicatonya, mulai dari teknik pizzicato double stop, pizzicato left hand, hingga perpaduan teknik arco dan teknik pizzicato left hand, perpaduan teknik yang disebut diatas memiliki tingkat kesulitan paling tinggi karena teknik arco dimainkan sebagai suara satu dan teknik pizzicato left hand dimainkan sebagai suara dua. Kata kunci : Fantasia No.2, pizzicato, double stop
Proses Pembelajaran Ansambel Gesek Di Dwipantara Malang Jawa Timur
Gilang Sangsaka Jati 1011580013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.985
Pembelajaran merupakan suatu aktivitas atau proses yang berpengaruh terhadap perubahan sikap atau pengetahuan peserta pembelajaran. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sebuah proses pembelajaran terdiri atas beberapa komponen yang berhubungan satu dengan yang lain yaitu tujuan, materi, metode, media dan evaluasi. Tujuan Pembelajaran di Dwipantara merupakan salah satu bentuk wadah mengaplikasikan dari pembelajaran Instrumen Individu dan untuk melatih kemampuan bermain secara ansembel, serta melatih kerja sama antar peserta didik baik secara musikal maupun non musikal. Serta bertujuan untuk memotivasi peserta didik dan pengembangan kreativitas dengan tujuan mendidik dan membimbing siswa-siswa untuk meningkatkan ketrampilan dalam bermain musik serta sarana pembentukan karakter siswa yang meliputi: kekompakkan, kedisiplinan, kebersamaan, dan kerjasama. Dari hasil pembelajaran ini diharapkan peserta didik mampu bermain ansambel gesek dengan baik serta dapat memainkan instrumen dengan teknik yang benar. Kata kunci : Dwipantara, Pembelajaran, Ansambel
Pembuatan Aransemen Lagu Autumn Leaves Karya Joseph Kosma Untuk Vokal Solo Dan Orkestra
Yohanes Rema Theo Kharisma, 1011575013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.1017
Lagu Autumn Leaves merupakan lagu standar jazz dengan irama medium swing karya Joseph Kosma yang dipopulerkan oleh Johnny Mercer pada tahun 1950. Lagu Autumn Leaves berasal dari kalimat puisi yang ditulis oleh Jacques Prevert yang berasal dari Perancis berjudul Les Feuiless Mortes. Puisi tersebut menceritakan tentang kisah sepasang kekasih yang berpisah. Puisi tersebut ditulis menjadi sebuah lagu oleh Joseph Kosma seorang komposer yang berasal dari Hungaria. Lagu Les Feuiless Mortes ditulis ke dalam bahasa Inggris oleh Johnnya Mercer yang berjudul Autumn Leaves. Sejarah lagu ini memiliki kesamaan pengalaman pribadi penulis sehingga penulis sangat tertarik membuat sebuah karya aransemen lagu tersebut. Aransemen adalah mengolah kembali sebuah karya musik, melengkapi dengan berbagai bagian struktur dan menambahkan bahan materi yg diperlukan biasanya membuat menjadi berbeda dari karya yang awal atau aslinya. Penulis mengolah lagu Autumn Leaves untuk orkestra dan vokal solo. Lagu Autumn Leaves terdiri dari dua bagian, yaitu bagian A dan B. Bagian A terdiri dari frase A dan A’ sedangkan bagian B terdiri dari frase B dan C. Aransemen yang dilakukan penulis terdiri dari introduksi I, transisi I, introduksi II, tema A, tema B, transisi II, tema A, tema B, interlude, tema B dan koda/ending. Kata kunci : aransemen, lagu autumn leaves, orkestra
Analisis Bentuk Concerto Piano In A Minor Op. 16 Karya Edvard Grieg
Andika Dyaniswara 1011457013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.1178
Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan daerah yang sangat kental dengan budaya salah satunya musik. Berbagai genre musik sudah pernah dipertunjukan di provinsi ini termasuk musik klasik. Pertunjukan musik klasik sudah banyak diminati oleh berbagai kalangan masyarakat. Mulai dari pertunjukan resital solo, musik kamar, hingga orkestra. Para aktivis musik di Yogyakarta mulai bersaing menyuguhkan sebuah pertunjukan musik yang sebagian besar adalah pertunjukan resital solo atau musik kamar, hal ini dikarenakan gedung konser untuk pertunjukan orkestra di Yogyakarta sangat minim, oleh karena itu penulis ingin memperkenalkan pertunjukan orkestra dengan format yang sedikit berbeda yaitu piano sebagai solis dan orkestra sebagai pengiring. Repertoar yang dimainkan berjudul Concerto Piano in A minor Op. 16 karya Edvard Grieg bagian pertama. Sebelum memperkenalkan bentuk musik tersebut, seorang pemain harus mengetahui sejarah dan perkembangan concerto serta bentuk analisis dari sebuah repertoar, dengan tujuan untuk mengetahui sejarah dan perkembangan concerto piano, serta untuk mengetahui bentuk dan struktur dari concerto piano tersebut. Hal ini dilakukan agar karya ini dapat dimainkan dengan lebih baik. Selain memainkan Concerto Piano in A minor, penulis juga akan mengupas sejarah dan perkembangan concerto serta menganalisis bentuk Concerto Piano in A minor Op. 16 karya Edvard Grieg bagian pertama. Kata kunci : analisis bentuk, concerto piano