cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Saraswati
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 123 Documents
Search results for , issue "Jurnal Mahasiswa Seni Musik" : 123 Documents clear
Muatan Musikal Dan Kritik Sosial Pada Lagu Seperti Para Koruptor Karya Band Slank Dite Sandhi Mayasari 1111719013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.976

Abstract

Slank adalah salah satu grup band Indonesia yang menciptakan karya musik berdasarkan apa yang sedang terjadi dalam politik, sosial, ekonomi di Indonesia dengan lirik dan harmoni yang sederhana. Meskipun penampilan Slank di panggung slenge’an, namun dalam setiap musiknya mengandung sindiran dan muatan kritik sosial. Lagu Seperti Para Koruptor merupakan salah satu lagu yang mengandung muatan kritik sosial namun dengan lirik yang menganalogikan percintaan. Metode yang digunakan dalam penulisan karya tulis ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan analisis ilmu bentuk musik Karl-Edmund Prier dan pendekatan satra Bahasa Indonesia Gorys Keraf. Lagu Seperti Para Koruptor memiliki 65 birama dan digolongkan dalam bentuk lagu tiga bagian (the three-part song form) (A-B-A). Beberapa gaya bahasa yang muncul pada lagu ini adalah gaya bahasa berdasarkan nada, struktur kalimat, dan kiasan. Muatan kritik sosial dalam lagu ini adalah lebih baik hidup sederhana, daripada bermewah-mewahan namun hasil dari korupsi. Kata kunci : grup band, Indonesia, analisis
Respons Siswa Terhadap Pembelajaran Ekstrakurikuler Seni Musik Kelas Iv Sd N Krapyak Sedayu Tahun Ajaran 2014/2015(Studi Kasus) Sukma Viridian Sani 1011562013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1008

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan sarana bagi siswa untuk mengembangkan kreatifitas dan bakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala dalam pembelajarane kstrakuikuler seni musik di SDN Krapyak Sedayu dan mengetahui respons anak tentang metode pembelajarannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan menggunakan teknik probability sampling dalam memilih sampel yang berjumlah 13 siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala anak untuk mengikuti ekstrakurikuler adalah tidak dibolehkannya mengikuti lebih dari satu macam dan kurangnya fasilitas yang memadai. Berdasarkan pertanyaan pada wawancara yang diberikan menunjukkan bahwa pembelajaran ekstrakurikuler seni musik di SDN Krapyak Sedayu mayoritas jawaban bahwa, siswa merasa senang dengan metode Carl Orff karena menekankan aspek kreativitas dan improfisasi dan teknik drill yang diterapkan pada proses pembelajaran. Kata kunci : Ekstrakurikuler, Pembelajaran, Musik
Pembawaan Lagu Nyidam Sari Dalam Musik Keroncong Bagas Wahyu Prasetyo, 1011633013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.967

Abstract

Langgam Jawa merupakan salah satu jenis musik di Indonesia. Langgam Jawa mempunyai ciri-ciri bentuk yang hampir sama dengan langgam keroncong, diantaranya memiliki 32 birama, sukat 4/4, dan mempunyai kalimat lagu A-A1-B-A2. Namun dalam perbedaanya adalah pada tangga nada serta bahasa, langgam Jawa memakai tangga nada pentatonis dan memakai bahasa daerah (Jawa), sedangkan langgam keroncong memakai tangga nada diatonis dan memakai bahasa Indonesia. Langgam Jawa adalah lagu-lagu dalam keroncong yang memakai tangga nada pentatonis dan bahasa jawa (daerah), yang mengimitasikan bunyi gamelan kedalam instrumentasi keroncong. Lagu Nyidam Sari merupakan langgam jawa adalah salah satu karya terbaik Andjar Any yang sangat populer di kalangan masyarakat, khususnya Jawa. Pembawaan lagu Nyidam Sari ini ada yang diawali dengan istilah bawa, yaitu nyanyian dalam bentuk vokal tanpa iringan musik pada pembukaan sebuah lagu atau gendhing Jawa. Biasanya bentuk bawa mengambil bentuk macapat yang memiliki struktur guru gatra, guru lagu, dan guru wilangan. Lagu Nyidam Sari ketika dibawakan dengan langgam jawa, dari segi intrumentasinya terdapat tambahan berupa kendang (bisa juga cello dengan motif permainan kendang) dan siter. Dalam pembawaan vokal nuansa nggandhul tidak terlalu dominan, serta dinamika pembawaan vokal yang lebih tegas daripada dalam langgam keroncong. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembawaan lagu Nyidam Sari dalam musik keroncong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah lagu Nyidam Sari yang dibawakan oleh Waldjinah dalam albumnya “Kethek Ogleng”. Penelitian ini difokuskan pada pembawaan vokal dalam iringan langgam keroncong. Data dalam penelitian diperoleh dengan cara (1) pengumpulan data melalui studi pustaka, (2) wawancara, (3) pengelompokan data, (4) tahap penulisan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah ketika dalam pembawaan vokal lagu Nyidam Sari yang dibawakan Waldjinah dalam albumnya “Kethek Ogleng”, teknik nggandhul sering dipakai, maupun hiasan cengkok, gregel dan luk terlihat jelas dan penempatannya yang pas, sehingga terasa indah dan enak untuk didengar. Penulis tertarik dengan pembahasan ini karena selain untuk media pembelajaran juga agar dapat mengenal lebih tentang musik keroncong dan langgam jawa. Kata kunci : Nyidam Sari, Langgam Jawa, Langgam Keroncong
Analisis Idiomatik Post-rock pada Lagu Sing and Noise Karya A Slow in Dance Nuruz Zaman Adi Setyawan 1011485013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.999

Abstract

Penulisan “Analisis Idiomatik Post-rock pada Lagu Sing and Noise Karya A Slow in Dance” pada dasarnya dipengaruhi oleh minat penulis mendengarkan musik post-rock dan keinginan untuk berkontribusi di dalam wilayah post-rock yaitu dengan cara menganalisis karakteristik post-rock karena memang di wilayah ini belum terdapat literaturnya atau buku referensinya. Metode penelitian yang digunakan untuk meneliti analisis ini menggunakan metode deskriptif analisis untuk meneliti post-rock secara langsung, selain wawancara dengan beberapa narasumber, penulis juga melakukan observasi secara langsung dengan mendengarkan banyak lagu bergenre post-rock serta melihat secara langsung konser beberapa band post-rock untuk merasakan langsung atmosfirnya. Hasil penelitian ini adalah bahwa musik post-rock hampir memiliki kesamaan dengan rock alternatif dalam progresi akor nya namun yang membedakan yaitu di pengolahan unsur musik di dalamnya seperti repetitif dan pemilihan suasananya. Manfaat dari penelitian ini yaitu menemukan aspek-aspek musik post-rock sehingga mengetahui karakteristik dari musik post-rock karena dengan mengetahui karakteristiknya kita dapat mengetahui ciri-ciri dan pembedanya dengan musik rock yang lain. Kata kunci : post-rock, karakteristik, deskriptif
Proses Pembelajaran Kelas Musik Biola Tingkat Satu Secondary School Di Bina Bangsa School Malang Jawa Timur Raggil Dimmaz Dewantara 1011459013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1183

Abstract

Bina Bangsa School adalah salah satu sekolah internasional yang ada di Indonesia dan telah membuka beberapa cabang salah satunya di Malang Jawa Timur. Bahasa pengantar utama di sekolah ini adalah bahasa Inggris. Musik pada umumnya menjadi pelajaran ekstrakurikuler di sekolah umum, namun Bina Bangsa School telah menjadikan musik sebagai pelajaran intrakurikuler. Hal ini dimungkinkan karena setiap siswa wajib mengikuti kelas musik dan dalam kelas musik terdiri dari 8 – 10 murid. Salah satu instrumen musik yang diajarkan adalah biola yaitu alat musik chordophone yang sumber bunyinya adalah dawai atau senar yang ditegangkan. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini akan mengupas pendekatan konsep pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajaran kelas musik di Bina Bangsa School Malang Jawa Timur dan proses pembelajaran kelas musik biola di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kelas musik di Bina Bangsa School Malang mengkombinasikan beberapa unsur dari pendekatan konsep pembelajaran musik dari Dalcroze, Kodály, Orff dan Suzuki. Sementara itu aktifitas belajar dalam satu jam pelajaran pada kelas biola menggunakan beberapa metode untuk penyampaiannya, yaitu metode ceramah, demonstrasi, tanya jawab, drilling (pengulangan secara intensif), mencatat dan menggunakan iringan. Langkah – langkah proses pembelajaran biolanya dimulai dari penyeteman (tuning), latihan memegang biola dan Bow (hanya diawal pertemuan), pemanasan, dan membaca materi lagu dari buku Essential Elements For String karya John Higgins. Hasil akhir dari pembelajaran musik ini adalah berupa pementasan dalam bentuk orkestra yang diadakan 2 sampai 3 kali dalam satu tahun dan setiap tahun diadakan konser gabungan antar cabang Bina Bangsa School seluruh Indonesia. Kata kunci : Bina Bangsa School, Proses Pembelajaran
Efek Tempo Pada Background Musik Terhadap Kenyamanan Pengunjung Beans Lab Café Yogyakarta. Alfiani Indra Rahayu 1111704013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.958

Abstract

Penelitian ini mengulas tentang pendekatan interdisiplin ilmu musik dan psikologi, dalam penelitian ini objek material merupakan pengunjung Beans Lab Café Yogyakarta, sedangkan objek formal merupakan ilmu psikologi musik, karena hal tersebut penelitian ini bermaksud mengetahui tentang bagaimana tempo musik yang mampu mempengaruhi pengunjung agar merasa nyaman berada di Beans Lab Café Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode teoritikal serta menggunakan data kuantitatif untuk medukung penelitian. Pada akhir penelitian ini ditemukan hasil bahwa beberapa tempo musik yang diputar oleh Beans Lab Café, pengunjung lebih merasa nyaman dan menghabiskan waktunya lebih lama dengan menikmati musik yang bertempo lambat dan teratur. Kata kunci : efek tempo, musik, kenyamanan pegunjung
Model Pembelajaran Musik Dengan Media Karpet Piano Pada Anak SDN Jurug Sewon Bantul Hintari Garida 1111693013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.990

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas karpet piano dalam pembelajaran musik dan mengetahui proses pembelajaran musik dengan media karpet piano. Model pembelajaran ini dilakukan karena melihat adanya minat yang tumbuh dalam diri siswa untuk mempelajari musik namun terkendala dengan fasilitas. Diharapkan dengan adanya model pembelajaran ini dapat menjadi cara alternatif pada dunia musik pendidikan. Adanya minat tersebut terlihat dari kegembiraan dan keaktifan siswa ketika mengikuti kegiatan musik kreatif, yaitu pembelajaran musik menggunakan alat musik non konvensional, yang diadakan sebelumnya. Karpet piano digunakan sebagai alat peraga selama proses pembelajaran dimaksudkan agar siswa lebih cepat menghafal tuts piano sehingga tidak mengalami kesulitan pada saat bermain piano. Materi musik diajarkan dengan cara bermain, seperti menebak nilai nada, menempelkan notasi balok serta melompat dan menyanyi pada karpet piano. Subjek penelitian adalah sepuluh siswa kelas IA SD Jurug, Sewon, Bantul dengan metode penelitian kualitatif, pendekatan studi kasus. Data penelitian ini diambil dari hasil wawancara terhadap wali kelas, para siswa, orang tua siswa, guru kesenian dan kepala sekolah SD Jurug. Kemampuan rata-rata untuk teori musik; permainan karpet; permainan piano di atas target yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karpet piano dapat digunakan dalam pengenalan musik secara berkelompok. Beberapa permainan yang dilibatkan dalam proses penjelasan materi musik baik teori maupun praktik juga memberi kemudahan dan kesenangan tesendiri bagi para siswa. Kata kunci : karpet piano, model pembelajaran, cara alternatif
Model Student-Centered Learning dalam Pembelajaran Musik Studi Kasus Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah Fide Tomacho R. 0811202013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.981

Abstract

Penelitian ini membahas model pembelajaran musik dengan studi kasus komunitas belajar Qaryah Thayyibah yang berlokasi di Salatiga. Model yang diamati adalah Student Centered Learning, atau model pembelajaran yang terpusat pada siswa. Dalam hal ini, guru, atau di komunitas tersebut disebut dengan istilah pendamping, bertindak pasif, sementara siswa berperan aktif. Model pembelajaran di Qaryah Thayyibah pada umumnya menitikberatkan peran serta aktif para siswa, yang menentukan sendiri arah belajarnya. Selama ini para siswa Qariyah Thayyibah telah meraih banyak prestasi kreatif, baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional. Pengamatan yang dilakukan dari model pembelajaran musik di Qaryah Thayyibah ini mulai dari kegiatan di kelas, kegiatan di lapangan, hingga produk-produk kreatif yang dihasilkan oleh para siswa. Kata kunci : Qaryah Thayyibah, Model Pembelajaran, Musik
Eksperimentasi Teknik Slap Bass Pada Lagu Rock This Town Stray Cats Dengan Genre Musik Rockabilly Pradistya Agusta Ananto 0911381013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1254

Abstract

Aliran musik Rockabilly identik dengan permainan teknik slap pada bass. Bass yang digunakan pada musik Rockabilly adalah contrabass. Umumnya musik Rockabilly dimainkan dengan gaya enerjik. Contrabass yang dimainkan dengan tempo cepat akan mengakibatkan pemain bass cepat lelah dan sering kali cidera pada jari pemain. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mendalam tentang teknik slap pada musik Rockabilly. Setelah melakukan penelitian dengan menggunakan metode penelitian eksperimen kualitatif, dapat disimpulkan bahwa teknik slap inovasi merupakan pengembangan dari teknik slap normatif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan lagu Rock This Town Stray Cats untuk menerapkan teknik slap inovasi. Eksperimentasi teknik slap bass menghasilkan inovasi teknik slap yang dapat mempermudah dalam memainkan teknik slap sehingga pemain tidak cepat lelah, dan tidak mudah cidera pada jari tangan. Kata kunci : Eksperimentasi, Teknik Slap Bass, Rockabilly
Korps Musik Prajurit Keraton Yogyakarta (Sejarah Dan Nama-Nama Gendhing) Wardani Nur Alifah 1111655013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1013

Abstract

Keraton Kasultanan Yogyakarta memiliki kesatuan-kesatuan prajurit (korps) yang disebut bregada. Korps Musik Prajurit Keraton Yogyakarta adalah salah satu contoh kekayaan budaya Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian diskriptif kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka, observasi, studi dokumen, dan wawancara. Tujuan penelitian ini untuk lebih mengetahui bagaimana sejarah Korps Musik Prajurit Keraton Yogyakarta, serta instrumen dan nama-nama gendhing yang digunakan Korps Musik Prajurit Keraton Yogyakarta. Bermanfaat sebagai sumbangan pemikiran bagi pihak-pihak yang mempunyai perhatian terhadap kebudayaan tradisional korps musik prajurit Keraton Yogyakarta. Hasil dari penelitian ini meliputi Sejarah Korps musik prajurit Keraton Yogyakarta, semua instrumen yang digunakan oleh prajurit Keraton Yogyakarta, dan nama-nama gendhing yang dipakai oleh prajurit Keraton Yogyakarta. Kata kunci : Korps, musik, Prajurit

Page 12 of 13 | Total Record : 123