cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Saraswati
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 123 Documents
Search results for , issue "Jurnal Mahasiswa Seni Musik" : 123 Documents clear
Konservasi Kesenian Mandailing Studi Kasus: Grup Gordang Sambilan Wiliem Iskander Pidoli Lombang Mandailing Natal Indi Putri Balqis Al-Attar Siregar 1111727013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.992

Abstract

Fungsi dan peran Gordang Sambilan pada dasarnya sebagai pendukung upacara adat masyarakat Mandailing. Perkembangan peran dan fungsi Gordang Sambilan tidak lepas dari faktor pengaruh luar, seperti penyebaran agama di Mandailing serta pengaruh musik modern. Grup Gordang Sambilan Wiliem Iskander merupakan salah satu grup Gordang Sambilan yang mendukung upaya konservasi kesenian Mandailing dengan mempertahankan peran dan fungsi dasar Gordang Sambilan serta mengembangkannya dengan memperkenalkan musik Gordang Sambilan ke dunia luar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kegiatan atau bentuk kontribusi grup Gordang Sambilan Wiliem Iskander dalam upaya konservasi kesenian Mandailing Gordang Sambilan. Kekaguman penulis atas prestasi-prestasi grup Gordang Sambilan Wiliem Iskander juga menjadi alasan penulis. Kata kunci : Gordang Sambilan, Grup Gordang Sambilan Wiliem Iskander, Kontribusi
Model Pembelajaran Musik Kreatif Untuk Siswa-Siswi Kelas 5 Sd 1 Trirenggo Bantul Yogyakarta Galih Zakaria 1011514013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Model pembelajaran musik kreatif untuk siswa-siswi SD 1 Trirenggo Bantul Yogyakarta. Model pembelajaran musik kreatif merupakan model pembelajaran musik yang didasarkan pada aspek-aspek kreatif seseorang terhadap kepekaan musikal melalui pengalaman bermain musik. Model pembelajaran musik kreatif menekankan pada aspek praktik musik dengan berfikir kreatif dalam mencapai tujuan proses belajar musik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian yaitu siswa-siswi kelas 5 yang berjumlah 17 anak. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran musik kreatif untuk siswa-siswi SD 1 Trirenggo dapat dilaksanakan dengan baik dan siswa-siswi antusias terhadap model pembelajaran musik kreatif yang dilaksanakan. Kata kunci : Musik kreatif, Siswa-siswi, Trirenggo Bantul
Analisis Musikologis Penyajian Gondang Mula-Mula Pada Upacara Pernikahan Adat Batak Toba Di Yogyakarta Yedija Remalya Sidjabat 1111652013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1015

Abstract

Gondang Mula-Mula adalah sebuah repertoar yang disajikan pada upacara adat Batak Toba, salah satunya adalah upacara pernikahan. Gondang Mula-Mula memiliki peranan yang penting di setiap upacara adat. Kemajuan jaman dan masuknya budaya baru pada masyarakat Batak Toba menimbulkan pergeseran makna sosial dan perubahan dalam bentuk musik. Penyajian Gondang Mula-Mula jaman dahulu berfungsi sebagai perantara manusia dengan Tuhan. Pada masa kini penyajian Gondang Mula-Mula berfungsi sebagai pendahuluan di upacara adat. Penyajian Gondang Mula-Mula tradisional diiringi oleh ansambel gondang sabangunan. Pengaruh perubahan sosial pada masyarakat Batak Toba menyebabkan ansambel gondang sabangunan sudah jarang dipakai di upacara pernikahan, khususnya di Yogyakarta. Penyajian Gondang Mula-Mula pada upacara pernikahan di Yogyakarta diiringi oleh instrumen modern dan beberapa instrumen dari gondang sabangunan. Penyajian Gondang Mula-Mula yang diiringi oleh ansambel gondang sabangunan yang lengkap sudah sangat jarang ditemukan. Kehadiran instrumen modern pada penyajian Gondang Mula-Mula masa kini menyebabkan perubahan bentuk musik. Bentuk musik Gondang Mula-Mula pada masa kini telah menyesuaikan dengan instrumen pengiring yang dipakai. Masyarakat Batak Toba khususnya di Yogyakarta sebagian besar lebih tertarik pada penyajian Gondang Mula-Mula modern dibandingkan dengan versi tradisional yang merupakan wujud kebudayaan Batak Toba. Kata kunci : gondang Mula-Mula, perubahan, pernikahan
Penerapan Teknik Dasar Ghost Notes Pada Bass Elektrik Dan Double Bass Dibya Imam Prasetya 0811223013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.974

Abstract

Uraian yang akan penulis sampaikan adalahmengenai penerapan teknik ghost notes kedalam pola permainan bass gitar dan Double bass. Inti dari penulisan karya tulis ini adalah bagaimana cara berlatih teknik ghost notes serta aplikasinya. Disini akan membahas. Kata kunci : Ghost notes, aplikasi, bass
Model Pembelajaran Piano Grade I Di Adis Musik Yogyakarta Silvia Debora Siahaan 1011606013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1006

Abstract

Adis Musik adalah sebuah kursus musik dengan menggunakan sistem online. Adis Musik membuat iklan kursusnya melalui internet dengan alamat www.kursusmusikjogja.com, juga pendaftaran dilakukan dengan melalui internet dimana kemudian guru di datangkan kerumah siswa. Adis Musik Yogyakarta adalah sebuah kursus musik. Di Adis Musik terdapat berbagai macam kursus yaitu kursus piano, biola, vokal, dan gitar, dimana pengajarannya diberikan di masing-masing rumah siswa. Kursus Musik ini tidak memiliki kurikulum sendiri dalam proses pembelajarannya, hal inilah yang membuat penulis tertarik untuk melakukan Model Pembelajaran Piano Grade 1 di Adis Musik, agar penulis dapat menyusun kurikulum pembelajaran di Adis Musik. Penulisan karya tulis ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Data yang didapat diamati dan dikaji secara sistematis sehingga menghasilkan karya tulis mengenai Model Pembelajaran Piano Grade I di Adis Musik Yogyakarta. Kata kunci : Model Pembelajaran, Piano, Adis Musik
Musik Rejung Dalam Sastra Lisan Etnis Besemah Kabupaten Pagaralam Arza Wahyu Firamadhan 1011613013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.965

Abstract

Rejung adalah perpaduan antara sastra lisan beserta iringan musik menggunakan biola, remenika, atau iringan petikan gitar tunggal.Instrumen yang mendominasi untuk iringan musik rejung adalah gitar tunggal. Irama-irama rejung sangatlah beragam dan khas.Sastra lisan yang terkandung dalam Rejungter letak pada tembang-tembangnya yaitu berupa pantun nasehat, pesan moral, sindiran, kisah seseorang, sebuah ungkapan perasaan antara muda-mudi maupun ucapan ucapan yang dirasakan dalam hati seperti merintih, meratapi nasib, dan menyesali hidup dengan menggunakan bahasa daerah yaitu bahasa Besemah. Zaman sekarang,musik rejung kurang terlalu diminati untuk dipelajari oleh generasi muda.Hal ini bisa jadi dikarenakan bahwa kesenian rejung ini merupakan kesenian yang dianggap sudah ketinggalan zaman disebabkan tergila soleh adanya kesenian modern saat ini. Oleh karena faktor-faktor diatas, penelitian ini membuat suatu rumusan masalah penelitian musik rejung untuk meneliti peran, serta meneliti jenis-jenis irama,bentuk dan gaya musik rejung dengan menggunakan metode penelitian analisis kualitatif dalam lingkup musikologi. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk menambah wawasan, mendeskripsikan dan menotasikan musik rejung dengan iringan permainan gitar tunggal. Dengan adanya notasi, lebih memudahkan cara memainkan instrumen gitar dan menyanyikan rejung dan berharap menjadi suatu referensi literasi pengetahuan bagimasyarakat Pagaralam Sumatera Selatan dan umum. Dalam karya tulis ini disimpulkan bahwa musik rejung memiliki gaya khas musik timur dan memiliki ciri khas musik tradisional Indonesia. Kata kunci : Rejung, Sastra Lisan, Peran
Analisis Teknik Vokal Scream Melissa Cross Muchlis Farmansyah 0911272013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.997

Abstract

Perkembangan musik sangatlah pesat begitu juga dengan perkembangan vokal. Teknik vokal scream pada dasarnya sama seperti bernyanyi. Hanya saja warna suara yang di hasilkan berbeda dengan teknik vokal yang banyak dikenal di masyarakat. Saat ini banyak kesalah pahaman terhadap teknik vokal scream, bahkan jenis vokal ini sering dianggap tidak berteknik atau bukan bernyanyi. Kurangnya referensi dan informasi yang memadai tentang teknik vokal scream juga menjadi penyebab utama dalam memicu kesalah pahaman tersebut. Seorang guru vokal asal New York, Melissa Cross mulai mengajarkan secara sistematis dan serius mengenai teknik vokal scream. Dengan meninjau latar belakang kurangnya reverensi teknik vokal scream ini, maka diperlukan adanya analisis terhadap teknik vokal scream untuk menjadi acuan tentang bagaimana melakukan teknik vokal scream Setelah melalui penelitian dengan menggunakan metode deskriptif analisis, teknik vokal scream merupakan keterampilan yang membutuhkan totalitas berlatih seperti olah vokal klasik. Teknik vokal scream memiliki perbedaan dalam proses memproduksinya. Perbedaannya terdapat pada suara yang dihasilkan oleh pita suara. Pada saat berbicara, bernyanyi dan scream mekanisme pita suara bekerja sesuai kebutuhan. Melissa Cross mengelompokkan teknik vokal scream menjadi 3 macam yaitu false cord, fry dan death. Teknik vokal tersebut dibuat berdasarkan pengamatan terhadap cara kerja dan karakter suara yang dihasilkan dari unsur-unsur vokal yang terlibat dalam proses pembentukan suara. Mekanisme pembentukan suara tersebut memiliki kemiripan dengan mekanisme produksi suara pada olah vokal klasik, karena aspek-aspek vokal yang terlibat seperti motor (pernafasan), vibrator, resonator, articulator, pitch dan intonasi hampir semuanya sama. Kecuali dalam cara menghasilkan suara yang menjadi kasar dan menggeram namun tetap bernada. Kata kunci : teknik vokal, scream, analisis Melissa Cross
Analisis Schenkerian Pada Komposisi L’armonia Opus 148. 5 Untuk Gitar Klasik Karya Mauro Giuliani Adityo Legowo 0911306013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.956

Abstract

Konsep tonal merupakan konsep yang sering sekali ditemui di dalam kehidupan. Namun dibalik semua itu, terutama pada kalangan mahasiswa pemahaman mengenahi konsep tersebut masih belum optimal. Analisis schenkerian merupakan salah satu cara untuk dapat mengoptimalkan pemahaman mengenahi konsep tonal. Diharapkan dari penelitian ini, setelah mempelajari analisis schenkerian pemahaman mengenahi konsep tonal dapat lebih optimal. Pada studi ini dibahas proses analisis schenkerian komposisi L’Armonia opus 148. 5 untuk gitar klasik karya Mauro Giuliani. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif deskriptif yaitu upaya memahami pemetaan tonal komposisi L’Armonia opus 148. 5 melalui analisis schenkerian secara mendasar. Analisis dilakukan dengan cara membagi komposisi tersebut ke dalam tiga tahap foreground, middleground, background dan mengamati tonalitasnya. Hasil akhir penelitian ini adalah bentuk background. Dapat disimpulkan bahwa berbekal pemahaman analisis schenkerian, hal tersebut sangat membantu untuk memahami konsep musik tonal. Kata kunci : analisis schenkerian, L’Armonia opus 148. 5, tonalitas
Transkipsi Gendhing Pandhelori Pada Gamelan Kanjeng Kyai Madukusumo Kedalam Notasi Musik Diatonik Herlina Kusumaningrum 1111656013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.988

Abstract

Srimpi Pandhelori salah satu kesenian yang ada di Keraton Yogyakarta. Tari Srimpi Pandhelori mengambil nama dari gendhing yang mengiringinya yaitu Gendhing Pandhelori yang menggunakan Gamelan Kanjeng Kyai Madukusumo. Pada iringannya terdapat penggabungan musik diatonik dan pentatonik. Musik diatonis yang digunakan adalah alat musik biola, trombon, trompet, saxophon dan tambur. Karya tulis ini membahas tentang proses transkipsi dan hasil penggabungan suara musik diatonik dan pentatonik. Metode yang digunakan dalam penulisan karya tulis ini adalah metode transkrip dan deskriptif. Fokus penelitian terletak pada notasi dari pentatonik ke diatonik dalam iringan tari Srimpi Pandhelori di Keraton Yogyakarta. Penggabungan suara yang dihasilkan memberi warna yang berbeda dan mempunyai ciri khas tersendiri. Saat ditampilkan terlihat keindahan dari penggabungan antara tari, gamelan dan musik diatonik. Kata kunci : gendhing, transkrip, Srimpi Pandhelori
Pembelajaran Drumset Pada Anak – Anak Usia 6 – 9 Tahun Di Farabi Musik Studio Jakarta Max Windra Destrianalif 1011588013
Saraswati Jurnal Mahasiswa Seni Musik
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.1181

Abstract

Musik telah menjadi salah satu hobi yang menyenangkan baik bagi anak-anak maupun dewasa, begitu juga peminat untuk belajar musik di Farabi Musik Studio perumahan bukit golf Cibubur Jakarta. Anak-anak yang baru belajar pada umumnya mengalami kesulitan untuk memainkan sebuah pattern. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode menirukan bunyi dengan pendekatan studi kasus, adapun pelaksanaannya akan dilakukan dalam beberapa tahap yaitu tahap pengumpulan data, tahap pelaksanaan, tahap pengumpulan data. Setelah melalui proses belajar mengajar di Farabi Musik Studio perumahan bukit golf Cibubur Jakarta dapat diperoleh kesimpulan yaitu, dengan cara menirukan bunyi ritmis mempermudah anak memainkan contoh-contoh pola rhythm drumset, siswa dapat memainkan drumset dengan baik. Kata kunci : Pembelajaran, Drumset, Anak usia 6–9 Tahun

Page 8 of 13 | Total Record : 123