cover
Contact Name
-
Contact Email
mipa.jurnal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
mipa.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Faculty of Mathematics and Natural Sciences, D12 Building 1st Floor, Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Indonesia 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences
ISSN : 02159945     EISSN : 27747832     DOI : https://doi.org/10.15294/ijmns
Core Subject : Education,
The scope of the journal includes the following areas of research: Natural Sciences, Mathematics, and Applied Sciences
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 45, No 2 (2022): October 2022" : 5 Documents clear
Pengaruh Pemberian Elisitor Ekstrak Khamir pada Pertumbuhan Kultur Kalus Gembili dengan Penambahan ZPT 2,4-D dan Kinetin
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 45, No 2 (2022): October 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijmns.v45i2.39728

Abstract

Senyawa bioaktif pada tanaman gembili dapat dihasilkan lebih banyak dari kalus dibandingkan tanaman utuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian 2,4-D dan kinetin serta elisitor ekstrak khamir terhadap pertumbuhkan kultur kalus gembili. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dua faktorial, yaitu kombinasi 2,4-D (1 ppm; 0,5 ppm) dan kinetin (1 ppm; 0,5 ppm) serta elisitor ekstrak khamir (0,5%; 1%; 2,5% (b/v)). Kalus berumur tiga bulan disubkultur dan diinkubasi selama 2,5 bulan. Kemudian dielisitasi dengan ekstrak khamir dan dipelihara selama 30 hari. Indikator pertumbuhan kalus yang diamati meliputi berat basah, warna dan tekstur kalus. Data dianalisis menggunakan ANOVA dua arah dan diuji lanjut dengan DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi 2,4-D dan kinetin berpengaruh terhadap rerata berat basah kalus. Sedangkan pemberian elisitor ekstrak khamir tidak berpengaruh terhadap rerata berat basah kalus gembili. Rerata berat basah kalus tertinggi sebesar 3,35 gram dicapai pada kombinasi 2,4-D 0,5 ppm + kinetin 0,5 ppm dengan elisitor 1% (b/v). Tekstur kalus yang dihasilkan pada seluruh perlakuan adalah remah dan berwarna coklat muda hingga coklat kehitaman.
Effect of Garlic Extract on Liver Histopathology of BALB/c Mice with Nicotine Exposure
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 45, No 2 (2022): October 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijmns.v45i2.34210

Abstract

Nicotine affects liver in the presence of free radicals. One of the antioxidants is allicin which is the most abundant organosulfur in garlic. The objective of this study is to determine the effect of garlic extract as an antioxidant on the liver histopathological features of BALB/c mice exposed to nicotine. This is an experimental study with with post-test only control group design. The research subject were 24 male BALB/c mice. The K- group was the healthy control. The K+ group was exposed to inhaled nicotine of 10 mg/kgBW. Groups P1 and P2 were exposed to 10 mg/kgBW inhaled nicotine and were given garlic extract 300 mg/kgBW and 500 mg/kgBW. Treatment was given for 14 days. Data were analyzed by Kruskal-Wallis test and considered significant if the p value 0.05 with 95% confidence interval. Liver degeneration was grouped into normal, parenchymatous degeneration, hydropic degeneration, and necrosis. The results in the following groups: K: 80%, 20%, 0%, 0%; K(-) :0%,0%,87%,13% ; P1 : 0%,60%,40%,0%; P2 : 0%,100%,0%,0%. There was a significant difference in the degree of degeneration between groups (p=0.001). Garlic extract can reduce the degree of microscopic damage to the liver of BALB/c mice exposed to nicotine inhalation.
Peningkatan Akurasi Algoritma Support Vector Machine Menggunakan Dual-Tree Complex Wavelet Transform Pada Klasifikasi Citra Katarak dan Normal
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 45, No 2 (2022): October 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijmns.v45i2.39723

Abstract

Penyakit mata katarak adalah salah satu penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan di dunia. Penyakit katarak dapat diidentifikasi melalui citra medis untuk klasifikasi atau diagnosis gangguan pada mata. Pada penelitian ini, dilakukan cropping citra menggunakan ROI (Region Of Interest) dengan operasi morfologi pada citra mata pada tahap pre-processing. Pemilihan ROI di pupil mata karena bagian ini mempresentasikan daerah katarak pada mata sekaligus meningkatkan hasil ekstraksi fitur menggunakan operasi morfologi. Adapun metode klasifikasi yang digunakan adalah algoritma Support Vector Machine. Pada tahap klasifikasi, sistem akan menerima masukan berupa citra asli. Citra asli tersebut dilanjutkan dengan proses pre-processing dan ekstraksi fitur dengan operasi morfologi dan ROI. Selanjutnya, dilakukan proses peningkatan kualitas citra menggunakan Dual-Tree Complex Wavelet Transform (DTCWT). Hasil DTCWT tersebut, kemudian mengubah matriks menjadi koefisien wavelet serta dihitung mean dan standar deviasi untuk setiap matriks. Hasil koefisien tersebut dijadikan sebagai input pada Support Vector Machine. Dari perhitungan akurasi klasifikasi citra katarak dan normal menggunakan SVM sebelum ditambah DTCWT menghasilkan akurasi 91,66% sedangkan klasifikasi citra katarak dan normal menggunakan SVM ditambah peningkatan kualitas citra DTCWT menghasilkan akurasi 96,16%.
Ketakteraturan Sisi Total Pada Graf Pohon Palem ?? − ??,? dan Graf Pohon Palem ??+? − ??,�
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 45, No 2 (2022): October 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijmns.v45i2.39726

Abstract

Diketahui graf ? dengan himpunan titik tak kosong ?(?) dan himpunan sisi ?(?). Pelabelan ? adalah suatu fungsi dari ?(?) gabungan ?(?) ke suatu himpunan bilangan bulat positif ? dikatakan pelabelan-k total tak teratur sisi di ? , jika setiap dua sisi berbeda ?1?2 dan ?1?2 di ? memenuhi bobot sisi yang berbeda bobot ?1 tidak sama dengan bobot ?2 . Bobot sisi ?? pada pelabelan total ? adalah adalah jumlahan dari label sisi ??, label titik ? dan label titik ?. Nilai total ketakteraturan sisi dari graf ? yaitu label terbesar minimum yang digunakan untuk melabeli graf ? dengan pelabelan total tak teratur sisi, yang dinotasikan dengan tes (?). Pada artikel ini, dilakukan penyelidikan nilai ketakteraturan sisi total (???) pada Graf Pohon Palem ?? − ??,? dan Graf Pohon Palem ??+1 − ??,? . Hasil dari penelitian ini adalah nilai ketakteraturan sisi total dari Graf Pohon Palem ?? − ??,? adalah pembulatan ke atas dari ((3? + 2)/3) dan nilai ketakteraturan sisi total dari Graf Pohon Palem ??+1 − ??,? adalah pembulatan ke atas dari ((3? + 3)/3).
Pemilihan Titik Knot Optimal Menggunakan Metode GCV Dalam Regresi Nonparametrik Spline Truncated
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 45, No 2 (2022): October 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijmns.v45i2.39727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode GCV dalam pemilihan titik knot optimal pada regresi nonparametrik spline truncated yang disimulasikan pada data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Tengah serta untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi IPM di Jawa Tengah. Dengan menggunakan metode GCV akan digunakan satu, dua, tiga, empat, lima dan kombinasi titik knot yang akan membangun model. Kemudian berdasarkan nilai GCV minimum akan dihasilkan titik knot optimal. Pemilihan titik knot optimal akan memberikan model regresi yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan model terbaik yaitu dengan menggunakan kombinasi titik knot 5-5-5-5-5 dengan nilai GCV terkecil sebesar 0,3815048. Hasil uji parameter menunjukkan kelima variable yang diduga mempengaruhi IPM berpengaruh signifikan terhadap IPM. Koefisien determinasi sebesar 99,94251% yang artinya 99,94251% variansi IPM dapat dijelaskan secara signifikan oleh kelima variable yang mempengaruhi yaitu TPAK, Rasio Murid Guru, Kepadatan Penduduk, Angka Kesakitan dan PDRB

Page 1 of 1 | Total Record : 5