cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas
ISSN : 14102765     EISSN : 25031252     DOI : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 26, No 2 (2022): December 2022" : 18 Documents clear
Pendampingan Pembuatan Web-Blog Sebagai Strategi Promosi Digital bagi Pokdarwis Kampung Tematik Jamrut
Jurnal Abdimas Vol 26, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v26i2.38114

Abstract

Kampung Jamrut yang terletak di Kelurahan Ngijo ini mempunyai Pokdarwis yang mengurusi manajemen Kampung tematik Jamrut.  Sosial media yang sudah dikelola oleh Pokdarwis masih belum optimal karena berbagai prestasi ataupun event penting yang dilaksanakan di Kampung Jamrut belum terpublikasi dengan baik.  Oleh karena itu diperlukan dengan pendampingan Web-blog bagi Pokdarwis. Tujuan dari pengabdian ini adalah 1) memberikan pengetahuan untuk merancang dan mengelola Web-blog, dan 2) memberikan ketrampilan untuk merancang dan mengelola Web-blog Kampung Jamrut. Tim Pendamping bersama Pokdarwis melakukan praktek pembuatan Web-blog. Pemetaan konten Web-blog dilakukan pada hari Jumat (16/07) dan diteruskan dengan memulai merancang dan mengelola Web-blog pada hari Sabtu (17/07) dan Minggu (18/07). Terdapat 20 ketua dan anggota Pokdarwis yang menjadi peserta pelatihan ini.Hasil pengabdian adalah terciptanya Web-blog yang dikelola oleh Pokdarwis Kampung Jamrut dengan link https://jambujeruk.wordpress.com/. Pokdarwis mengetahui cara login dan mengenal dasbor, mengganti tema, menambah laman, mengedit laman, menambah widget, menulis postingan dan mengganti gambar/ tambah gambar di Web-blog. Rancangan Web-blog terdiri dari 5 (lima) laman yaitu Beranda, Blog, Galeri, Kontak dan Produk Unggulan.Simpulan dari pengabdian ini adalah bahwa (1) pengetahuan dalam merancang dan mengelola Web-blog anggota Pokdarwis Kampung Jamrut meningkat setelah diberikan ceramah terkait pemetaan kebutuhan konten, pemilihan tema, editing tema dan penambahan laman/ editing laman (2) Ketrampilan dalam merancang dan mengelola Web-blog meningkat karena mampu membuat Web-blog; peserta juga mampunmengunggah foto dan tulisan di Web-blog tersebut.  Selanjutnya, Pokdarwis Kampung Jamrut diharapkan untuk mengelola Web-blog agar lebih dinamis dan aktif agar promosi digital bisa terdokumentasi dan terpublikasi dengan maksimal. 
Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci Tangan sebagai Upaya Konservasi Lingkungan dan Pencegahan Penularan Virus Covid-19
Jurnal Abdimas Vol 26, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v26i2.40053

Abstract

Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Semarang mempunyai luas wilayah 153.425 Ha dengan jumlah Penduduk 9.259 jiwa (Januari, 2019). Kelurahan Sekaran menunjukkan tingkat pertumbuhan penduduk, perkembangan industri kafe dan warung, serta usaha kuliner yang melesat karena adanya kampus UNNES yang selalu meningkat jumlah mahasiswanya. Hal ini menguntungkan bagi perekonomian masyarakat, tetapi di sisi lain juga membawa dampak negatif bagi lingkungan. Salah satu dampak negatif yang terjadi berupa bertambahnya volume limbah minyak goreng bekas (minyak jelantah). Ini terjadi karena masyarakat dan para pedagang membuang limbah minyak jelantah ke lingkungan. Di sisi lain, jika minyak jelantah ini dipakai berulang-ulang untuk memasak sehingga dapat mengakibatkan keracunan dalam tubuh. Oleh karena itu, perlu penanganan yang tepat dalam mengatasi permasalahan minyak jelantah dan mengubahnya menjadi produk bernilai ekonomis. Hal tersebut dapat dilaksanakan dengan berpedoman pada 3R (Reduce, Reuse dan Recycle). Solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut yaitu melalui pelatihan dan pendampingan khususnya bagi ibu-ibu PKK Kelurahan Sekaran melalui program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bermanfaat untuk konservasi lingkungan yaitu mengatasi pencemaran akibat pembuangan minyak jelantah dan mengubahnya menjadi produk bernilai ekonomis sabun cuci tangan cair yang ramah lingkungan sekaligus media protokol kesehatan untuk pencegahan penularan covid-19.
Pendampingan Otomasi Pengelolaan Perpustakaan Desa Pancur Berbasis SLiMS 9 Bulian
Jurnal Abdimas Vol 26, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v26i2.29591

Abstract

Desa Pancur terdapat perpustakaan desa bernama PusPa (Perpustakaan Pancur) sebagai wujud upaya peningkatan literasi masyarakat desa Pancur. Permasalahan dari perpustakaan desa Pancur ini adalah masih minimnya minat baca masyarakat desa Pancur dan juga pengelolaan perpustakaan yang belum menggunakan sistem digital (masih manual). Kegiatan pengabdian pendampingan pengelolaan perpustakaan desa Pancur (PusPa) berbasis teknologi informasi menggunakan SLiMS ini memiliki tujuan terciptanya perpustkaan desa pintar. Yaitu perpustakaan desa yang turut serta mengikuti perkembangan zaman, dalam hal ini telah mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam pengelolaan PusPa ini.  Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan mulai dari sosialisasi dan pelatihan, instal SliMS, entry data dalam SliMS, uji coba dan praktik, serta sosialisasi tentang perpustakaan pancur. Penerapan SliMS untuk pengelolaan perpustakaan akan membantu mempermudah proses temu kembali informasi dan peningkatan layanan perpustakan lebih efektif dan efisien. Selain itu, perpustakaan desa Pancur (PusPa) akan diketahui secara luas dengan publikasi yang baik dan benar.
Pelatihan Penyusunan Lembar Aktivitas Siswa Abad 21 Sebagai Implementasi Merdeka Belajar bagi Guru Sekolah Menengah Matematika di Pagaralam
Jurnal Abdimas Vol 26, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v26i2.34725

Abstract

Guru Abad 21 dituntut memiliki kompetensi dalam melakukan inovasi pembelajaran, khususnya dalam penyusunan Lembar Aktivitas Siswa (LAS) abad 21. Masalahnya masih banyak guru yang belum memiliki kompetensi mumpuni dalam melakukan inovasi penyusunan materi, khususnya menggunakan skill abad 21 dengan konten yang mengandung konteks budaya lokal. Kendala utamanya adalah kurangnya pemahaman, keterbatasan waktu, dan kurangnya kemampuan guru dalam mengembangkan soal. Solusi yang ditawarkan dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah melakukan pelatihan terstruktur tentang penyusunan Lembar Aktivitas Siswa abad 21. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa guru-guru SMP dan SMA di Kota Pagaralam semakin memahami mekanisme dalam membuat Lembar Aktivitas Siswa abad 21. Guru-guru juga semakin termotivasi untuk melaksanakan pembelajaran menggunakan LAS abad 21. Tim pengabdi merekomendasikan perlunya pendampingan teknis secara berkelanjutan dan komprehensif bagi guru-guru di SMP dan SMA di Kota Pagaralam dalam mengimplementasikan LAS yang telah dibuat. Guru harus bisa konsisten dan memiliki komitmen kuat dalam melaksanakan pembelajaran abad 21 ini.
Pembuatan Media Pembelajaran Visual Berbasis Bahan Alam melalui Pembelajaran Kelompok untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik
Jurnal Abdimas Vol 26, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v26i2.38203

Abstract

Peran suatu media pembelajaran dalam proses belajar mengajar diperlukan dalam membantu peserta didik memahami suatu materi. Untuk itu diperlukan suatu strategi penerapan media dalam kegiatan proses belajar mengajar agar pembelajaran menjadi bermakna dan mudah dipahami. Saat ini merupakan periode pasca covid 19 yang telah melanda negeri ini, untuk itu untuk merubah pola belajar individu melalui media digital secara bertahap harus dilakukan strategi yaitu dengan pembelajaran dilakukan secara berkelompok dan dilibatkan dalam pembuatan media yang bisa dimanfaatkan untuk belajar mereka agar lebih bermakna dan mudah memahami materinya, serta meningkatkan keterampilan social pada pesertadidik. Melaui kegiatan yang dilakukan penulis pada pendampingan pembuatan media visual berbasis bahan alam maka didapatkan hasil lima indicator yang ada pada teori icasa (Keterampilan sosial) tampak muncul semuapada tujuh peserta didik yang menjadi pesrta pada kegiatan ini. Hal ini tampak mengalami peningkatan dari sebelum diberikannya pendampingan yaitu rata-rata partisipan muncul indicator keteraampilan sosialnya 3 dari indicator keterampilan social. Dengan pendampingan yang dilakukan penulis maka peserta didik merasakan interaksi dengan temanya Kembali terjalin ditambah pula dengan penerapan media yang mereka hasilkan pada pembelajaran di kelas.
Peningkatan Daya Saing Kopi Kare di Dusun Seweru dengan Ekolabel Swadeklarasi
Jurnal Abdimas Vol 26, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v26i2.38537

Abstract

Kopi merupaan produk andalan Kabupaten Madiun yang tumbuh di kawasan lereng Gunung Wilis, Kecamatan Kare. Saat ini ada sekitar 55 hektare lahan di kawasan Kare yang ditanami pohon kopi. Perkebunan kopi di Dusun Suweru Kare dikelola oleh Kelompok Tani. Adapun varian kopi yang menjadi mayoritas dibudidayakan di Kare adalah robusta yang berkualitas tinggi. Hal ini karena ketinggian wilayah Dusun Suweru terletak 700 meter di atas permukaan laut (MDPL) cocok untuk ditanami kopi robusta. Kopi Kare atau disebut juga dengan kopi Wilis diolah dan diambil dari perkebunan kopi yang hanya tumbuh di lereng Gunung Wilis memiliki keunikan atau specialty sehingga memiliki rasa yang berbeda dari jenis kopi lain yang ada di Indonesia. Semua kopi yang dijual tersebut ditanam dan diolah sendiri oleh anggota kelompok tani setempat, yaitu Mugi Lestari. persaingan pasar kopi nasional yang ketat mendorong Kelompok Tani Mugi Lestari untuk lebih dapat memperluas pemasaran kopinya sampai ke manca negara. Akan tetapi, permintaan pasar kopi luar negeri menuntut para petani kopi di Dusun Suweru untuk dapat mengembangkan pertanian kopi secara berkelanjutan yang salah satunya adalah dengan menekankan pada konsep kopi oragnik bebas pestisida sehingga dapat diekspor di mana kualitas dan produktivitas kopi yang dihasilkan tidak saja memberikan peningkatan kesejahteraan bagi para petani, tetapi juga melindungi lingkungan. Saat ini, harga jual Kopi  Kare dihargai setiap bungkusnya adalah hanya Rp 12.500 / 250gram. Oleh karena itu, salah satu upaya untuk meningkatkan harga produk kopi adalah dengan menyertakan komoditas Kopi Kare dalam program sertifikasi Ekolabel. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah sebagai berikut: Pertama, belum pahamnya mitra tentang pentingnya kopi yang bebas pestisida atau organik. Kedua, mitra tidak memiliki akses finansial maupun pendampingan untuk memperoleh sertifikasi sesuai standar Ekolabel, khususnya Tipe 2 yang menjadi syarat pasar internasional. Rendahnya upah dan pendapatan para petani kopi di Dusun Suweru tidak memungkinkan para petani ini untuk menyelesaikan masalah sendirian sehingga perlu dilakukan pendampingan terhadap kelompok tani seperti pendampingan pendaftaran sertifikasi ekolabel pada Kopi Kare ke Lembaga Sertifikasi Ekolabel. Berdasarkan dua permasalahan di atas, solusi yang ditawarkan oleh Tim Pengabdian Masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan dan pendampingan tentang sertifikasi Ekolabel Tipe 2. Dengan program Pengabdian Masyarakat ini, Kelompok Tani Mugi Lestari dapat memiliki nilai tambah untuk dapat memperluas pangsa pasar kopi.
Peningkatan Digitalisasi UMKM Desa Sumber Pasca Pandemi Covid-19
Jurnal Abdimas Vol 26, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v26i2.39331

Abstract

Digitalisasi UMKM sebagai suatu keharusan pemerintah Indonesia untuk membangkitkan kembali keadaan perekonomian Indonesia, karena di masa pandemi ini sektor UMKM mengalami penurunan dalam penjualan dan kesulitan dalam mendapatkan pasar yang stabil. Meskipun gaya hidup serba digital sudah terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari, tetap saja mayoritas pelaku UMKM di Desa Sumber yang acuh dan tidak mau melek digital, serta masih terbiasa menjalankan bisnis secara konvensional. Padahal, dengan upaya digitalisasi UMKM, banyak keuntungan yang akan didapat oleh pelaku usaha di Desa Sumber. Metode pelaksanaan yang dilaksanakan adalah dengan cara memberikan sosialisasi dan pelatihan produk lokal Desa Sumber  dengan memanfaatkan teknologi di era digitalisasi. Tujuan diadakannya sosialisasi serta pelatihan ini, agar target yang dituju dalam hal ini pelaku usaha di Desa Sumber dapat mengenali banyaknya potensi kewirausahaan desa dan penyediaan media berbasis digital yang mampu memasarkan produk hasil wirausaha yang mereka produksi.
Pemanfaatan Sisa Panen Sayuran Sebagai Bahan Pembuatan Eco-enzym
Jurnal Abdimas Vol 26, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v26i2.38908

Abstract

Petani di Desa Batur, Kecamatan Getasan merupakan petani yang sepanjang musim menanam sayuran. Pertanian sayur merupakan jenis pertanian yang memerlukan input modal yang tinggi, mulai dari penyiapan lahan, bibit, dan obat-obatan. Namun ketika panen hasilnya tidak menentu. Kendala ekologis seperti serangan hama dan perubahan musim mengakibatkan hasil panen tidak dapat menutup modal yang sudah dikeluarkan. Saat ini petani sangat tergantung dengan pupuk dan obat-obatan kimia sehingga menjadikan input modal semakin meningkat. Untuk itu diperlukan adanya terobosan untuk menggunakan bahan-bahan organik yang ada di sekitar petani. Pembuatan dan penggunaan eco-enzyme menjadi salah satu terobosan untuk meningkatkan produksititas peranian dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Ecoensyme merupakan  cairan  dari bahan-bahan organik sisa prduksi pertanian dan sampah dapur yang diproses sehingga menghasilkan cairan yang dapat diaplikasikan untuk pupuk cair.  Melalui pelatihan pembuatan eco-enzyme kepada petani di Desa Batur  maka sisa-sisa hasil petanian dan sampah dapur yang selama ini tidak termanfaatkan dapat lebih berdaya guna. Bahan-bahan organik yang diproses menjadi ecoensyme dapat dimanfaatkan untuk pupuk sehingga dapat mengurangi pengeluaran modal dalam pertanian, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia buatan pabrik, sekaligus dapat mengurangi pencemaran lingkungan akibat penggunaan bahan-bahan kimia.
Pendampingan Wirausaha Digital Kelompok Sadar Wisata Desa Kalongan Ungaran Timur Kabupaten Semarang
Jurnal Abdimas Vol 26, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v26i2.41605

Abstract

Tujuan pendampingan wirausaha digital kelompok sadarwisata desa kalongan adalah, meningkatkan kompetensi anggota kelompol sadar wisata desa kalongan agar mereka mampu secara inidividu dan kelompok melakasanakan wirusaha berbasis digital. Metode yang digunakan Metode kaji tindak, dilakukan dengan menyusun perencanaan kegiatan pelatihan intensif, dimplementasikan, dipantau dan dievaluasi, tindak lanjut implementasi dan perbaikan kegiatan, metode pelatihan dengan ceramah, tanya jawab, pemberian motivasi, penugasan, curah pendapat, dan metode pembelajaran yang digunakan dalam pelatihan untuk membentuk karakter peserta yang kompeten dalam bidang teknologi menggunakan pendekatan andragogi dimana metode ini khusus digunakan untuk orang dewasa. Pengabdian dilaksanakan pada tanggal 21 Juni 2002 – 21 September 2022 diikuti oleh pokdarwis dan warga desa kalongan. Hasil yang dicapai dalam pelatihan  Memberikan pembelajaran, pelatihan dan pendampingan pokdarwis dan warga desa kalongan, keterampilan yang yang dihasilkan diantaranya 1) peserta mampu mebuat secara mandiri alamat usaha mereka yang terintegrasi dengan google map.2) warga belajar mampu mengoperasikan aplikasi photoroom untuk mendukung promo dan jualan mereka di platform facebook  dan Instagram 3) Adanya peningkatan kualitas desain gambar produk jualan peserta didik  4) Peningkatan literasi digital warga belajar pada pemanfaatan berwirausaha.
Upaya Mengembangkan Budaya Literasi Membaca melalui Buku Cerita Di Taman Edukasi Pantas Pangkalan Teluk Naga Tangerang
Jurnal Abdimas Vol 26, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v26i2.39151

Abstract

Kegiatan literasi membaca merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi banyak orang. Dengan membaca seseorang akan memperoleh banyak informasi yang bermanfaat bagi kehidupannya. Kurangnya literasi membaca dapat membuat orang susah dan tak tahu arah. Untuk itu, dalam hal ini tim mahasiswa unis mengadakan kegiatan literasi membaca di lokasi pengabdian kami yakni di desa Pangkalan Teluk Naga Tangerang. Kegiatan literasi membaca ini bertujuan untuk membantu anak-anak desa Pangkalan dalam meningkatkan minat serta kemampuan membaca mereka. Seperti yang diketahui banyak orang bahwa anak-anak zaman sekarang masih sangat susah untuk mengedepankan kegiatan positif seperti membaca daripada aktivitas kesehariannya (bermain). Sama hal nya dengan anak-anak di desa Pangkalan ini, terkadang mereka lebih mengedepankan bermain daripada belajar. Bukan hanya itu, masalah kesibukan orang tua yang kurang memperhatikan kemajuan belajar anaknya juga membuat kurang berkembangnya kemampuan belajar anak-anak di desa Pangkala. Sehingga dengan adanya program literasi membaca ini, diharapkan anak- anak desa Pangkalan bisa semakin bersemangat dan giat untuk terus membaca. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini ialah upaya pendampingan belajar terhadap anak-anak dalam mengembangkan budaya literasi membaca. Adapun, teknik pengumpulan data yang penulis lakukan ialah meliputi: observasi, pelaksanaan kegiatan, dokumentasi, serta evaluasi. Hasil dari kegiatan literasi membaca ini yakni, tumbuhnya semangat serta motivasi belajar membaca anak-anak desa Pangkalan. Hal tersebut dapat dilihat dari rasa antusias anak-anak dalam mengikuti program kegiatan literasi membaca ini.

Page 1 of 2 | Total Record : 18


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2023): December 2023 Vol 27, No 1 (2023): June 2023 Vol 26, No 2 (2022): December 2022 Vol 26, No 1 (2022): June 2022 Vol 25, No 2 (2021): December 2021 Vol 25, No 1 (2021): June 2021 Vol 24, No 3 (2020): December 2020 Vol 24, No 2 (2020): September 2020 Vol 24, No 1 (2020): June 2020 Vol 24, No 3 (2020): December Vol 24, No 2 (2020): September Vol 24, No 1 (2020): June Vol 23, No 2 (2019): December 2019 Vol 23, No 1 (2019): Juni 2019 (ASAP) Vol 23, No 1 (2019): June 2019 Vol 23, No 2 (2019): December Vol 23, No 1 (2019): June Vol 22, No 2 (2018): December 2018 Vol 22, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 22, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 22, No 1 (2018): June 2018 Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 21, No 2 (2017): December 2017 Vol 21, No 1 (2017): June 2017 Vol 21, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): December 2016 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 1 (2016): June 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 19, No 2 (2015): December 2015 Vol 19, No 1 (2015): June 2015 Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 18, No 2 (2014): December 2014 Vol 18, No 1 (2014): June 2014 Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 17, No 1 (2013): June 2013 Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013): December Vol 17, No 1 (2013) Vol 17, No 1 (2013) Vol 15, No 2 (2011): December 2011 Vol 15, No 1 (2011): June 2011 Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 14, No 2 (2010): December 2010 Vol 14, No 1 (2010): June 2010 Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 1 (2010) Vol 14, No 1 (2010) More Issue