cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2014): December 2014" : 14 Documents clear
Pengembangan Instrumen dan Skala Penilaian Service Panjang Pemain Putra 13-15 Tahun
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 4, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v4i2.5233

Abstract

Penelitian ini untuk mengembangkan instrumen dan skala penilaian service panjang pemain putra usia 1315 tahun PBSI Kota Semarang. Metode penelitiannya adalah penelitian pengembangan dari Borg Gall, yaitu; 1) penelitian pendahuluan, 2) mengembangkan produk awal (Instrumen service panjang dengan membagi daerah sasaran), 3) Evaluasi ahli menggunakan dua ahli akademisi dan satu ahli kepelatihan, 4) Revisi produk berdasarkan hasil evaluasi ahli dan uji coba kelompok kecil (16 testee), 5) Uji coba kelompok besar (40 testee), (6) Revisi produk hasil uji coba kelompok besar, 7) Hasil akhir instrumen service panjang dengan membagi daerah sasaran. Pengumpulan data menggunakan tes pengukuran secara langsung yang telah dievaluasi oleh tiga ahli bulutangkis. Produk yang dihasilkan adalah instrumen service panjang yang membagi daerah sasaran menjadi tiga, yaitu back boundary nilainya 3 dan dua daerah sasaran di depannya, masing-masing berukuran 0,46m dengan nilai 2 dan 1. Tes dilakukan dengan service panjang 60 kali. Melalui validasi ahli dan pengukuran tes secara langsung diperoleh validitas 0,83 dan reliabilitas 0,97. Kesimpulannya, instrumen service panjang ini dapat digunakan untuk pemain putra usia 13-15 tahun PBSI Kota Semarang.
Latihan Fleksi Telapak Kaki dengan Kinesio Taping pada Fleksibel Flat Foot
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 4, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v4i2.5229

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan fleksi telapak kaki tanpa kinesio taping dan dengan penambahan kinesio taping pada otot terhadap keseimbangan pada penderita fleksibel flat foot. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pre and post-test group. Populasi penelitian siswa SD Negeri 2 Ceporan Kabupaten Klaten, sampel 20 siswa usia 6-12 th yang memiliki flat foot. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode analisis data menggunakan uji t-test. Hasil penelitian untuk kelompok A (latihan keseimbangan tanpa kinesio taping) pre-test 18,1 ±18,5 detik sedang p ost-test rata-rata 18,3±28,01 detik, t=0,15, tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan fleksi telapak kaki tanpa kinesio taping terhadap peningkatan keseimbangan pada penderita flat foot. Sedangkan untuk kelompok B (latihan keseimbangan dengan kinesio taping) rata-rata kesimbangan 17,9±18,5 detik dan post-test 24,3±27,3 detik, t=4,47 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan fleksi telapak kaki menggunakan kinesio taping terhadap peningkatan keseimbangan pada penderita fleksibel flat foot. Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh latihan fleksi telapak kaki tanpa kinesio taping dan latihan fleksi telapak kaki menggunakan kinesio taping terhadap peningkatan keseimbangan pada penderita fleksibel flat foot. Dimana hasilnya latihan fleksi telapak kaki menggunaan kinesio taping lebih baik dari pada latihan fleksi telapak kaki tanpa kinesio taping.
Pengembangan Aquajogger sebagai Peluang Bisnis yang Prospektif Dibidang Olahraga Kebugaran
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 4, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v4i2.5234

Abstract

Air telah dikenal sebagai media untuk terapi kesehatan serta pengobatan berbagai macam penyakit. Air memberikan banyak manfaat terhadap kesehatan, salah satunya memberikan efek pemijatan atau relaksasi secara alami. Fenomena ini kemudian berdampak pada makin tingginya minat dan kesadaran untuk melakukan olah raga air atau secara khusus adalah Water Fitness (Aquarobic) yang merupakan bentuk senam tubuh (Exercise) yang dilakukan baik dengan musik maupun tanpa musik melalui media air. Water Fitness (Aquarobic) bisa dilakukan dikolam renang terbuka maupun tertutup baik pada kolam bagian yang dangkal maupun pada kolam bagian yang dalam, oleh karena itu kemampuan dalam penguasan berenang bukan merupakan halangan dan prasarat untuk mengikuti latihan ini. Pelampung (Aquajogger), dirancang untuk membantu partisipan untuk tetap mengapung diair selama melakukan latihan, serta memungkinkan untuk melakukan gerakan-gerakan yang lebih variatif. Water Fitness (Aquarobic) sebagai bentuk olah raga aerobik sangat efektif untuk melatih jantung dan pembuluh-pembuluhnya, dimana gerakan alaminya relatif sederhana tetapi manfaat dan keuntungannya sangat besar bagi kesehatan, yaitu merangsang otot tubuh untuk terus melakukan gerakan secara aktif dan dinamis.
Penyusunan Parameter Tes Potensi Pemain Tenis Lapangan
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 4, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v4i2.5230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun tes potensi calon petenis yang memenuhi kriteria tes yang baik, menyusun skor skala bagi para calon petenis, menyusun norma penilaiannya. Sampel penelitian adalah anak-anak yang belajar tenis di Smart Tenis Club berusia 7-14 tahun berjumlah 12 orang. Stratifikasi Random Sampling merupakan cara pengambilan sampel. Metode penelitian ini adalah dengan cara survey, sedangkan teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran. Tes yang digunakan untuk menyusun potensi calon petenis, yaitu : (1) tes reaksi, (2) tes lari cepat 30 meter, (3) tes power tungkai dengan standing long jump, (4) tes power lengan dengan melempar bola, (5) tes kelincahan dengan fan drill, (6) tes koordinasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk : (1) uji normalitas dengan Kolomogorov-Smirnov, (2) uji homogenitas Cochrans dan Barlett, (3) menjumlahkan hasil tes dengan T score, (4) kesahihan dengan teknik korelasi Pearson Product moment, (5) keandalan tes dengan test retest, dan (6) norma klasifikasi menggunakan standard deviasi. Berdasarkan hasil penelitian, diajukan saran-saran bagi yang menaruh perhatian pada tenis dan pembuatan tes potensi calon olahragawan, antara lain (1) Meneliti dengan wilayah generalisasi yang lebih luas, minimal se Pulau Jawa, (2) Meneliti pula faktor psikologis para sampel, (3) Meneliti status sosial ekonomi dan pendidikan orang tua.

Page 2 of 2 | Total Record : 14