cover
Contact Name
-
Contact Email
sainteknol_lp2m@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sainteknol_lp2m@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Research and Community Service Institute, Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 02164566     EISSN : 25273604     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/sainteknol
Core Subject : Science,
Sainteknol published a scientific paper on the results of research and studies in the field of science and technology. Published biannually in June and December contained the writings lifted from the results of research and critical-analysis study in science and technology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 1 (2021): June 2021" : 5 Documents clear
Pemanfaatan Microbial Fuel Cell untuk Mengatasi Pencemaran Lingkungan dan Menghasilkan Mikroenergi Syamsuri, Rizky Riscahya Pratama; Pribadi, Tri Dewi K; Rosada, Keukeu Kaniawati
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v19i1.25655

Abstract

Microbial Fuel Cell (MFC) memiliki kemampuan untuk meremediasi pencemar sekaligus mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai kemampuan bakteri sedimen mangrove di daerah Karangsong Kabupaten Indramayu dalam mereduksi Total Petroleum Hydrocarbon (TPH), ammonia, fosfat, dan kemampuannya dalam menghasilkan by-product microenergy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat eksploratif yang terdiri dari 6 tahapan yaitu pengambilan sampel, pembuatan rangkaian MFC, pengukuran arus listrik dengan multitester, isolasi bakteri pada anoda MFC, dan karakterisasi bakteri pada anoda MFC. Hasil dari penelitian ini menunjukan besar penurunan kadar TPH, ammonia, fosfat  masing-masing sebesar 47%, 98%, dan 87%, sedangkan current density sebesar 131,86 mA/m2, dan power density sebesar 43,45 W/m2. Bakteri yang berhasil diisolasi dari sedimen mangrove Karangsong sebanyak 8 isolat yang terdiri dari 5 isolat berbentuk basil gram negatif, dan 3 isolat berbentuk diplobasil gram negatif. Penelitian perlu dilanjutkan sampai tahap identifikasi bakteri dan optimasi mikroenergi yang dihasilkan.
Sifat Mekanis dan Kegunaan Komposit dari Produk Olefin Polipropilena yang Berpenguat Serat Utomo, Luthfi Wahyu
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v19i1.28181

Abstract

Material komposit adalah sistem material yang terdiri dari dua atau lebih material (dicampur dan diikat) pada skala makroskopis. Material komposit umumnya terdiri dari bahan penguat (serat, partikel, dll.) yang tertanam dalam suatu matriks (polimer, logam, keramik, dll). Para peneliti lebih memilih matriks polimer termoplastik daripada termoset karena siklus produksi yang rendah dan biaya pemrosesan yang lebih rendah. Komposit matriks termoplastik yang diperkuat dengan serat telah memperoleh kesuksesan komersial dalam aplikasi semistruktural dan struktural. Berbagai serat telah banyak digunakan secara luas sebagai penguat dalam matriks termoplastik polipropilena (PP) untuk membuat komposit. Sifat mekanis komposit PP yang diperkuat serat (FRPC) dipelajari oleh banyak peneliti dan beberapa di antaranya dibahas dalam artikel review ini.
Herbisida : Risiko terhadap Lingkungan dan Efek Menguntungkan Aditiya, Didit Rizky
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v19i1.28371

Abstract

Herbisida merupakan salah satu bahan kimia yang sering digunakan oleh para petani untuk mematikan tanaman pengganggu. Senyawa atau material yang disebarkan pada lahan pertanian untuk menekan atau memberantas gulma pengganggu tanaman utama yang menyebabkan penurunan hasil pertanian, gulma merupakan jenis tumbuhan yang hidupnya atau keberadaannya tidak dikehendaki, munculnya suatu jenis gulma disekitar area tanaman budidaya dapat dikendalikan dengan menggunakan bahan kimia yang dinamakan herbisida. Dalam mengendalikan gulma diperlukan cara yang tepat untuk memberantas gulma-gulma yang tumbuh di daerah pertanaman. Ada berbagai cara yang dapat di lakukan dalam mengendalikan gulma, salah satunya pengendalian gulma secara kimiawi, ialah pengendalian gulma dengan menggunakan bahan kimiawi yang dapat menekan atau bahkan mematikan gulma. Bahan kimiawi itu disebut herbisida (herba = gulma dan sida = membunuh) berarti zat herbisida ialah zat kimiawi yang dapat mematikan gulma. Herbisida dapat masuk ke dalam jaringan tumbuhan selain melalui penyerapan oleh akar tanaman, juga dapat melalui penetrasi stomata
Pengaruh Celah Antara Stator dan Rotor terhadap Performa Motor DC Olympia, Ryo Meta
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v19i1.32955

Abstract

Indonesia adalah salah satu penyumbang pemanasan global di urutan ke 7 dengan besaran 2,31% termasuk emisi dari kendaraan bermotor Motor DC adalah alternatif yang paling tepat untuk menggantikan peran dari kendaraan bahan bakar fosil. Namun performa motor DC belum sebagus kendaraan bahan bakar fosil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari celah antara stator dan rotor terhadap performa motor DC. Variasi celah yang digunakan adalah 0,35 mm, 0,65 mm, dan 0,95 mm. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen dan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif Berdasarkan hasil pengujian variasi celah antara stator dan rotor 0,35 mm, 0,65 mm, dan 0,95 mm, Variasi celah antara stator dan rotor 0,35 mm menghasilkan nilai tosi tertinggi 0,518 N dan daya 65,05 Watt dari variasi celah standar 0,65 mm sedangkan celah 0,95 mm menghasilkan nilai torsi terrendah 0,409 N dan daya 51,32 Watt pada putara rpm 1200.ENIndonesia is one of the contributors to global warming at number 7 with a magnitude of 2.31% including emissions from motor vehicles. DC motors are the most appropriate alternative to replace role of fossil fuel vehicles. However, DC motors performance is not as good as fossil fuel vehicles. The purpose of this study was to determine the effect of the gap between the stator and rotor towards performance of a DC motor. The variations used are 0.35 mm, 0.65 mm, and 0.95 mm. This research method is an experimental method and uses descriptive statistical analysis techniques. Based on the results of testing variation in the gap between the stator and rotor 0.35 mm produces torque values the highest 0.518 N and 65.05 Watt power from the standard gap 0.65 mm while the 0.95 mm gap produces the lowest torque value of 0.409 N and 51.32 Watt power at 1200 rpm. 
Electroanalysis of Formaldehyde Using Electrodeposited Nickel on Glassy Carbon Electrode Syaifariz, Akbar; Kurniawan, Cepi
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v19i1.33189

Abstract

Formaldehyde in many cases was found in foods as a preservative or as a result of polymer degradation from food containers. As matter of fact, formaldehyde is carcinogenic, irritant, and toxic to the body, so an efficient analytical method is needed to detect formaldehyde. The analytical method using electroanalysis is used because it can be fast, accurate, inexpensive, and easy to operate. Electroanalysis of formaldehyde using nickel electrodes deposited on Glassy Carbon (GC) has been carried out using cyclic voltammetry technique. The variation of nickel deposition time for 300 seconds (GC-Ni5m) and 600 seconds (GC-Ni10m) was carried out to determine its effect on formaldehyde detection ability through analysis of electroanalytical activity and the resulting detection and quantification limits. Through the cyclic voltammetry technique, two types of linear ranges were used; low concentrations (0.1–50 ppm) and high concentrations (50–500 ppm). The detection limits for GC-Ni5m were 33.1 ppm (low concentration) and 49.7 ppm (high concentration), while GC-Ni10m were 35.8 ppm (low concentration) and 69.9 ppm (high concentration). The electroanalytical method was compared with the spectrophotometric method using Schiff's reagent with a detection limit were 17.8 ppm (low concentration) and 106.6 ppm (high concentration).

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2023): December 2023 Vol 21, No 1 (2023): June 2023 Vol 20, No 2 (2022): December 2022 Vol 20, No 1 (2022): June 2022 Vol 19, No 2 (2021): December 2021 Vol 19, No 1 (2021): June 2021 Vol 18, No 2 (2020): December 2020 Vol 18, No 1 (2020): June 2020 Vol 18, No 2 (2020): Desember Vol 18, No 1 (2020): Juni Vol 16, No 1 (2018): Juni No 1, 2018 Vol 16, No 2 (2018): December 2018 Vol 16, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 16, No 1 (2018): June 2018 Vol 15, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 15, No 2 (2017): December 2017 Vol 15, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 15, No 1 (2017): June 2017 Vol 14, No 2 (2016): December 2016 Vol 14, No 2 (2016): December 2016 Vol 14, No 1 (2016): June 2016 Vol 14, No 1 (2016): June 2016 Vol 13, No 2 (2015): December 2015 Vol 13, No 2 (2015): December 2015 Vol 13, No 1 (2015): June 2015 Vol 13, No 1 (2015): June 2015 Vol 12, No 2 (2014): December 2014 Vol 12, No 2 (2014): December 2014 Vol 12, No 1 (2014): June 2014 Vol 12, No 1 (2014): June 2014 Vol 11, No 2 (2013): December 2013 Vol 11, No 2 (2013): December 2013 Vol 11, No 1 (2013): June 2013 Vol 11, No 1 (2013): June 2013 Vol 10, No 2 (2012): December 2012 Vol 10, No 2 (2012): December 2012 Vol 10, No 1 (2012): June 2012 Vol 10, No 1 (2012): June 2012 Vol 9, No 2 (2011): December 2011 Vol 9, No 2 (2011): December 2011 Vol 9, No 1 (2011): June 2011 Vol 9, No 1 (2011): June 2011 Vol 8, No 2 (2010): December 2010 Vol 8, No 2 (2010): December 2010 Vol 8, No 1 (2010): June 2010 Vol 8, No 1 (2010): June 2010 More Issue