cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Media Informatika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2007)" : 6 Documents clear
Data Compression Coding Using Static and Dynamic Method of Shannon-fano Algorithm Romi Wiryadinata
Media Informatika Vol. 5 No. 2 (2007)
Publisher : Department of Informatics,Faculty of Industrial Technology,Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas tentang teknik kompresi data dengan menggunakan metode shannon-fano dengan membandingkan antara teknik statik dan teknik dinamik dengan menggunakan data yang sama. Data yang dibandingkan adalah berupa data pesan dalam bentuk teks ’gadjahmada’ yang diolah sedemikian rupa menjadi kode ASCII dan runtun biner. Untuk pesan teks yang pendek metode statik lebih cocok digunakan agar menghasilkan kode dan runtun data yang lebih sedikit tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama untuk scanning huruf, sedangkan untuk pesan teks yang panjang metode dinamik lebih cocok digunakan untuk mempersingkat waktu komputasi tetapi dengan hasil runtun data keluaran yang sedikit lebih besar dari metode statik. Secara keseluruahan algoritma Shannon-Fano menghasilkan runtun data yang lebih sedikit dari total runtun data yang masuk (dengan asumsi satu data/huruf membutuhkan alokasi 8 bit). Total bit keluaran dengan metode statik dapat mencapai 24 bit dengan rasio kompresi 0.3 dan dengan menggunakan metode dinamik dapat menghasilkan 34 bit runtun data output dengan rasio kompresi 0.425.
e-Office untuk Manajemen Perusahaan yang Tersebar Secara Geografis Muhammad Ilhamsyah; Fathul Wahid
Media Informatika Vol. 5 No. 2 (2007)
Publisher : Department of Informatics,Faculty of Industrial Technology,Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengolahan data merupakan bagian paling sulit didalam lingkungan perkantoran, karena sebuah data harus diolah sedemikian rupa sehingga data tersebut dapat dijadikan suatu informasi. Hal ini semakin dipersulit dengan adanya perbedaan jarak antar kantor, sehingga proses–proses tersebut menjadi terhambat. Peranan e-office dirasa akan sangat membantu dalam penyampaian informasi dan aktivitas komunikasi pada suatu perusahaan atau instansi baik untuk dalam lingkungan satu kantor atau perusahaan maupun hubungan antara kantor pusat dan kantor cabang, selain itu e-office juga berperan dalam mempercepat proses penyampaian laporan sehingga sangat membantu pimpinan dalam mengambil keputusan.
Genetic Algorithm with Center Based Chromosomal Representation to Solve New Student Allocation Problem Zainudin Zukhri; Khairuddin Omar
Media Informatika Vol. 5 No. 2 (2007)
Publisher : Department of Informatics,Faculty of Industrial Technology,Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Genetic Algorithm (GA) is one of the most effective approaches for solving optimization problem. We have a problem difficulty for GA in clustering problem. It can be viewed as optimization problem, that is maximization of object similarity in each cluster. The objects must be clustered in this paper are new students. They must be allocated into a few of classes, so that each class contains students with low gap of intelligence and they must not exceed the class capacity. The intelligence gap of each class should be low, because it is very difficult to give good education service for the students in the class whose high diversity of achievements or high variation of skills. We call this problem as New Student Allocation Problem (NSAP). Initially, we apply GA with Partition Based Chromosomal Representation (PBCR). But experiments only provide a small scale case (200 students and 5 classes with same capacities). Then we try to apply GA with Center Based Chromosomal Representation (CBCR) and we evaluate it with the same data. We have successfully improved the performance with this approach. This result indicates that chromosomal representation design is the important step in GA implementation. CBCR is better than PBCR in all aspects. All classes generated by CBCR approach have largest gap of intelligence in each class less than generated by PBCR. CBCR approach can reduce these values almost a half of the values with PBCR approach.
Aplikasi Diagnosis Penyakit Hepatitis untuk Mobile Devices Menggunakan J2ME Chandra Putra Pradana; Sri Kusumadewi
Media Informatika Vol. 5 No. 2 (2007)
Publisher : Department of Informatics,Faculty of Industrial Technology,Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi telah membawa dampak positif bagi perkembangan bangsa-bangsa di seluruh dunia termasuk bangsa Indonesia. Perkembangan sebuah perangkat mobile devices sangat cepat. Mobile devices dirancang sedemikian hingga mudah untuk dibawa kemana saja. Sehingga dapat memudahkan pengguna untuk menggunakannya. Selain itu sekarang cenderung semakin banyak orang menggunakan mobile devices dan semakin banyak fasilitas dari mobile devices yang memudahkan penggunanya. Untuk itu aplikasi diagnosis penyakit hepatitis ini dibuat. Kemudahan dalam hal pelayanan kesehatan sangat diharapkan oleh masyarakat. Dengan memanfaatkan teknologi mobile devices dalam aplikasi diagnosis penyakit hepatitis ini maka pasien dan dokter dapat terbantu. Dengan hanya memasukkan gejala yang dideritanya pasien dapat segera tahu jenis penyakit hepatitis yang dideritanya Sehingga kecepatan dan keefektifan dalam pelayanan dan penanganan kesehatan dapat segera dilakukan. Aplikasi ini menggunakan teknologi J2ME karena teknologi ini bersifat platform. Disamping itu aplikasi ini hanya memerlukan kapasitas memori kecil untuk instalasi sehingga tidak memberatkan perangkat mobile devices.
Kajian Pengenalan Wajah dengan Menggunakan Metode Face-ARG dan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation Anita Desiani
Media Informatika Vol. 5 No. 2 (2007)
Publisher : Department of Informatics,Faculty of Industrial Technology,Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan wajah menjadi alternatif dala berbagai bidang yang membutuhkan identifikasi seseorang, wajah  merupakan bagian dari identifikasi biometrik karena merupakan bagian langsung dari tubuh manusi yang tidak mudah untuk dicuri atau diduplikasi seperti halnya metode konvemsional yang menggunakan password ataupun kartu. Proses pengenalan wajah dapat dilakukan dengan barbagai metode salah satunya Metode Face-ARG, di mana setiap image wajah yang masuk akan direpresentasikan dalam bentuk vektor graph  yang nantinya akan disesuaikan dengan vektor graph dari satu image lain yang dengan melihat tingkat kesesuaiannya, setiap pencocokan yang dilakukan dengan Metode Face-ARG hanya dapat dilakukan untuk dua image, sehingga diperlukan waktu dan proses yang lama setiap suatu image diidentifikasi. Pengenalan wajah dapat juga dilakukan dengan menggunakan jaringan syaraf tiruan salah satunya adalah metode backpropagation dimana semua image yang telah dipolakan dalam bentuk tertentu akan diberikan sebagai pelatihan bagi JST, sehingga JST dapat mengenali pola yang diberikan. Proses awal yang diperlukan bagi JST memang cukup rumit dan lama terutama apabila data yang dilatih sangat banyak. Namun kelebihan dari JST pada saat setiap image ingin diidentifikasi oleh sistem, apabila data tersebut telah dilatih oleh JST maka tidak perlu dilakukan pencocokan seperti pada Face-ARG karena image tersebut telah dikenali oleh JST ada kemudian akan dilihat dalam basisdata, kecuali bagi image yang belum dilatih oleh JST. Arsitektur multi layer perceptron pada metode backpropagation memberikan hasil yang lebih akurat, karena semakin banyak lapisan yang memberikan pelatihan maka akan semakin baik hasil yang diberikan oleh JST.
Penerapan Data Mining dengan Metode Interpolasi untuk Memprediksi Minat Konsumen Asuransi (Studi Kasus Asuransi Metlife) Sandy Kurniawan; Taufiq Hidayat
Media Informatika Vol. 5 No. 2 (2007)
Publisher : Department of Informatics,Faculty of Industrial Technology,Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data mining merupakan teknologi baru yang sangat berguna untuk membantu perusahaan asuransi menemukan informasi yang sangat penting dari gudang data mereka. Data mining meramalkan tren dan sifat-sifat perilaku bisnis yang sangat berguna untuk mendukung pengambilan keputusan penting. Analisis yang diotomatisasi yang dilakukan oleh data mining melebihi yang dilakukan oleh sistem pendukung keputusan tradisional yang sudah banyak digunakan. Data mining dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan bisnis yang dengan cara tradisional memerlukan banyak waktu untuk menjawabnya. Data mining mengeksplorasi basis data untuk menemukan pola-pola yang tersembunyi, mencari informasi pemrediksi yang mungkin saja terlupakan oleh para pelaku bisnis karena terletak di luar ekspektasi mereka. Hasil dari sistem adalah menggali informasi dari basisdata nasabah dan transaksi pembayaran premi asuransi sehingga dapat memprediksi seberapa besar angsuran premi asuransi yang terbaik sesuai dengan kondisi calon nasabah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6