cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL ILMIAH SOSIOLOGI (SOROT)
Published by Universitas Udayana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2024): JISSOROT" : 2 Documents clear
FENOMENA KEDAI KOPI SEBAGAI GAYA HIDUP KONSUMTIF DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS UDAYANA (STUDI KASUS PADA UMAH KOPI PUPUAN) Wiryana, Ni Luh Putu Kirana Wulandari; Arjawa, I Gusti Putu Bagus Suka; Aditya, I Gusti Ngurah Agung Krisna; Mahadewi, Ni Made Anggita Sastri
JURNAL ILMIAH SOSIOLOGI: SOROT Vol 4 No 2 (2024): JISSOROT
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dunia bisnis pada era globalisasi telah mengalami perubahan yang sangat signifikan, salah satunya yaitu bisnis kreatif. Bisnis kreatif semakin berhasil menggaet minat para penggiat usaha untuk bertransformasi dan memulai bisnisnya di bidang kreatif. Salah satu jenis bisnis kreatif yang sedang menjamur adalah bisnis kopi kekinian yang bernama kedai kopi. Kehadiran kedai kopi yang saat ini kerap dijadikan sebagai tempat berkumpul dan berdiskusi (nongkrong), namun secara tidak langsung mempengaruhi pola, kebiasaan, atau gaya hidup generasi muda. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memberikan penjelasan sosiologis keterkaitan mengenai fenomena kedai kopi sebagai gaya hidup konsumsi di kalangan mahasiswa. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian yaitu Umah Kopi Pupuan dan Universitas Udayana. Penentuan informan menggunakan teknik purposive, terdapat 3 jenis informan yaitu informan kunci (konsumen Umah Kopi Pupuan/mahasiswa Universitas Udayana), informan utama (pengelola) dan informan pelengkap (karyawan). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh keberadaan kedai kopi saat ini digunakan sebagai “tanda” dan “identitas” gaya hidup konsumtif generasi muda khususnya kalangan mahasiswa Universitas Udayana dalam iklan dan pemasaran, dengan menonjolkan kedai kopi sebagai tempat yang nyaman untuk berkumpul, mencari hal-hal terbaru dan mengikuti trend zaman sekarang. Selain sebagai “tanda” dan “identitas” gaya hidup konsumtif, keberadaan kedai kopi juga menjadikannya sebagai sebuah budaya yaitu dengan istilah “nongkrong”. Kesimpulan penelitian ini bahwa keberadaan kedai kopi dijadikan sebagai strategi dalam gaya hidup konsumtif khas bagi anak muda khususnya di kalangan mahasiswa Universitas Udayana.
PRESTISE BATU NA PIR SEBAGAI SARANA PENINGKATAN STATUS SOSIAL MASYARAKAT SUKU BATAK TOBA DI DESA SILALAHI II, SUMATERA UTARA Limbong, Angli Rosalia; Zuryani, Nazrina; Krisna Aditya, I Gst. Ngr Agung; Mahadewi, Ni Made Anggita Sastri
JURNAL ILMIAH SOSIOLOGI: SOROT Vol 4 No 2 (2024): JISSOROT
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the tradition of building "batu na pir" in Silalahi II Village as a means of enhancing the social status of the local community. The research aims to analyze the prestige associated with batu na pir, employing an exploratory qualitative method with the theoretical framework of habitus, arena, and capital by Bourdieu. The findings reveal that batu na pir, which serves as a repository for the remains of ancestors, is a longstanding tradition of the Batak Toba people, maintained due to their strong belief in the power of ancestral spirits. The size and grandeur of batu na pir play a significant role in elevating the social status of its owner, leading the community to compete in constructing larger and more luxurious batu na pir. This study recommends education to prevent unhealthy competition and emphasizes the importance of preserving the tradition's original purpose as a form of respect for ancestors. Keywords : Prestige, Batu na pir, Social status, Batak Toba community

Page 1 of 1 | Total Record : 2