cover
Contact Name
Robby Yuli Endra
Contact Email
jurnalteknikmesin@ubl.ac.id
Phone
+6281219015178
Journal Mail Official
jurnalteknikmesin@ubl.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bandar Lampung Jalan ZA Pagar Alam No.26 Labuhan Ratu Bandar Lampung 35142
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin
ISSN : 20873832     EISSN : 30891965     DOI : http://dx.doi.org/10.36448
Core Subject : Engineering,
Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal Teknik Mesin : Desain dan Inovasi, Manufaktur dan Produksi, Material dan Struktur Mekanis, Sistem Energi dan Termal, Robotik dan OtomasiRekayasa Sistem dan Mekatronik: Jurnal Teknik Mesin menyoroti integrasi teknologi mekanik dengan sistem elektronik dan komputer, termasuk dalam konteks mekatronik dan sistem kontrol. Setiap artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Teknik Mesin telah melalui proses peninjauan sejawat yang ketat untuk memastikan kualitas, validitas, dan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini ditujukan bagi para peneliti, akademisi, insinyur, dan profesional yang tertarik pada perkembangan terkini dan inovasi dalam bidang teknik mesin. Melalui publikasi ini, para kontributor dapat berbagi pengetahuan, berdiskusi, dan berkolaborasi dalam upaya untuk memajukan bidang teknik mesin secara global.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2021): Oktober" : 6 Documents clear
ANALISA TEMPERATUR PADA HEATER NOZZLE DENGAN VARIASI NOZZLE TERHADAP HASIL PRODUK PRINTER 3D MENGGUNAKAN FILAMENT PLA Kunarto Kunarto; Achmad Agung Pratama
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rapid Prototyping adalah sebuah teknologi yang terkait dengan benda-benda CAD. Metode ini dapat menghasilkan objek dengan cara menumpuk bahan secara lapis demi lapis. Pencetakan 3D bisa memberi penghematan besar pada biaya perakitan karena bisa mencetak produk yang sudah dirakit. Secara istilah 3D printing ialah proses pembuatan benda padat tiga dimensi dari sebuah desain secara digital menjadi bentuk 3D yang tidak hanya dapat dilihat tapi juga dapat dipegang dan memiliki volume.Pada proses penelitian ini menggunakan bahan filamen Polylactic Acid (PLA), kemudian dicetak . setelah semua spesimen pengujian selesai dicetak, semua spesimen di ukur dimensinya untuk mengetahui apakah dimensi stelah dicetak dan sebelum dicetak sesuai dengan design. Untuk pencetakan spesimen uji kekerasan dicetak dengan menggunakan tiga (3) variasi suhu yaitu 200 , 210  dan 220  dan tiga (3) variasi ukuran nozzle yaitu 0.3mm, 0.4 mm, dan 0.5 mm.Dari penelitian yang sudah di lakukan dimensi hasil cetakan dan design tidak sesuai, hal ini dikarenakan terjadinya defleksi pada saat proses pencetakan. Untuk hasil uji kekerasan suhu terbaik yang memiliki nilai uji kekerasan paling tinggi adalah suhu 220 . Untuk uji kekerasan dari variasi suhu dan varasi nozzle hasil yang didapat berbeda-beda, karena data yag berbeda-beda ini tidak tergantung pada suhu dan pada nozzle saja tetapi juga tergantung dari kepadatan spesimen saat dicetak.
PEMILIHAN BAHAN PENGEMULSI MINYAK SOLAR SEBAGAI BAHAN BAKAR PADA BURNER Sarjono Sarjono
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian untuk mencari pengemulsi bahan bakar solar yang tepat pada burner telah dilakukan. Parameter yang dianalisis adalah homoginitas campuran, lama pemisahan campuran bahan bakar solar dengan air, dengan variasi % volume air, % volume solar dan % volume bahan pengemulsi. Alat yang digunakan adalah tabung reaksi, gelas ukur, mixer. Hasil penelitian ini adalah bahan pengemulsi jenis Alkylbenzene Sulfonate Acid (ABS) dengan prosentase 0,22 % volume, yang diharapkan dapat dipakai sebagai pengemulsi bahan bakar solar pada burner
PENGARUH FRAKSI VOLUME KOMPOSIT SERAT AMPAS TEBU TERHADAP KEKUATAN BENDING DAN KEKUATAN IMPACT BERMATRIK POLYESTERPENGARUH FRAKSI VOLUME KOMPOSIT SERAT AMPAS TEBU TERHADAP KEKUATAN BENDING DAN KEKUATAN IMPACT BERMATRIK POLYESTER Indra Surya; Erki Gusnawan
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan material komposit dalam bidang rekayasa semakin banyak digunakan. Hal ini dikarenakan sifat–sifatnya yang unggul dibandingkan dengan bahan konvensional, seperti rasio antara kekuatan dan densitisnya cukup tinggi, kaku,proses pembuatannya sangat sederhana serta tahan terhadap korosi dan beban lelah. Komposit perpenguat serat alam dinilai lebih ramah lingkungan di bandingkan dengan bahan material seperti, alumunium, baja dan bahan logam lainnya. Penelitian komposit berpenguat serat ampas tebu ini dibuat dengan metode hand lay up dan disusun secara acak, metode ini dipilih karena prosesnya yang sederhana dan cukup mudah dilakukan. Komposit ini dibuat dengan beberapa variasi campuran baik dari panjang serat ( 2 Cm, 4 Cm dan 6 Cm ) serta fraksi volume serat yang digunakan ( 5%, 10% dan 15% ) dan matrik yang digunakan adalah jenis polimer, yaitu resin Polyester. hal ini dilakukan untuk mengetahui di variasi manakah hasil yang paling baik diperoleh. Dari beberapa variasi diatas akan kita liat sejauh manakah akan mempengaruhi sifat mekanik pada komposit baik kekuatan bending dan kekuatan impact.Dari hasil pengujian diperoleh data dengan harga impact tertinggi terdapar pada komposit dengan panjang serat 4 Cm dan fraksi volume serat 10 % yaitu sebesar ( 1.4 joule/mm2 ), dan untuk kekuatan bending tertinggi terdapat pada komposit yang sama yaitu dengan panjang serat 4 Cm dan fraksi volume 10% sebesar (Max Force 198,2 Newton), (Compression Stregth 0,99 N/ mm2) dan Elongation sebesar (1,82%). Dari hasil ini dapat di simpulkan bahwa semakin panjang serat dan semakin banyak serat yang digunakan maka kekuatan komposit akan semakin meningkat akan tetapi jika serat yang digunakan terlalu panjang dan terlalu banyak tanpa di imbangi dengan perbandigan matrik yang sesuai maka kekuatannya pun juga akan menurun.
RANCANG BANGUN MESIN PENGECAT OTOMATIS BERBASIS ARDUINO Muhammad Ilham Miranto; Riza Muhida; Muhammad Riza
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cat adalah cairan yang berfungsi untuk melindungi, memperkuat, dan memperindah. Pada proses pengecatan menggunakan metode penyemprotan (spray) adalah yang paling cepat, tetapi harus mengetahui jarak dan tekanan angin yang sesuai agar tidak terbuang ke udara bebas. Memodifikasi diameter lubang nozzle spray gun dapat dilakukan sehingga dapat menambah efisiensi saat proses pengecatan menjadi lebih cepat, dan tebal. Tetapi saat memodifikasi lubang nozzle spray gun memiliki batas disetiap masing masing type spray gun dalam penelitian ini jenis spray gun yang digunakan adalah type F75 dengan diameter aslinya 1,5mm kemudian dimodifikasi menjadi 1,8mm dan 2mm. Pada type ini saat perluas lubang nozzle lebih dari 2mm Jarum spray gun tidak dapat menutup rapat lubang nozzle sehingga terjadi kebocoran angin pada nozzle dan spray gun tidak efektif. Jarak spray gun ke objek juga sangat mempengaruhi dari pengujian. Maka dapat disimpulkan semakin dekat jarak sprayer ke objek maka ketebalan cat meningkat,  semakin besar diameter nozzle maka hasil pengecatan juga semakin tebal dan setiap type nozzle memiliki batas perluasan diameter lubang nozzlenya.
RANCANG BANGUN MESIN PENEKUK PLAT DENGAN SISTEM HIDROLIK TEBAL PLAT 4 MM Bambang Pratowo; Witoni Witoni; Prasetyo Prasetyo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hydraulik bending machine is a tool that is used for the process of forming the plate by bending the workpiece so that in undergoes a (deformation) that causes plate tension around the neutral area. Using a hydraulic system can bend the plate in a way that is easier and more efficient and more precies. The method of making hydraulic bending tools includes  planning,  then the production process and testing tools.  The hydraulic system with a starting drive to  power the electric motor 1 HP at 1420 rpm produces a directional control valve trough the pushbutton. Directional control valve function to regulate fluid to actuator. Plate bending  process with a maximum thickness of 4 mm, a length of 350 mm stretch.
PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN BAKAR DAN REMAPPING DERAJAT PENGAPIAN MENGGUNAKAN SISTEM DUAL FUEL BIOGAS - PERTALITE TERHADAP PERFORMA SEPEDA MOTOR 4 TAK Zein Muhamad; Gede Alex
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan bakar yang bersumber dari minyak bumi yang terus menipis sehingga manusia menemukan teknologi untuk mengefisienkan kinerja mesin, penelitian juga dilakukan untuk mencari alternatif bahan bakar selain minyak bumi. Bahan–bahan yang sebelumnya tidak diperhitungkan sebagai bahan bakar di uji coba dan dikaji kelayakannya sebagai bahan bakar. Biogas adalah salah satu sumber energi alternatif, sumber energi ini berbentuk gas yang didominasi oleh gas metana (CH4) dan gas karbondioksida (CO2) yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif pada motor bakar. Pada penelitian dapat menunjukan pengaruh dual fuel bahan bakar pertalite dan biogas dengan remapping derajat pengapian terhadap performa pada motor bakar bensin. Remapping adalah memetakan atau penentuan derajat waktu pembakaran atau pengapian. Remapping bisa dilakukan dengan cara analisa dengan program komputer dan cara manual. Sedangkan, Dual Fuel adalah suatu sistem bahan bakar ganda pada mesin pembakaran menggunakan bahan bakar alternatif seperti gas alam (CNG), LPG, atau biogas. Pada pengujian diketahui variasi tekanan biogas dan remapping derajat pengapian sangat berpengaruh terhadap kinerja motor bakar disetiap variasi pengujian. Nilai torsi tertinggi didapat dengan nilai torsi sebesar 33,00 N.m. Kemudian daya yang tertinggi dengan nilai daya sebesar 466,12 watt. Pada konsumsi bahan bakar spesifik (Sfc) terendah didapat dengan nilai 0,000106636 Kg/Watt.menit. Dan diketahui variasi tekanan biogas dan remapping derajat pengapian sangat berpengaruh terhadap gas buang disetiap variasi pengujian. Untuk karbon monoksida (CO) nilai yang terendah didapat dengan nilai 0,0022 %, Sedangkan pada emisi gas buang karbondioksida (CO2) nilai yang tertinggi didapat dengan nilai 51,61 %. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6