cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
SOSIALITA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2020): Oktober" : 7 Documents clear
ANALISIS RELATIONSHIP MARKETING (PEMASARAN RELASIONAL) DAN KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PT TELKOMSEL BANDAR LAMPUNG Soewito Soewito; Gheany Febidhanty; Suwandi Suwandi; Agustuti Handayani
SOSIALITA Vol 15, No 2 (2020): Oktober
Publisher : SOSIALITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Customer satisfaction is determined by the quality of the goods or services the customer wants, so quality assurance is a top priority for every company as a benchmark for the company's competitive advantage. Quality of service in service companies is very important from the point of view of consumers. The purpose of this study was to determine the effect of relationship marketing and customer satisfaction on customer loyalty of PT Telkomsel in Bandar Lampung. This type of research is quantitative; the population in this study is the customer of PT Telkomsel in Bandar Lampung for 3 months as many as 60 people and a sample of 60people. Analysis of the data used is multiple linear regression analysis. The results of the study found that there is an influence of relational marketing on customer loyalty of PT Telkomsel Bandar Lampung. There is an influence of customer satisfaction on customer loyalty of PT Telkomsel Bandar Lampung. There is the influence of relational marketing and customer satisfaction on customer loyalty of PT Telkomsel Bandar Lampung. Suggestion, PT Telkomsel Bandar Lampung is advised to be able to convince customers with a guarantee of satisfying service supported by professional employees in serving customers. These steps are expected to make customers like the services provided, so that eventually customers will come back and make repeat purchases.
SISTEM LAPORAN KEUANGAN DENGAN PENDEKATAN ETIKA BISNIS Machrus, Mohammad
SOSIALITA Vol 15, No 2 (2020): Oktober
Publisher : SOSIALITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan keuangan merupakan bagian sangat penting (seperti urat nadi) dalam bisnis,yaitu sebagai bentuk pelaporan dan pertanggung jawaban, kepada semua pemangkukepentingan; system laloran keuangan metode konvensional hanya memperhatikan aspekakuntabilitas dan transparansi dalam perspektif social bisnis, karenanya sering terjadipermasalahan dan konflik diantara pemangku kepentingan, maka perlu ada resolusi untukminimalisasi konflik tersebut, yaitu dengan pendekatan etika moral dan spiritual.Permasalahan, Apakah pendekatan etika moral dan spiritual bisa dipakai pada systemlaporan keuangan, sebagai upaya menekan konflik diantara pemangku kepentinganbisnis. Tujuan penelitian ini, adalah membangun konstruksi system lapoaran keuanganyang bisa memenuhi kelayakan dan kepatutan, sehinga bisa diterima oleh semuapemangku kepentingan. Metode pada penelitian ini, datanya sekunder dengan teknikstudi literature, analisis dengan teknik kompilasi dan hermeneutic, penarikan kesimpulanbersifat induktif. Hasil analisis, bahwa system lapoaran keuangan dengan pendekatanetika moral dan spiritual, lebih mampu menciptakan kelayakan dan kepatutan yang bisaditerima oleh semua pemangku kepentingan, sehingga mampu menekan konflik diantarapemangku kepentingan bisnis.
PENINGKATAN KOMPETENSI APARATUR BIROKRASI PEMERINTAH MEWUJUDKAN BIROKRASI YANG BERKUALITAS Rusdan, Rusdan
SOSIALITA Vol 15, No 2 (2020): Oktober
Publisher : SOSIALITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama yang masih mengemukan tentang birokrasi pemerintah sampai dengan saatini masih berkutat pada lemahnya kinerja aparat birokrasi dalam menjalankan tugas danfungsi yang menjadi tanggung jawabnya. Apabila ditelisik lebih mendalam aparat birokrasisebagai ujung tombak pelaksanaka kebijakan pemerintah masih belum menunjukkan kualitaskerja yang diharapkan, salah satu penyebab utamanya menurut penulis berhubungan dengankompetensi yang dimiliki aparat birokrasi dalam bekerja masih cenderung memperlihatkankelemahan dari sisi kualitas, sehingga sering terjadi keluhan bahkan sampai pada tingkatantipati terhadap hasil kerja aparat birokrasi. oleh sebab itu, dibutuhkan perbaikan melaluipeningkatan kompetensi aparatur birokrasi, yakni dengan melakukan upaya peningkatankapabilitas dan kapabilitas baik dalam aspek koginitif yakni peningkatan pengausaan ilmupengetahuan, teknologi dan keterampilan, serta aspek afeksi yang berkaitan dengan sikapdan perilaku aparatur birokrasi. upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan aparatubirokrasi secara sistematis dan dijadikan prasyarat yang harus dijadikan standar untuk diberitanggung jawab terhadap pekerjaan dan posisi tertentu, hal ini sebagai cara untukmewujudkan aparat birokrasi bekerja berdasarkan komptensi yang pada akhirnya dapatmemperlihatkan kualitas yang diharapkan.
SISTEM LAPORAN KEUANGAN DENGAN PENDEKATAN ETIKA BISNIS Mohammad Machrus
SOSIALITA Vol 15, No 2 (2020): Oktober
Publisher : SOSIALITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan keuangan merupakan bagian sangat penting (seperti urat nadi) dalam bisnis,yaitu sebagai bentuk pelaporan dan pertanggung jawaban, kepada semua pemangkukepentingan; system laloran keuangan metode konvensional hanya memperhatikan aspekakuntabilitas dan transparansi dalam perspektif social bisnis, karenanya sering terjadipermasalahan dan konflik diantara pemangku kepentingan, maka perlu ada resolusi untukminimalisasi konflik tersebut, yaitu dengan pendekatan etika moral dan spiritual.Permasalahan, Apakah pendekatan etika moral dan spiritual bisa dipakai pada systemlaporan keuangan, sebagai upaya menekan konflik diantara pemangku kepentinganbisnis. Tujuan penelitian ini, adalah membangun konstruksi system lapoaran keuanganyang bisa memenuhi kelayakan dan kepatutan, sehinga bisa diterima oleh semuapemangku kepentingan. Metode pada penelitian ini, datanya sekunder dengan teknikstudi literature, analisis dengan teknik kompilasi dan hermeneutic, penarikan kesimpulanbersifat induktif. Hasil analisis, bahwa system lapoaran keuangan dengan pendekatanetika moral dan spiritual, lebih mampu menciptakan kelayakan dan kepatutan yang bisaditerima oleh semua pemangku kepentingan, sehingga mampu menekan konflik diantarapemangku kepentingan bisnis.
SISTEM LAPORAN KEUANGAN DENGAN PENDEKATAN ETIKA BISNIS Machrus, Mohammad
SOSIALITA Vol 15, No 2 (2020): Oktober
Publisher : SOSIALITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan keuangan merupakan bagian sangat penting (seperti urat nadi) dalam bisnis,yaitu sebagai bentuk pelaporan dan pertanggung jawaban, kepada semua pemangkukepentingan; system laloran keuangan metode konvensional hanya memperhatikan aspekakuntabilitas dan transparansi dalam perspektif social bisnis, karenanya sering terjadipermasalahan dan konflik diantara pemangku kepentingan, maka perlu ada resolusi untukminimalisasi konflik tersebut, yaitu dengan pendekatan etika moral dan spiritual.Permasalahan, Apakah pendekatan etika moral dan spiritual bisa dipakai pada systemlaporan keuangan, sebagai upaya menekan konflik diantara pemangku kepentinganbisnis. Tujuan penelitian ini, adalah membangun konstruksi system lapoaran keuanganyang bisa memenuhi kelayakan dan kepatutan, sehinga bisa diterima oleh semuapemangku kepentingan. Metode pada penelitian ini, datanya sekunder dengan teknikstudi literature, analisis dengan teknik kompilasi dan hermeneutic, penarikan kesimpulanbersifat induktif. Hasil analisis, bahwa system lapoaran keuangan dengan pendekatanetika moral dan spiritual, lebih mampu menciptakan kelayakan dan kepatutan yang bisaditerima oleh semua pemangku kepentingan, sehingga mampu menekan konflik diantarapemangku kepentingan bisnis.
PENINGKATAN KOMPETENSI APARATUR BIROKRASI PEMERINTAH MEWUJUDKAN BIROKRASI YANG BERKUALITAS Rusdan, Rusdan
SOSIALITA Vol 15, No 2 (2020): Oktober
Publisher : SOSIALITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama yang masih mengemukan tentang birokrasi pemerintah sampai dengan saat ini masih berkutat pada lemahnya kinerja aparat birokrasi dalam menjalankan tugas dan fungsi yang menjadi tanggung jawabnya. Apabila ditelisik lebih mendalam aparat birokrasi sebagai ujung tombak pelaksanaka kebijakan pemerintah masih belum menunjukkan kualitas kerja yang diharapkan, salah satu penyebab utamanya menurut penulis berhubungan dengan kompetensi yang dimiliki aparat birokrasi dalam bekerja masih cenderung memperlihatkan kelemahan dari sisi kualitas, sehingga sering terjadi keluhan bahkan sampai pada tingkat antipati terhadap hasil kerja aparat birokrasi. oleh sebab itu, dibutuhkan perbaikan melalui peningkatan kompetensi aparatur birokrasi, yakni dengan melakukan upaya peningkatan kapabilitas dan kapabilitas baik dalam aspek koginitif yakni peningkatan pengausaan ilmu pengetahuan, teknologi dan keterampilan, serta aspek afeksi yang berkaitan dengan sikap dan perilaku aparatur birokrasi. upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan aparatu birokrasi secara sistematis dan dijadikan prasyarat yang harus dijadikan standar untuk diberi tanggung jawab terhadap pekerjaan dan posisi tertentu, hal ini sebagai cara untuk mewujudkan aparat birokrasi bekerja berdasarkan komptensi yang pada akhirnya dapat memperlihatkan kualitas yang diharapkan.
PENINGKATAN KOMPETENSI APARATUR BIROKRASI PEMERINTAH MEWUJUDKAN BIROKRASI YANG BERKUALITAS Rusdan Rusdan
SOSIALITA Vol 15, No 2 (2020): Oktober
Publisher : SOSIALITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama yang masih mengemukan tentang birokrasi pemerintah sampai dengan saat ini masih berkutat pada lemahnya kinerja aparat birokrasi dalam menjalankan tugas dan fungsi yang menjadi tanggung jawabnya. Apabila ditelisik lebih mendalam aparat birokrasi sebagai ujung tombak pelaksanaka kebijakan pemerintah masih belum menunjukkan kualitas kerja yang diharapkan, salah satu penyebab utamanya menurut penulis berhubungan dengan kompetensi yang dimiliki aparat birokrasi dalam bekerja masih cenderung memperlihatkan kelemahan dari sisi kualitas, sehingga sering terjadi keluhan bahkan sampai pada tingkat antipati terhadap hasil kerja aparat birokrasi. oleh sebab itu, dibutuhkan perbaikan melalui peningkatan kompetensi aparatur birokrasi, yakni dengan melakukan upaya peningkatan kapabilitas dan kapabilitas baik dalam aspek koginitif yakni peningkatan pengausaan ilmu pengetahuan, teknologi dan keterampilan, serta aspek afeksi yang berkaitan dengan sikap dan perilaku aparatur birokrasi. upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan aparatu birokrasi secara sistematis dan dijadikan prasyarat yang harus dijadikan standar untuk diberi tanggung jawab terhadap pekerjaan dan posisi tertentu, hal ini sebagai cara untuk mewujudkan aparat birokrasi bekerja berdasarkan komptensi yang pada akhirnya dapat memperlihatkan kualitas yang diharapkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7