cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Bioleuser
ISSN : 25976753     EISSN : 25976753     DOI : -
Core Subject : Science,
The Journal of BIOLEUSER is a scientific journal owned and managed by Department of Biology, Faculty of Science, University of Syiah Kuala.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019" : 5 Documents clear
Perilaku Bersarang Orangutan Sumatera (Pongo abelii) di Stasiun Reintroduksi Orangutan Jantho, Aceh Besar Dalil Sutekad; Iqbar Iqbar; Masykur Masykur; Ilham Fonna
Jurnal Bioleuser Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v3i3.21008

Abstract

Penelitian tentang perilaku bersarang orangutan sumatera (Pongo abelii) telah dilakukan di Stasiun Reintroduksi orangutan Jantho, Kabupaten Aceh Besar pada April hingga Desember 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data tentang perilaku bersarang orangutan sumatera reintroduksi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Focal Animal Sampling. Parameter yang diukur adalah posisi sarang, tinggi pohon sarang dan tinggi sarang, lama waktu pembuatan sarang dan status sarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi sarang orangutan sumatera reintroduksi yang ditemukan selama penelitian adalah posisi 2 (38,67%), posisi 3 (36%), posisi 1 (24%) dan posisi 4 (1,33%). Tinggi pohon sarang yang sering digunakan adalah kategori 10+ hingga 25+ meter, dengan tinggi sarang kategori 5+ hingga 20+ meter. Waktu yang digunakan orangutan sumatera reintroduksi untuk menyelesaikan pembuatan satu sarang baru berkisar antara 1 hingga 6 menit, sedangkan waktu yang digunakan untuk perbaikan sarang lama berkisar antara 1 hingga 4 menit. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa ada perbedaan perilaku bersarang antara orangutan sumatera reintroduksi dan orangutan sumatera liar.
Pteridophyta di Kawasan Hutan Lindung Desa Lam Badeuk, Aceh Besar Masykur Masykur; Andi Rama Syahputra; Amalia Amalia; Saida Rasnovi; Irvianty Irvianty
Jurnal Bioleuser Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v3i3.20945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang indeks nilai penting dan indeks keanekaragaman jenis/spesies serta sebaran tumbuhan paku di Kawasan Hutan Lindung Desa Lam Badeuk. Pengamatan meliputi jumlah individu tiap jenis pada setiap plot sampel dan faktor fisik lingkungan berupa suhu udara, kelembaban dan intensitas cahaya. Diperoleh 15 spesies tumbuhan paku yang terdiri dari 11 genus, 7 famili, 2 ordo, dan 1 kelas. Dari jumlah tersebut, 9 spesies merupakan pakis terestrial dan 6 spesies paku epifit. Indeks keanekaragaman menunjukkan tingkat keanekaragaman yang tergolong sedang yaitu 1,79 di perbukitan dan 1,12 di bagian pantai.
Efek Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Malaka (Phyllanthus emblica) Terhadap Differensial Leukosit Pada Mencit Jantan Nuzul Asmilia; Amalia Sutriana; Mentari Azhari L
Jurnal Bioleuser Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v3i3.20951

Abstract

Tanaman malaka adalah salah satu tanaman obat yang mempunyai khasiat sebagai antiinflamasi. Aktivitas antiinflamasi dalam tubuh hewan dapat dinilai berdasarkan beberapa parameter salah satunya adalah menghitung jumlah differensial sel leukosit. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efek ekstrak etanol daun malaka (Phyllanthus emblica) terhadap differensial leukosit pada mencit jantan yang diinduksi karagenan. Penelitian ini menggunakan 20 ekor mencit yang dibagi dalam 5 kelompok perlakuan dengan 4 ekor mencit perkelompok perlakuan. Semua mencit diinduksi inflamasi dengan menggunakan karagenan dengan dosis 1%. Mencit pada kelompok 1 (kontrol negatif) tidak diberi ekstrak etanol daun malaka dan suspensi piroxicam. Kelompok 2 (kontrol positif) diberikan piroxicam 20 mg. Kelompok 3, 4, dan 5 diberikan ekstrak etanol daun malaka masing-masing dengan dosis 100 mg/kgbb, 200 mg/kgbb dan 300 mg/kgbb. Pengambilan darah dilakukan pada hari ke-5 setelah perlakuan. Data dianalisis dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) pola satu arah menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan (±SD) jumlah granulosit pada K1, K2, K3, K4, dan K5 adalah 40,00±13,29%; 44,74±7,32%; 35,5±11,9%; 50,00±10,09% dan 38,75±20,53%. Rata-rata sel monosit pada K1, K2, K3, K4 dan K5 adalah 14,25±6,44%; 14,50±9,71%; 5,25±3,30%;5,25±2,5% dan 12,75±4,34%. Sementara rata-rata sel limfosit pada K1, K2, K3, K4 dan K5 adalah 45,75±17,68%; 40,75±12,03%; 59,25±10,11%; 44,75±9,94% dan 48,5±16,8%. Analisis statistik menunjukkan bahwa differensial sel leukosit diantara semua kelompok tidak berbeda nyata (P0,05). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun malaka pada mencit yang diinduksikan inflamasi dengan karagenan tidak mempengaruhi jumlah differensial leukosit.
Pengaruh Lahan Kering dan Basah Terhadap Jumlah Pati dan Kadar Glukosa pada Sagu (Metroxylon sagu Rottb.) Tahap Berbunga Yunita Yunita; Mukhlisah Mukhlisah
Jurnal Bioleuser Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v3i3.21005

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh lahan kering dan lahan basah terhadap jumlah pati dan kadar glukosa pada sagu (Metroxylon sagu Rottb.) tahap berbunga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jumlah pati dan kadar glukosa sagu pada lahan kering dan lahan basah serta perbedaan akumulasi jumlah pati sagu pada tiap bagian batang (bagian bawah, tengah, dan atas). Untuk mengetahui perbedaan jumlah pati dan kadar glukosa pada tiap bagian batang digunakan Rancangan Acak Kelompok dan dianalisis dengan Sidik Ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pati dan kadar glukosa pada sagu yang tumbuh di lahan basah lebih tinggi dari yang tumbuh di lahan kering, tetapi tidak berbeda nyata. Akumulasi jumlah pati terbanyak terdapat pada bagian tengah batang sagu baik yang di lahan kering maupun di lahan basah, tetapi tidak terdapat perbedaan yang nyata di antara ketiga bagian batang tersebut.
Aktivitas Harian Orangutan Sumatera (Pongo abelii) Reintroduksi di Stasiun Reintroduksi Orangutan Jantho, Aceh Besar Asril Abdullah; Helvi Musdarlia; Dalil Sutekad; Fauziah Fauziah; Muhammad Nasir; Nur Azizah
Jurnal Bioleuser Vol 3, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v3i3.21006

Abstract

Penelitian tentang “Aktivitas Harian Orangutan Sumatera (Pongo abelii) Reintroduksi di Stasiun Reintroduksi Orangutan Jantho, Aceh Besar” telah dilakukan di stasiun reintroduksi orangutan Jantho, Kabupaten Aceh Besar mulai September 2015 sampai Mei 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data perilaku harian orangutan sumatera reintroduksi. Penelitian ini menggunakan metode Focal Animal Sampling. Parameter yang diukur adalah durasi makan, istirahat, bergerak dan bersarang. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif yang ditampilkan dalam bentuk tabel dan gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase aktivitas makan sebanyak 41,17%, istirahat 37,76%, bergerak 20,61%, dan bersarang 0,46%. Durasi makan orangutan di dalam kandang adalah 2.736 menit dengan jumlah pakan 80.570 gram. Durasi makan orangutan setelah dilepas adalah 10.360 menit dari total keseluruhan aktivitas harian.

Page 1 of 1 | Total Record : 5