cover
Contact Name
Yuliana Rakhmawati
Contact Email
jurnalkomunikasiutm@gmail.com
Phone
+628562991762
Journal Mail Official
jurnalkomunikasiutm@gmail.com
Editorial Address
Ilmu Komunikasi, Universitas Trunojoyo Madura
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi
ISSN : 19784597     EISSN : 25494902     DOI : https://doi.org/10.21107/komunikasi
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2021): Maret" : 8 Documents clear
Studi Kasus Kelompok Samasundu dan Tallas dalam Pengelolaan Stereotipe di Sulawesi Barat Suherli Suherli; Tuti Bahfiarti; Muhammad Farid
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v15i1.10163

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk stereotipe kelompok Samasundu terhadap kelompok Tallas di Desa Samasundu, Sulawesi Barat. Stereotipe muncul karena adanya sejarah di masa lalu seperti, stereotipe kelompok Tallas sebagai kelompok yang tidak berpendidikan, kelas sosial bawah serta pekerja kasar. Penelitian ini menggunakan rancangan riset kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada kelompok Samasundu dan kelompok Tallas. Data dianalisis dengan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stereotipe yang selama ini muncul karena adanya kejadian masa lalu kedua kelompok  perlahan mulai dapat dihilangkan. Perbaikan dari aspek pendidikan serta ekonomi bagi kelompok Tallas menjadi prioritas utama dengan harapan agar status sebagai kelompok minoritas dapat dihilangkan. Akan tetapi tidak semua aspek sosial yang berkaitan dengan kelas sosial dapat disejajarkan. Ada hal-hal tertentu yang menjadi pengecualian untuk dapat disejajarkan terutama yang berkaitan dengan tradisi ataupun adat yang diyakini oleh keduanya karena kedua kelompok masyarakat masih berpegang teguh pada adat istiadat, seperti acara pernikahan saat proses pelattigian (pemberkatan) bagi seseorang saat melangsungkan pernikahan. Menurut adat istiadat yang diyakini oleh masyarakat setempat, pelattigian (pemberkatan) hanya boleh dilakukan oleh seseorang dengan identitas lebih baik atau mempunyai level sosial paling tidak sama dengan kelompok yang melangsungkan pernikahan. Dalam hal ini, pemerintah setempat atau tokoh masyarakat di desa tersebut harus mampu memberikan solusi berupa pemahaman kepada kelompok Samasundu untuk dapat hidup secara berdampingan tanpa harus melihat kejadian di masa lalu sebagai pembanding diantara kedua kelompok masyarakat sehingga stereotipe yang memberi kesan negatif terhadap kelompok Tallas dapat dihilangkan. Selain itu, kelompok Tallas mempunyai keterampilan unik yaitu membuat keterampilan dari bambu yang tidak dimiliki oleh masyarakat Samasundu harus diberikan pelatihan maupun wadah yang cukup untuk melestarikan atau memberikan inovasi terhadap keterampilan yang mereka miliki.
Telemedicine sebagai Media Konsultasi Kesehatan di Masa Pandemic COVID 19 di Indonesia Genny Gustina Sari; Welly Wirman
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v15i1.10181

Abstract

Bidang kesehatan mengalami kemajuan pesat dengan mengadopsi internet dalam penerapannya, internet memudahkan pekerjaan dan memungkinkan terobosan baru dalam dunia kesehatan melalui e-health. Tulisan ini mencoba melihat bagaimana situs-situs e-health seperti Alodokter dan Halodoc menjadi media konsultasi kesehatan secara online bagi masyarakat. motif apa yang melatarbelakangi pasien memilih berkonsultasi online dan bagaimana masyarakat menaruh kepercayaan konsultasi tanpa tatap muka khsusunya selama masa pandemic COVID 19 dengan menggunakan teori fenomenologi Alferd Schutz yang menitikberatkan pada motif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenalogi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara secara online dengan para pasien di aplikasi Alodokter dan Halodoc yang dilakukan dalam kurun waktu 5 bulan dengan total jumlah informan sebanyak 6 orang. Hasil penelitian menunjukkan Because to Motive seseorang melakukan konsultasi online adalah karena pandemic COVID 19 yang menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan untuk melakukan konsultasi langsung dan karena penyakit yang dikonsultasikan dianggap pasien bukan penyakit yang serius. In Order to Motive pasien melakukan konsultasi kesehatan online adalah untuk mendapatkan informasi dan solusi dari penyakit yang diderita, untuk mendapatkan rekomendasi obat yang harus dikonsumsi atau Tindakan yang harus ditindaklanjuti serta untuk memperoleh ketenangan atas kecemasan yang dirasakan mengingat banyaknya keluhan yang dikonsultasikan mengacu pada pertanyaan tentang gejala COVID 19. Tingkat kepercayaan pasien kepada hasil diagnosis online menunjukkan bahwa umumnya pasien akan mempercayai hasil diagnosis untuk penyakit ringan, namun untuk diagnosis yang mengarahkan pasien menemui dokter ahli cenderung diabaikan pasien.  
Konvergensi Konten Audio di Media Online (Studi Kasus Podcast Detik.com) Irwan Nugroho; Irwansyah Irwansyah
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v15i1.9753

Abstract

Detik.com meluncurkan podcast sebagai salah satu alternatif distribusi konten pada Februari 2020 lalu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang dan tujuan Detik.com menerbitkan konten audio podcast. Selain itu untuk mengetahui proses pembuatan podcast di Detik.com dan tantangan yang menyertainya. Konsep-konsep tentang podcast dan konvergensi media digunakan sebagai alat bantu analisis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma interpretif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa podcast dikembangkan Detik.com untuk memperluas variasi konten, medium distribusi konten, serta menciptakan pengalaman baru untuk para jurnalis dalam bercerita (storytelling). Podcast dipilih karena dinilai lebih fleksibel dibandingkan dengan radio. Podcast Detik.com ditargetkan untuk menambah jumlah pembaca muda dan membentuk engagement dengan mereka. Podcast menuntut para jurnalis Detik.com yang sebagian besar tidak mempunyai latar belakang penyiaran untuk menguasai beberapa skill dan pekerjaan sekaligus. Podcast Detik.com dibuat dengan proses yang sangat sederhana, cepat, dan tanpa biaya. Pendengar podcast Detik.com belum terlalu besar, namun konten audio tersebut telah berhasil menyasar kelompok muda. Podcast memberi pengalaman baru bagi pembaca Detik.com dalam mengonsumsi berita. Masa depan podcast serta prospek monetisasinya membuat Detik.com terus berupaya mengembangkan podcast.
Peran Humas Xl Axiata Melalui Aplikasi Mobile Laut Nusantara Dalam Membangun Citra Perusahaan Bagi Nelayan Alvian Jelang Ramadhan
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v15i1.8807

Abstract

Penelitian untuk mengetahui peran humas XL Axiata melalui aplikasi mobile Laut Nusantara untuk membangun citra perusahaan bagi nelayan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif studi kasus. Hasil Penelitian ini adalah kegiatan Aplikasi Laut Nusantara berjalan dengan baik dan lancar. Humas XL telah berhasil menyelenggarakan kegiatan Aplikasi Laut Nusantara karena aplikasi tersebut juga dapat diterima dengan baik oleh para nelayan khususnya nelayan jukung. Aplikasi Laut Nusantara merupakan aplikasi pertama karya anak bangsa yang dibuat untuk masyarakat Indonesia khususnya para nelayan, aplikasi ini mempunyai kelebihan yang dapat dimanfaatkan oleh para nelayan yaitu: sebaran ikan dilautan, perkiraan cuaca, melaporkan hasil tangkapan, harga ikan di pelabuhan, perkiraan bahan bakar yang dibutuhkan pada saat melaut. Penyelenggaraan kegiatan Aplikasi Laut Nusantara dapat membangun citra positif perusahaan bagi para nelayan. Dengan pelaksanaan yang sangat baik dan memenuhi segala syarat serta kriteria dari penyelenggaraan kegiatan Aplikasi Laut Nusantara menghasilkan citra yang positif di benak para nelayan yang hadir dalam kegiatan tersebut.  Penelitian ini memiliki saran yaitu aplikasi Laut nusantara hanya bisa digunakan di android versi kitkat ke atas belum bisa di iOS atau iphone, sebaiknya aplikasi Laut Nusantara juga bisa digunakan di versi iOS atau iphone meskipun nelayan jarang yang menggunakan iphone tetapi hal ini dinilai sangat penting karena para nelayan tidak hanya menggunakan android.
Analisis Framing Pemberitaan Habib Rizieq Shihab selama di RS Bogor Terkait Hasil Swab Tes Rain Gunawan; Umaimah Wahid
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v15i1.9580

Abstract

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi seperti saat ini, informasi sangat mudah didapatkan dari berbagai sumber seperti berita online, media sosial hingga aplikasi pesan singkat. Cepatnya penyebaran informasi ini terkadang menimbulkan perbedaan persepsi dan sudut pandang informasi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media membingkai dan mengkonstruk realitas pemberitaan tentang sosok Habib Rizieq Shihab (HRS) saat berada di RS Ummi Bogor. Review media yang penulis teliti adalah berita dari kompas.com dan nusadaily.com. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode framing Robert Entman yang menitikberatkan pada bagaimana mendefinisikan masalah, apa / siapa penyebab masalah, keputusan moral yang terkandung dalam pemberitaan dan apa yang ditawarkan untuk penyelesaiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media memiliki gaya pemberitaan yang berbeda dalam memberitakan sosok HRS, dimana kompas.com membuat headline berita dengan judul yang cukup menarik namun tidak kontroversial, sedangkan nusadaily.com membuat judul yang sedikit vulgar dan cukup kontroversial. Isi pemberitaan kedua media juga menawarkan persepsi yang berbeda di masyarakat. Kompas.com mengungkap berita tersebut lebih detail terkait hak pasien dan kewajiban rumah sakit terhadap pasien, sedangkan nusadaily.com hanya sebatas membingkai pernyataan analis politik tanpa memperhatikan aspek hak pasien dan kewajiban rumah sakit terhadap pasien.
Resistensi Perempuan Tandhak Madura: Berjuang dari Dalam Farida Nurul Rahmawati; Emy Susanti; Pinky Saptandari
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v15i1.10046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resistensi perempuan tandhak Madura melalui pengalaman komunikasi di tengah relasi kuasa yang terjadi atas nama tubuhnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif denagn pendekatan Etnografi Feminis. Selain itu, teknik penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian terhadap pengalaman komunikasi perempuan tandhak Madura di tengah relasi kuasa yang terjadi atas nama tubuhnya menunjukkan adanya resistensi yang dilakukan oleh perempuan tandhak Madura baik di lingkungan privat maupun publik. Resistensi yang dilakukan dalam bentuk umpatan dalam hati yang tidak ditunjukkan atau diketahui orang lain, penolakan yang ditunjukkan melalui tingkah laku yang kurang baik, tangisan yang tidak ditunjukkan kepada orang lain. Namun resistensi juga ada yang dilakukan dengan cara mengikuti perbuatan yang diinginkan pemilik kuasa tersebut. Hal ini bukan menunjukan kepatuhan dan tidak berdaya namun merupakan stategi agar tetap survive. 
Manajemen Humas Rebranding Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) ‘Aisyiyah Yogyakarta Menjadi Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta Medi Trilaksono Dwi Abadi; Sinta Maharani
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v15i1.10049

Abstract

Brand atau merek adalah serangkaian entitas yang bisa dilihat dan tidak terlihat yang diatur tata kelolanya untuk membangun identitas dan reputasi terkait produk, jasa, seseorang, serta organisasi yang khas dan mudah dikenali dalam benak pikiran terdalam seseorang. Rebranding adalah proses pengaturan ulang entitas merek yang sudah ada menjadi bertambah dan atau berkurang elemen-elemennya bertujuan untuk meningkatkan daya saing pasar yang ketat. Kajian studi pustaka tentang rebranding organisasi memberikan wawasan bahwa kesuksesan rebranding dipengaruhi oleh perilaku personil internal organisasi terhadap berbagai elemen-elemen yang diatur ulang, dan dipengaruhi juga oleh peran pemangku kepentingan eksternal dalam merespon positif program rebranding organisasi tersebut. Personil internal organisasi menjadi aktor utama yang merepresentasikan nilai-nilai entitas merek termasuk janji utama organisasi yang tersusun dalam visi organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami tahapan-tahapan yang dilakukan untuk pelaksanaan rebranding dan dampak rebranding terhadap organisasi. Pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan studi kasus dan wawancara mendalam terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan untuk rebranding atau merubah nilai-nilai entitas merek organisasi dipicu oleh perubahan bentuk organisasi yang sekaligus merubah tatanan struktural. Perubahan tersebut memiliki pengaruh mendasar pada identitas organisasi dan strategi inti dalam menjalankan tugasnya. Rebranding STIKes ‘Aisyiyah Yogyakarta (SAY) menjadi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) berpengaruh pada jumlah mahasiswa baru yang diterima dan nilai-nilai dasar organisasi sehingga terbentuklah penciri baru bagi organisasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rebranding organisasi bisa sukses terlaksana jika dilakukan dengan hati-hati, terstruktur, dan terukur dengan dukungan penuh dari para aktor penentu kebijakan serta kepedulian personil internal organisasi.
Analisis Psikologi Komunikasi Kelompok Virtual dalam Penerimaan Konten Radikalisme Fasha Umh Rizky; Eva Putriya Hasanah; Nikmah Hadiati Salisah
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v15i1.11076

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memahami sebab adanya penerimaan terhadap gagasan radikalisme di ruang siber dari sudut pandang psikologi komunikasi kelompok virtual. Karena persebaran gagasan radikalisme di ruang siber cukup masif dan membentuk kelompok-kelompok virtual. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif naturalistik kepustakaan, yaitu mengungkap fenomena dengan interpretasi dari sudut pandang tertentu, dengan membiarkan setting alamiah pada subjek penelitian, dan data diperoleh melalui studi dokumentasi. Temuan yang dihasilkan menunjukkan bahwa ruang siber sebagai habitat baru masyarakat, bisa mempermudah interaksi masyarakat dan membuat komunikasi bisa berlangsung lebih mudah dan cepat dengan menggunakan media-media virtual. Hal itu bisa memunculkan kelompok virtual yang dapat mempengaruhi pikiran, perasaan hingga sikap dan perilaku individu yang tergabung didalamnya. Termasuk dalam penyebaran konten radikalisme, baik melalui akun individu, akun kelompok, maupun forum-forum virtual dapat memberikan pengaruh berupa konformitas atau polarisasi pada komunikannya, sampai bersikap menerima gagasan-gagasan yang radikal itu. Agar gagasan moderasi beragama bisa mengimbangi gagasan radikal yang masih cukup banyak disebarkan di ruang siber, maka dai bisa menggunakan kelompok-kelompok virtual melalui media-media yang banyak digunakan diruang siber, Dan membangun semangat ke-kita-an atau ingroup, dengan cara membuat satu tujuan yang sama misal menarik pada semangat persatuan Islam, agar bisa membuat orang-orang yang semula radikal menyadari bahwa ‘kita sama’ atau dalam ingroup yang sama, yaitu sama-sama muslim, sehingga dengan gagasan moderasi bisa perlahan disampaikan pada mereka.

Page 1 of 1 | Total Record : 8