cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Jarkom
ISSN : -     EISSN : 23386312     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2018): Desember 2018" : 7 Documents clear
PERANCANGAN DAN OPTIMASI KINERJA JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN METODE TOP DOWN Syifa Nurul Huda; Catur Iswayudi; Prita Haryani
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Pengadilan Agama Kota Cilacap sebagai Badan Pelaksana Kekuasaan Kehakiman memiliki tugas pokok untuk menerima, memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan setiap perkara yang ada. Kinerja jaringan yang ada di Pengadilan Agama memiliki kendala lambatnya kinerja jaringan, komputer tidak dapat terdeteksi oleh komputer lain dan masih ada ruangan yang belum terdeteksi oleh jaringan. Optimasi kinerja jaringan di setiap ruangan pada Pengadilan Agama. Dengan persoalan atau masalah-masalah tools maka dilakukan penelitian untuk mengoptimalkan rancangan jaringan dengan metode Top Down menggunkan Cisco Packet Treacer. Dalam penelitian ini optimasi kinerja jaringan menggunakan metode Top Down. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data pada penelitian antara lain metode observasi, metode wawancara dan studi pustaka. Sedangkan metode analisis yang digunakan dalam perbandingan kinerja jaringan lama dengan kinerja jaringan baru menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracert. Optimasi jaringan dengan metode Top Down dengan menggunakan perancangan topologi jaringan dengan pengujiannya menggunakan test PING. Perbedaan pada rancangan desain jaringan Top Down untuk merancang sebuah jaringan dengan sesuai kebutuhan dan dapat di kembangkan, optimasi perangkat jaringan hardware pada rancangan jaringan dapat mempengarui kinerja jaringan yang akan diuji dengan test PING untuk titik yang terkafer oleh jaringan. Berdasarkan hasil dari uji coba kinerja jaringan, maka kinerja jaringan di ruangan sidang 1 dan 2 sebelumnya yang tidak ada koneksi jaringannya sekarang mendapatkan koneksi jaringan.
ANALISIS DAN PERANCANGAN JARINGAN KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN METODE TOP DOWN Yosi Iman Setiadi; Catur Iswayudi; Erna Kumalasari Nurnawati
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Pengadilan Agama Kota Pekalongan sebagai badan pelaksana kekuasaan kehakiman memiliki tugas pokok untuk menerima, memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan setiap perkara. Perancangan jaringan di pengadilan agama mempunyai kendala lambatnya performa jaringan, komputer tidak terdeteksi oleh komputer lain dan masih terdapat ruangan yang belum terkoneksi jaringan. Perancangan jaringan menggunakan Metode Top Down, dinilai dari kualitas kinerja jaringan dengan pengujiannya menggunakan PING dan Traceroute.Analisis perangkat jaringan untuk membandingkan kinerja jaringan di beberapa ruangan pengadilan agama sehingga dalam kinerjanya lebih efisien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi metode observasi dan wawancara untuk pengumpulan data.Sedangkan metode yang digunakan untuk perancangan jaringan adalah metode Top Down. Observasi dilakukan pengamatan langsung mengenai kondisi jaringan existing sedangkan metode wawancara mengajukan pertanyaan mengenai kondisi jaringan sebelum penelitian. Metode Top Down digunakan sebagai metode untuk perancangan jaringan yang diusulkan dengan menggunakan aplikasi Cisco Packet Traceroute. Analisis perbandingan perancangan jaringan dengan metode Top Down menggunakan topologi star.Perbedaan pada rancangan desain jaringan Top Down untuk merancang sebuah jaringan sesuai kebutuhan dan mudah dikembangkan, analisis kebutuhan hardware pada rancangan jaringan mempengarui kinerja jaringan yang diuji dengan PING dan Traceroute untuk titik yang terhubung oleh jaringan.Berdasarkan hasil ujicoba perbandingan kualitas kinerja jaringan, rancangan jaringan usulan dengan menggunakan metode Top Down dari rancangan topologi, hardware dan kinerjanya lebih baik dibandingkan dengan rancangan jaringan existing.
ANALISIS QOS (QUALITY OF SERVICE) WIRELESS DAN BLOKIR USER DENGAN PENERAPAN WHITELIST DI HUAWEI HG8245H Ryvan Sirait; Amir Hamzah; Suwanto Raharjo
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan wireless LAN sering mengalami gangguan koneksi karena adanya penyusup yang menggunakan wireless LAN. Sehingga akses internet menjadi lambat dan merugikan penghuni Kos Komik Kreak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kualitas layanan dan kinerja wireless LAN yang digunakan saat ini dan melakukan pemblokiran kepada user penyusup. Metode yang digunakan untuk menguji kinerja jaringan wireless adalah dengan menggunakan Quality of Service, dengan parameter pengukuran download, upload, delay, jitter, packet loss. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini, yang pertama melakukan observasi langsung ke tempat pengujian, melakukan pengumpulan data, pengujian QoS, kemudian melakukan pemblokiran dan analisis terhadap hasil pengujian tersebut. Hasil penelitian ini antara lain: (a) Hasil pengujian sebelum penerapan whitelist menunjukkan bahwa rata-rata download sebesar 14 Mbps, upload sebesar 0,9 Mbps, delay/latency sebesar 87,5 ms masuk dalam kategori bagus, packet loss sebesar 0 % masuk dalam kategori sangat bagus dan jitter sebesar 63,6 ms masuk dalam kategori bagus; (b) Hasil pengujian setelah penerapan whitelist menunjukkan bahwa ratarata download sebesar 20,7 Mbps, upload sebesar 4,03 Mbps, delay/latency sebesar 53,38 ms masuk dalam kategori sangat bagus, packet loss sebesar 0% masuk dalam kategori bagus dan jitter sebesar 31,92 ms masuk dalam kategori bagus.
ANALISA PENGUKURAN LINE RATEDAN SIGNAL NOISE TO RATIO (SNR) SEBAGAI PARAMETER UNTUK MENGETAHUI KUALITAS JARINGAN WIRELESS DI KANTOR PEMERINTAHAN KABUPATEN BUOL PROVINSI SULAWESI TENGAH Fauzul Rachman Zulfikar; Uning Lestari; Catur Iswayudi
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan wireless yang tersedia di Kantor Pemerintah Kabupaten Buol tidak selalu stabil terkadang mengalami beberapa kendala seperti lambat diakses, susah melakukan download dan upload, bahkan tidak bisa digunakan sama sekali. Jaringan wirelessmemiliki banyak kekurangan apabila berkaitan dengan faktor cuacadan kualitas dari kabel yang digunakan. Seperti yang diketahui beberapa jaringan wireless sangat rentan bila berhubungan dengan perubahan cuaca, apalagi pada saat musim hujan, air yang sangat menganggu kualitas jaringan wirelesstersebut. Kemudian kabel atau access point yang sudah tua yang dapat menurunkan kualitas kecepatan yang dapat berpengaruh besar pada kualitas jaringan internet yang digunakan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan software wavemon, dan speedtest.Pengujian dilakukan pada jaringan wireless Gratis yang ada diKantor pemerintah Kabupaten Buol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan Line rate (kecepatan) dan Signal Noise to Ratio (kualitas sinyal) antara jaringan wireless yang berada didalam gedung dan diluar gedung. Pada hasil pengukuran Line Rate, perbandingan kecepatan rata-rata yang pada pengujian di dalam gedung dengan nilai 2142,71. Sedangkan kecepatan rata-rata pengujian di luar gedung dengan nilai 405,75. Pada hasil pengukuran SNR (Signal to Noise Ratio), perbandingan nilai SNR (Signal to Noise Ratio) rata-rata yang pada pengujian di dalam gedung dengan nilai 141,88 db. Sedangkan perbandingan nilai SNR (Signal to Noise Ratio) rata-rata yang pada pengujian di luar gedung dengan nilai 42,30 db. Hal ini disebabkan jarak access point lebih dekat dan tidak terhalang dinding gedung daripada pengguna yang berada diluar gedung.
OPTIMASI ROUTER UNTUK PEMBAGIAN BEBAN DAN PENANGANAN KEGAGALAN KONEKSI MULTI ISP Octario Harjanto Pinanggih; Catur Iswayudi; muhammad Sholeh
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet, dalam perkembangannya mengalami kemajuan yang cukup pesat. Diiringi dengan pertumbuhan kebutuhan yang juga cukup signifikan, membuat permintaan akan peralatan penunjang pengaksesan internet meningkat. Tidak hanya peralatan, jalur dan cara pengaksesan pun dituntut untuk mengikuti permintaan. Pemanfaatan yang hampir tidak boleh terputus dan dituntut untuk stabil dalam kondisi apapun menjadikan koneksi internet selalu diandalkan. Kedua topic bahasan tersebut dikenal dengan Load Balancing dan Failover. IST AKPRIND Yogyakarta merupakan kampus yang akan memanfaatkan pembagian beban dan penanganan kegagalan. Karena, dengan cara tersebut internet dapat dinikmati tanpa harus khawatir dengan beban yang tidak terbagi rata dan koneksi yang terputus akibat tidak adanya penanganan kegagalan. Pada penelitian ini, akan dibahas bagaimana konfigurasi Load Balancing dan Failover berikut juga simulasi konfigurasi beserta penerapan. Dalam pengaturan Load Balancing, digunakan metode Per Connection Classifier. Sedangkan failover menggunakan metode static routing. Hasil penelitian yang didapatkan, beban terbagi secara merata sehingga berdampak pada kecepatan akses koneksi internet. Begitu juga dengan Failover, hasil yang didapatkan koneksi dapat berpindah secara otomatis.
SISTEM PEMANTAUAN LINGKUNGAN RUANG SERVER BERBASIS INTERNET OF THINGS MENGGUNAKAN PROTOKOL MESSAGE QUEUE TELEMETRY TRANSPORT Muchamad Rizal Rinaldi; Amir Hamzah; Uning Lestari
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Server merupakan pusat kendali dan pintu akses ke dunia luar dalam lingkup teknologi informasi. Untuk menjaga server tetap beroperasi dengan baik, diperlukan beberapa usaha pemeliharaan dan pengamanan yang memadai, seperti pemantauan lingkungan ruang server. Lingkungan ruang server perlu dipantau karena berhubungan langsung dengan perangkat keras server dan dapat mempengaruhi kinerjanya. Karena keterbatasan kemampuan sumber daya manusia dalam memantau lingkungan ruang server, dibutuhkan suatu sistem pendukung yang selalu aktif, terhubung, dan bekerja secara terus menerus, dengan berbasis kepada Internet of Things (IoT) dan protokol Message Queu Telemetry Transport (MQTT). Sistem yang diteliti mampu memantau data suhu, kelembaban, kebakaran, kebisingan, dan pergerakan. Sistem terdiri dari alat, transmisi data, dan aplikasi. Alat bertugas membaca data pantauan. Transmisi data bertugas menjembatani alat dan aplikasi. Aplikasi bertugas menyimpan, mengolah, dan menyajikan data. Sistem disusun menggunakan arsitektur berbasis IoT dan komunikasi data menggunakan MQTT. Sistem dibangun menggunakan teknologi seperti Arduino, ESP8266, Node-RED, dll. Karena menggunakan MQTT, sistem dapat melakukan pembacaan dan pengiriman data secara cepat, terus menerus, dan real-time. Sistem dapat memberikan notifikasi apabila terdapat data pantauan yang tidak sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan. Sistem diharapkan dapat membantu pengelola/pengawas ruang server (pengguna) dalam memantau kondisi lingkungan ruang server.
ANALISIS KINERJA FAILOVER DENGAN PROTOKOL ROUTING BGP MENGGUNAKAN GNS3 Asih Meirani; Rr. Yuliana Rachmawati; muhammad Sholeh
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan kampus IST AKPRIND Yogyakarta menggunakan tiga jalur Internet Service Provider (ISP), yaitu ISP1 (Time Excelindo), ISP2 (Biznet) dan ISP3 (Astinet). Dalam jaringan link ISP kadang terjadi masalah dalam koneksi. Untuk mengurangi masalah kegagalan link salah satu jenis teknologi yang dapat digunakan adalah failover. Banyak cara untuk membuat sebuah failover, seperti dengan menggunakan protokol routing Border Gateway Protocol (BGP). Metodologi yang digunakan pada penelitian ini antara lain studi literatur, studi pustaka dan metode observasi. Untuk metode pada penelitian ini antara lain metode perbandingan, metode analisa, metode pengujian. Analisis perbandingan kinerja failover protokol routing BGP ini menggunakan topologi jaringan kampus IST AKPRIND Yogyakarta terhadap jaringan ISP yang digunakan. Protokol routing BGP merupakan jenis protokol routing mempunyai hold Time. Semakin kecil hold Time maka perpindahan link akan semakin cepat, begitu juga sebaliknya. Berdasarkan hasil pengukuran waktu konvergensi, sebuah routing lebih optimal digunakan sebagai link utama dikarenakan routing tersebut memiliki rata-rata waktu konvergensi terendah. Berdasarkan pada hasil perbandingan waktu konvergensi masing-masing ISP bahwa BGP timer dapat mengoptimalkan hasil waktu konvergensi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7