cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Jarkom
ISSN : -     EISSN : 23386312     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019" : 7 Documents clear
IMPLEMENTASI TEKNIK LOAD BALANCING METODE PER CONNECTION CLASSIFIER (PCC) DENGAN FUNGSI QUEUE UNTUK MANAJEMEN BANDWIDTH (Studi Kasus Pada Laboratorium Komputer Jaringan, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta) Galih Tegar P. Aji; Catur Iswayudi; Joko Triyono
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Load balancing PCC bertujuan untuk mencegah terjadinya overload yang nantinya akan menimbulkan koneksi lambat atau putus, Dengan menyeimbangkan beban trafik maka akan memperkecil respone time dan memperbesar throughput. load balancing metode PCC berhasil mendistribusikan beban trafik koneksi pada kedua jalur koneksi berdasarkan IP header packet. pada penelitian ini, beban trafik ISPA dan ISPB terbagi mendekati seimbang. Kemudian dengan failover, router akan melakukan perpindahan jalur koneksi Internet apabila salah satu koneksi Internet mati. Pada penelitian ini failover dapat berjalan dengan baik. Bandwidth manajemen pada jaringan menggunakan queue tree metode PCQ, Pada jaringan praktikan kondisi sepi nilai rata-rata delay yaitu 72,7 ms sedangkan pada kondisi sibuk rata-rata delay yaitu 73,43ms, nilai rata-rata jitter kondisi sepi yaitu 64,6 ms sedangkan saat sibuk yaitu 66.76 ms. Nilai rata-rata throughput pada saat kondisi sepi yaitu 61,01 KB sedangkan saat kondisi sibuk yaitu 60,56 KB, nilai packet loss pada jaringan praktikan sibuk dan sepi yaitu sebesar 0%. Sedangkan Pada jaringan workshop kondisi sepi nilai rata-rata delay yaitu 78,48 ms sedangkan saat kondisi sibuk rata-rata delay yaitu 82,45 ms, nilai rata-rata jitter saat kondisi sepi yaitu 71 ms sedangkan saat kondisi sibuk yaitu 74,88 ms. Nilai rata-rata throughput saat kondisi sepi yaitu 117,45 KB sedangkan saat kondisi sibuk yaitu 114,96 KB, nilai packet loss saat jaringan workshop sibuk dan sepi yaitu sebesar 0%.
ANALISIS QUALITY OF SERVICE PROTOKOL MQTT DAN HTTP PADA PENERAPAN SISTEM MONITORING SUHU BERBASIS NODEMCU (STUDI KASUS RUANG SERVER KAMPUS 3 IST AKPRIND YOGYAKARTA) Muhammad Farid Ali Safii; Suwanto Raharjo; Uning Lestari
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet of Things (IoT) pada perkembanganya seakan menjadi solusi bagi seluruh perangkat elektronik untuk saling berkomunikasi dengan perangkat-perangkat yang telah terkomputasi. Dengan dasar inilah dikembangkan beberapa protokol komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan IoT. Pemilihan prokotol yang tepat pada saat mengimplementasikan jaringan dengan perangkat berkonsep IoT sangat penting dalam penggunaan beban trafik jaringan yang digunakan pada perangkat IoT. Pada penelitian ini memiliki objek yaitu mengimplementasikan sistem monitoring suhu menggunakan NodeMCU dengan sensor DHT11. NodeMCU digunakan sebagai mikrokontroller dengan modul ESP8266 sebagai media trasmisi nirkabel pada perangkat IoT sedangkan DHT11 merupakan sensor suhu dan kelembapan yang akan membaca suhu disekitar sensor. Penelitian mencakup analisa Quality of Service (QoS) pada objek di kedua protokol dan menganalisa pengiriman data pada protokol Hypertext Transfer Protocol (HTTP) dan Message Queuing Telemetry Transport (MQTT). Pada pengujian terhadap objek dengan jaringan lokal mendapatkan hasil QoS pada protokol HTTP dengan parameter Delay, Packet Loss,dan Jitter lebih baik daripada protokol MQTT, akan tetapi protokol MQTT memiliki Troughput lebih baik dibandingan dengan protokol HTTP. Pada pengujian pengiriman data MQTT memiliki selisih 5-10% data lebih banyak dibandingkan HTTP.
IMPLEMENTASI SECURE SOCKET LAYER PADA REAL-TIME VIDEO SURVEILLANCE MENGGUNAKAN ZONEMINDER DAN APACHE WEBSERVER Nanda Adi Pratama; Joko Triyono; Catur Iswayudi
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan merupakan aspek yang sangat penting bagi jalannya pertukaran data dalam video surveillance. Pada umumnya data video surveillance yang dikirim hanya ditunjukan bagi pihak-pihak tertentu saja. Suatu data harus sampai pada pihak yang berhak dengan kerahasiaan yang tetap terjaga, tanpa harus diketahui oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Oleh karena itu untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan data video surveillance, perlu adanya metode enkripsi data, yang merupakan ilmu untuk menyembunyikan informasi dari pihak ketiga. Salah satu metode yang cukup handal dalam mengamankan transmisi data secara real-time adalah SSL (Secure Socket Layer). SSL dapat diimplementasikan pada webserver yang memiliki public hosting. Pada penelitian ini, akan diimplementasikan Zoneminder video surveillance system pada webserver, kemudian SSL akan melakukan enkripsi pada transmisi data antara server Zoneminder dan client. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video surveillance yang terlindungi SSL, aman dari tindakan packet sniffing dan hasil perbandingan peforma tidak menunjukkan hasil yang signifikan.
ANALISIS KUALITAS JARINGAN WLAN BERDASARKAN KUAT SINYAL (STUDI KASUS ASRAMA ARJUNA) Siyama Yakup Mubarokah; Rr. Yuliana Rachmawati; Joko Triyono
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam analisis kualitas jaringan WLAN berdasarkan kuat sinyal menggunakan dua perangkat laptop yang berperan sebagai server dan client, serta satu buah access point. Dengan tujuan untuk mengetahui kualitas jaringan berdasarkan kuat sinyal, hal ini perlu dilakukan agar mendapatkan kualitas jaringan yang maksimal, terutama pada perangkat yang digunakan untuk mengelola suatu kesetabilan kinerja jaringan. Dengan menggunakan metode Quality Of Service (QOS) sesuai dengan paramater delay, packet loss dan throughput, pengujian analisis kualitas jaringan WLAN berdasarkan kuat sinyal dapat diterapkan dan mendapatkan hasil yang sesuai dengan standarisasi TIPHON untuk mengetahui hasil analisis kualitas jaringan. Hasil dari analisis kualitas jaringan WLAN berdasarkan kuat sinyal adalah pada perbandingan delay bahwa nilai delay sebesar 65.066 ms untuk sinyal bar ke 4, 78 ms untuk sinyal bar ke 3, 114.866 ms untuk sinyal bar ke 2 dan 243.533 ms untuk sinyal bar ke 1, pada perbandingan Packet Loss bahwa nilai packet loss sebesar 0 % untuk sinyal bar ke 4, 0 % untuk sinyal bar ke 3, 0.466 % untuk sinyal bar ke 2 dan 0.633 % untuk sinyal bar ke 1, pada perbandingan throughput bahwa nilai throughput sebesar 2.586 MB/s untuk sinyal bar ke 4, 3.12 MB/s untuk sinyal bar ke 3, 1.8 MB/s untuk sinyal bar ke 2 dan 1.967 MB/s untuk sinyal bar ke 1 dan pada perbandingan jarak dapat diketahui perbandingan jarak antar tiap bar cukup signifikan, semakin jauh jarak antara client dengan access point maka akan mempengaruhi kualitas jaringan, semakin dekat jarak antara client dengan access point akan lebih bagus kualitas jaringan.
MEMBANGUN SERVER PORTABLE BERBASIS RASPBERRY PI SEBAGAI MEDIA STREAMING Yulius Orland Kristiawan; Joko Triyono; Prita Haryani
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman digital semakin pesat, membuat kebutuhan manusia semakin bertambah, salah satu kebutuhannya adalah multimedia, kebutuhan akan multimedia diantaranya adalah menonton film, melihat video, melihat foto dan mendengarkan musik. perkembangan multimedia berjalan seiring dengan perkembangan komputer server, sekarang komputer server tidak hanya digunakan pada perusahaan atau instansi besar, tetapi juga digunakan pada perumahan atau instansi yang lebih kecil. Raspberry Pi dipilih sebagai alternatif yang digunakan dalam pembuatan server media streaming dikarenakan ukuran yang kecil sehingga mudah untuk dibawa atau dipindah, selain itu harganya yang lebih murah jika dibandingkan dengan pc server. plex media software dipilih sebagai perangkat lunak yang digunakan sebagai pengolah media streaming yang dikonfigurasi pada server. Salah satu metode untuk menganalis performa dari Plex media server adalah menggunakan parameter Quality of Service (QoS) sehingga diketahui kriteria layanan yang diberikan oleh server sesuai dengan parameter dari QoS yang telah di tentukan nilainya. ITU-T G.1010 merupakan parameter penilaian yang telah ditentukan untuk mengukur kualitas streaming yang diberikan oleh server meliputi parameter nilai packet loss dan delay. Dalam penelitian ini telah melakukan implementasi layanan video streaming menggunakan Plex media streaming. Pengujian lima skenario layanan streaming menurut standar Tiphone masuk kedalam kategori memuaskan, nilai packet loss dan delay yang dihasilkan sesuai dengan standar ITU-T G1010. Oleh karena itu server portable Raspberry Pi layak dijadikan sebagai server alternatif untuk media streaming
PERANCANGAN JARINGAN KOMPUTER PADA RUMAH SAKIT SOEDARSONO DARMOSOEWITO DI BATAM Stefanus Samuel Tampi; Suwanto Raharjo; muhammad Sholeh
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Soedarsono Darmosoewito Batam secara keseluruhan sudah menggunakan jaringan internet tetapi rancangan jaringan komputer tersebut dibangun tanpa adanya simulasi terlebih dahulu, karena adanya kurang informasi atau pengetahuan dan juga sumber daya manusia. Oleh karena itu, komponen - komponen untuk membangun sebuah jaringan membutuhkan perancangan yang baik, serta harus adanya simulasi yang sudah di bangun terlebih dahulu, supaya memudahkan kita untuk penerapan secara prakteknya. Tujuan utama penelitian ini bermaksud untuk melakukan analisa jaringan yang ada di RS Soedarsono Darmosoewito Batam, membuat rancangan jaringan usulan berbasis VLAN di Rumah Sakit Soedarsono Darmosoewito Batam, juga membuat simulasi dan rancangan jaringan usulan menggunakan Cisco Packet Tracer. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu infrastruktur jaringan menggunakan topologi STAR - BUS, untuk memudahkan mencari gangguan, dan memudahkan menambah/ mengurangi perangkat. Penerapan teknologi VLAN akan mempermudah peengelolaan jika terjadi perubahan-perubahan yang terjadi pada jaringan ini.
ANALISIS, PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI MANAJEMEN BANDWIDTH MENGGUNAKAN QUEUE TREE PADA HOTSPOT MIKROTIK DI WISMA MUSLIM Taufiqur Rohman; Erna Kumalasari Nurnawati; Erma Susanti
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asrama Wisma Muslim adalah tempat tinggal penghuni perantauan, pelajar dan pekerja yang berada di Klitren Gondokusuman 1/568. Dalam menjalani aktifitasnya selain kerja, kuliah penghuni Asrama Wisma Muslim sangat membutuhkan teknologi internet, dan Wi-Fi adalah salah satu solusi bersama. Permasalahan yang sering terjadi adalah manajemen bandwidth pada internet tidak teratur dan bahkan terbuang sia-sia, bahkan akan membuat pengguna jaringan internet mengalami perebutan bandwidth. Berdasarkan pada permasalahan, maka dilakukan penelitian dengan judul Analisis, Perancangan, dan Impelementasi Manajemen Bandwidth Menggunakan Queue Tree Pada Hotspot Mikrotik di Wisma Muslim. Analisis yang diperoleh pada jaringan eksis Asrama Wisma Muslim adalah topologi Star dengan satu modem ISP Biznet dan langsung terhubung ke empat client. Perancangan yang dilakukan adalah menggunakan satu Router Mikrotik dan Winbox untuk remote, dan empat client yang menggunakan bandwidth download 40 Mbps dan upload 50 Mbps, dari Modem ISP Biznet terhubung Router Mikrotik lalu terhubung ke empat client. Implementasi dilakukan dengan mengatur IP Address pada Mikrotik, IP Address client, IP Address hotspot, DNS, Gateway, Firewall NAT, Bridge, Hotspot Server, PCQ, dan Queue Tree. Pada pengujian dilakukan dengan kurang dari dua pengguna dan lebih dari dua pengguna untuk melihat hasil latency, download, dan upload.

Page 1 of 1 | Total Record : 7