cover
Contact Name
Muhammad Azwar
Contact Email
muh.azwar@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
muh.azwar@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Hikmah
ISSN : 14115557     EISSN : 29627206     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal A-Hikmah adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Berisi tulisan ilmiah dan hasil penelitian dalam bidang keislaman (religious studies).
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 23 No 1 (2021): June" : 8 Documents clear
Siri dalam Masyarakat Bugis-Makassar di Kabupaten Jeneponto Muhammad Idris
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 23 No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-hikmah.v23i1.19652

Abstract

Siri adalah suatu kata bahasa Makassar yang di anggap oleh orang Makassar yang memiliki nilai khusus bagi masyarakat sebagai pemilik budaya. Kata siri merupakan kata khusus di mana kata itu dapat muncul dalam diri atau perilaku pada masyarakat pemilik  kata tersebut merasa sangat diperlukan karena gaya yang dimunculkan dianggap sangat penting , akibat dari hal  seperti demikian  dapat mendorong bagi pemilik budaya tersebut.  Siri dalam kata bahasa  bugis makassar  adalah malu dimunculkan oleh barbagai macam istilah dalam masyarakat Bugis Makassar.  Kata tersebut bisa muncul karena sesuatu yang bersifat positif dan karena dengan perbuatan salah atau benar menurut tanggapan atau persepsi orang tersebut masing-masing. Hal ini terjadi karena ada perbuatan yang berbuah oesitif dan perbuatan yang  bernuansa negatif atau  tergantung dari persi masing-masing  manusia. Budaya tersebut dapat memiliki arti dan tujuan yang berbeda antara satu kata dengan kata lainnya. Atas perbedaan tersebut yang tentu bagi pemilik budaya akan pasti bembedakan antara harapan dan tujuan yang berbeda pula
Manusia Sempurna Menurut Al-Jili Dirhamzah Dirhamzah
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 23 No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-hikmah.v23i1.21718

Abstract

ABSTRACT This article discusses the concept of "Insan Kamil" according to Al-Jili. The concept of his thought is written in his book entitled "al-Insan al-Kamil fi Ma'rifat-I 'l-awãkhir wa' l-Awã'il". A perfect human being according to Al-Jili is a human being the mirror of God or a human being a copy of God. In al-Jîlî's view the most perfect tajalli container of god and none other is Nur Muhammad, according to him Nur Muhammad has existed since before this universe existed. Nur Muhammad moved from one generation to the next in various forms of prophets, starting from the Prophet Adam As to the closing Prophet, then moved to the guardians and ending with the closing guardian (khatam auliyâ), namely Isa as who will descend at the end time. Such is the process of tajalli (self -appearance) of Allah in the universe. His most perfect tajalli container is a perfect human being in the form of the Prophet Muhammad saw. Because the Prophet Muhammad is a human being who is considered to have reached a degree of perfection in his life. Keywords: Al-Jili, Insan Kamil, Nur Muhammad ABSTRAK Artikel ini membahas tentang konsep “Insan Kamil’ menurut pandangan Al-Jili. Konsep pemikirannya tersebut ditulis dalam bukunya yang berjudul “al-Insan al-Kamil fi Ma’rifat-I ‘l-awãkhir wa ‘l-Awã’il”. Insan kamil menurut Al-Jili adalah manusia cermin tuhan atau manusia copy (nuskah) tuhan. Dalam pandangan al-Jîlî wadah tajalli tuhan yang paling sempurna dan tidak ada yang lain adalah Nur Muhammad, menurutnya Nur Muhammad telah ada sejak sebelum alam ini ada. Nur Muhammad berpindah-pindah dari satu generasi ke generasi berikutnya dalam berbagai bentuk para nabi, mulai dari Nabi Adam As hingga pada Nabi penutup, kemudian berpindah kepada para wali dan berakhir pada wali penutup (khatam auliyâ), yaitu Isa as yang akan turun pada akhir zaman. Demikian proses tajalli (penampakan diri) Allah pada alam semesta. Wadah tajalli-Nya yang paling sempurna adalah insan kamil dalam wujud Nabi Muhammad saw. Karena Nabi Muhammad-lah manusia yang dinilai telah mencapai derajat kesempurnaan dalam hidupnya.
Implementation of E-Learning Model Assisted Interactive Video in Increasing Motivation and Learning Achievment on Application Letter Material In Class Xii IPS 1 Madrasah Aliyah Negeri 1 Banjarmasin Academic Year 2020/2021 Mariani Mariani; mariani mariani
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 23 No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-hikmah.v23i1.20757

Abstract

This research studies about the  the implementation of  E-learning model assisted by interactive video media to overcome the low motivation and learning achievment of class XII IPS 1 MAN 1 Banjarmasin on application letter material. This research aims at finding out the urgence and effectivity of using E-Learning model assisted by interactive video in teaching-learning process. This study used a classroom action research design (PTK) with 2 cycles. Each cycle consists of planning, implementing actions, observing and evaluating, and analyzing and reflecting. The subjects in this study were students of class XII IPS 1 with a total of 31 students. Data collected using observation techniques, written tests and questionnaires. Furthermore, the data were analyzed using quantitative descriptive analysis techniques and qualitative analysis. The results showed that there could be an increase in learning outcomes from 62.47 in cycle I to 80.26 in cycle II, an increase in student motivation from 78.55 in cycle I to 105.5 in cycle II and students responded well to implementation. e-learning assisted by interactive video media.
Peranan Kearifan Lokal (Local Wisdom) dalam Menjaga Keseimbangan Alam (Cerminan Masyarakat Adat Ammatoa di Kajang) Nurlidiawati Nurlidiawati; Ramadayanti Ramadayanti
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 23 No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-hikmah.v23i1.21726

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang peranan kearifan lokal (local wisdom) dalam menjaga keseimbangan alam (cerminan masyarakat adat Ammatoa Kajang). Terjadi kerusakan di mana-mana akibat tangan-tangan dan perbuatan manusia yang tidak bertanggungjawab. Hal tersebut disampaikan oleh Allah Swt. melalui ayat-ayat Alquran, ditambah dengan munculnya sebuah periode yang dikenal dengan globalisasi dan modernisasi. Kondisi ini membuat manusia tidak lagi memikirkan keselamatan dan keseimbangan alam sekitarnya. Namun berbeda dengan beberapa komunitas di wilayah-wilayah tertentu di Indonesia, salah satunya adalah komuitas masyarakat adat Ammatoa Kajang yang sampai hari ini tetap melestarikan dan menjaga keseimbangan alam di kawasan adat Ammato. Terdapat tiga masalah sebagai fokus kajian utama yakni bagaimana hubungan kearifan lokal dengan pelestarian lingkungan, bagaimana bentuk-bentuk kearifan lokal masyarakat adat Ammatoa, dan bagaimana perilaku masyarakat adat Ammatoa terhadap lingkungan alam sekitarnya. Sebagai tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan hubungan antara kearifan lokal dengan pelestarian lingkungan, untuk mengetahui bentuk-bentuk kearifan lokal masyarakat adat Ammatoa, serta mengetahui dan menganalisis perilaku masyarakat adat Ammatoa terhadap lingkungan alam sekitarnya.
Al-Washfu (Kata Sifat) dalam Bahasa Arab dan Derivasinya Laely Yuliani Said
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 23 No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-hikmah.v23i1.21397

Abstract

ABSTRAK Tulisan ini bertujuan mendiskripsikan dan menganalisis jenis dan derivasi al-washfu, yang terdiri 4 jenis, yaitu (1) isim faa’il, (2) isim maf’uul, (3) shifah al-musyabbahah, dan (4) isim tafdhiil, dengan menggunakan kaidah morfologis generatif. Al-washfu ( kata sifat ) adalah bagian dari morfologi ( ilmu sharaf). beberapa sumber pustaka, seperti, (1) Jaami’ Al-durus Al-‘arabiyyah, (2) Amtsilah Al-Tashriyfiy, (3) Alfiyah Ibnu Malik, (4) Kitaab Al-Tashriyfiy, dan sejenisnya. Tekhnik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dokumentasi dengan cara inventarisasi dan klasifikasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara menata data yng diperoleh secara sitematis dengan langkah-langkah: (1) mengidentifikasi data, (2) mengklasifikasi data, (3) mendiskripsikan data, dan (4) menyimpulkan. Hasil yang diperoleh dalam pembahasan ini adalah terdapat 17 pola derivasi dalam isim faa’il dan isim maf’uul, 4 pola derivasi dalam shifah al-musyabbahah, dan 1 pola derivasi isim tafdhiil. التجريد الهدف في هذا البحث تصور و تحلل أنواع الوصف واشتقاقه التي تنقسم الي أربعة أقسام وهي (1) اسم الفاعل, (2) اسم المفعول, (3) صفة المشبهة, و (4) اسم التفضيل باستخدام قواعد الصرفية التوليدية. الوصف من فروع الصرفية. البيانات توجد من الكتب المتصلة بعلم الصرف و هي : (1) جامع الدروس العربية, (2) أمثلة التصريفية, (3) ألفية ابن ملك, و (4) كتاب التصريفي و غير ذلك. والطريقة المستعملة في جمع البيانات هي توثيق المخزون و التصنيف. و طريقة تحليلية البيانات أجريت بترتيبها منتظمة علي خطوات : (1) تحديد البيانات, (2) تفصيل البيانات, (3) تصوير البيانات, و (4) التخليص. والنتائج المحصولة أنّها توجد سبعة عشر (17) وزن الإشتقاق لإسم الفاعل و اسم المفعول, وأربعة ( 4 ) أوزان لصفة المشبهة, و وزن واحد (1) لإسم التفضيل
Persepsi Masyarakat Bugis Makassar terhadap Keberadaan Makhluk Halus Chaerul Mundzir; Annisa Chaerul Umari; Helpina Helpina; Ayu Kaswangi; Rendi Renaldi
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 23 No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-hikmah.v23i1.21724

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji mengenai persepsi masyarakat bugis makassar terhadap makhluk astral. Suku bugis merupakan kelompok etnik dengan wilayah asal Sulawesi Selatan. Penciri utama kelompok ini adalah Bahasa dan adat-istiadatnya. Kepercayaan orang Bugis tentang makhluk halus ini sangat diyakini keberadaannya. Makhluk halus merupakan makhluk yang tak kasat mata atau makhluk astral adalah istilah yang digunakan untuk menyebut makhluk hidup yang eksistensinya tidak dapat dijangkau oleh pancaindra manusia.
Arabic Language and Contemporer Civilization (Capturing Arabic Language Roles in Contemporary Era) Gustia Tahir
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 23 No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-hikmah.v23i1.21446

Abstract

Arabic language has no doubt been regarded an international language that is often used in official meetings. Besides English, Arabic can be used as the official language in international forums. Arabic is a language that has a uniqueness in terms of grammar and  linguistics, therefore this language is studied in many countries around the world. Arabic has an important role in current contemporary world, especially as a medium of political, economic and cultural interaction. This paper portrays the role of Arabic in the contemporary era, especially its roles in in the development of civilization.
Tragedi Terbunuhnya Khalifah ‘Utsman Ibn ‘Affan muhammad arif
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 23 No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-hikmah.v23i1.21713

Abstract

Abstrak Pembunuhan terhadap Utsman ibn Affan dianggap sebagai awal mula perpecahan umat Islam. Sebagian kalangan bahkan menuduh bahwa Utsman adalah salah satu aktor dalam kekacauan tersebut. dari beberapa literatur yang didapatkan, banyak sekali yang menunjukkan bahwa Utsman adalah korban dari tragedi tersebut. Tulisan ini merupakan salah satu upaya untuk mencoba memaparkan peristiwa tragis terbut dengan memilah berita-berita yang sudah teruji kebenarannya. Semua data yang ada akan diolah dan direkonstruksi sebagaimana mestinya. Tulisan ini menunjukkan bahwa tuduhan buruk yang selama ini dituduhkan kepada Utsman merupakan tuduhan yang tanpa bukti. Tuduhan tersebut justeru muncul karena kesalahfahaman terhadap beberapa kebijakan Utsman.

Page 1 of 1 | Total Record : 8