cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Perpustakaan Pertanian
Published by Kementerian Pertanian
ISSN : 08541078     EISSN : 25410814     DOI : -
Jurnal Perpustakaan Pertanian diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dengan frekuensi terbit 2 kali per tahun. Jurnal ini memuat hasil penelitian atau tinjauan/kajian tentang aktivitas pustakawan/perpustakaan dan ilmuwan informasi di Indonesia. Jurnal Perpustakaan Pertanian menerima tulisan pustakawan dan pemerhati perpustakaan/informasi bidang pertanian. Penerbitan jurnal diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan pustakawan dalam bidang keahliannya.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 23, No 2 (2014): october 2014" : 5 Documents clear
UJI PARUH HIDUP ARTIKEL PADA MAJALAH ILMIAH BAWAL: WIDYA RISET PERIKANAN TANGKAP Teti Endrawati
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 23, No 2 (2014): october 2014
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v23n2.2014.p39-46

Abstract

Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui paruh hidup literatur/dokumen yang disitir dalam artikel bidang kelautan dan perikanan,  produktivitas penulis dan impact factor majalah ilmiah Bawal: Widya Riset Perikanan Tangkap tahun 2006-2012. Penghitungan paruh hidup literatur menggunakan rumus median yang dikemukakan oleh Azwar (2004), yaitu: Md = Lmd + (Jmd)/(Fmd).i. Hasil pengkajian menunjukkan majalah  ilmiah Bawal dalam kurun waktu 7 tahun (2006-2012) telah menerbitkan 153 artikel dengan 2.183 sitiran. Nilai paruh hidup literatur yang diperoleh adalah 16 tahun. Artinya sitiran yang di bawah tahun 1996 sebanyak 1.117 sitiran (51%) dianggap usang, dan sitiran yang di atas tahun 1996 sebanyak 1.066 sitiran (49%) dinilai up to date. Kecenderungan banyaknya penggunaan literatur yang dianggap usang, menggambarkan minimnya literatur mengenai kelautan dan perikanan yang mutakhir. Penulis yang paling produktif adalah peneliti dari kelompok peneliti (Kelti) Sumber Daya Ikan dari Pusat Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan (P4KSI), Ancol-Jakarta yang menyumbang 30 artikel (44%), diikuti penulis dari Kelti Pelagis Besar dari Balai Penelitian Perikanan Laut (BPPL) Muara Baru-Jakarta, dengan tulisan sebanyak 26 artikel (29%), dan Kelti Perikanan Estuari dari Balai Penelitian Perikanan Perairan Umum (BP3U) Palembang dengan jumlah tulisan 23 artikel (32%). Secara kumulatif, nilai impact factor majalah Bawal sebesar 0,17.
KATEGORI SUBJEK SUMBER RUJUKAN PADA ARTIKEL YANG DIMUAT DALAM JURNAL ILMIAH PERTANIAN INDONESIA Bambang Winarko; Heryati Suryantini; Hendrawaty Hendrawaty; Nurdiana Nurdiana
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 23, No 2 (2014): october 2014
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v23n2.2014.p47-53

Abstract

Jurnal yang diterbitkan Badan Litbang Pertanian memiliki peranan penting dalam mengomunikasikan hasil penelitian. Kajian terhadap jurnal tersebut melalui pendekatan bibliometrika belum banyak dilakukan oleh para pustakawan. Pengkajian ini ditujukan untuk mempelajari kategori subjek sumber rujukan dari artikel yang diterbitkan dalam sembilan jurnal Badan Litbang Pertanian. Systematic random sampling digunakan untuk memilih 674 dari 2,958 artikel yang dimuat dalam jurnal Badan Litbang Perttanian yang terbit antara tahun 1995-2010. Daftar pustaka dari setiap artikel terpilih diklasifikasi subjeknya berdasarkan AGRIS/CARIS Categorization Scheme. Hasil analisis sitasi mengenai kategori subjek menunjukkan 13 kategori dengan frekuensi 712 ditemukan pada jurnal-jurnal Badan Litbang Pertanian. Lima kategori subjek yang mendominasi adalah ilmu dan produksi tanaman; sumberdaya alam dan lingkungan; perlindungan tanaman, ekonomi pertanian, pembangunan, dan sosiologi pedesaan; serta ilmu, produksi dan perlindungan hewan.
USABILITY TESTING Sistem Informasi: Studi kasus pada Aplikasi Repositori Publikasi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Henriyadi Henriyadi; Rusmini Mulyati
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 23, No 2 (2014): october 2014
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v23n2.2014.p54-63

Abstract

Usability testing atau uji ketergunaan sebuah aplikasi merupakan bagian terintegrasi dalam sebuah daur hidup pengembangan sistem (system development life cycle). Usability testing adalah salah satu metode yang digunakan untuk melihat tingkat kemudahan pengguna dalam berinteraksi dengan sebuah sistem informasi. Dalam kajian ini yang digunakan sebagai studi kasus adalah pengelola data aplikasi repositori publikasi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Kajian dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif berbasis kuesioner menggunakan skala Likert dan kualitatif untuk pertanyaan terbuka. Responden dalam kajian ini sebanyak 13 pengelola data di UK/UPT lingkup Badan Litbang Pertanian. Kuesioner terdiri atas 3 kelompok, yaitu: (1) karakteristik responden, (2) penilaian teknis, dan (3) permasalahan dan saran. Kuesioner penilaian teknis disajikan dalam bentuk 22 pernyataan yang dikelompokkan dalam lima aspek. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelola data cukup nyaman berinteraksi dengan aplikasi repositori dalam beberapa aspek. Namun masih terdapat dua aspek (administrasi dan tampilan serta halaman statistik), dimana kurang dari 75% responden menyatakan mudah dan nyaman dalam berinteraksi dengan aplikasi repositori. Permasalahan yang dihadapi utamanya adalah kualitas koneksi internet dan kesulitan dalam akses data dokumen lengkap. Untuk pengembangan lebih lanjut, selain penambahan fitur layanan, salah satu fokus yang harus diperhatikan adalah aspek tampilan front-end dan back-end yang perlu dikembangkan agar lebih user friendly serta halaman statistik yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
ANALISIS KEPUASAN PEMUSTAKA TERHADAP LAYANAN SIRKULASI DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN-PERTANIAN PEMBANGUNAN (SMK-PP) NEGERI KUPANG Widaryono Widaryono
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 23, No 2 (2014): october 2014
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v23n2.2014.p64-73

Abstract

Perpustakaan merupakan unit pelayanan jasa nirlaba yang berorientasi kepada pemustaka. Untuk itu perpustakaan dituntut untuk memberikan layanan yang baik, cepat dan tepat yang akan berujung kepada kepuasan pemustaka. Hal tersebut merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan dalam mengelola perpustakaan. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas penyelenggaraan pelayanan publik yang telah dilaksanakan oleh bagian layanan sirkulasi di perpustakaan SMK-PP Negeri Kupang. Pengkajian dilaksanakan di perpustakaan SMK-PP Negeri Kupang dengan metode survei pada 1 Maret - 30 Agustus 2014 dengan sampel sebanyak 150 responden yang diambil secara accidental sampling. Instrumen pengkajian yang dijadikan sebagai sarana pengumpulan data adalah kuesioner yang berisi pernyataan mengenai 14 indikator pelayanan publik. Metode analisis data yang digunakan dalam kajian ini adalah berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No.78/Permentan/OT.140/8/2013 tentang Pedoman Pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat di Lingkungan Kementerian Pertanian. Hasil pengkajian menunjukkan terdapat 3 unsur mutu pelayanan yang mendapat nilai lebih dari 3,26 atau sangat baik meliputi unsur kedisiplinan pelaksana/petugas pelayanan, kepastian jadwal pelayanan serta keamanan pelayanan. Sebelas indikator lainnya menunjukkan mutu pelayanan baik, dengan nilai mutu pelayanan rata-rata di atas 3,10. Berdasarkan analisis data, secara keseluruhan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh bagian layanan sirkulasi  di perpustakaan SMK-PP Negeri Kupang mempunyai nilai indeks 79,725 atau mutu pelayanan B, dengan tingkat kualitas pelayanan baik.
PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN UK/UPT LINGKUP KEMENTERIAN PERTANIAN Heryati Suryantini; Vivit Wardah Rufaidah
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 23, No 2 (2014): october 2014
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v23n2.2014.p74-81

Abstract

Perpustakaan unit kerja (UK)/unit pelaksana teknis (UPT) lingkup Kementerian Pertanian merupakan perpustakaan khusus yang berperan dalam penyediaan informasi untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan pertanian. Upaya pembinaan pengelolaan perpustakaan lingkup Kementerian Pertanian telah dilakukan untuk meningkatkan kinerja perpustakaan tersebut. Untuk mengetahui pemanfaatan perpustakaan tersebut oleh pengguna, suatu pengkajian dilakukan dengan metode survei. Sampel ditentukan sebanyak 36 perpustakaan dengan 57 responden. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni-September 2013 melalui wawancara langsung dan melalui e-mail dengan menggunakan panduan kuesioner. Variabel yang diamati adalah karakteristik responden pengguna perpustakaan, pemanfaatan perpustakaan, dan tanggapan pengguna terhadap sumberdaya manusia, sarana prasarana dan sumberdaya koleksi perpustakaan. Kuesioner bersifat ordinal menggunakan skala Likert dan sebagian bersifat terbuka untuk mendapatkan saran dan masukan dari responden. Data yang terkumpul ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil pengkajian memperlihatkan bahwa pemanfaatan perpustakaan lingkup Kementerian Pertanian oleh pengguna belum optimal, terlihat dari frekuensi kunjungan pengguna ke perpustakaan dan lamanya responden berada di perpustakaan, yaitu hanya 4-6 kali/bulan dengan lamanya pengguna berkunjung di perpustakaan kurang dari 2 jam. Sebagian besar pengguna lebih banyak memanfaatkan layanan manual dibandingkan dengan layanan elektronis. Jenis koleksi yang paling banyak dimanfaatkan pengguna berturut-turut adalah buku, disusul majalah ilmiah dan jurnal  online. Layanan perpustakaan yang disediakan cukup memuaskan, namun informasi yang diperoleh kadang-kadang sesuai kebutuhan. Sarana dan prasarana perpustakaan seperti komputer, ruangan perpustakaan, dan jaringan internet belum memadai. Petugas perpustakaan/pustakawan di instansi lingkup Kementerian Pertanian masih sangat terbatas baik kuantitas maupun kualitas sesuai     bidang keahlian yang dibutuhkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5