cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Perpustakaan Pertanian
Published by Kementerian Pertanian
ISSN : 08541078     EISSN : 25410814     DOI : -
Jurnal Perpustakaan Pertanian diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dengan frekuensi terbit 2 kali per tahun. Jurnal ini memuat hasil penelitian atau tinjauan/kajian tentang aktivitas pustakawan/perpustakaan dan ilmuwan informasi di Indonesia. Jurnal Perpustakaan Pertanian menerima tulisan pustakawan dan pemerhati perpustakaan/informasi bidang pertanian. Penerbitan jurnal diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan pustakawan dalam bidang keahliannya.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 24, No 1 (2015): April 2015" : 5 Documents clear
KESIAPAN REPOSITORI INSTITUSI DI INDONESIA DALAM PRESERVASI DIGITAL Ina Irawati; Pudji Muljono; Firman Ardiansyah
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 24, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v24n1.2015.p1-7

Abstract

Volume informasi digital terus meningkat sebagai hasil kegiatan digitalisasi koleksi non-digital maupun informasi yang dibuat dalam bentuk digital (born digital). Informasi digital rentan terhadap perubahan teknologi. Koleksi informasi digital biasanya disimpan dalam suatu repositori institusi. Repositori institusi merupakan salah satu indikator dalam menentukan kualitas suatu situs web yang dinilai oleh Webometric. Untuk menjamin informasi digital dapat diakses secara terus-menerus, perlu dilakukan preservasi digital. Pengkajian dilakukan untuk mengetahui kesiapan repositori institusi di Indonesia yang mendapatkan penilaian Webometric pada Januari 2014 dalam melaksanakan preservasi digital, dilihat dari aspek kebijakan preservasi digital, format file, cakupan metadata, dan hambatan dalam melaksanakan preservasi digital. Sampel kajian sebanyak 35 repositori institusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa repositori institusi di Indonesia yang mendapat penilaian Webometric pada Januari 2014 belum siap melaksanakan preservasi digital. Sebanyak 12 repositori (52%) sudah memiliki kebijakan preservasi, namun format file dan cakupan metadata belum sesuai dengan standar dan kebutuhan preservasi digital, serta masih banyak hambatan yang dihadapi oleh pengelola repositori dalam melaksanakan preservasi digital. Rekomendasi dari hasil kajian ini adalah pentingnya membuat kebijakan preservasi sebagai dasar dalam melaksanakan kegiatan preservasi digital, menggunakan format file yang sesuai standar, dan melengkapi metadata yang diperlukan.
FAKTOR PENGHAMBAT PUSTAKAWAN LINGKUP KEMENTERIAN PERTANIAN DALAM PENGKAJIAN PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI Penny Ismiati Iskak
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 24, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v24n1.2015.p8-16

Abstract

Pengkajian di bidang perpustakaan dan informasi berperan meningkatkan kinerja perpustakaan. Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian telah menyediakan wadah penyebaran hasil-hasil pengkajian bagi pustakawan, yaitu Jurnal Perpustakaan Pertanian. Namun, jurnal ini selalu mengalami kekurangan naskah karena minimnya kontribusi artikel dari pustakawan. Minimnya kegiatan pengkajian oleh pustakawan menjadi salah satu penyebab rendahnya kontribusi artikel tersebut. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui faktor teknis dan nonteknis yang menghambat pustakawan dalam melaksanakan pengkajian di bidang perpustakaan dan informasi. Pengkajian dilakukan melalui survei dengan menggunakan kuesioner terstruktur yang terdiri atas pertanyaan terbuka dan tertutup. Responden sebanyak 40 orang menanggapi pernyataan berskala Likert dari 1-5 tentang hambatan pengkajian. Data dianalisis dengan perangkat lunak Statistical Package for Social Sciences (SPSS) versi 17.0. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa faktor teknis yang menghambat pengkajian berturut-turut adalah kurang penguasaan statistik pengolahan data, kurang kemampuan menginterpretasi data, dan kurang penguasaan metodologi pengkajian. Kurangnya anggaran pengkajian, kurangnya waktu, dan kesulitan memulai pengkajian merupakan hambatan utama dari segi nonteknis. Bagi Pustakawan Madya, faktor nonteknis lebih menghambat melaksanakan pengkajian dibanding faktor teknis. Demikian pula bagi Pustakawan Muda dan Pustakawan Pertama. Bimbingan dari pustakawan senior dan mitra sejajar serta pendidikan dan pelatihan diharapkan dapat mengatasi hambatan dalam melaksanakan pengkajian. Demikian pula alokasi waktu khusus dan dukungan anggaran diharapkan dapat meningkatkan pelaksanaan pengkajian. Penentuan prioritas dalam mengatasi hambatan secara tepat dapat meningkatkan pelaksanaan pengkajian di kalangan pustakawan.
PENDAYAGUNAAN SITUS WEB BPTP MALUKU UTARA SEBAGAI MEDIA DISEMINASI TEKNOLOGI PERTANIAN SPESIFIK LOKASI Herwan Junaidi
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 24, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v24n1.2015.p25-30

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin memudahkan pengguna dalam mencari maupun mempublikasikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas melalui media internet. Tujuan pengkajian adalah untuk mengetahui pendaya-gunaan situs web BPTP Maluku Utara dalam menyajikan informasi pertanian spesifik lokasi melalui media online. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Desember 2014. Hasil pengkajian menunjukkan rata-rata jumlah pengunjung situs web BPTP Maluku Utara adalah 50 orang/hari. Jumlah pengunjung terbanyak adalah pada bulan Desember yakni 7.905 pengunjung, dengan rata-rata 264 pengunjung/hari, sedangkan jumlah pengunjung terendah adalah pada bulan Oktober sebanyak 459 pengunjung atau rata-rata 15 pengunjung/hari. Total penggunaan bandwidth selama setahun adalah 4,38 Gb dengan rata-rata 366 Mb/bulan. Negara asal pengunjung yang terbanyak mengakses situs web BPTP Maluku Utara adalah Amerika Serikat. Pengguna mengakses situs BPTP Maluku Utara melalui situs web lain (56,21%) atau langsung ke situs web BPTP Maluku Utara (42,04%).
LAYANAN KID’S CORNER DI PUSAT PERPUSTAKAAN DAN PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIAN Juznia Andriani
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 24, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v24n1.2015.p31-37

Abstract

Perkembangan di bidang teknologi informasi membawa perubahan dalam pengelolaan perpustakaan. Hal ini membawa implikasi dalam pembenahan sarana dan fasilitas serta pengembangan ragam layanan. Salah satunya adalah pengembangan layanan kid’s corner untuk mengakomodasi kebutuhan anak dalam mendapatkan informasi tentang pertanian dan ilmu pengetahuan alam. Pengkajian ini bertujuan untuk menggambarkan layanan kid’s corner di Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA). Hasil kajian menunjukkan bahwa penyediaan layanan kid’s corner dengan ruangan yang nyaman dan beragam jenis koleksi bacaan anak dan remaja menjadi daya tarik bagi pengguna untuk mengunjungi PUSTAKA. Selain untuk memperoleh bacaan yang berkualitas, kid’s corner juga dimanfaatkan pengguna sebagai tempat pembelajaran luar sekolah dengan suasana yang menyenangkan. Upaya untuk menarik segmen pengguna yang lebih luas dilakukan dengan menyelenggarakan pameran perpustakaan dan berbagai kegiatan pada Hari Kunjung Perpustakaan dan menjalin kerja sama dengan sekolah atau institusi pendidikan.
PERSEPSI PUSTAKAWAN TERHADAP JURNAL PERPUSTAKAAN PERTANIAN Endang Setyorini; Heryati Suryantini
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 24, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v24n1.2015.p17-24

Abstract

Jurnal Perpustakaan Pertanian (JPP) merupakan salah satu media komunikasi antarpustakawan dan media penyebaran ilmu pengetahuan bidang perpustakaan, dokumentasi, dan informasi (pusdokinfo). JPP merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil penelitian/pengkajian dan tinjauan tentang perpustakaan serta aktivitas pustakawan dan ilmuwan informasi. Melalui jurnal ini, pustakawan dapat memperoleh informasi yang bermanfaat untuk mendukung aktivitasnya. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pustakawan terhadap JPP, yang mencakup (1) isi dengan indikator kesesuaian dan manfaat informasi, (2) perwajahan (tata letak, kualitas cetakan, kualitas gambar dan foto, serta kualitas huruf), dan (3) pengiriman (intensitas dan waktu pengiriman). Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan wawancara terhadap 61 pustakawan lingkup Badan Litbang Pertanian. Hasil kajian menunjukkan bahwa informasi yang dimuat dalam JPP sesuai dengan kebutuhan pustakawan dan bermanfaat untuk menambah pengetahuan, sebagai acuan dalam menyusun tulisan, sebagai referensi dalam melaksanakan kegiatan, dan menambah ide dalam melaksanakan kajian. Sebagian besar responden menyatakan setuju terhadap kelanjutan penerbitan JPP. Tampilan JPP dinilai baik, yang meliputi tata letak, kualitas foto dan gambar, huruf yang digunakan, serta kualitas cetakan. Sementara itu, distribusi atau pengiriman JPP masih perlu mendapat perhatian karena intensitas pengirimannya belum sesuai dan belum tepat waktu. Pelayanan dewan redaksi JPP dinilai sudah baik, terutama dalam proses evaluasi naskah, perbaikan naskah, penyuntingan naskah, dan pemberian saran perbaikan, serta komunikasi redaksi dengan penulis.

Page 1 of 1 | Total Record : 5