cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Rekayasa & Manajemen Sistem Industri (JRMSI) adalah wadah bagi lulusan S-1 Teknik Industri, UB dan perguruan tinggi lainnya untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2014)" : 20 Documents clear
PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MEREDUKSI WASTE MENGGUNAKAN VALUE STREAM MAPPING (Studi Kasus Pada PT X Bangil-Pasuruan) Mustofa, Sarfina; Choiri, Mochamad; Riawati, Lely
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.676 KB)

Abstract

Abstrak PT X merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang garment bordir terbesar di Jawa Timur dengan produknya yaitu berupa baju koko atau baju taqwa bermotif bordir. Pada proses produksi baju koko tersebut, masih ditemukan beberapa waste. Untuk mereduksi waste yang teridentifikasi, digunakan pendekatan lean manufacturing dengan salah satu tools dalam konsep lean yaitu value stream mapping (VSM) yang bertujuan untuk menggambarkan aliran produk mulai dari masuknya bahan baku hingga produk jadi. Pengidentifikasian waste diawali dengan menggambarkan current state map, melalui penggambaran ini maka didapatkan waste yang termasuk dalam kategori 7 waste dengan lebih detail. Selanjutnya dilakukan analisa akar penyebab timbulnya waste yang paling berpengaruh menggunakan fishbone diagram. Usulan rekomendasi perbaikan yang diberikan terkait adanya 7 waste pada proses pembuatan baju koko di PT X adalah kegiatan maintenance dengan tepat, penggunaan metode forecasting, penambahan fasilitas kerja berupa kursi dan earplug, serta usulan perbaikan tata letak fasilitas area produksi. Setelah diberikan usulan rekomendasi perbaikan terhadap waste yang ada, maka langkah terakhir adalah menggambarkan prediksi future state map. Kata kunci : lean manufacturing, value stream mapping, forecasting, tata letak fasilitas.
PERANCANGAN TATA LETAK DAN PALLET RACKING SYSTEM SEBAGAI PENDUKUNG PENGENDALIAN BARANG DI GUDANG PRODUK JADI (Studi Kasus PT. Tiara Kurnia Malang) Aziz, Hifdzuddin; Choiri, Mochamad; Rahman, Arif
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.599 KB)

Abstract

Abstrak PT. Tiara Kurnia menggunakan gudang sebagai tempat penyimpanan produk. Berdasarkan pengecekan ulang  produk pada tanggal 16 oktober 2013, terdapat 1000 sak hasil produksi bulan November 2012 yang masih tersimpan di gudang mengalami penyusutan berat sebesar kurang lebih 3 kg tiap sak. Hal tersebut terjadi karena penataan produk yang acak, kesulitan akses penataan dan pengambilan produk, kesulitan penataan produk dan pengambilan produk yang acak. Penelitian ini merancang pengendalian barang di gudang sesuai dengan metode First In First Out (FIFO). Perancangan Pallet Racking System digunakan untuk mengatasi kesulitan penumpukan produk. Perancangan tata letak digunakan untuk mengatasi kesulitan akses produk di gudang. Rancangan Pallet Racking System menampung 4 tingkat palet sebanyak 140 sak. Rancangan tata letak usulan mempunyai persentase area penyimpanan yang dapat diakses sebesar 100%. Tata letak terpilih menggunakan reach truck forklift. Pengendalian barang dirancang pada aktivitas penerimaan, penyimpanan, dan pengambilan. Pengendalian barang menggunakan papan kendali sebagai pengontrol lokasi produk di gudang.   Kata kunci : pengendalian barang, pendistribusian, tata letak gudang, pallet racking system, first in first out.
ANALISIS METODE PEMBELAJARAN MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN DENGAN METODE LOGIC MODEL Hendarti, Devina Rosa; Setyanto, Nasir Widha; Rahman, Arif
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.803 KB)

Abstract

Abstrak Logic model adalah alat untuk melakukan perencanaan atas program yang akan dilaksanakan. Disamping itu logic model juga dapat digunakan untuk melakukan evaluasi atas program atau kegiatan yang telah selesai maupun yang sedang berjalan serta program yang masih dalam tahap perencanaan.Universitas Brawijaya menerapkan program WCEU (World Class University). Mata kuliah yang berkaitan dengan program ini yaitu mata kuliah kewirausahaan. Logic model digunakan untuk melakukan evaluasi proses pembelajaran yang sedang berjalan. Penelitian ini menganalisis keputusan pemilihan metode pembelajaran dengan metode logic model. Logic model dilakukan dalam  tiga tahap yaitu logic model existing, logic model ideal dan logic model rekomendasi. Pada logic model existing diketahui adanya ketidaksesuaian proses pembelajaran yang sedang berlangsung yaitu pada pencapaian outcome. Logic model ideal disusun berdasarkan beberapa referensi yang kemudian diprioritaskan untuk penyusunan logic model rekomendasi. Pada logic model rekomendasi didapatkan outcome yang harus dicapai yaitu mahasiswa dapat menciptakan peluang usaha, mahasiswa dapat menganalisis dan mengelola resiko, serta mahasiswa dapat membuat grand desain.. Metode pembelajaran yang direkomendasikan diantaranya: metode ceramah, diskusi,kunjungan lapangan dan resitasi. Pokok bahasan yang disampaikan antara lain: motivasi kewirausahaan, ketenagakerjaan Indonesia, identifikasi peluang usaha, evaluasi peluang usaha, konsep resiko, analisis kelayakan teknis, analisis kelayakan financial, bentuk kepemilikan, aspek hukum bisnis, dan pemaparan grand desain. Kata kunci : logic model, kewirausahaan, metode pembelajaran
PERANCANGAN E-COMMERCE UNTUK MEMPERMUDAH PENJUALAN PRODUK SEPATU (Studi Kasus : Toko Sepatu Mr. Pienk Malang) Putri, Wulandari Trihapsari; Santoso, Purnomo Budi; Choiri, Mochamad
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.361 KB)

Abstract

Abstrak Toko sepatu Mr. Pienk merupakan Industri kecil menengah di kota Malang Jawa Timur yang menjual sepatu wanita dengan menggunakan sistem produksi make to stock. Perusahaan dihadapkan pada permaslahan kesalahan produksi karena informasi spesifikasi pemesanan tidak dibedakan dengan kode-kode tertentu sehingga produksi sepatu sering dikembalikan. Belum adanya sistem database yang mengelola informasi pemesanan pada toko. Sistem pemesanan tidak bisa dijangkau oleh konsumen luar kota Malang dan 24 jam.Pemasaran dan promosi diluar kota Malang saat ini tidak dilakukan karena tidak ada pihak yang mengeola. Penelitian ini mempergunakan sistem e–commerce untuk membantu sistem pemesanan, penjualan dan pemasaran pada Toko sepatu Mr.Pienk dengan tools PHP dan MySQL. Perancangan sistem yang digunakan adalah model waterfall yang terdiri dari fase perancangan, analisa, desain, implementasi dan pengujian. Dari perancangan sistem ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pengguna sistem yaitu admin dan user. Kata Kunci: Sistem penjualan dan pemasaran, produk sepatu, PHP dan MySQL, website e-commerce.
ANALISA KETIDAKSESUAIAN PERSYARATAN CARA PRODUKSI PANGAN YANG BAIK UNTUK INDUSTRI RUMAH TANGGA (CPPB-IRT) UNTUK MEMINIMASI KONTAMINASI PRODUK ROTI (Studi Kasus : Perusahaan X) Sonaru, Amanda Cahayani; Rahman, Arif; Mada Tantrika, Ceria Farela
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.624 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini menganalisa mengenai ketidaksesuaian kondisi di Perusahaan X terhadap persyaratan dari pedoman Cara Pengolahan Pangan Yang Baik Untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT) dikeluarkan oleh BPOM pada tahun 2012 yang berisi 14 aspek yang terdiri dalam beberapa elemen aspek. Berdasarkan analisa di Perusahaan X dan berdasarkan hasil identifikasi yang masuk da lam kategori minor, mayor, serius, dan kritikal terdapat 11 aspek. Berdasarkan hasil analisa ditemukan 3 sub aspek dari 2 aspek yang masuk dalam kategori serius dan 9 sub aspek dari 5 aspek yang masuk dalam kategori kritikal. Terhadap kategori serius dan kritikal dengan didapatkan permasalahan-permasalahan utama yaitu permasalahan toilet, permasalahan karyawan yang sakit, permasalahan wastafel (tempat cuci tangan), permasalahan tempat sampah, permasalahan peralatan, dan permasalahan kebiasaan karyawan. Semua permasalahan tersebut dicari penyebabnya dengan menggunakan Root Cause Analysis (RCA). Usulan perbaikan yang diberikan terhadap masing-masing permasalahan tersebut diantaranya adalah perbaikan Tata Letak Fasilitas dengan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP), pelatihan, pembuatan Peraturan Rutin Karyawan Produksi dan Standard Operating Procedure Kebersihan di Area Produksi, penghapusan karat rak roti tawar matang dan pelapisan permukaan rak dengan cat. Setelah dilakukan upaya –upaya perbaikan yang memperhatikan faktor keamanan pangan, kontaminasi pada produk olahan roti dapat diminimalkan. Kata kunci : Analisa Ketidaksesuaian, Kontaminasi Produk, Cara Pengolahan Pangan Yang Baik Untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT), Root Cause Analysis (RCA)
PERENCANAAN PREVENTIVE MAINTENANCE KOMPONEN CANE CUTTER I DENGAN PENDEKATAN AGE REPLACEMENT (Studi Kasus di PG Kebon Agung Malang) Mutiara, Shabrina Dyah; Rahman, Arif; Hamdala, Ihwan
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.576 KB)

Abstract

Abstrak   Sistem maintenance yang baik diperlukan PG Kebon Agung yang mengolah bahan baku tebu menjadi produk gula pasir. Dalam sistem maintenance-nya, PG Kebon Agung melaksanakan penggantian komponen dengan menerapkan corrective maintenance. Data historis kerusakan belum digunakan sebagai acuan untuk merencanakan preventive maintenance. Salah satu fasilitas produksi yang sangat penting adalah mesin cane cutter I yang memegang fungsi utama dalam size reduction tebu. Kerusakan pada komponen pisau di mesin cane cutter I mempunyai tingkat severity yang paling tinggi. Metode yang digunakan adalah age repalacement karena penggantian komponen dilakukan saat komponen mencapai umur maksimal. Data historis kerusakan komponen cane cutter I digunakan untuk menghitung Time to Failure (TTF) dan Time to Repair (TTR). Data TTF dan TTR komponen cane cutter berdistribusi lognormal dengan MTTF sebesar 500,898 jam dan MTTR sebesar 1,065 jam. Interval waktu penggantian optimal setiap 369 jam. Preventive maintenance akan mengurangi downtime sebesar 2,403 jam setiap musim giling, meningkatkan tingkat availability sebesar 0,055% dan meningkatkan tingkat reliability sebesar 66%. Namun biaya maintenance juga meningkat dari sebelumnya sebesar Rp. 90.587.729 menjadi Rp. 104.969.103. Penurunan downtime dan perawatan rutin akan menunjang kelancaran proses produksi sehingga meningkatkan kapasitas produksi dan keuntungan perusahaan. Keuntungan tersebut dapat digunakan untuk menutupi penambahan biaya maintenance.   Kata kunci: preventive maintenance, age replacement, downtime, availability, reliability
PENDEKATAN LEAN SIX SIGMA UNTUK MENGURANGI WASTE PROSES PRODUKSI BROWN PAPER (Studi Kasus: PT Kertas Leces, Kabupaten Probolinggo) Annisa, Novia Alvin Nur; Sugiono, Sugiono; Mada Tantrika, Ceria Farela
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.146 KB)

Abstract

Abstrak PT Kertas Leces merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang produksi pulp dan kertas. Pada proses produksinya, masih sering dijumpai terjadinya waste.Untuk mengurangi waste yang teridentifikasi, digunakan pendekatan lean six sigma melalui upaya peningkatan terus-menerus. Langkah yang dilakukan dalam penelitian ini berdasarkan siklus define, measure, analyse, improve, dan control (DMAIC). Hasil penelitian menunjukkan teridentifikasi 5 jenis waste pada proses produksi brown paper yakni defect, waiting, unnecessary inventory, inappropriate processing, dan excess transportation. Rekomendasi perbaikan diberikan terhadap waste dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi sesuai pengolahan data pada Failure Mode and Effect Analyze (FMEA). Rekomendasi perbaikan yang diberikan adalah mengganti alat material handling dengan menggunakan tangga berjalan, melakukan kegiatan maintenance yang tepat dengan melakukan penggantian periodik pada komponen Wire Part, penggunaan label peringatan, serta evaluasi dan pemilihan supplier yang optimal. Setelah diberikan rekomendasi perbaikan, langkah selanjutnya adalah memperkirakan penurunan nilai RPN pada FMEA berdasarkan rekomendasi yang diberikan. Kata kunci: Lean Six Sigma, waste, DMAIC, FMEA.  
PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU HERBISIDA MENGGUNAKAN METODE SILVER MEAL DENGAN MEMPERHATIKAN KAPASITAS GUDANG (Studi Kasus di PT X, Gresik) Putri, Putu Ayu Virgiantari; Santoso, Purnomo Budi; Sari, Ratih Ardia
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.197 KB)

Abstract

Abstrak PT X merupakan perusahaan yang memproduksi pestisida, produk hayati dan bahan kimia pertanian lainnya. Saat ini, proses produksi pada perusahaan sering mengalami ketidaktepatan waktu produksi. Produk yang mendominasi ketidaktepatan tersebut adalah produk jenis herbisida yaitu produk C yang digunakan untuk mengendalikan gulma berdaun lebar, gulma berdaun sempit dan teki di pertanaman padi sawah dan padi tabela. Untuk mengurangi ketidaktepatan tersebut akan dilakukan perencanaan persediaan bahan baku produk C menggunakan metode Silver Meal dengan memperhatikan kapasitas gudang. Langkah awal yang dilakukan adalah meramalkan permintaan produk untuk 12 periode ke depan menggunakan metode Dekomposisi dan Winter’s Exponential Smoothing karena pola data musiman. Kemudian dilakukan pemilihan metode peramalan lalu hasil peramalan tersebut disesuaikan dengan kebijakan perusahaan dan digunakan untuk membuat Master Production Schedule (MPS). Data dari MPS tersebut digunakan untuk menghitung safety stock serta membuat Material Requirement Planning (MRP) produk. Setelah itu, data dari MRP produk digunakan untuk menghitung kebutuhan kotor, lot size, dan MRP bahan baku. Metode lot sie yang digunakan dalam penelitian ini adalah Silver Meal yang disesuaikan dengan kapasitas gudang untuk menghindari overstock pada gudang bahan baku. Langkah terakhir yang dilakukan adalah melakukan analisis biaya untuk mengetahui biaya yang akan dikeluarkan perusahaan. Kata kunci : perencanaan persediaan bahan baku, Silver Meal, kapasitas gudang, peramalan data musiman.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN STRATEGI PEMASARAN MENGGUNAKAN METODE ANP DAN FUZZY TOPSIS (Studi Kasus: PT X Mojokerto) Sari, Puteri Rina Mayank; Santoso, Purnomo Budi; Hamdala, Ihwan
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.828 KB)

Abstract

Abstrak PT X Mojokerto merupakan  salah  satu  perusahaan yang bergerak dibidang industri tekstil. Pada penerapan strategi pemasarannya khususnya untuk produk seragam sekolah masih terdapat beberapa kelemahan yang menyebabkan pangsa pasar perusahaan akan produk tersebut cukup rendah. Penerapan strategi pemasaran perusahaan selama ini hanya berdasarkan metode ilmiah dari pengalaman pemasaran yang dilakukan perusahaan, namun masih belum  menggunaan metode ilmiah dengan menggunakan perhitungan matematik.Oleh karena itu, perlu adanya suatu pemilihan strategi pemasaran PT X dengan melihat kriteria-kriteria yang mempengaruhi dalam proses pemilihan strategi pemasaran dengan menggunakan metode Analytical Network Process (ANP) dan FUZZY TOPSIS. Alternatif strategi pemasaran pada penelitian ini berdasarkan pada analisis SWOT.  Hasil dari penelitian ini adalah bahwa strategi terpilih bagi PT X Mojokerto adalah membangun brand image perusahaan dengan melakukan kegiatan promosi produk secara online dan jejaring sosial, promosi produk pada pelanggan dua bulan sebelum musin kenaikan kelas serta mendukung program pemerintah dan penyediaan pusat pelayanan pelanggan melalui nomor bebas pulsa. Kata kunci : Strategi pemasaran, Analytic Network Process (ANP), fuzzy Technique for Order Performance by Similarity to Ideal Solution (FTOPSIS).
PEMANFAATAN SILICA FUME LIMBAH SANDBLASTING UNTUK MENINGKATKAN KUAT TEKAN BATAKO PEJAL DENGAN TAGUCHI QUALITY ENGINEERING (Studi Kasus: PT X Pasuruan) Putra, Susanto Dwi; Setyanto, Nasir Widha; Efranto, Remba Yanuar
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.861 KB)

Abstract

Abstrak   Batako merupakan bahan bangunan alternatif yang tersusun dari komposisi semen, air, dan agregat pengisi yang terdiri dari kerikil dan pasir. Terdapat bahan limbah yang memiliki kesamaan karakteristik dengan bahan baku batako, yaitu pasir silica fume limbah sandblasting yang mempunyai karakteristik kimia mengikat lebih kuat dari semen apabila bercampur dengan semen dan air. Oleh karena itu diperlukan pengembangan produk batako dengan bahan tambah silica fume yang memiliki kualitas bersaing dengan batako pada umumnya. Dalam pembuatan batako berbahan alternatif digunakan desain eksperimen metode Taguchi yang merupakan metode perbaikan kualitas dengan melakukan percobaan baru serta penekanan biaya seminimal mungkin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi karakteristik kualitas kuat tekan pada batako yaitu rasio faktor air semen (f.a.s) dan agregat, faktor air-semen (f.a.s), rasio agregat kasar (kerikil) dan agregat halus (pasir), rasio silica fume dan semen. Berdasarkan ANOVA menunjukkan keempat faktor tersebut memiliki pengaruh signifikan yaitu rasio air semen (f.a.s) dan agregat (F hitung sebesar 37,88), faktor air-semen (f.a.s) (F hitung sebesar 4,62), rasio agregat kasar (kerikil) dan agregat halus (pasir) (F hitung sebesar 29,58), rasio silica fume dan semen (F hitung sebesar 32,07). Sehingga pembuatan batako dapat mempergunakan bahan tambah silica fume limbah sandblasting dengan komposisi (setiap 40kg adonan); 6,16 kg semen, 2,64 kg silica fume, 7,2 kg air, 6 kg kerikil, dan 18 kg pasir. Eksperimen konfirmasi menghasilkan kuat tekan batako optimal sebesar 10,72 Mpa. Kata kunci : Batako, Pasir Silica Fume, Desain Eksperimen, Metode Taguchi  

Page 2 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 9 (2025): Vol. 13 No. 8 (2025): Vol. 13 No. 7 (2025): Vol. 13 No. 6 (2025): Vol. 13 No. 5 (2025): Vol. 13 No. 4 (2025): Vol. 13 No. 3 (2025): Vol. 13 No. 2 (2025): Vol. 13 No. 1 (2025): Vol. 12 No. 10 (2024): Vol. 12 No. 9 (2024): Vol. 12 No. 8 (2024): Vol. 12 No. 7 (2024): Vol. 12 No. 6 (2024): Vol. 12 No. 5 (2024): Vol. 12 No. 4 (2024): Vol. 12 No. 3 (2024): Vol. 12 No. 2 (2024): Vol. 12 No. 1 (2024): Vol. 11 No. 10 (2023): Vol. 11 No. 9 (2023): Vol. 11 No. 8 (2023): Vol. 11 No. 7 (2023): Vol. 11 No. 6 (2023): Vol. 11 No. 5 (2023): Vol. 11 No. 4 (2023): Vol. 11 No. 3 (2023): Vol. 11 No. 2 (2023): Vol. 11 No. 1 (2023): Vol. 10 No. 9 (2022) Vol. 10 No. 8 (2022): Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 14 (2017) Vol 5, No 13 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue