cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 90 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2017)" : 90 Documents clear
PENGARUH JARAK ANTAR GEOGRID (h/B) DAN JARAK LAPIS PERTAMA GEOGRID (u/B) TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH PASIR PADA PONDASI PERSEGI Faradita, Putri Agil; Munawir, As’ad; Rachmansyah, Arief
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.67 KB)

Abstract

Pondasi merupakan struktur utama dalam menopang struktur diatasnya, sala satu jenis pondasi yang banyak digunakan adalah pondasi dangkal. Podasi dangakal ini harus memiliki daya dukung tnah dasar yang kuat, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki daya dukung yang rendah pada tanah pasir lepas adalah dengan menggunakan geogrid. Variasi yang digunakan adalah jarak antar geogrid yaitu h/B (0,2; 0,25; 0,3) dan jarak lapis pertama geogrid terhadap dasar pondasi yaitu u/B (0,3; 0,4; 0,5). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan bahwa  dengan semakin besar nilai h/B maka daya dukung yang didapatkan semakin kecil. Menurut analisis BCR (Bearing Capacity Ratio) yang dilakukan didapatakan nilai BCR  terbesar adalah pada variasi nilai h/B= 0,2. Kemudian pada variasi u/B didaptkan hasil dengan samkin kecilnya nilai u/B maka nilai daya dukung semakin meningkat. Berdasarkan analisis nilai BCR nilai u/B yang optimum adalah 0,3. Pengaruh yang diberikan oleh variasi h/B dan u/B menunjukkan peningkatan yang sama. Kata kunci :daya dukung, tanah pasir, perkuatan geogrid, variasi lebar pondasi, variasi rasio kedalaman pondasi terhadap lebar pondasi.
PENGARUH PANJANG PONDASI PERSEGI DAN JARAK LAPIS GEOGRID TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH PASIR PADA PONDASI PERSEGI DENGAN KEDALAMAN PONDASI (Df/B) = 0,45 DAN JARAK LAPIS TERATAS GEOGRID (u/B) = 0,4 Ibrahim, Ahmad Arif; Munawir, As’ad; ., Suroso
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1049.361 KB)

Abstract

Pada dasarnya sebuah pondasi dangkal membutuhkan landasan dengan struktur tanah yang cukup baik, dengan semakin sempitnya lahan yang layak untuk mendirikan suatu bangunan, maka perlu adanya alternatif untuk mendirikan suatu bangunan pada tanah yang kondisinya kurang baik dan kurang memenuhi syarat. Maka perlu dilakukan proses perkuatan tanah yang dimaksudkan untuk menaikkan nilai daya dukung.Pada penelitian ini dilakukan uji model fisik pondasi persegi dengan perkuatan geogrid. Variasi yang digunakan pada pengujiansampel berupa rasio panjang pondasi terhadap lebar pondasi(1; 1,5;2) dan jarak antar lapis geogrid terhadap lebar pondasi (0,2; 0,25; 0,3). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa semakin besar nilai panjang pondasi dan jarak antar lapis geogrid maka nilai daya dukungnya akan semakin menurun. Penggunaan geogrid terbukti mampu meningkatkan daya dukung hingga 2 kali lebih kelipatan jika tidak diberi perkuatan.Pada  analisis rasio daya dukung, variasi yang menghasilkan nilai rasio maksimal adalah saat L/B = 1 dan h/B = 0,2.   Kata kunci :daya dukung, tanah pasir, pondasi dangkal, pondasi persegi, perkuatan geogrid, variasi panjang pondasi, variasi jarak antar lapis geogrid
PENGARUH JARAK ANTAR LAPIS GEOGRID DAN JARAK LAPIS PERTAMA GEOGRID TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH PASIR PADA PONDASI PERSEGI DENGAN PANJANG PONDASI (L/B) = 2 DAN KEDALAMAN PONDASI (Df/B) = 0,3 Zahra, Karunia Az; Munawir, As’ad; ., Suroso
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.641 KB)

Abstract

Permasalahan utama pada tanah pasir poorly graded adalah penurunan dan daya dukung tanah yang rendah apabila diberikan pembebanan di atasnya.Untuk mencegah hal tersebut, perlu dilakukan upaya pemberian perkuatan tanah pada jenis tanah pasir. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan material geosintetik seperti geotekstil dan geogrid. Dalam penelitian ini dilakukan uji pemodelan fisik pondasi persegi pada tanah pasir Rc 85% dengan perkuatan maupun tanpa perkuatan geogrid.Uji model dilakukan dengan ukuran pondasi 24 cm x 12 cm pada kedalaman pondasi sebesar 3,6 cm dan menggunakan 3 lapis geogrid. Variasi yang digunakan adalah 3 variasi jarak lapis pertama geogrid sebesar 0,3B; 0,4B; 0,5B, dan 3 variasi jarak antar lapis geogrid sebesar 0,2B; 0,25B; dan 0,3B.Berdasarkan analisis BCR menunjukkan bahwa semakin kecil nilai jarak lapis pertama geogrid dan jarak antar lapis geogrid maka semakin besar nilai BCR yang dihasilkan. Sehingga dalam penelitian ini penggunaan perkuatan geogrid menghasilkan kondisi maksimum saat nilai jarak lapis pertama geogrid 0,3B dan jarak antar lapis geogrid 0,2B. Kata kunci:daya dukung, tanah pasir, pondasi persegi, perkuatan geogrid, jarak lapis pertama geogrid, jarak antar lapis geogrid.
PENGARUH KEDALAMAN PONDASI DAN RASIO PANJANG PONDASI TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH PASIR PADA PONDASI PERSEGI DENGAN JARAK LAPIS PERTAMA GEOGRID (u/B=0,3) DAN JARAK ANTAR LAPIS GEOGRID (h/B=0,2) Arviananda, Ovy Ellen; Munawir, As’ad; Suryo, Eko Andi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya sebuah pondasi persegi membutuhkan landasan dengan struktur tanah yang cukup baik, dengan semakin sempitnya lahan yang layak untuk mendirikan suatu bangunan, maka perlu adanya alternatif untuk mendirikan suatu bangunan pada tanah yang kondisinya kurang baik dan kurang memenuhi syarat.Salah satu cara dalam meningkatkan daya dukung tanah adalah dengan geosintetik seperti geotekstil dan geogrid.Dalam penelitian ini dilakukan pengujianpada pemodelan fisik tanah pasir dengan 2 perlakuan yaitu tanpa perkuatan dan dengan perkuatan geogrid. Variasi yang diterapkan pada pengujian sampel berupa lebar pondasi (12 cm,18 cm,24 cm) dan rasio kedalaman pondasi terhadap lebar pondasi(0,3;0,45;0,6). Hasil penelitian memperlihatan bahwa semakin besar nilai daya dukungnya ketika lebar pondasi dan rasio Df/B semakin besar. Hasil analisis BCR menunjukkan bahwa daya dukung terbesar terletak pada lebar pondasi 12 cm dengan rasio Df/B = 0,3. Kata kunci :daya dukung, tanah pasir, perkuatan geogrid, variasi lebar pondasi, variasi rasio kedalaman pondasi terhadap lebar pondasi.
PENGARUH KEDALAMAN PONDASI DAN PANJANG PONDASI TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH PASIR PADA PONDASI PERSEGI DENGAN JARAK LAPIS PERTAMA GEOGRID (u/B) = 0,3 DAN JARAK ANTAR LAPIS GEOGRID (h/B) = 0,25 Saputra, Jepris Hari; Munawir, As’ad; ., Harimurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.484 KB)

Abstract

Pondasi mempunyai fungsi penting dalam mempertahankan struktur bangunan agar tidak mengalami suatu kegagalan. Daya dukung tanah dimana akan berdirinya suatu bangunan sangat berperan penting, Geogrid termasuk dalam jenis geosintetik, yang mampu meningkatkan ikatan antara partikel tanah pasir sehingga daya dukung dapat meningkat.Pengujian pada pemodelan fisik pada penelitian ini dilakukanpada tanah pasir tanpa perkuatan geogrid dan menggunakan perkuatan geogrid. Pada penelitian ini digunakan variasi rasio kedalaman pondasi (Df/B) sebesar 0,3; 0,45; 0,6, dan juga variasi rasio panjang pondasi (L/B) sebesar 1; 1,5; 2, dengan dimensi pondasi 12cm x 12cm; 12 x 18cm; 12cm x 24cm. Hasil penelitianini menunjukkan bahwa dengan bertambahnya panjang pondasi (L), daya dukung akan semakin berkurang kemudian dengan bertambahnya kedalaman pondasi, daya dukung bertambah besar pula. Variabel yang memberikan perubahan peningkatan nilai daya dukung (BCR) yang lebih dominan adalah Ldengan perubahan dari nilai L/B sebesar 1,5 menjadi 2 dengan selisih nilai peningkatan sebesar 10,7% dari nilai BCR pada Df/B sebesar 0,6. Kata kunci : daya dukung, pasir, pondasi persegi, kedalaman pondasi, panjang pondasi, Geogrid.
PENGARUH KEDALAMAN PONDASI (DF/B) DAN JARAK LAPIS PERTAMA GEOGRID (U/B) TERHADAP DAYA DUKUNG PONDASI PERSEGI DENGAN DIMENSI PONDASI (L/B) = 1,5 DAN JARAK ANTAR GEOGRID (H/B) = 0,3 Pujo Susilo, Ekki Darmawan; Munawir, As’ad; Rachmansyah, Arief
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.464 KB)

Abstract

Tanah berpasir merupakan.salah satu tanah yang memiliki beberapa.masalah geoteknik dikarenakan sifat pasir yang memiliki ikatan antar partikel yang kecil.dan sudut gesek dalam yang besar, sehingga perlu dilakukan perbaikan pada tanah tersebut. Perbaikan yang dapat dilakukan.pada tanah berpasir adalah penggunaan geogrid. Geogrid merupakan salah satu jenis geosintetis dimana. dapat memberikan pengaruh interlocking pada tanah pasir sehingga dapat meningkatkan daya dukung tanah tersebut.Pemodelan fisikpada penelitian ini.menggunakan tanah pasir dengan perkuatan geogrid 3 lapis serta menerapkan variasi berupa.kedalaman.pondasi (3,6 cm; 5,4 cm; 7,2 cm) dan rasio jarak lapis pertama geogrid terhadap lebar pondasi (0,3; 0,4; 0,5). Dari hasil pengujian didapatkan bahwa penggunaan geogrid mempengaruhi peningkatan daya dukung.tanah pasir sebesar 30,532 %. Selain itu nilai daya dukung maksimum terjadi ketika semakin kecilnya variasi rasio jarak lapis pertama geogrid dengan prosentase peningkatan sebesar 11,154% serta saat semakin meningkatnya variasi rasio kedalaman pondasi dengan prosentase peningkatan 13,008%. Jika dilihat dari analisa BCR terlihat bahwa kenaikan daya dukung maksimum terletak pada kedalaman pondasi 3,6 cm dengan rasio u/B = 0,3. Kata kunci :daya dukung, tanah pasir, perkuatan geogrid, variasi kedalaman pondasi, variasi rasio jarak lapis pertama geogrid terhadap lebar pondasi.
PENGARUH JARAK LAPIS GEOGRID DAN KEPADATAN DENGAN RASIO KEDALAMANd/B = 1 DAN LEBAR PONDASI B = 10 TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH PASIR PADA PONDASI MENERUS Putri, Almira Sufwandini; ., Harimurti; Munawir, As'ad
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1270.507 KB)

Abstract

Perencanaan pondasi memerlukan akurasi dan perhitungan yang matang. Dalam teknisnya, perencanaan pondasi tidak hanya dipengaruhi oleh beban bangunan yang ditopangnya melainkan juga mempertimbangkan pengaruh kondisi tanah tempat pondasi tersebut didirikan.Permasalahan yang umum terjadi saat membangun konstruksi di atas tanah pasir adalah penurunan yang besar dan tidak merata. Karena itulah maka diperlukan kajian mendalam dalam upaya peningkatan daya dukung tanah pasir.Uji model yang dilakukan di laboratorium mengunakan 1 lapis perkuatan geogrid dengan lebar pondasi 10 cm dan d/B =1. Rasio yang digunakan adalah variasi rasio Rc sebesar 70% ; 80% ; 90% dan variasi rasio u/B sebesar 025B ; 0.5B ; 0.75B.Yang dimana hasil dari pondasi menerus dengan perkuatan akan dibandingkan dengan pondasi tanpa perkuatan.Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa nilai daya dukung ultimit tertinggi pada variasi rasio Rc tertinggi terjadi pada Rc 90% akan tetatpi nilai BCRu tertinggi pada Rc 80%. Sementara untuk variasi u/B didapatkan nilai maksimum dan optimum pada penelitian ini adalah pada u/B = 0.5B, karena pada u/B = 0.75B mengalami penurunan nilai daya dukung dan BCRu. Kata kunci: daya dukung, tanah pasir, bearing capacity ratio, pondasi menerus, geogrid,    variasi kepadatan relatif, variasi jarak lapis geogrid teratas.  
PENGARUH JUMLAH LAPIS GEOGRID DAN LEBAR PONDASI MENERUS TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH PASIR DENGAN KEPADATAN RC 70% KEDALAMAN D/B = 0,5 DAN JARAK LAPISAN ATAS u/B = 0,25 Putra, Muhamad Darmawan; Munawir, As’ad; Suryo, Eko Andi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.112 KB)

Abstract

Daya dukung tanah perlu diperhitungkan dalam perencanaan pondasi. Apabila daya dukung tanah memiliki nilai yang lebih kecil dari beban yang akan diterima maka perlu adanya perbaikan pada tanah tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai daya dukung tanah pasir kepadatan RC 70% terhadap variasi jumlah lapis geogrid dan lebar pondasi. Perbandingan nilai daya dukung tanah pasir tanpa perkuatan dengan menggunakan perkuatan geogrid. Pengamatan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu pengaruh variasi jumlah lapis geogrid 1,2,3 dan lebar pondasi menerus 6 cm, 8 cm, 10 cm terhadap daya dukung tanah pasir kepadatan RC 70%. Penelitian ini digunakan dengan rasio kedalaman d/B=0,5, rasio jarak lapisan atas u/B=0,25, rasio jarak antar lapis geogrid s/v=0,25, dan lebar geogrid 6B. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa semakin bertambahnya jumlah lapis geogrid dan lebar pondasi dapat meningkatkan daya dukung tanah. BCI paling maksimum terjadi pada lebar pondasi 10 cm dan jumlah lapis geogrid 3 dengan nilai 1,742. Kata kunci : Daya dukung, Tanah pasir, Pondasi menerus, Geogrid, Jumlah lapisan geogrid, Lebar pondasi
PENGARUH JARAK LAPIS TERATAS DAN JUMLAH LAPISAN PERKUATAN DENGAN KEDALAMAN D/B = 0,5 DAN LEBAR PONDASI MENERUS = 6 CM TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH PASIR DENGAN KEPADATAN 70% Putra Perdana, Rachmad Adiasa; Munawir, As’ad; ., Harimurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.334 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan sampel tanah pasir dengan kepadatan relatif 70%. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kenaikan daya dukung yang diberikan oleh perkuatan berupa Geogrid tipe biaksial ketika diaplikasikan ke dalam tanah pasir. Variasi yang digunakan pada penelitian ini adalah rasio jarak lapis geogrid teratas terhadap dasar pondasi dan rasio jumlah lapisan Geogrid yang digunakan. Hasil dari daya dukung tanah pasir dengan perkuatan Geogrid ini nantinya akan dibandingkan dengan daya dukung tanah pasir terhadap pondasi yang tidak menggunakan perkuatan. Uji model yang dilakukan di laboratorium mengunakan pondasi menerus dengan lebar 6 cm dan kedalaman pondasi sebesar 3 cm. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah pengaruh efek jarak lapisan geogrid teratas (U) dan pengaruh jumlah lapisan geogrid (n) terhadap daya dukung ultimit dan penurunan pada pondasi menerus. Rasio yang digunakan adalah variasi rasio U/B sebesar 0.25; 0,5; 0.75 dan variasi rasio n sebesar 1; 2; 3. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa nilai daya dukung ultimit terbesar pada rasio U/B terletak pada nilai rasio sebesar 0.5. Sementara pada variasi n, nilai optimum yang didapatkan pada kenaikan daya dukung tanah pasir terhadap pondasi adalah saat menggunakan perkuatan sebanyak 3 lapis. Analisis yang digunakan sebagai pembanding daya dukung tanah pasir adalah Bearing Capacity Ratio. Analisis ini dapat membandingkan nilai daya dukung dari tanah pasir ketika berada di satu titik penurunan tertentu. Nilai daya dukung yang dianggap ultimit adalah ketika pondasi mengalami penurunan sebesar 0.1 B atau 10% dari lebar pondasi yang digunakan Kata kunci: daya dukung, tanah pasir, bearing capacity ratio, pondasi menerus, penurunan pada pondasi, geogrid, variasi jumlah lapisan, variasi jarak lapis geogrid teratas.
PENGARUH JARAK LAPIS GEOGRID TERATAS DAN KEDALAMAN PONDASI TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH PASIR DENGAN KEPADATAN Rc = 70% PADA PONDASI MENERUS DENGAN PERKUATAN GEOGRID TIPE BIAKSIAL H, Fadel Fadel Muhammad; Suryo, Eko Andi; Munawir, As'ad
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.592 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada tanah pasir RC 70%. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh – pengaruh pondasi menerus yang diletakkan pada tanah pasir dengan perkuatan geogrid tipe biaksial dengan rasio kedalaman pondasi dan jarak lapis geogrid teratas terhadap daya dukung tanah pasir. Yang dimana hasil dari pondasi menerus dengan perkuatan akan dibandingkan dengan pondasi tanpa perkuatan. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah pengaruh kedalaman pondasi (d) dan  pengaruh efek letak lapisan geogrid teratas (u) terhadap daya dukung ultimit dan penurunan pada pondasi menerus. Uji model yang dilakukan di laboratorium mengunakan 1 lapis perkuatan geogrid dengan lebar pondasi 8 cm. Rasio yang digunakan adalah variasi rasio d/B sebesar 0; 0,5; 1 dan variasi rasio u/B sebesar 0,25; 0,5; 0,75. didapatkan hasil bahwa nilai daya dukung ultimit tertinggi pada rasio d/B tertinggi akan tetatpi nilai BCIu tertinggi pada d/B=0. Sementara untuk variasi u/B didapatkan nilai optimum pada penelitian ini adalah pada u/B=0,5, karena pada u/B=0,5 mengalami penurunan nilai BCIu. Kata kunci: daya dukung, tanah pasir, bearing capacity improvment, pondasi menerus, geogrid, variasi kedalaman pondasi, variasi jarak lapis geogrid teratas.