cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 84 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2019)" : 84 Documents clear
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN GEDUNG JAMBOO HOTEL KABUPATEN TULUNGAGUNG DENGAN MENGGUNAKAN PROFIL CASTELLATED BEAM Putri, Desy Trikurnia; Hidayat, M. Taufik; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalamwberjalannyaiwaktuopembangunanydikotaobesarbpadabsaatbinibsangatpmengutamakan bangunan bertingkat tinggi, hal tersebut dikarenakan lahan yang ada di kota-kota besar kurang memadahi.aDenganoadanya lahan yang sangat memadahi suatu kota tersebut mampu menampung banyaknya penduduk serta menciptakan sarana dan prasarana bagi penduduk didalamnya. Solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan membangun bangunan tinggi. BangunaniJamboobHotelbKabupatenbTulungagungbinibdirencanakanbdenganbmenggunakanstrukturibetonqbertulang.wKonstruksiuyangimenggunakanistrukturjbetonibertulangimemiliki bebanasendiribatauibebanbmatiiyangbcukupibesar,bhalbtersebutbsangatbberpengaruhbpadaqbebangempaq yangkharuslditahanpolehrgedungltersebut nantinya. Oleh sebab itu dilakukan studi alternatif perencanaan gedung jamboo hotel dengan menggunakan profil Castellated Beam. Perencanaan balok menggunakan Castellated Beam sedangkan kolom menggunakan profil baja Wide Flange (WF). Kontrol penampang pada balok dan kolom setelah perencanaan awal dimensi. Kontrol penampang pada balok harus memenuhi syarat ØMn ≤ Mu, apabila memenuhi syarat maka profil WF dibentuk menjadi Castellated Beam kemudian dikontrol terhadap momen,geser, jarak antar lubang dan lendutan.   Kata kunci: Struktur Baja,LRFD, Castellated Beam
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR KOMPOSIT GEDUNG FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG Listiana, Henri; Hidayat, M. Taufik; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiringberkembangnya zaman dan teknologi, semakinberkembang juga pembangunan di negeri ini. Perkembanganilmupengetahuan dan teknologiharusdiiringidenganpendidikan formal yang tinggi dan prasarana yang menunjang. Untukituperluadanyausahapeningkatanfungsibangunanbaikituberupaperbaikangedung lama, penambahanbangunangedungbaruataupunpembangunangedungbaru di lokasi yang lebihnyaman dan strategis. Oleh karenaitu, diperlukanperencanaanalternatif pada Gedung FakultasIlmuKeolahragaanUniversitas Negeri Malang. Perencanananalternatifgedungmenggunakanbahankomposit pada bagianbaloknya. Balokberupabeton dan baja, sedangkankolomberupabaja. Konsepperencanaanmenggunakanmetode LRFD. Pada perencanaaninidilakukanbeberapa kali percobaandimensibalokhinggamendapatkanprofilbaja WF yang tidakmampumenahangaya-gayadalam yang terjadi dan menjadikannyakomposit agar mampumenahangaya – gayadalam yang terjadisertamemenuhipersyaratan yang ada di peraturan. Sedangkanuntukkolomdilakukanpercobaanbeberapa kali hinggamendapatkanprofilbaja WF yang mampumenahangaya-gayadalam dan memenuhiperaturan. Agar terjadiaksikompositantarabajadenganbeton, makadigunakanpenghubunggeser. Sambunganuntukantarabalok-kolomdigunakan las, dan sambunganantarkolomdigunakanbaut. Kata kunci: Komposit, Gaya Gempa, LRFD
PENGARUH PROSES FINISHING TERHADAP KUAT GESER STRUKTUR PANEL BETON LIMBAH BATU ONYX Setyansyah, Dharmawan; Soehardjono, Agoes; ., Wisnumurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan campuran dari beberapa bahan seperti batu kerikil dan pasir sebagai agregat, semen sebagai perekat, serta air sebagai pengikat antara semen dan agregat. Agregat sendiri merupakan komponen paling utama, karena menempati 60 hingga 80 % dari keseluruhan suatu campuran beton. Maka dari itu, agregat dalam hal ini adalah kerikil, merupakan salah satu penentu dari sifat dan kekuatan dari beton. Satu dari sekian banyak alternatif pengganti agregat kasar yakni limbah batu onyx. Salah satu parameter dari kekuatan beton merupakan kuat geser (tegangan geser) dari beton, sehingga apabila limbah batu onyx digunakan sebagai agregat kasar dinding panel beton, maka perlu diteliti perbedaan kuat geser dinding panel beton onyx sebelum dipoles dan sesudah dipoles.Penelitian dilakukan dengan pembuatan benda uji silinder dan dinding panel beton dengan dimensi 80 x 40 x 6 cm. Hasil dari pengujian kuat tekan rata – rata beton normal lebih besar dari kuat tekan rata – rata beton limbah batu onyx yakni sebesar 17,75 %. Hasil pengujian kuat geser didapat persentase perbandingan antara kuat geser panel beton onyx sebelum dipoles dengan panel beton onyx yang telah dipoles yaitu sebesar 0,87%, dengan rata-rata kuat geser/ tegangan geser panel beton onyx sebelum dipoles sebesar  11,51 kg/cm2 dan rata-rata kuat geser/ tegangan geser panel beton onyx yang telah dipolesyaitu sebesar 11,41 kg/cm2. Dari hasil analisis statistik dengan signifikansi 5% menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kuat geser(tegangan geser) panel beton limbah batu onyx sebelum dipoles dan sesudah dipoles. Dapat disimpulkan bahwa proses penggosokan (finishing)setebal 2-3 mm dapat dilakukan untuk menghasilkan beton yang memiliki nilai estetika tinggi namun juga memiliki kekuatan yang layak untuk komponen struktural. Kata Kunci: struktur panel beton onyx, limbah batu onyx, penggosokan, kuat geser.  
PENGARUH EKSENTRISITAS SATU SISI BRACING PADA STRUKTUR PORTAL AKIBAT BEBAN LATERAL TERHADAP MOMEN KAPASITAS STRUKTUR Mumtaz Aly, Bilqis Anjanaa; Wijaya, Ming Narto; Firdausy, Ananda Insan
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia termasuk ke dalam lempeng utama dunia yang menyebabkan Indonesia cukup sering mengalami bencana gempa bumi. Akibatnya banyak gedung hancur karena beban lateral gempa tersebut. Penambahan pengaku (bracing) tipe single diagonal pada struktur gedung merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kekakuan dengan tujuan mengurangi simpangan maksimum arah horizontal yang disebabkan oleh beban lateral.Penelitian ini membuat 3 benda uji portal dengan bracing tipe single diagonal dari beton bertulang yang memiliki tinggi 70 cm dan panjang 100 cm dengan seluruh komponen struktur memiliki ukuran penampang 10 cm x 10 cm. Pengujian yang dilakukan menggunakan load frame untuk perletakkan benda uji dan load cell untuk pemberian beban yang dilakukan secara berangsur hingga mencapai beban maksimum dan benda uji runtuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan momen kapasitas struktur pada portal dengan eksentrisitas satu sisi pada bracing tipe single diagonal. Hasil dari pengujian didapatkan besar beban lateral maksimum yang mampu ditahan oleh benda uji A, D, dan E secara berturut-turut yaitu 4410 kg, 4400 kg, dan 2100 kg. Dari data tersebut didapatkan momen kapasitas masing-masing benda uji A, D, dan E sebesar 3087 kgm, 3080 kgm, dan 1470 kgm. Penelitian ini juga melakukan perhitungan momen kapasitas secara teoritis untuk setiap benda uji portal. Dari hasil analisis secara teoritis menggunakan SAP2000 benda uji A memiliki momen kapasitas sebesar 7050,45 kgm, benda uji D memiliki momen kapasitas sebesar 4636,23 kgm, dan benda uji E memiliki momen kapasitas sebesar 2541,16 kgm. Dapat disimpulkan bahwa benda uji A yaitu portal dengan tanpa eksentrisitas pada bracing adalah portal paling efektif dari benda uji portal lain karena memiliki nilai beban lateral yang mampu ditahan terbesar secara eksperimental. Oleh karena itu, pemberian eksentrisitas pada bracing memberikan pengaruh pada besarnya momen kapasitas struktur portal. Kata Kunci: Beton Bertulang, Portal, Bracing, Eksentrisitas, Momen Kapasitas
PENGARUH EKSENTRISITAS SATU SISI BRACING PADA STRUKTUR PORTAL AKIBAT BEBAN LATERAL TERHADAP POLA RETAK DAN DAKTILITAS STRUKTUR Muslim, Muhammad Syaiful; Wijaya, Ming Narto; Waluyohadi, Indra
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur bangunan pada umumnya terdiri dari bangunan struktur atas dan struktur bawah . Negara Indonesia merupakan negara yang wilayahnya termasuk ke dalam lempeng utama dunia dan mempunyai banyak gunung berapi yang masih aktif baik di daratan maupun di lautan, Salah satu cara untuk mendapatkan kekakuan pada bangunan dengan tujuan mengurangi simpangan maksimum arah horizontal adalah dengan memasang pengaku (bracing) pada gedung tinggi (Jaya M, 2011). Adapun penggunaan dari sistem bracing terdapat dua tipe yaitu bracing tanpa eksentrisitas (CBF) dan bracing dengan eksentrisitas (EBF). Oleh karena itu, perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui tingkat efektifitas penggunaan dari kedua sistem bracing. Dalam penelitian yang dilakukan dibuat tiga benda uji portal. Benda uji portal berupa portal beton sederhana yang terdiri dari balok, kolom, dan bracing satu arah. Benda uji portal memiliki tinggi 70 cm dan panjang 100 cm. Bracing pada benda ujiportal pertama tidak memiliki eksentrisitas. Sedangkan, benda uji lainnya diberikan eksentrisitas pada satu sisibracing yaitu berada padasisi atas benda uji masing-masing 15 cm dan 30 cm. Benda uji portal dibuat dengan tulangan utama Ø6 dan sengkang Ø4-150. Pengujian dilakukan dengan menggunakan alat load cell untuk memberikHasil penelitian ini diketahui adanya penambahan jarak eksentrisitas satu sisi bracing dengan jarak eksentrisitas tertentupada struktur portal dapat mempengaruhi tingkat rasio daktilitas dan pola retak yang dialami oleh struktur portal dan mengurangi retak geser lentur dan dominan menghasilkan retak lentur. Jarak eksentrisitas satu sisi bracing dengan jarak eksentrisitas yang semakin rapatpada struktur portal maka akan dapat meningkatkan tingkat rasio daktilitas yang dihasilkan oleh struktur portal tersebut. Pada pengujian ini didapat hasil benda uji portal e = 15 cm (∆u/∆y = 4,56) > benda uji portal e = 0 cm (∆u/∆y = 3,33)) >benda uji portal e = 30 cm (∆u/∆y = 1,65). Kata Kunci : Portal,Beban Lateral, Daktilitas, Pola Retak, Bracing
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH BATU ONYX SEBAGAI AGREGAT KASAR TERHADAP POLA DAN LEBAR RETAK STRUKTUR PANEL BETON Rinovita Putri, Raden Roro Dian; ., Wisnumurti; S, Edhi Wahyuni
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Gamping, Kecamatan Campur Darat, Tulungagung merupakan tempat kerajinan marmersehingga dalam seharinya dapat menghasilkan limbah batu onyx sampai 500 kg. Untuk mengurangi limbah batu onyx terdapat alternatif lain yaitumengganti agregat kasar pada struktur beton menjadi agregat dengan limbah batu onyx. Kemampuan layan suatu komponen struktur harus memenuhi syarat berdasarkan SNI 03-2847-2013, sehingga perilaku struktur yang didapat saat diberikan beban kerja cukup baik. Perilaku struktur tersebut dapat dilihat dari bentuk pola retak dan lebar retak yang terjadi saat struktur diberikan beban.Oleh karena itu, penelitian terhadap poladan lebar retak terhadap dinding panel beton onyx sangat penting untuk dilakukan.Penelitian yang dilakukanterhadapdua jenis dinding panel beton yaitu dinding panel beton normal dan dinding panel beton onyx dengan dimensi 80 x 40 x 6 cm. Pengamatan pola retak dan pengukuran lebar retak menggunakan handheld digital microscope (USB) dan didapatkan hasil pengamatan pola retak dinding panel beton normal dan dinding panel beton onyx memiliki jenis retaklentur (flexure crack).Hasil perbandingan lebar retak rata-rata dinding panel beton onyx memiliki persentase sebesar 38,9% lebih kecil dibandingkan lebar retak rata-rata dinding panel beton normal. Kata Kunci: dinding panel beton, limbah batu onyx, kuat tekan, pola retak, lebar retak
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH BATU ONYX SEBAGAI AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT GESER STRUKTUR PANEL BETON S A, Putri Ranima; S, Edhi Wahyuni; Soehardjono, Agoes
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan campuran dari agregat kasar, agregat halus, semen dan air. Beton merupakan bahan bangunan yang paling umum digunakan, untuk itu kualitas beton dapat mempengaruhi keamanan dari segi struktur. Kebutuhan agregat kasar yang besar yaitu 60%-80% perlu adanya suatu inovasi yang mengganti agregat kasar tersebut. Salah satu inovasi yang lebih ramah lingkungan yaitu dengan memanfaatkan limbah batu onyx sebagai pengganti agregat kasar dalam pencampuran beton. Dengan adanya pergantian agregat normal dengan agregat onyx yang dapat memberikan perbedaan hasil dalam pengujian khususnya ditinjau dari hasil kuat geser pada beton dengan campuran beton normal dan beton batu onyx. Penelitiandilakukandenganpembuatanbendaujisilinderdandinding panel betononyxdenganukuran 80 x 40 x 6 cm denganhasilkuattekan rata – rata beton normal lebihbesardarikuattekan rata – rata betonlimbahonyx yaitusebesar17,75 %. Nilai rata rata kuat geser untuk dinding panel beton normal sebesar 11,98 kg/cm2 dan nilai rata-rata kuat geser dinding panel beton onyx sebesar 11,14 kg/cm2. Didapatkan persentase perbandingannya sebesar 7,01%. Didapatkan bahwa nilai kuat geser dinding panel beton normal lebih besar daripada kuat geser dinding panel beton onyx, hal ini dipengaruhi dari penggunaan material limbah batu onyx yang memberikan perubahan penurunan kuat geser pada beton dan juga material agregat kasar yang digunakan sebagai bahan pengisi pada panel beton normal yang lebih banyak.   Kata Kunci: beton, dinding panel beton onyx, limbah batu onyx, kuat geser.
PENGARUH PROSES FINISHING TERHADAP POLA DAN LEBAR RETAK STRUKTUR PANEL BETON ONYX Luthfiyah R., Badi’ Aushaf; ., Wisnumurti; S, Edhi Wahyuni
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agregat merupakan komponen beton yang paling berperan dalam menentukan besarnya kekuatan beton, pada umumnya semakin padat dan keras massa agregat akan semakin tinggi kekuatan beton. Inovasi yang dilakukan pada penelitian ini adalah mengganti agregat kasar kerikil sebagai salah satu komponen dinding panel beton dengan limbah batu onyx. Batu onyx sendiri merupakan batuan yang memiliki nilai estetika tinggi dan enak dipandang mata. Proses finishing pada dinding panel beton onyx lebih mudah dan lebih murah dibanding dengan pengecatan biasa. Kemampuan layan suatu komponen struktur harus mencapai perilaku struktur yang baik, di mana salah satu tercapainya perilaku struktur ditentukan oleh retak yang terjadi saat struktur diberi beban kerja. Sehingga perlu diteliti perbedaan pola dan lebar retak dinding panel beton onyx sebelum dipoles dan sesudah dipoles. Penelitian ini menggunakan benda uji silinder dan dinding panelcbeton onyx berdimensi 80 x 40 x 6 cm. Pengujian kuat lentur pada panel beton onyx dengan memberi beban secara bertahap hingga mencapai beban maksimum. Kemudian dilakukan pengamatan pola retak dan pengukuran lebar retak menggunakan microscopedetector. Hasilcpengujianckuat tekan rata-rata beton normalclebih besar dari kuat tekan rata-rata beton limbahconyx yaitu sebesar 17,76%. Dinding panel beton onyx sebelum dipoles dan setelah dipoles mengalami retak lentur pada sisi depan. Di mana lebar retak dinding panel beton onyx sebelum dipoles 35,6% lebih kecil dari lebar retak dinding panel beton onyx seteah dipoles. Maka disimpulkan bahwa pemolesan 2-3 mm pada salah satu sisi dinding panel beton onyx mempengaruhi kekuatan dinding panel tersebut.   Kata Kunci : dinding panel beton onyx, limbah batu onyx, finishing, pola retak, lebar retak.  
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH BATU ¬ONYX SEBAGAI AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT LENTUR STRUKTUR PANEL BETON Ilham Abdilah, Muhammad Fiqih; Soehardjono, Agoes; ., Wisnumurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada suatu campuran beton normal, agregat menempati 60 hingga 80% dari volume beton yang mengeras . Agregatbiasanyadidapatdaripenambanganbatu dan pasir di sungai, akantetapiakhir-akhiriniseringterjadieksploitasisungaisecaraterus-menerussehinggamengakibatkanbanjir dan tanahlongsor. Penduduk DesaGamping, KabupatenTulungagung merupakan desa yang terkenaldengankerajinanbatuonyxnya yang melimpah. Alternatif untukmemanfaatkanlimbahbatuonyx tersebutyaitudenganmenggunakannyasebagaiagregatkasar pada beton. Salah satu parameter kekuatan pada betonyaitukuatlenturbeton tersebut. Penelitian dilakukan dengan pembuatan benda uji silinder dan dinding panel beton normal dan onyx dengan dimensi 80 x 40 x 6 cm. Hasil pengujian kuat tekan rata – rata beton normal lebih besar dari kuat tekan rata – rata beton limbah onyx yaitu sebesar 17,75 %. Kuat lentur (tegangan lentur) rata-rata dinding panel betonnormalyaitusebesar4,19 MPa dan kuat lentur (tegangan lentur) rata-rata dinding panel betononyxyaitusebesar3,89 MPa. Dari hasil analisis statistik dengan signifikansi 5% menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kuat lentur (teganganlentur) panel betonnormal dan onyx.   Kata-kata Kunci: panel beton onyx, limbah batu onyx, kuat lentur.  
PENGARUH DUA SISI EKSENTRISITAS BRACING PADA STRUKTUR PORTAL AKIBAT BEBAN LATERAL TERHADAP DAKTILITAS DAN POLA RETAK STRUKTUR Hidayat Jati, Muhammad Iqbaal; Wijaya, Ming Narto; B. K., Bhondana Bayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana gempa beberapa tahun belakangan ini sering terjadi sehingga mengakibatkan korban jiwa dan bangunan yang rusak. Salah satu untuk meminimalisir kerusakan dan simpangan pada bangunan tingkat tinggi adalah dengan menambahkan elemen pengaku diagonal (bracing).Hal ini bertujuan untuk memberikan perkuatan dan mengurangi simpangan pada struktur portal.Pada penelitian ini dibuat benda uji portal bracing tipe single diagonaldengan jenisportal bracing konsentris (CBF) sebanyak 1 buah yaitu portal Adan portal dengan bracing eksentris (EBF) sebanyak 2 buah yaitu  portal B dengan eksentrisitas 15 cm diatas dan dibawah serta portal C dengan eksentrisitas 30 cm diatas dan 15 cm dibawah. Benda uji portal memiliki dimensi 110 x 10 x 80 cm yang dibuat dari beton bertulang dengan mutu rencana K-175 (14,5 Mpa). Tulangan utama yang digunakan adalah baja polos ukuran Ø6 mm untuk tulangan utama dan ukuran Ø4 mm untuk tulangan transversal. Pengujian pembebanan benda uji portal dilakukan secara horizontal dengan menggunakan alat load cell berkapasitas 10 ton dan LVDT untuk memperoleh nilai deformasi yang nanti diolah untuk mendapatkan nilai daktilitas struktur portal. Selain itu dari pengujian juga diperoleh penyebaran daerah pola retak dari benda uji portal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa benda uji portal dengan bracing konsentris (CBF) yaitu benda uji portal A dengan eksentrisitas bracing 0 cm lebih efektif digunakan karena mampu memikul beban lateral paling besar hingga 4410 kg dan mempunyai nilai daktilitas paling tinggi serta pola retak yang paling sedikit dibandingkan dengan benda uji portal yang memiliki jarak eksentrisitas yang semakin lebar pada bracing (EBF). Kata Kunci: Earthquake, Portal, Bracing, Eksentrisitas, Beban Lateral, Daktilitas, Pola Retak.