cover
Contact Name
Dinia R Dwijayanti,
Contact Email
biotropika@gmail.com
Phone
+62341-575841
Journal Mail Official
biotropika@gmail.com
Editorial Address
Departemen Biologi FMIPA UB, Jalan Veteran, 65145, Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Biotropika
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23027282     EISSN : 25498703     DOI : 10.21776/ub.biotropika.
Biotropika: Journal of Tropical Biology invites research articles, short communication, and reviews describing new findings/phenomena of biological sciences in tropical regions, specifically in the following subjects, but not limited to biotechnology, biodiversity, microbiology, botany, zoology, biosystematics, ecology, and environmental sciences.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 4 (2013)" : 22 Documents clear
POTENSI Trichoderma sp. SEBAGAI AGEN PENGENDALI Fusarium sp. PATOGEN TANAMAN STRAWBERRY (Fragaria sp.) Melysa Nur Fajrin; Suharjono Suharjono
Biotropika: Journal of Tropical Biology Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Fusarium sp. merupakan salah satu patogen tanaman strawberry yang dapat menurunkan hasil panen tanaman inang sekitar 40 %.  Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari potensi Genus Trichoderma dalam mengendalikan Fusarium sp. Trichoderma diisolasi dari tanah rhizosfer tanaman strawberry, sedangkan Fusarium sp. diisolasi dari tanaman strawberry yang mengalami layu Fusarium. Isolat kapang dimurnikan, dikarakterisasi dan dibandingkan dengan isolat kapang acuan. Uji Antagonis dilakukan secara in vitro dan in vivo. Uji in vitro dilakukan dengan metode dual culture dan slide culture. Hasil penelitian didapatkan dua jenis kapang antagonis yang mirip dengan Genus Trichoderma dan dua jenis kapang patogen yang mirip dengan Genus Fusarium. Isolat antagonis yang diperoleh adalah Trichoderma sp.1 dan Trichoderma sp. 2, serta isolat patogen Fusarium sp. 1 dan Fusarium sp. 2. Isolat Trichoderma sp. 1 memiliki kemampuan antagonisme lebih tinggi dibandingkan dengan isolat Trichoderma sp. 2. Isolat Trichoderma sp. 1 mampu menghambat pertumbuhan Fusarium sp. 1 dan Fusarium sp. 2 secara berturut-turut 49,7 % dan 49,6 %. Isolat Trichoderma sp. 2 mampu menghambat pertumbuhan Fusarium sp. 1 dan Fusarium sp. 2 secara berturut-turut 45,8 % dan 43,4 %. Mekanisme antagonis yang terjadi antara kapang antagonis dan patogen pada uji in vitro yaitu pembelitan dan intervensi hifa. Perlakuan paling optimal pada uji in vivo adalah Trichoderma yang diinokulasi terlebih dahulu yang dilanjutkan dengan penginokulasian Fusarium dengan nilai intensitas serangan sebesar 41,72 % pada varietas Santung sedangkan varietas California yang relatif lebih rentan terhadap serangan patogen.   Kata Kunci : antagonisme, Fusarium sp., strawberry, dan Trichoderma sp.
Efek Blok Refugia (Ageratum conyzoides L., Ageratum houstonianum L., Commelina diffusa L.) Terhadap Pola Kunjungan Arthropoda di Perkebunan Apel Desa Poncokusumo, Kabupaten Malang fevilia suksma wardani; Amin Setyo Leksono; Bagyo Yanuwiadi
Biotropika: Journal of Tropical Biology Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Ekosistem yang terganggu dan aplikasi pestisida menyebabkan penurunan diversitas Arthropoda. Keberadaan Arthropoda dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan refugia di sekitar perkebunan apel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, struktur komunitas, diversitas dan komposisi Arthropoda, efek blok refugia terhadap pola kunjungan Arthropoda, pengaruh faktor abiotik dan status fungsional Arthropoda. Pengamatan Arthropoda dilakukan secara visual control.  Pengukuran faktor abiotik meliputi suhu udara dan intensitas cahaya. Pengambilan data dilakukan empat kali pada musim buah dan empat kali sehari di setiap kombinasi refugia selama 15 menit setiap periode. Analisis struktur komunitas Arthropoda didapat dari nilai penting dan diversitas (Indeks Shannon-Wienner). Pola kunjungan dan komposisi Arthropoda (IBC) dibandingkan antar blok. Kelimpahan Arthropoda berjumlah 1424 individu terdiri dari 8 ordo dengan 28 famili, 5 famili tertinggi yaitu Aleyrodidae, Syrphidae, Pieridae, Tabanidae  1 dan Formicidae 2 dengan INP tertinggi yaitu Aleyrodidae (33.95 %). Diversitas Arthropoda tinggi dengan nilai 2-3. Rata-rata kesamaan komposisi Arthropoda menunjukkan tingkat kesamaan yang sedang. Blok refugia yang digunakan memiliki pengaruh terhadap kunjungan Arhropoda. Blok 1, 2 dan 4 menunjukkan tingkat daya tarik yang tinggi untuk menarik Arthropoda sehingga dapat direkomendasikan antara blok 1 dan 2. Status fungsional Arthropoda terdiri dari herbivor (54.14 %), polinator (28.72 %) dan predator (17.13 %). Suhu dan intensitas cahaya berpengaruh pada kelimpahan Arthropoda.   Kata kunci: Arthropoda, refugia, musim buah, visual control

Page 3 of 3 | Total Record : 22