cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Sosiologi
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2014): Desember" : 2 Documents clear
HUBUNGAN TINGKAT MODAL SOSIAL TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN PELAKU UKM 0911213079, Taupan Muhamad Hapiz
Jurnal Mahasiswa Sosiologi Vol 3, No 2 (2014): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.534 KB)

Abstract

Keripik tempe merupakan icon oleh-oleh khas kota Malang. Sanan sebagai salah satu wilayah di Kota Malang, merupakan pusat dari home industry yang memproduksi keripik tempe. Dalam kegiatan usaha, pelaku usaha membutuhkan modal untuk menjalankan usahanya. Modal yang sering diperhatikan seringkali hanya tertuju pada modal finansial, sumberdaya alam, sumberdaya manusia dan kemampuan memanfaatkan teknologi. Kenyataannya, terdapat modal lain, yakni modal sosial, akan tetapi modal sosial ini sering kali diabaikan oleh para pelaku usaha. Faktual, untuk mengingkatkan produktifitas usaha dibutuhkan semua modal yang ada, termasuk modal sosial. Menjadi menarik apabila ada penelitian yang menganalisa tentang seberapa kuat hubungan modal sosial terhadap tingkat pendapatan pelaku UKM. Hal ini bertujuan, untuk mengukur, dan menguji serta mengetahui hasil perhitungan dari hubungan tingkat modal sosial terhadap tingkat pendapatan pelaku UKM. Berdasarkan hasil pengujian, menunjukkan bahwa ada korelasi yang positif dan signifikan antara variabel modal sosial dan variabel tingkat pendapatan dimana nilai koefisien korelasi (r hitung) Pearson Product Moment (0,475) dan nilai r tabel diketahui (0,316), sehingga nilai r hitung > r tabel yang artinya H1 diterima dan H0 ditolak. Hal ini berarti ada hubungan antara tingkat modal sosial terhadap tingkat pendapatan pelaku UKM.
Tindakan Kolektif Perlawanan Pembuat Petasan Terhadap Aturan Hukum di Kampung Petasan Kabupaten Jombang 105120100111025, Isa Fatoni Hidayat
Jurnal Mahasiswa Sosiologi Vol 3, No 2 (2014): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pada pembuat petasan ini didasari pada tindakan kolektif perlawanan mereka lakukan untuk tetap berusaha mempertahankan kegiatan tersebut.Dalam melihat kronologi kemunculan perlawanannya, ada dua poin yang terpenting yaitu pertama, akibat ingatan bersama pada masa pemerintahan Orde Baru.Pada masa pemerintahan ini, kegiatan membuat petasan sempat berhenti akibat sikap represi Negara.Kedua, adanya hubungan pola resiprositas diantara pembuat petasan dan masyarakat sekitar untuk saling membantu melakukan tindakan kolektif.                                                                                                                    Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis lebih dalam tindakan kolektif perlawanan pembuat petasan terhadap aturan hukum yang dijalankan aparat Negara.Dalam melihat kasus permasalahan ini, peneliti menggunakan telaah perspektif Scott tentang perlawanan masyarakat petani kelas bawah kepada elit petani.Analogi perlawanan inilah yang digunakan peneliti untuk menganalisis permasalahanyang terjadi lokasi penelitian.                                                     Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, banyak ditemukan kesamaan bentuk perlawanan yang diteliti Scott dengan perlawanan yang dilakukan pembuat petasan.Cara-cara seperti upaya menghalang-halangi, sabotase, pemboikotan, dan upaya menghilangkan jejak, merupakan bentuk-bentuk perlawanan tersebut.                                                                                                          Akan tetapi, meskipun perlawanan ini banyak menggunakan model Scott, tidak berarti hanya sebatas perlawanan semacam ini yang dilakukan. Mereka juga melakukan upaya kolektif perlawanan terbuka terhadap kepolisian.Sehingga berangkat dari hasil penelitian ini, peneliti juga memiliki telaah kritis tersendiri terhadap perlawanan yang dinyatakan oleh Scott bersifat statis. Kondisi ini karena masyarakat yang bersifat dinamis, tentunya juga akan melakukan perlawanan secaraterbuka kalau tidak sesuai dengan tujuan bersama.

Page 1 of 1 | Total Record : 2