cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016" : 22 Documents clear
PENGARUH KARAKTERISTIK MAHASISWA PENGENDARA SEPEDA MOTOR TERHADAP ASPEK KESELAMATAN BERKENDARA Andy Pangeran; Arif Tirta Kusuma; Rudy Setiawan
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.477 KB)

Abstract

Jumlah kendaraan pribadi di Indonesia yang semakin meningkat menyebabkan jumlah kecelakaan yang terjadi dari tahun ke tahun juga ikut meningkat. Sepeda motor merupakan kendaraan yang paling mendominasi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud meneliti hubungan karakteristik mahasiswa pengendara sepeda motor dengan aspek keselamatan berkendara. Karakteristik yang ditinjau dalam penelitian ini meliputi : Jenis kelamin, Usia saat mulai mengendarai sepeda motor, Jarak tempuh saat berkendara, Universitas negeri dan swasta. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa-mahasiswa di 5 universitas di Surabaya. Untuk mengetahui hubungan antara karakteristik dengan faktor keselamatan penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modelling dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa jenis kelamin dan usia sat mulai mengendarai sepeda motor memiliki pengaruh terhadap aspek keselamatan berkendara, sedangkan jarak tempuh dan jenis universitas kurang memiliki pengaruh terhadap aspek keselamatan berkendara.
ANALISA KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN DAN PERBANDINGAN STABILITAS ASPAL EMULSI DINGIN DENGAN LASTON Adrian Hartanto; Irawan Sugiharto; Paravita Sri Wulandari; Harry Patmadjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.903 KB)

Abstract

Jalan pada umumnya menggunakan perkerasan lentur yaitu aspal. Aspal digunakan sebagai perekat antar agregatnya. Kebutuhan aspal di kota-kota besar di Indonesia semakin lama semakin meningkat, untuk pembuatan jalan baru maupun perbaikan jalan. Konstruksi menggunakan aspal panas menyebabkan polusi udara sehingga dilakukan penelitian pengganti aspal panas tersebut agar mengurangi polusi dengan aspal dingin yaitu aspal emulsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai sifat-sifatmarshall dari aspal emulsi tipe CSS-1h, CMS-1, dan CRS-1 serta membandingkan stabilitasnya dengan laston. Penelitian ini menggunakan kadar aspal emulsi 7%, 7,5%, 8%, 8,5%, 9% dan aspal laston dengan kadar 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, 7% sesuai dengan ketentuan Binamarga. Hasil penelitian menunjukan bahwa aspal emulsi CSS-1h dapat dipakai sebagai perkerasan jalan. KARO aspal emulsi CSS-1h adalah 7% dengan nilai stabilitas 1259 kg lebih tinggi dibanding laston dengan KAO 6% dengan stabilitas 1033,35kg. Penggunaan aspal emulsi bisa diterapkan untuk perkerasan dengan tujuan Go Green.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PADA BANGUNAN TINGGI DI SURABAYA Jordy Ladjao; Edwin Yurianto; Sentosa Limanto; Endro Wicaksono
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.256 KB)

Abstract

Proyek kontruksi tentu dilaksanakan sesuai dengan rencana pelaksanaan yang disusun berdasarkan surat perjanjian, syarat umum kontrak, syarat khusus kontrak, dan spesifikasi teknis. Pada perencanaan tersebut telah ditentukan kapan proyek harus dimulai dan kapan proyek tersebut harus selesai. Pada setiap proyek konstruksi, tentu seluruh pihak yang terlibat menginginkan proyek tersebut selesai tepat waktu sesuai dengan waktu yang telah ditentukan sebelumnya, namun pada kenyataannya tidak ada proyek yang dapat mencapai kondisi ideal, seluruh proyek memiliki hambatannya masing-masing dan terkadang berujung pada keterlambatan penyelesaian proyek tersebut. Bila terjadi keterlambatan maka kerugian yang ditimbulkan bukan hanya waktu namun juga biaya karena tentu terjadi peningkatan penggunaaan sumber daya yang ada, hal ini sering kali berujung pada konflik, maka seluruh proyek perlu mengetahui penyebab keterlambatan yang terjadi. Faktor-faktor keterlambatan proyek perlu diketahui agar seluruh pihak yang terlibat dapat mengurangi dan menghindari hal tersebut yang akan terjadi dalam proyek. Pada penelitian ini diperoleh faktor-faktor mana saja yang menjadi penyebab keterlambatan suatu proyek konstruksi, baik faktor yang sering terjadi maupun yang paling berdampak pada proyek bila hal tersebut terjadi. Penelitian ini dilakukan dengan kuesioner yang disebarkan pada sejumlah perusahaan kontraktor yang berada di Surabaya, selain itu juga dilakukan wawancara pada 2 proyek gedung tinggi di Surabaya. Hasil kuesioner ditemukan bahwa faktor yang memiliki frekuensi tertinggi sama dengan faktor yang memiliki dampak tertinggi yaitu banyaknya perubahan pekerjaan. Banyaknya perubahan pekerjaan merupakan compensable delay yang berarti kontraktor berhak untuk meminta kompensasi tambahan bila hal ini terjadi dalam suatu proyek konstruksi.
STUDI ELEMEN DISCRETE-KIRCHHOFF MINDLIN QUADRILATERAL (DKMQ) UNTUK ANALISIS STATIK PELAT LENTUR DAN PENGEMBANGAN UNTUK ANALISIS TEKUK PELAT Erwin Erwin; Alexander Richard; Wong Foek Tjong
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.352 KB)

Abstract

Analisis pelat lentur yang menggunakan metode elemen hingga telah mengalami banyak perkembangan. Salah satunya adalah elemen yang dikembangkan oleh Katili pada tahun 1993, yaitu Discrete-Kirchhoff Mindlin Quadrilateral (DKMQ). Elemen ini diklaim telah memenuhi berbagai kriteria, seperti lolos patch test, tidak terjadi shear locking, tidak ada tambahan zero-energy modes, tidak sensitif terhadap distorsi bentuk, dan konvergensi elemen yang baik. Untuk membuktikan hal-hal tersebut, pada penelitian ini elemen DKMQ akan digunakan sebagai elemen uji coba, dengan batasan berupa analisis linear dan material isotropik. Selain itu, akan dilakukan pengembangan pada elemen DKMQ untuk analisis tekuk pelat. Dengan berbagai percobaan dan pengujian dalam perhitungan statik, hasil dari elemen ini sesuai dengan apa yang telah diklaim sebelumnya. Hanya saja, pada pengujian patch test terhadap constant shear elemen ini mempunyai hasil yang kurang tepat terhadap hasil eksaknya. Sedangkan untuk analisis tekuk, elemen DKMQ menunjukkan konvergensi yang cukup baik, namun gaya kritis yang dihasilkan mengarah pada nilai yang sedikit di bawah hasil referensi.
PENGEMBANGAN SPREADSHEET UNTUK PERHITUNGAN KAPASITAS BAJA CANAI DINGIN (PROFIL Z DENGAN STIFFENER, PROFIL I DAN O DARI DUA PROFIL KANAL C) BERDASARKAN SNI 7971:2013 Randy Aditya Putra Ariussanto; Sukrisna Gautama; Hasan Santoso; Ima Muljati
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.634 KB)

Abstract

Penggunanaan baja canai dingin (cold-formed steel) mulai banyak digunakan di Indonesia terutama untuk struktur rangka atap. Hal ini disebabkan karena baja canai dingin memiliki berat yang lebih ringan dari pada material struktur atap yang lainnya. Karena kebutuhan baja canai dingin yang mulai meningkat, terutama untuk kuda - kuda, maka penelitian ini menyediakan panduan untuk mendesain kapasitas profil baja canai dingin yang berdasarkan pada SNI 7971:2013. Profil yang ditinjau adalah profil Z yang dilengkapi dengan stiffener, dan profil ganda berbentuk I dan O yang terbentuk dari dua buah kanal C (back to back atau toe to toe). Spreadsheet ini dilengkapi dengan perhitungan untuk menentukan kapasitas profil tekan, tarik, kombinasi lentur dan geser, kombinasi lentur dan tumpu, kombinasi aksial tekan dan lentur serta kombinasi aksial tarik dan lentur terhadap beban – beban yang terjadi. Penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Setiawan dan Nishimura (2014) serta Louis dan Ariyavinanta (2015). Hasil akhir dari penelitian ini berupa program yang terdiri dari spreadsheet untuk mendesain dan menghitung kapasitas profil C-, Z-, dan Hat- yang dilengkapi dengan stiffener maupun tidak, serta profil ganda berbentuk I dan O yang terbentuk dari dua buah kanal C.
ANALISA KEUANGAN RUMAH TOKO DENGAN PENERAPAN PENGOLAHAN AIR LIMBAH DAN PENAMPUNGAN AIR HUJAN Antonius Hadi; Yohanes Christian; Herry Pintardi Chandra; Cilcia Kusumastuti
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.772 KB)

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia sekarang ini memacu para investor properti untuk melakukan sebuah investasi, salah satunya pada bidang properti rumah toko. Dampak negatif pembangunan rumah toko adalah buangan air limbah yang tidak diolah dan langsung dibuang dapat mencemari lingkungan. Untuk mengatasi masalah pencemaran air akibat air buangan rumah toko diperlukan sistem pengolahan air limbah serta penampungan air hujan untuk mengurangi limpasan permukaan. Pada penelitian ini direncanakan sembilan unit rumah toko dengan desain penerapan pengolahan air limbah dan penampungan air hujan serta analisa keuangannya untuk menentukan kelayakan investasi. Kriteria penilaian yang dipakai untuk analisa keuangan investasi adalah Net Present Value, Internal Rate of Return, dan Benefit Cost Ratio. Dari hasil penelitian didapatkan desain bak penampung air limbah dengan ukuran 1,2 m x 1m x 1 m dan bak air hujan dengan ukuran 2,5 m x 1 m x 1,5 m untuk satu rumah toko. Dari hasil analisa keuangan dengan umur rencana investasi 5 tahun, diperoleh hasil nilai NPV sebesar Rp. 6.682.928.308, IRR sebesar 14%, dan BCR sebesar 1,38% yang berarti investasi rumah toko dengan pengolahan air limbah dan penampungan air hujan layak untuk diterapkan.
KARAKTERISTIK BETON GEOPOLIMER BERDASARKAN VARIASI WAKTU PENGAMBILAN FLY ASH Juan Satria; Agung Sugiarto; Antoni Antoni; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.555 KB)

Abstract

Beton geopolimer merupakan beton geosintetik yang tidak menggunakan semen sebagai bahan dasar, tetapi menggunakan bahan pozzolan berupa fly ash yang banyak mengandung unsur alumina (Al) dan silika (Si) dimana unsur ini sangat memegang peranan penting dalam mempengaruhi karakteristik beton geopolimer. Oleh karena itu, dilakukan pengambilan fly ash sebanyak sepuluh kali untuk mengetahui perbedaan ukuran partikel, nilai pH, dan kandungan kimia pada tiap-tiap fly ash. Dari variasi fisik dan kandungan kimia fly ash, peneliti ingin mengetahui setting time dan kuat tekan dari geopolimer. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa ukuran partikel, nilai pH, dan kandungan kimia fly ash turut mempengaruhi dalam setting time dan kuat tekan beton. Kandungan kimia fly ash yang sangat mempengaruhi adalah kadar kalsium. Semakin tinggi kadar kalsium fly ash, maka fly ash tersebut tergolong fly ash yang bagus karena menghasilkan setting geopolimer yang jauh lebih cepat dan kuat tekan geopolimer yang lebih tinggi dibanding dengan fly ash yang memiliki kadar kalsium yang lebih rendah. Kadar kalsium juga turut mempengaruhi nilai pH fly ash, semakin tinggi kadar kalsium fly ash, maka semakin tinggi juga nilai pH fly ash.
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK BAN KARETMESH #80 PADA CAMPURAN LASTON UNTUK PERKERASAN JALAN RAYA Gavin Gosali; Hendra Jaya; Paravita Sri Wulandari; Harry Patmadjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.517 KB)

Abstract

Pertumbuhan jumlah kendaraan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) semakin meningkat dari tahun ke tahun. Dalam kurun satu tahun pertumbuhan kendaraan naik 10% atau sekitar 10 juta kendaraan dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan jumlah kendaraan merupakan faktor utama kerusakan pada jalan, karena semakin meningkatnya jumlah kendaraan maka beban yang diterima oleh jalan akan melebihi beban rencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran serbuk ban karet mesh #80 terhadap nilai kekuatan stabilitas pada campuran aspal serta menentukan kadar aspal optimum campuran aspal dengan campuran karet. Penelitian ini memanfaatkan ban bekas dalam bentuk serbuk untuk di jadikan bahan tambah (aditif) dalam campuran laston dengan menggunakanaspal Pen. 60-70. Penelitian ini menggunakan variasi kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, dan 6,5% dengan variasi serbuk ban karet 0%, 1%, 2%, dan 3% dari berat aspal. Hasil penelitian menunjukkan nilai Void Filled dan VMA semakin kecil, sedangkan nilai VIMdan MQ semakin besar. Namun, untuk nilai flow tidak memberikan hasil yang konstan. Penambahan serbuk ban karet juga dapat mengurangi penggunaan aspal dalam campuran laston.
EVALUASI KINERJA BANGUNAN YANG DIDESAIN SECARA DDBD TERHADAP GEMPA RENCANA Reynaldo Pratama Intan; Arygianni Valentino; Ima Muljati; Benjamin Lumantarna
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.838 KB)

Abstract

Salah satu dari prosedur untuk mendesain bangunan terhadap gempa adalah Direct Displacement Based Design (DDBD) yang merupakan varian dari Displacement Based Design (DBD). Beberapa penelitian telah menggunakan DDBD dengan beban gempa sesuai SNI 2002 dan 2012. Semuanya menunjukan bahwa DDBD memiliki kinerja yang sangat baik. Padahal beban rencana tersebut jauh lebih rendah daripada target desain yang diharapkan (gempa dengan periode ulang 2500 tahun) Oleh karena itu pengujian dilakukan cara non-linier time history analysis dengan gempa El-Centro 1940 N-S yang sudah dimodifikasi untuk wilayah Surabaya dan Jayapura menurut SNI 1726-2012 untuk berbagai periode ulang gempa. Untuk mengetahui kinerja bangunan tersebut, digunakan parameter drift, momen rotasi dan mekanisme keruntuhan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kinerja bangunan sangat baik untuk level gempa tinggi (2500 tahun). Dari letak sendi plastis yang terjadi, dapat disimpulkan bahwa capacity design pada bangunan tidak terjamin dengan sempurna, karena muncul sendi plastis pada kolom selain pada kolom lantai paling bawah dan kolom lantai paling atas. Namun side sway mechanism tetap terjamin, karena balok selalu leleh terlebih dahulu sebelum kolom.
KORELASI NILAI MACKINTOSH DENGAN N-SPT PADA TANAH URUGAN Arnold Yapeter; David Tanujaya; Johanes I. Suwono; Daniel Tjandra
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.747 KB)

Abstract

Para kontraktor di Indonesia umumnya menggunakan Standard Penetration Test (SPT) dan Cone Penetration Test (CPT) untuk menganalisa daya dukung tanah. Namun, metode tersebut masih menjadi pertimbangan bila harus dilakukan penyelidikan tanah di area terpencil. Solusi utamanya adalah dengan menggunakan metode Mackintosh Probe. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan korelasi antara hasil Mackintosh Probe (MPT) dengan hasil N-SPT serta gradasi agregat.Penelitian langsung di lapangan ini dilakukan pada tiga lokasi dengan kondisi dan jenis tanah yang berbeda, yaitu di lokasi Jasem, Dian Istana, Lingkar Timur, Sidoarjo. Dari penelitian ini dihasilkan korelasi MPT = 13 SPTuntuk tanah sirtu dan MPT = 17 SPT untuk tanah urugan lempung. Tanah yang mengandung pecahan dari batu besar tidak dapat dikorelasikan dengan baik.

Page 1 of 3 | Total Record : 22