cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 59 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2014)" : 59 Documents clear
Pusat Informasi Rencana Pengenbangan Kota Surabaya Santoso, Felix
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "Pusat Informasi Rencana Pengembangan Kota Surabaya" ini merupakan fasilitas rekreasi, edukasi yang mewadahi kegiatan masyarakat sehubungan dengan pengenalan rencana pengembangan kota Surabaya, serta kantor pemerintah yang mewadahi kegiatan pengurusan hal-hal yang terkait dengan kantor pemerintah Bappeko Surabaya. Fasilitas ini diperlukan karena banyaknya masyarakat Surabaya yang tidak mengetahui peraturan serta rencana tata kota dan membangun seenaknya tanpa menghiraukan peraturan tersebut. Fasilitas ini diharapkan menjadi ikon baru kota Surabaya, khususnya ikon pada daerah kompleks pemerintahan Walikota Mustajab. Dengan begitu, fasilitas ini dapat menjadi jujugan masyarakat dalam maupun luar kota Surabaya dan dapat melaksanakan fungsinya dengan maksimal, yaitu mengedukasi seluruh masyarakat dalam dan luar kota Surabaya. Oleh karena itu proyek yang terletak di jalan Ngemplak, daerah Walikota Mustajab ini menggunakan pendekatan semiotika. Pendalaman sequence karakter ruang dipilih agar masyarakat yang datang dapat mendapatkan pengalaman yang berbeda dan tak terlupakan di dalam bangunan tersebut sehingga mereka dapat terus mengingat edukasi yang telah mereka pelajari.Kata Kunci : Informasi, Rencana Pengembangan Kota, Surabaya
Fasilitas Pernikahan Terpadu di Menganti, Gresik Pratiwi, Naomi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK“Fasilitas Pernikahan Terpadu di Menganti, Gresik” inimerupakan fasilitas yang mewadahi kegiatan persiapanpernikahan dan ritual pernikahan di Gresik. Gresik memilikiritual pernikahan yang khas yang disebut dengan“Kemanten Jadur”. Saat ini karena perubahan jaman jugaberkurangnya ruang publik, tradisi “Kemanten Jadur” mulaiditinggalkan. Fasilitas yang dibangun, mengangkat tradisisetempat juga dilengkapi dengan fasilitas pernikahan yangpraktis mengingat akan kebutuhan masyarakat modern.Bangunan ini memiliki bentuk yang mengadaptasiarsitektural Jawa, sehingga selaras dengan fungsi didalamnya juga dengan bangunan sekitarnya. Urutan dariprosesi “Kemanten Jadur” yang diangkat ke dalambangunan menjadi ciri khas dari fasilitas pernikahan ini.Kata kunci:Pernikahan, Terpadu, Menganti, Gresik
Fasilitas Pengembangan Kreativitas Anak di Surabaya Mareta, Maria
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK“Fasilitas Pengembangan Kreativitas Anak di Surabaya” inimerupakan fasilitas yang bertujuan untuk menunjangproses pendidikan dan pengembangan kreativitas anak,khususnya yang berusia 3 –14 tahun. Proyek ini bekerjasama dengan sekolah-sekolah swasta dimana ia menjadisalah satu program ekstrakurikuler sekolah. Proyek yangterletak di perumahan Pakuwon City ini menggunakanpendekatan perilaku anak sehingga fungsi di dalam proyekini dapat disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak.Pendalaman Karakter ruang dipilih untuk membantumemaksimalkan kreativitas anak di dalam proyek.Kata Kunci : Kreativitas, Anak, usia 3 – 14 tahun , Surabaya
Fasilitas Eduwisata Mitigasi Kebakaran di Surabaya Horatian, Patrick
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Fasilitas Eduwisata Mitigasi Kebakaran (Gambar 1.) ini merupakan fasilitas edukasi tentang pencegahan dan penanganan kebakaran di Surabaya, dimana kegiatan yang bersifat edukatif disajikan dalam bentuk wisata untuk menarik minat pengunjung. Fasilitas ini dibuat dengan tujuan untuk mengurangi tingkat kebakaran yang semakin meningkat di Surabaya, serta untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat tentang adanya kebakaran. Karena kebakaran dapat terjadi kapan saja, dibutuhkan kemampuan masyarakat untuk dapat tanggap mencegah dan mengatasi kebakaran yang terjadi, khususnya mengingat pada masa kini jarang orang yang memperhatikan hal tersebut dikarenakan kurangnya fasilitas yang memadai.Proyek yang terletak di jalan Kedung Cowek ini menggunakan pendekatan simbolik dan mengambil konsep desain dari proses terbakar. Diharapkan masyarakat yang melihat bangunan ini menjadi tersadar bahwa kebakaran dapat terjadi kapan saja, sehingga meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran. Pendalaman Building Envelope dipilih untuk mendukung desain, khususnya memperkuat ekspresi terbakar pada fasad bangunan. Dengan bangunan sebgai icon mitigasi kebakaran ini, diharapkan pengetahuan masyarakat tentang bagaimana mencegah dan menangani kebakaran akan meningkat, sehingga tingkat kebakaran di Kota Surabaya akan berkurang.Kata Kunci: Eduwisata, Mitigasi, Kebakaran, Surabaya
Pusat Vegetarian di Surabaya Wibowo, Willy Arista
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "Pusat Vegetarian di Surabaya" ini merupakan sebuah fasilitas yang menyediakan berbagai fasilitas untuk mewadahi kegiatan dari komunitas vegetarian yang berada di Surabaya, karena dilihat belum adanya wadah bagi kegiatan dari komunitas vegetarian di Surabaya, fasilitas ini juga bertujuan untuk mengenalkan vegetarian terhadap seluruh masyarakat dan memudahkan masyarakat untuk mencari berbagai macam makanan dan informasi mengenai vegetarian. Oleh karena itu proyek yang terletak di jalan Mayjend HR Mohammad yang cukup padat dengan menggunakan pendekatan arsitektur simbolik dapat menarik masyarakat untuk mencoba pola hidup sehat vegetarian dengan mencoba berbagai hidangan vegetarian dan juga memperoleh informasi mengenai dampak positif dengan mengikuti pola hidup sehat vegetarian. Pendalaman karakter ruang dipilih untuk memaksimalkan suasana tiap ruang dalam bangunan maupun luar bangunan dengan pemilihan material dan warna.Kata Kunci: pusat, vegetarian, komunitas vegetarian, Surabaya
Fasilitas Pelayanan Kematian di Batu Giovani, Dea
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Dea Giovani, dan Handinoto Program Studi Arsitektur, Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya E-mail: deagiovani92@gmail.com; handinot@petra.ac.id ABSTRAK - "Fasilitas Pelayanan Kematian di Kota Batu" ialah sebuah fasilitas umum yang multifungsi. Proyek ini memiliki fungsi sebagai tempat untuk menyemayamkan jenazah orang yang sudah meninggal, selain itu terdapat pula fasilitas untuk mengkremasikan jenazah dan yang terakhir proyek ini memiliki fungsi berupa kolumbarium yang merupakan tempat untuk menitipkan abu jenazah. Terdapat juga fungsi pendukung yaitu rumah inap dan retail-retail.Di Kota Batu tidak terdapat fasilitas pelayanan kematian yang lengkap, maka dari itu proyek ini berlokasi di kota Batu. Pendekatan perancangan yang digunakan adalah pendekatan sirkulasi. Pendekatan ini dipilih karena kebanyakan dari fasilitas pelayanan kematian yang terdapat di kota Malang dan Surabaya tidak memiliki ruang kontemplasi yang cukup. Maka dari itu pendekatan perancangan ini dapat membantu proses perancangan agar tidak terjadi cros sirkulasi sehingga para pengunjung dan keluarga dapat berkontemplasi.Untuk mendukung suasana kontemplasi yang diinginkan maka pendalaman desain yang dipilih adalah pendalaman "sequance". Pendalaman ini dapat mempertegas suasana yang ingin dicapai, sehingga perasaan berduka dari keluarga yang ditinggalkan dapat pulih.Kata Kunci: persemayaman, kolumbarium, krematorium, duka, sedih.PENDAHULUANA. Latar BelakangKematian merupakan salah satu fase yang paling ditakuti oleh kebanyakan orang. Hal ini disebabkan kematian merupakan pemisah antar dua dunia. Arti kematian mengandung makna bahwa hal tersebut akan memisahkan manusia terhadap segala sesuatu yang dicintainya dalam kehidupan dunia ini. Berpisah dengan segala yang ia miliki atau senangi, berpisah dengan segala yang disayangi atau dicintai. Memisahkan dengan anak dan isteri serta berpisah dengan bapak atau ibu, berpisah dengan harta dan pangkat, berpisah dengan dunia dan segala isinya. Kematian akan menjadi pemisah dari kesemuanya itu. (Taman Ibran & Ibnu Siswoyo, 2011, para. 1). Rasa duka yang dimiliki oleh setiap anggota keluarga berbeda-beda. Rasa duka yang berlarut-larut akan membuat orang tersebut memiliki gangguan dalam hidupnya. Rasa duka ini akan menjadi sangat berbahaya jika dibiarkan terlalu berlarut-larut, sehingga dibutuhkan bantuan psikolog untuk memulihkannya.Selain latar belakang psikologi terdapat pula latar belakang umum yaitu berkurangnya lahan membuat semakin meningkatnya harga tanah.Fasilitas Pelayanan Kematian di Kota BatuGambar. 1.Perspektif bird eye view proyek fasilitas pelayanan kematian di kota Batu Sumber : Penulis
Fasilitas kebudayaan Suku Osing di Banyuwangi Praditya, Pandya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Banyuwangi, kota wisata di ujung Timur pulau Jawa, memiliki kebudayaan suku Osing yang terancam punah apabila tidak dijaga dan dilestarikan. Salah satu upaya untuk menjaganya adalah dengan tersedianya sebuah fasilitas kebudayaan yang memadai kegiatan kebudayaan Suku Osing.Fasilitas Kebudayaan Suku Osing ini dirancang ditengah kota Banyuwangi dengan tujuan mengenalkan, mengem-bangkan, dan melestarikan kebudayaan Suku Osing.Pada Fasilitas ini pengunjung dapat menikmati berbagai hiburan yang interaktif dan edukatif. Di dalamnya terdapat berbagai fasilitas yang berupa Galeri Temporer dan Kontemporer, tempat pelatihan Tenun Abaca, tempat pelatihan Batik khas Osing, pelatihan Bahasa khas Osing hingga Teater terbuka dan tertutup untuk menikmati acara khas Suku Osing. Pendekatan yang digunakan dalam perancangan adalah pendekatan simbolik metaphor tangible dengan pendalam-an karakter ruang. Fasilitas ini merupakan sebuah karya arsitektur kontemporer yang menganut prinsip prinsip arsitektur osing dengan metode perancangan masa kini.Kata Kunci: Fasilitas Kebudayaan, Suku Osing, Banyuwangi
Hotel Resort Dengan Konsep Ekowisata di Teluk Patipi Fakfak Wirjono, Steven Anthony
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "Hotel Resort dengan Konsep Ekowisata di Teluk Patipi,Fakfak" ini merupakan rencana untuk menanggapi rencana besar pemerintah dalam mengembangkan daerah Papua Barat. Daerah Papua Barat, bagian Teluk Patii merupakan area yang diproyeksikan sebagai daerah pariwisata untuk masyarakat Papua dan masyarakat luas pada umumnya. Beberapa keunggulan alam Teluk Patipi adalah (1) banyaknya lumba-lumba yang berada di area ini dan secara rutin masuk ke Teluk setiap sore; (2)Indahnya pemandangan pulau-pulau kecil di sekitar Teluk; (3) Wisata mancing di laut lepas yang memang sudah terkenal akan kekayaan lautnya; (4) Merupakan daerah penghasil pala. Beberapa faktor di atas merupakan modal utama Teluk Patipi untuk mempromosikan dirinya. Dan kekurangan Teluk Patipi hanyalah akomodasi yang layak dan nyaman karena setiap wisatawan yang datang harus pulang pergi dan menginap di kota terdekat yang Fakfak. Karena itu perlu sebuah hotel yang tidak hanya berpikir tentang keuntungan semata tapi juga hotel yang merupakan sebuah sistem yang menghidupkan potensi-potensi Patipi dan dikonservasikan kembali untuk kegunaan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, pendekatan yang diambil adalah Teori Ekowisata dengan 5 poin utamanya yaitu; (1) minimize impact to environment; (2)build environmental and cultural awareness and respect; (3)conservation; (4)provide empowerment for local people; (5)raise sensitivity to host countries’ environmental climate.   Poin-poin inilah yang digunakan menjadi tolak ukur dalam mendesain hotel.Kata Kunci: Hotel Resort, Ekowisata, Teluk Patipi, Fakfak  
Fasilitas Pemuda Surabaya Hariwibowo, Albert
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "Fasilitas Pemuda Surabaya" ini merupakan fasilitas yang mewadahi berbagai macam kegiatan anak muda, yang juga dapat membantu anak muda untuk bisa menemukan jati dirinya. Baik dalam hobi dan bakat juga sosialisasi, tentunya dalam hal yang positif. Fasilitas Pemuda yang terletak di Surabaya ini merupakan sebuah "Home" bagi seluruh anak muda yang haus untuk menciptakan maupun mempamerkan berbagai macam hasil kreativitas maupun kemampuan mereka. Oleh karena itu, Fasilitas Pemuda ini menggunakan pendekatan system yang memperhatikan dari segi symbol yang membuat bentukan dari bangunan dan system spasial juga sirkulasi untuk mengataur pola ruangan dan jalur sirkulasi dalam bangunan dan semuanya yang dikaitkan dengan konsep yaitu "Pencarian Jati Diri". Pendalaman karakter ruang pun dipilih agar dapat menjelaskan suasana yang ada di dalam ruangan Fasilitas Pemuda ini.Kata Kunci : Pencarian jati diri, Bakat, Fasilitas, Surabaya
Museum Alat Musik Tradisional Jawa di Surabaya Lionny, Vincentia
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK“Museum Alat Musik Tradisional Jawa di Surabaya” inimerupakan fasilitas yang berfungsi sebagai sarana untukmemamerkan alat musik tradisional Jawa di Surabaya danjuga sebagai sarana pertunjukan kesenian tradisional Jawa.Fasilitas ini bertujuan untuk mengakomodasi kegiatankegiatanyang berkaitan dengan pelestarian dan apresiasikesenian musik tradisional Jawa bagi masyarakat,meningkatkan popularitas alat musik tradisional Jawa di kotaSurabaya ,dan juga mengajak pengunjung untuk mengenaldan mengapresiasi alat musik tradisional Jawa sebagaisebuah karya yang kaya akan unsur seni. Hal ini di dukungdengan lokasi dari jalan Sulung yang terletak di pusat kotayang dekat dengan ODTW, khususnya bidang seni danbudaya, dan fasilitas-fasilitas umum yang berpotensimengajak pengunjungnya untuk mengunjungi museum ini.Oleh karena itu proyek ini menggunakan pendekatansirkulasi untuk mempermudah pengunjung dalam mengenaldan mengapresiasi alat musik tradisional Jawa. Sertapendalamannya karakter ruang yang dapat membantumengarahkan pengunjung serta memberi suasana yangsesuai dengan konsep bangunan tersebut.Kata kunci : Museum, alat musik tradisional Jawa,Surabaya