cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 59 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2014)" : 59 Documents clear
Grha Musik Klasik di Surabaya Mulyono, Lo Leonardo Agung
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Proyek ini merupakan sebuah fasilitas terpadu bagi pelajar dan pecinta musik klasik dengan menggabungkan tiga kegiatan dalam satu wadah yaitu belajar, berekreasi, dan menampilkan musik klasik. Dengan fasilitas pendukung berupa perpustakaan, galeri, dan ruang terbuka hijau untuk area berkumpul non-formal. Fasilitas ini terletak di daerah Surabaya Barat dengan akses strategis yaitu Lingkar Luar Surabaya Barat. Rumusan masalah dalam proyek ini adalah bagaimana mendesain sebuah fasilitas terpadu dengan memperhatikan fungsi masing - masing kegiatan, jadwal, hingga sistem struktur bangunan yang berbeda dalam tiap zona bangunan. Dengan adanya masalah tersebut, maka digunakan pendekatan fungsi sehingga hasil desain yang diinginkan dapat maksimal. Untuk pendalaman digunakan pendalaman akustik hal ini dikarenakan ruang - ruang yang ada sangat membutuhkan sistem tata suara yang baik.Kata Kunci: fasilitas, terpadu, klasik, fungsi, dan akustik  
Fasilitas Relaksasi dan Kebugaran di Surabaya Suyanto, Vennesia
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "Fasilitas Relaksasi dan Kebugaran di Surabaya" ini merupakan fasilitas yang mewadahi kebutuhan masyarakat Surabaya akan kebutuhan relaksasi dan kebugaran tubuh yang diakibatkan stres dalam hal perkerjaan maupun gaya hidup perkotaan. Fasilitas ini bertujuan untuk menyehatkan kembali masyarakat Surabaya secara pikiran maupun tubuh. Hiruk pikuk yang terjadi dalam kota Surabaya menjadi landasan dalam pemilihan pendekatan desain bangunan, yaitu pendekatan akustik dan bertujuan agar tercipta ketenangan secara maksimal di dalam bangunan sebagai penunjang kegiatan di dalamnya. Sedangkan untuk menunjang kegiatan relaksasi digunakan pendalaman kesan ruang yang berkonsep alam dengan cara menghadirkan alam buatan ke dalam bagian-bagian ruang.Kata kunci : Relaksasi, kebugaran, ketenangan , alam.
Rumah Perawatan Paliatif Pada Wanita Penderita Kanker di Surabaya -, Salim
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

“Rumah Perawatan Paliatif Pada Wanita Penderita Kanker di Surabaya” ini merupakan fasilitas umum yang mewadahi penderita kanker disekitar daerah Surabaya khususnya wanita, karena dilihat dari sedikitnya fasilitas penyembuhan di kota terpencil mendorong orang untuk datang ke Surabaya agar dapat berobat, fasilitas ini juga bertujuan agar penderita yang menunggu giliran untuk berobat di rumah sakit dapat tinggal sementara dan dapat melakukan perawatan paliatif oleh karena itu proyek yang terletak dijalan Arief Rahman Hakim yang cukup padat dengan menggunakan pendekatan fungsi arsitektur dengan peletakan massa/bangunan dan ruang didalamnya sehingga bertujuan untuk meminimalisasikan suara dari luar. Pendalaman karakter ruang dipilih untuk memaksimalkan suasana tiap ruang dalam bangunan maupun luar bangunan dengan pemilihan material,warna dan pencahayaan yang tepat.
Pusat Seni Pertunjukan Tionghoa di Surabaya Celinda, Alice
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK“Pusat Seni Pertunjukan Tionghoa di Surabaya” inimerupakan fasilitas yang mewadahi kegiatan pertunjukanseni masyarakat Tionghoa Surabaya, dan juga sebagaiwadah untuk menampung informasi mengenai senipertunjukan Tionghoa yang ada di Surabaya. Proyek inidiangkat karena adanya kebutuhan masyarakat TionghoaSurabaya, khususnya yayasan Tionghoa yang sampai saatini tercatat sebanyak 67 yayasan, akan adanya fasilitasyang mewadahi kegiatan pertunjukan seni yang dilatihsecara rutin. Oleh karena itu, proyek ini bertujuan untukmemenuhi kebutuhan yayasan – yayasan Tionghoatersebut, dan sekaligus untuk melesetarikan senipertunjukan Tionghoa yang telah menjadi bagian darikebuayaan kota Surabaya. Proyek yang berfungsi sebagaimedia untuk memperkenalkan seni pertunjukan Tionghoakepada masyarakat Surabaya tidak hanya dicapai melaluiperancangan fungsi ruang namun, karakter seni pertunjukantersebut juga disampaikan melalui arsitektur. Untukmencapai tujuan tersebut maka, pendekatan yangdigunakan dalam metode perancangn ini adalah pendekatansemiotika.Kata Kunci :Pusat, Seni Pertunjukan, Tionghoa
Museum Peranakan Tionghoa di Surabaya Feliando, Ferry
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "Museum Peranakan Tionghoa di Surabaya" ini merupakan fasilitas edukasi dan rekreasi yang mewadahi berbagai kesenian dari bangsa peranakan, fasilitas ini juga menampilkan sejarah, kebudayaan, kesenian dan kehidupan dari peranakan tionghoa di Indonesia. Sehingga masyarakat dapat lebih mengenal berbagai kebudayaan peranakan tionghoa, fasilitas ini terletak pada Kompleks Pantai Ria Kenjeran yang merupakan daerah wisata dengan arsitektur bernuansa oriental. Dengan menggunakan pendekatan vernakular kontemporer, dan pendalaman struktur, desain bangunan mengingatkan pengunjung terhadap arsitektur tradisional peranakan tionghoa. Sehingga pengunjung dapat lebih mengerti kebudayaan peranakan tionghoa di Indonesia.Kata Kunci: Museum, Peranakan, Tionghoa, Surabaya  
Pusat Sains Penciptaan Alam Semensta di Surabaya Oswan, Devina Benlin
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "Pusat Sains Penciptaan Alam Semesta di Surabaya" merupakan sebuah pusat pembelajaran yang melihat bukti-bukti eksistensi Sang Pencipta alam semesta melalui sains. Proyek ini didesain untuk mewadahi aktivitas belajar ilmu pengetahuan bagi para kaum akademisi khususnya di bidang sains penciptaan. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan kaum akademisi Indonesia dapat memperluas wawasannya, belajar dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan, dan khususnya agar masyarakat dapat mengetahui serta merefleksikan kebesaran Sang Pencipta yang tampak melalui karya ciptaan-Nya yang dipelajari dalam sains.Desain ini menggunakan pendekatan metafora, yaitu memproses sebuah bahasa verbal menjadi bahasa arsitektural. Teks yang dipakai adalah Kitab Kejadian 1, dengan konsep desain yaitu ‘Penciptaan’ atau ‘Creation’ untuk menceritakan proses pencptaan secara runtun melalui lima zona yang ada. Sesuai dengan bidang-bidang sains yang ada, dipilih lima zona sesuai bidang sains tersebut antara lain Zona Kosmologi, Zona Fisika, Zona Astronomi, Zona Biologi, dan Zona Genetika. Pendalaman yang dipilih adalah pendalaman sirkulasi karena total petualangan sejauh 884 meter membutuhkan pengolahan material yang juga mampu mendukung karakter setiap zona.Kata Kunci: Pusat Sains Penciptaan, Pendekatan Metafora, Pendalaman Sirkulasi
Sekolah Tinggi Seni dan Desain di Jember Winoto, Novi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Proyek tugas akhir ini merupakan wadah pendidikan formal tingkat S1 dan D3 dalam bidang seni dan desain. Fasilitas ini ditujukan bagi pelajar yang memiliki minat dan bakat dalam bidang seni dan desain. Sekolah seni ini ingin mengangkat keunggulan lokal Jember yaituJember Fashion Carnaval (JFC), sehingga konsep perancangan proyek ini adalah memadukan program sekolah dan kegiatan parade. Karena terdapat dua kegiatan yang berbeda, maka masalah desain dalam perancangan adalah sirkulasi dan bentuk ruang Untuk memecahkan masalah desain, pendekatan yang diambil adalah sirkulasi dan bentuk ruang sedangkan pendalaman yang dipilih adalah fleksibilitas ruang untuk memberikan ruang yang mampu memenuhi kebutuhan program sekolah dan kegiatan parade. Kata Kunci: sekolah seni,  fashion, sirkulasi, fleksibilitas  
Open Mall di Kalimas Surabaya Laudy, Geby Elisabeth
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "Open Mall di Kalimas Surabaya" ini merupakan sebuah pusat perbelanjaan terbuka, dengan menggunakan penghawaan pasif, namun tetap ternaungi dari panas dan hujan. Proyek ini ditujukan bagi masyarakat, khususnya Surabaya, yang yang ingin merasakan suasana dan konsep open mall yang berbeda dari mal lainnya yang ada di Surabaya. Lokasi Open Mall ini berada di Jalan Sumatera, Kecamatan Gubeng, Surabaya, dan memiliki pemandangan yang indah, yaitu Sungai Kalimas yang akan direvitalisasi dengan latar bangunan-bangunan Kota Surabaya. Oleh karena itu, bentuk, zonning, dan sistem penghawaan pada bangunan open mall ini memanfaatkan potensi pemandangan Sungai Kalimas dan pengawaan alami sehingga menunjang konsep terbuka. Dengan demikian, rumusan masalahnya adalah menciptakan kenyamanan bagi pengunjung dengan penghawaan pasif pada open mall (terlindungi dari panas dan hujan). Hal tersebut dijawab dengan menggunakan pendekatan termal outdoor dan pendalaman elemen-elemen kenyamanan termal, seperti elemen peneduh dan pengatur sirkulasi udara.Kata Kunci: Open mall, Kalimas, termal.  
Fasilitas kegiatan Komunitas Kristen di Kediri Olivia, Vicka
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "Fasilitas Kegiatan Komunitas Kristen di Kediri" ini merupakan fasilitas peribadatan dan pembinaan untuk mewadahi kebutuhan Gereja-Gereja di wilayah Kabupaten Kediri yang masih belum terpenuhi. Proyek ini menggunakan aliran Pantekosta dari organisasi GPdI karena hampir 50% dari jemaat kristen di Kediri berasal dari gereja GPdI, selain itu dengan pertimbangan kegiatan upacara ibadah dari aliran ini tergolong sederhana dan tidak terlalu banyak perbedaan dari aliran yang lain.Fasilitas ini didirikan sebagai tempat berkumpul Gereja-Gereja dengan latar belakang aliran berbeda untuk mempererat rasa persatuan jemaat Kristen. Pendekatan perancangan memakai metode segitiga semiotika, dengan referensi ‘makna persekutuan dalam Kristen’, yang terinspirasi dari istilah ekumene. Proyek yang terletak di wilayah pendidikan Kota Kediri ini mempunyai fasilitas utama berupa ruang convention hall, sehingga menggunakan pendalaman akustik agar memenuhi kriteria ruang convention hall yang nyaman.Kata kunci: Fasilitas, Kegiatan, Komunitas Kristen, Kediri.  
Grha Seni Tari Tradisional Jawa Timur di Surabaya Kwarrie, Maria Ursula Leony
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Dewasa ini, nilai-nilai tradisional Indonesia mulai menurun dan berubah akibat adanya globalisasi. Padahal Indonesia secara luas dikenal sebagai negara yang memiliki beragam jenis budaya, tradisi, bahasa, dan arsitektur. Salah satu budaya Indonesia yang telah diabaikan saat ini adalah tari tradisional. Generasi muda lebih memilih untuk berlatih tari modern seperti hip hop atau tari lainnya yang berasal dari budaya luar. Di samping itu, Surabaya sebagai ibu kota Jawa Timur tidak memiliki fasilitas yang memadai untuk mengakomodasi, mempromosikan, dan melestarikan kebudayaan tradisional Indonesia, khususnya tarian tradisional Jawa Timur. Oleh karena itu, diusulkan untuk merancang sebuah fasilitas yang dapat menampung dan mempromosikan tarian tradisional Jawa Timur. Fasilitas ini disebut Grha Seni Tari Tradisional Jawa Timur di Surabaya. Grha Seni Tari Tradisional Jawa Timur di Surabaya ini dilengkapi dengan fasilitas pelatihan dan pendidikan seni tari, teater terbuka, auditorium untuk pagelaran seni tari, perpustakaan, cafetaria, dan wisma bagi para seniman yang harus bermalam. Nilai arsitektur vernakular digunakan sebagai pendekatan desain dalam fasilitas ini untuk mengekspresikan identitas dari tradisi dan arsitektur Jawa. Bentuk atap Joglo digunakan sebagai bentuk atap utama dalam fasilitas ini karena Joglo merupakan salah satu bentuk atap yang penting dalam arsitektur Jawa. Fasilitas ini juga menggunakan material lokal seperti bata ekspos dan kayu untuk mengekspresikan nilai vernakular dan tradisional dalam bangunan. Oleh karena itu, struktur dan konstruksi perlu didalami untuk mendapatkan ekspresi tradisional dalam bangunan. Kata kunci: Seni Tari Tradisional Jawa Timur, Arsitektur Vernakular, Arsitektur Jawa. Â