cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan
ISSN : -     EISSN : 23387793     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2014)" : 12 Documents clear
POTENSI KAPUK RANDU (CEIBA PENTANDRA GAERTN.) DALAM PENYEDIAAN OBAT HERBAL Pratiwi, Rina Hidayati
E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.341 KB)

Abstract

Abstrak: Usaha budi daya kapuk (Ceiba pentandra Gaertn.) sudah dilakukan sejak ratusan tahun silam, namun belum berkembang dengan baik. Jumlah tanaman kapuk randu di Indonesia terus menurun. Padahal pohon randu sangat bermanfaat untuk pengobatan. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui potensi tumbuhan kapuk randu yang terkait dengan bahan baku obat herbal atau pengobatan sehingga tumbuhan kapuk randu dapat dilestarikan. Metoda yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif dan eksploratif dari hasil penelitian terdahulu. Dalam pelaksanaan di lapangan dilakukan teknik wawancara dan survei lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) berbagai macam senyawa metabolit sekunder terdapat pada setiap bagian dari tanaman kapuk randu, seperti bagian biji, daun, batang, dan akar. (2) metabolit sekunder yang terdapat pada setiap bagian tanaman kapuk randu memiliki sifat antibakteri, antifungi, antiinflamasi, dan antioksidan, (3) ceiba. pentandra sebagai tanaman obat multifungsi yang potensial sehingga perlu ditingkatkan dalam penggunaannya sebagai obat modern dan dicegah dari kepunahan. Kata kunci: ceiba pentandra, potensi, metabolit sekunder, tanaman obat. Abstract: The Cultivation venture kapok (Ceiba pentandra Gaertn.) already done since hundreds of years ago, but has not been well developed. The amount of kapok plants in Indonesia continues to decline. whereas tree is very beneficial to health treatment. The purpose of this paper is to find out the potential of kapok trees associated with raw materials herbal remedy or treatment so that the kapok plant can remain preserved . The methods used are library research which descriptive and explorative approaches mainly from previous examination. In the implementation in the field conducted field survey and interview techniques. The results showed that: (1) a range of secondary metabolite compounds are present in every part of the plant, such as the kapok seeds, leaves, stems, and roots. (2) secondary metabolites found in every part of the plant has antibacterial properties kapok, antifungi, bitter taste, and antioxidants, (3) ceiba pentandra as a potencial multifunction medicinal plants that needs to be improved in its use as modern medicine and prevented from extinction. Key words: ceiba pentandra, potency, secondary metabolites, medicinal plant.
PENGGUNAAN PELAPIS LUNAK UNTUK MENGURANGI RASA SAKIT PADA ALVEOLAR RIDGE YANG TAJAM Wurangian, Ignatia
E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2014)
Publisher : E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.414 KB)

Abstract

Abstrak: Pemakaian gigi tiruan terutama pada penderita dengan alveolar ridge yang tajam kadang-kadang menimbulkan rasa sakit selama fungsi pengunyahan. Hal ini disebabkan karena adanya gaya yang diteruskan ke dasar mukosa mulut melalui basis gigi tiruan. Tujuan dari studi ini untuk membahas penggunaan pelapis lunak gigi tiruan di bawah bagian gigi tiruan yang kontak dengan mukosa yang melapisi sisa lingir alveolar yang memungkinkan mengurangi sakit pada pasien. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif dan eksploratif. Dapat disimpulkan bahwa: (1) pelapis lunak gigi tiruan dapat dipakai hanya sebagai bantuan dalam memecahkan masalah karena sifat viskoelastik bertindak sebagai alat penahan goncangan dan mengurangi serta menyalurkan tekanan pada jaringan yang menahan gigi tiruan pelapis lunak. (2) secara klinis bermanfaat untuk kenyamanan pasien. (3) dapat digunakan pada perawatan lingir yang atrophi, tulang yang mempunyai undercut, bruxism, xerostomiadan gigi tiruan yang berlawanan dengan gigi asli. Kata kunci: pelapis lunak, alveolar ridge, undercut. Abstract: Patient when using denture with a sharp alveolar ridge occasionally produce pain during function such as mastication. This problem is caused when the forces transmitted to the underlying mucosa via the denture base. The purpose of this study is to discuss the use of soft denture liners under that part of the denture which contacts the mucosa overlying the residual alveolar ridge may afford relief to the patient. The method used library research with the descriptive and eksplorative approach. It can be concluded that (1) soft denture liners serve merely as aids in solving problem because of their viscoelastic properties, they act as shock absorbers and reduce and distribute the stresses on the denture – bearing tissue. (2) Their use for patient comfort. (3) can be use for treatment of the atrophic ridge, bony undercuts, bruxism, xerostomia and denture opposing natural teeth. Key words :soft denture liners, alveolar ridge, undercuts.

Page 2 of 2 | Total Record : 12