Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol 9 No 01 (2021): JULI"
:
13 Documents
clear
PERILAKU WORKPLACE INCIVILITY PERAWAT DAN KOMITMENNYA TERHADAP ORGANISASI DI RUMAH SAKIT X
peggy Sara Tahulending;
Asnet Leo Bunga;
Sudibyo Supardi
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 9 No 01 (2021): JULI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jpd.v9i01.1209
Latar Belakang: Workplace Incivility (WI) merupakan perilaku menyimpang dengan intensitas rendah dengan maksud yang tidak jelas untuk melukai target, melanggar norma tempat kerja untuk saling menghormati. Workplace Incivility yang terjadi pada perawat merupakan masalah yang kompleks dan tengah tersebar luas dan menjadi masalah global. Dalam lingkup keperawatan WI dapat memberikan dampak negatif salah satunya menurunnya komitmen perawat terhadap organisasi. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh incivility terhadap komitmen organisasi perawat di rumah sakit X. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desain Cross sectional yang melibatkan 74 responden. Hasil: analisis didapatkan Workplace incivility berpengaruh terhadap Komitmen Organiasasi (P = 0.036). Uji regresi logistik menyatakan Workplace incivility berpengaruh terhadap komitmen perawat (P = 0,022) dalam organisasi dibandingkan variable lainnya. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini merekomendasikan dibuatnya suatu pedoman pembelajaran Civility agar meningkatkan persepsi perawat dan komitmen perawat terhadap organisasi meningkat. Kesimpulan: Perilaku incivil yang ada berupa bergosip, menganggu orang lain, menyalahgunakan posisi, tidak berbicara langsung dengan orang yang memiliki masalah. Sebagian besar responden memiliki komitmen afektif baik, komitmen kontinu baik, komitmen normative baik. Kata Kunci: Workplace incivility, Komitmen Organisasi, Komitmen Perawat
PENGARUH PELATIHAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA KOMUNITAS SEKOLAH
Yusran Hasymi Hasymi;
Esti Sorena;
Sardaniah Sardaniah
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 9 No 01 (2021): JULI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jpd.v9i01.1276
Penyebab utama banyaknya korban jiwa pada bencana alam adalah karena kurangnya kesiapan masyarakat dalam mengantisipasi bencana tersebut. Kesiapsiagaan merupakan tindakan yang dilakukan pada masa pra bencana yang bertujuan untuk mengurangi risiko (dampak) yang diakibatkan oleh adanya bencana. Kesiapan kelompok komunitas sekolah di Indonesia untuk menghadapi bencana masih dinilai kurang. Tidak semua kelompok komunitas sekolah telah siap dan siaga dalam menghadapi bencana. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh pelatihan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) terhadap kesiapsiagaan bencana komunitas sekolah di SMP Islam Al Hasanah Kota Bengkulu. Jenis penelitian quasi eksperimen dengan one group pre post test only. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa putra dan putri kelas 7 dan 8 dengan jumlah sampel 60 siswa, yaitu 30 siswa putra dan 30 siswa putri, diambil dengan teknik concecutive sampling. Pengumpulan kesiapsiagaan bencana menggunakan kuisioner. Analisa univariat menampilkan mean, median, SD, nilai minimum - maksimum, serta 95% CI of mean, pengaruh pelatihan terhadap kesiapsiagaan bencana komunitas sekolah menggunakan uji statistik paired dependent t-test pada α 5% (one tail). Hasil yang diperoleh menunjukkan indikator sekolah aman belum memenuhi semua indikator sekolah aman bencana baik struktural maupun non struktural. Skor total parameter kesiapsiagaan bencana siswa sebelum pelatihan pengurangan risiko bencana adalah 63.32 dengan kategori hampir siap, setelah pelatihan adalah 75.52 dengan kategori siap. Ada perbedaan kesiapsiagaan bencana sebelum dan setelah dilakukan pelatihan pengurangan risiko bencana (PRB) pada siswa dengan asymp sig < α=0.05.
DAMPAK PSIKOLOGIS TENAGA KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19: LITERATUR REVIEW
Feiby Frenly Muntu untu;
fitry Arofiati
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 9 No 01 (2021): JULI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jpd.v9i01.1295
Pendahuluan : Pandemi Covid-19 telah memberi pengaruh besar terhadap kondisi tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan yang berhadapan langsung dengan banyaknya pasien terkonfirmasi Covid-19, bahkan pasien yang belum tahu status kesehatannya apakah terinfeksi Covid-19 atau tidak, seperti yang ditemukan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kondisi yang tidak biasa dialami ini, menjadi pemicu adanya dampak psikologis bagi tenaga kesehatan. Tujuan: Studi ini dibuat untuk melihat dampak psikologis yang dialami tenaga kesehatan, selama masa pandemi Covid-19. Metode: Studi ini menggunakan metode literatur review. Analisis jurnal penelitian menggunakan PIO, untuk jurnal tahun 2020-2021, pada data based Ebsco Host, SAGE dan Proquest. Kata kunci yang digunakan adalah Impact AND Psychological AND Health Workers AND Covid-19. Jurnal penelitian yang teridentifikasi adalah 1014, kemudian dipilih 15. jurnal yang sesuai dengan tujuan studi ini. Hasil Penelitian: Hasil ulasan jurnal penelitian menunjukkan bahwa tenaga kesehatan mengalami dampak psikologis, seperti depresi, kecemasan, dan Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Kesimpulan: Dampak psikologis tenaga kesehatan, dialami dan menggangu pelayanan tenaga kesehatan di masa pandemi Covid-19, oleh karena itu penting untuk meminimalkan sumber-sumber situasional yang dapat memperparah dampak psikologis tersebut.
KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEJADIAN DENGAN KEJADIAN COVID-19 PADA TENAGA KESEHATAN DI RSUP PROF. DR. R.D.KANDOU MANADO
Abram Babakal;
Aaltje E Manampiring;
Windy M.V Wariki
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 9 No 01 (2021): JULI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jpd.v9i01.1456
Latar Belakang: Wabah Covid-19 menjadi pandemik global setelah diumumkan oleh WHO atau Badan Kesehatan Dunia dan dengan penyebarannya yang begitu cepat membuat Covid-19 menjadi topik utama di penjuru dunia. Tujuan : Mengetahui hubungan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dan tingkat kecemasan dengan kejadian Covid-19 pada tenaga kesehatan di RSUP. Prof. dr. R. D. Kandou Manado. Metode: Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini di RSUP. Prof. dr. R. D. Kandou Manado pada bulan Januari sampai April tahun 2021. Populasi yaitu seluruh pegawai yang bekerja sebanyak 2319 pegawai dengan jumlah sampel 293 responden. Teknik pengambilan sampel non- probability sampling dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner online. Hasil: Sebagian besar tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif berada pada usia dewasa awal yaitu sebanyak 76 orang ( 25.9, berjenis kelamin perempuan sebanyak 154 orang (52.6%), berprofesi sebagai perawat sebanyak 128 orang (43,6%), tergolong patuh pada penggunaan APD sebanyak 261 orang (89,1%), tingkat kecemasannya berada pada kategori normal yaitu 184 orang (62.8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara Penggunaan APD dengan kejadian Covid-19 di RSUP. Prof. dr. R. D. Kandou Manado nilai p-value > 0.005, terdapat hubungan yang nyata antara tingkat kecemasan tenaga kesehatan dengan kejadian Covid-19 di RSUP. Prof. dr. R. D. Kandou Manado nilai p-value p <0,000. Kesimpulan : tidak terdapat hubungan yang bermakna antar Penggunaan APD dengan kejadian Covid-19 dan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dengan kejadian Covid-19 di RSUP. Prof. dr. R. D. Kandou Manado.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES ANAK PRASEKOLAH PADA PROSEDUR PENGAMBILAN SAMPEL DARAH VENA
Tati Setyawati Ponidjan;
Dorce Sisfiani Sarimin
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 9 No 01 (2021): JULI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jpd.v9i01.1490
Latar Belakang: Prosedur pengambilan sampel darah vena dapat menimbulkan stres pada anak terutama pada anak prasekolah. Sesuai tahap perkembangan, anak prasekolah sangat rentan terhadap ancaman integritas tubuh. Faktor karakteristik anak seperti usia, jenis kelamin, pendidikan dan pendampingan orang tua, diduga dapat berhubungan dengan stres anak saat dilakukan prosedur tersebut. Stres yang dialami dapat mempengaruhi perkembangan anak jika tidak ditangani dengan baik. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik anak terhadap stres anak yang dilakukan prosedur pengambilan sampel darah vena. Metode: Desain penelitian menggunakan metode Cross Sectional dengan 60 anak prasekolah sebagai responden. Pengukuran stres menggunakan Children’s Fear Scale. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur anak tidak berhubungan dengan stres anak yang dilakukan prosedur pengambilan sampel darah vena, sedangkan jenis kelamin, status sekolah dan orang tua yang mendampingi berpengaruh secara signifikan (p value < 0.05). Kesimpulan: Diharapkan perawat memperhatikan karakteritik anak dalam manajemen stres pada prosedur pengambilan sampel darah vena, terutama pada anak perempuan, belum sekolah dan anak yang didampingi ayah.
PERILAKU WORKPLACE INCIVILITY PERAWAT DAN KOMITMENNYA TERHADAP ORGANISASI DI RUMAH SAKIT X
Tahulending, peggy Sara;
Bunga, Asnet Leo;
Supardi, Sudibyo
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 9 No 01 (2021): JULI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jpd.v9i01.1209
Latar Belakang: Workplace Incivility (WI) merupakan perilaku menyimpang dengan intensitas rendah dengan maksud yang tidak jelas untuk melukai target, melanggar norma tempat kerja untuk saling menghormati. Workplace Incivility yang terjadi pada perawat merupakan masalah yang kompleks dan tengah tersebar luas dan menjadi masalah global. Dalam lingkup keperawatan WI dapat memberikan dampak negatif salah satunya menurunnya komitmen perawat terhadap organisasi. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh incivility terhadap komitmen organisasi perawat di rumah sakit X. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desain Cross sectional yang melibatkan 74 responden. Hasil: analisis didapatkan Workplace incivility berpengaruh terhadap Komitmen Organiasasi (P = 0.036). Uji regresi logistik menyatakan Workplace incivility berpengaruh terhadap komitmen perawat (P = 0,022) dalam organisasi dibandingkan variable lainnya. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini merekomendasikan dibuatnya suatu pedoman pembelajaran Civility agar meningkatkan persepsi perawat dan komitmen perawat terhadap organisasi meningkat. Kesimpulan: Perilaku incivil yang ada berupa bergosip, menganggu orang lain, menyalahgunakan posisi, tidak berbicara langsung dengan orang yang memiliki masalah. Sebagian besar responden memiliki komitmen afektif baik, komitmen kontinu baik, komitmen normative baik. Kata Kunci: Workplace incivility, Komitmen Organisasi, Komitmen Perawat
PENGARUH PELATIHAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA KOMUNITAS SEKOLAH
Hasymi, Yusran Hasymi;
Sorena, Esti;
Sardaniah, Sardaniah
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 9 No 01 (2021): JULI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jpd.v9i01.1276
Penyebab utama banyaknya korban jiwa pada bencana alam adalah karena kurangnya kesiapan masyarakat dalam mengantisipasi bencana tersebut. Kesiapsiagaan merupakan tindakan yang dilakukan pada masa pra bencana yang bertujuan untuk mengurangi risiko (dampak) yang diakibatkan oleh adanya bencana. Kesiapan kelompok komunitas sekolah di Indonesia untuk menghadapi bencana masih dinilai kurang. Tidak semua kelompok komunitas sekolah telah siap dan siaga dalam menghadapi bencana. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh pelatihan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) terhadap kesiapsiagaan bencana komunitas sekolah di SMP Islam Al Hasanah Kota Bengkulu. Jenis penelitian quasi eksperimen dengan one group pre post test only. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa putra dan putri kelas 7 dan 8 dengan jumlah sampel 60 siswa, yaitu 30 siswa putra dan 30 siswa putri, diambil dengan teknik concecutive sampling. Pengumpulan kesiapsiagaan bencana menggunakan kuisioner. Analisa univariat menampilkan mean, median, SD, nilai minimum - maksimum, serta 95% CI of mean, pengaruh pelatihan terhadap kesiapsiagaan bencana komunitas sekolah menggunakan uji statistik paired dependent t-test pada α 5% (one tail). Hasil yang diperoleh menunjukkan indikator sekolah aman belum memenuhi semua indikator sekolah aman bencana baik struktural maupun non struktural. Skor total parameter kesiapsiagaan bencana siswa sebelum pelatihan pengurangan risiko bencana adalah 63.32 dengan kategori hampir siap, setelah pelatihan adalah 75.52 dengan kategori siap. Ada perbedaan kesiapsiagaan bencana sebelum dan setelah dilakukan pelatihan pengurangan risiko bencana (PRB) pada siswa dengan asymp sig < α=0.05.
DAMPAK PSIKOLOGIS TENAGA KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19: LITERATUR REVIEW
Muntu untu, Feiby Frenly;
Arofiati, fitry
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 9 No 01 (2021): JULI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jpd.v9i01.1295
Pendahuluan : Pandemi Covid-19 telah memberi pengaruh besar terhadap kondisi tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan yang berhadapan langsung dengan banyaknya pasien terkonfirmasi Covid-19, bahkan pasien yang belum tahu status kesehatannya apakah terinfeksi Covid-19 atau tidak, seperti yang ditemukan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kondisi yang tidak biasa dialami ini, menjadi pemicu adanya dampak psikologis bagi tenaga kesehatan. Tujuan: Studi ini dibuat untuk melihat dampak psikologis yang dialami tenaga kesehatan, selama masa pandemi Covid-19. Metode: Studi ini menggunakan metode literatur review. Analisis jurnal penelitian menggunakan PIO, untuk jurnal tahun 2020-2021, pada data based Ebsco Host, SAGE dan Proquest. Kata kunci yang digunakan adalah Impact AND Psychological AND Health Workers AND Covid-19. Jurnal penelitian yang teridentifikasi adalah 1014, kemudian dipilih 15. jurnal yang sesuai dengan tujuan studi ini. Hasil Penelitian: Hasil ulasan jurnal penelitian menunjukkan bahwa tenaga kesehatan mengalami dampak psikologis, seperti depresi, kecemasan, dan Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Kesimpulan: Dampak psikologis tenaga kesehatan, dialami dan menggangu pelayanan tenaga kesehatan di masa pandemi Covid-19, oleh karena itu penting untuk meminimalkan sumber-sumber situasional yang dapat memperparah dampak psikologis tersebut.
KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEJADIAN DENGAN KEJADIAN COVID-19 PADA TENAGA KESEHATAN DI RSUP PROF. DR. R.D.KANDOU MANADO
Babakal, Abram;
Manampiring, Aaltje E;
Wariki, Windy M.V
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 9 No 01 (2021): JULI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jpd.v9i01.1456
Latar Belakang: Wabah Covid-19 menjadi pandemik global setelah diumumkan oleh WHO atau Badan Kesehatan Dunia dan dengan penyebarannya yang begitu cepat membuat Covid-19 menjadi topik utama di penjuru dunia. Tujuan : Mengetahui hubungan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dan tingkat kecemasan dengan kejadian Covid-19 pada tenaga kesehatan di RSUP. Prof. dr. R. D. Kandou Manado. Metode: Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini di RSUP. Prof. dr. R. D. Kandou Manado pada bulan Januari sampai April tahun 2021. Populasi yaitu seluruh pegawai yang bekerja sebanyak 2319 pegawai dengan jumlah sampel 293 responden. Teknik pengambilan sampel non- probability sampling dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner online. Hasil: Sebagian besar tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif berada pada usia dewasa awal yaitu sebanyak 76 orang ( 25.9, berjenis kelamin perempuan sebanyak 154 orang (52.6%), berprofesi sebagai perawat sebanyak 128 orang (43,6%), tergolong patuh pada penggunaan APD sebanyak 261 orang (89,1%), tingkat kecemasannya berada pada kategori normal yaitu 184 orang (62.8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara Penggunaan APD dengan kejadian Covid-19 di RSUP. Prof. dr. R. D. Kandou Manado nilai p-value > 0.005, terdapat hubungan yang nyata antara tingkat kecemasan tenaga kesehatan dengan kejadian Covid-19 di RSUP. Prof. dr. R. D. Kandou Manado nilai p-value p <0,000. Kesimpulan : tidak terdapat hubungan yang bermakna antar Penggunaan APD dengan kejadian Covid-19 dan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dengan kejadian Covid-19 di RSUP. Prof. dr. R. D. Kandou Manado.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES ANAK PRASEKOLAH PADA PROSEDUR PENGAMBILAN SAMPEL DARAH VENA
Ponidjan, Tati Setyawati;
Sarimin, Dorce Sisfiani
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 9 No 01 (2021): JULI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jpd.v9i01.1490
Latar Belakang: Prosedur pengambilan sampel darah vena dapat menimbulkan stres pada anak terutama pada anak prasekolah. Sesuai tahap perkembangan, anak prasekolah sangat rentan terhadap ancaman integritas tubuh. Faktor karakteristik anak seperti usia, jenis kelamin, pendidikan dan pendampingan orang tua, diduga dapat berhubungan dengan stres anak saat dilakukan prosedur tersebut. Stres yang dialami dapat mempengaruhi perkembangan anak jika tidak ditangani dengan baik. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik anak terhadap stres anak yang dilakukan prosedur pengambilan sampel darah vena. Metode: Desain penelitian menggunakan metode Cross Sectional dengan 60 anak prasekolah sebagai responden. Pengukuran stres menggunakan Children’s Fear Scale. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur anak tidak berhubungan dengan stres anak yang dilakukan prosedur pengambilan sampel darah vena, sedangkan jenis kelamin, status sekolah dan orang tua yang mendampingi berpengaruh secara signifikan (p value < 0.05). Kesimpulan: Diharapkan perawat memperhatikan karakteritik anak dalam manajemen stres pada prosedur pengambilan sampel darah vena, terutama pada anak perempuan, belum sekolah dan anak yang didampingi ayah.