cover
Contact Name
Darus Altin
Contact Email
darus_altin@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
darus_altin@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Sain Peternakan Indonesia
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 19783000     EISSN : 25287109     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Sain Peternakan Indonesia (JSPI) pISSN 1978 – 3000 dan eISSN 2528 – 7109 adalah majalah ilmiah resmi yang dikeluarkan oleh Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, sebagai sumbangannya kepada pengembangan Ilmu Peternakan yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Inggris yang memuat hasil-hasil penelitian,telaah/tinjauan pustaka, kasus lapang atau gagasan dalam bidang peternakan.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2018)" : 12 Documents clear
Efek Penambahan Minuman Air Jeruk Sambal (Citrus Microcarpa) Terhadap Performa Broiler D. Setiawan; R. Adisti
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.13.2.223-228

Abstract

This research aim to determine the effect of native orange (Citrus microcarpa) to drink water on body weight, feed consumtion and FCR (feed convertion rate). The variables in this study were body weight, feed consumption and feed conversion in broiler. The used materials were day old chick (DOC) strain CP707 as many as 80 birds, were placed in cages with size of (5,5 x 2,5 x 2 m) is partitioned into 20 units an each unit in the experiment with the contents of 4 chickens. Feed used is commercial feed. The method used completely randomized design (CRD), with 4 treatment and 5 replications. with level treatment P0 (commercial feed and 0% native orange for 1 L water), P1 (commercial feed and 0,4 native orange for 1 L water), P2 (commercial feed and 0,8% native oramge for 1 L water) and P3 (commercial feed and 1,2% native orange for 1 L water). Data were analyzed using analysis of variance at level 5% and followed by honesty significant different (HSD). The result showed treatment not significant with body weight, feed consumtion  and FCR (feed convertion rate). Conclusion increment native orange to drink water not significantly on body weight, feed consumtion and FCR (feed convertion rate). Keyword: Citrus microcarpa, Broiler and Performance
Studi Reproduksi Burung Murai Batu (Copsychus malabaricus) pada Penangkaran Lokal di Kota Bengkulu H. D. Putranto; D. Okvianto; H. Prakoso
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.13.2.130-139

Abstract

Burung adalah salah satu jenis hewan peliharaan (pet) yang banyak digemari masyarakat di Indonesia saat ini. Banyak jenis burung yang dipelihara karena kemerduan suaranya dan keindahan warna bulunya. Jenis burung peliharaan yang bernilai ekonomis tinggi akan menunjukkan status sosial ekonomi pemeliharanya. Burung Murai Batu (Copsychus malabaricus) termasuk sebagai burung yang digemari dan bernilai ekonomis tinggi. Hingga saat ini masih belum banyak diketahui informasi tentang status reproduksinya baik yang berada di habitat in situ maupun ex situ. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara pada penangkar lokal di Kota Bengkulu. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui data biologis dasar berupa tampilan reproduksi burung Murai Batu pada penangkaran ex-situ yang dilakukan oleh penangkar lokal di Kota Bengkulu. Data hasil observasi dan wawancara kemudian dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian pada penangkar lokal di Kota Bengkulu dapat disimpulkan bahwa burung Murai Batu menghasilkan telur rata-rata 2,9 butir dalam dua periode bertelur. Lama durasi mengeram rata-rata 12,1 hari dalam dua periode bertelur dengan daya tetas sebesar 94,16% dalam dua periode bertelur. Anakan burung Murai Batu disapih pada umur 30 hari sedangkan untuk jarak waktu bertelur kembali rata-rata 20,1 hari dalam dua periode  bertelur.Kata kunci: Burung Murai Batu, reproduksi, penangkaran lokal.

Page 2 of 2 | Total Record : 12