cover
Contact Name
Hamidin Rasulu
Contact Email
cannarium@unkhair.ac.id
Phone
+6282187392215
Journal Mail Official
cannarium@unkhair.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/cannarium/about/editorialTeam
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Cannarium (Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian)
Published by Universitas Khairun
ISSN : 16931491     EISSN : 27745201     DOI : http://dx.doi.org/10.33387/cannarium
Cannarium is a journal of agricultural sciences. It is a peer-reviewed, scientific journal published by the Faculty of Agriculture, Universitas Khairun Indonesia. Cannarium journal aims at publishing original, scientifically research articles and article review that describe and explain a wide range of agricultural fields and disciplines including Agronomy, Horticulture, plant breeding, plant protection, Agribusiness, Agroindustry, Food Science, Soil Science, Forestry, and Environmental Sciences, bioenergy, Animal Husbandary and other pertinent related to tropical islands-based biodiversity, agricultural sustainability, and ecosystem services. The applications of new molecular, microscopic, and analytical techniques to understanding and explaining population and community dynamics are also of great interest. Cannarium is published twice a year in both print and online versions Cannarium publishes under the cooperation Faculty of Agriculture, Universitas Khairun. The journal publishes in June and December. Cannarium is a free access journal at https://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/cannarium
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 21, No 2 (2023)" : 12 Documents clear
PENGARUH IRADIASI SINAR GAMA TERHADAP KESEHATAN BENIH SENGON Kusuma, Fitria Dewi; Supriyanto, Supriyanto; Soekarno, Bonny PW; Ashari, Reyna
Cannarium Vol 21, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cannarium.v21i2.6925

Abstract

Infeksi cendawan terbawa benih merupakan salah satu faktor pembatas dalam pengembangan hutan tanaman sengon. Cendawan yang terbawa benih bisa menjadi penyebab penyakit dan dapat menurunkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh iradiasi sinar gama terhadap kesehatan benih sengon. Benih sengon diradiasi sinar gama dengan dosis 0, 25, 75, 125, dan 175 Gy. Uji kesehatan benih sengon dilakukan dengan menggunakan metode blotter test. Cendawan yang muncul pada benih diidentifikasi berdasarkan ciri morfologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan jenis cendawan patogen terbawa benih yang teridentifikasi pada benih kontrol dan yang diiradiasi sinar gama, yaitu Aspergillus flavus, Aspergillus niger, Cladosporium sp., Penicillium sp., Phoma sp., Rhizopus sp., Pythium sp., dan Culvularia sp. Jenis Cladosporium sp., Penicillium sp., dan Phoma sp., mendominasi infeksi dan kontaminasi benih sengon pada setiap dosis iradiasi sinar gama. Perlakuan iradiasi sinar gama dengan dosis hingga 175 Gy belum efektif menurunkan nilai persentase infeksi cendawan terbawa benih sengon.
OPTIMASI RENDEMEN PADA EKSTRAKSI MINYAK KELAPA (Cocos nucifera L.) DENGAN METODE WET RENDERING Candra, Krishna Purnawan; Nindyana, Bhibies Arghita
Cannarium Vol 21, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cannarium.v21i2.6919

Abstract

Optimasi rendemen minyak kelapa telah dilakukan pada ekstraksi dengan metode wet rendering. Interaksi dua faktor dalam ekstraksi santan dipelajari menggunakan 250-750 mL air dengan suhu 28-65oC. Percobaan dilakukan menggunakan Response Surface Methodology (RSM) dengan Central Composite Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu air berpengaruh tidak nyata (p0,05) terhadap rendemen minyak, tetapi jumlah air dan interaksinya keduanya berpengaruh nyata (p0,05). Rendemen tertinggi 14,48% diperoleh pada ekstraksi menggunakan kombinasi jumlah dan suhu air sebesar 750 mL dan 28oC. Model persamaan yang cocok adalah 2FI, yaitu Rendemen (%) = 10,66 + 0,2338 A + 2,72 B – 2,10 AB (A = suhu air, oC; B = jumlah air, mL).

Page 2 of 2 | Total Record : 12