cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ketahanan Nasional
ISSN : 08539340     EISSN : 25279688     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (1999)" : 5 Documents clear
JEPANG DAN KETAHANAN EKONOMI REGIONAL ASIA PASCAKRISIS Siti Daulah Khoiriati
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 4, No 2 (1999)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3100.238 KB) | DOI: 10.22146/jkn.11423

Abstract

Krisis ekonomi yang melanda Asia sejak 1997, telah meruntuhkan ketahanan ekonomi negara-negara yang oleh Bank Dunia pernah di sebut sebagai Keajaiban Asia ( The Asian Miracle). Bermula dari jatuhnya nilai mata uang  Bath terhadap Dollar di Thailand, krisis kemudian menjalar ke Korea Selatan, Malaysia dan Indonesia, karena contagion effect (effect penularan) yang tidak dapat dibendung. Reaksi pertama dari negara-negara yang terlanda krisis adalah mengharapkan peran aktif Jepang , yang selama ini ekonominya paling kuat.Namun demikian, respon Jepang ternyata relatif terlambat, sehingga muncul kritik-kritik bahwa Jepang" missed the boat" atau Jepang "helpless", yang semuanya ini menunjukkan proposional. Mengapa Jepang tidak berdaya membantu krisis?
ORIENTASI KERAKYATAN TNI DALAM KONTEKS INTEGRASI BANGSA Agus - Widjojo
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 4, No 2 (1999)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1239.651 KB) | DOI: 10.22146/jkn.11357

Abstract

Sebagai salah satu mata agenda reformasi bangsa, Pemilu 1999 kini telah memasuki tahap penghitungan suara, yakni suatu tahap yang sangat rentan dengan berbagai isu dan kerawanan-kerawanan politis. Dengan melihat dan mencermati hasil perhitungan sementara, maka serta merta diikuti oleh perhitungan-perhitungan politik oleh para elit politik, terutama dalam saat pemilihan presiden RI ke-4Berangkat dari alasan, dan tentunya kepentingan-kepentingan politik tertentu, maka terjadi polarisasi pemikiran para elit politik, pengamat dan pemerhati politik, dalam menyikapi calon-calon presiden yang dimunculkan oleh partai politik peserta pemilu, terutama 5 (lima) besar.  Berbagai isu politik dilontarkan dan mengemuka pada setiap pemberitaan media masa kita, baik cetak maupun elektronik. Demikian halnya, di tengah-tengah setiap netralis TNI dalam kehidupan politik , terutama pada Pemilu 1999, netralis TNI ditafsirkan secara berbeda-beda, yang smua patut di duga ada yang dikaitkan dengan kepentingan-kepentingan politik tertentu 
HUBUNGAN SIPIL-MILITER YANG HARMONIS DAN SINERGIK DALAM NEGARA KESATUAN R.I H. Budisantoso S
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 4, No 2 (1999)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.11377

Abstract

Sejak Zaman purba, manusia yang hidup bermasyarakat dalam kelompok-kelompok, suku, dan kemudian masyarakat tersebut bersepakat membentuk negara (bernegara), manusia selalu membutuhkan kesejahteraan juga mencakup kebutuhan spriritusl seperti keadilan dan harga diri. Sedangakn kebutuhan keamanan antara lain meliputi ketentraman, ketertiban, perlindungan terhadap bahaya/ancaman baik yang berasal dari alam maupun manusia.Fungsi penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan dalam masyarakat pada mulanya berada pada pemimpin masyarakt, seperti kepala suku, atau pada raja dan para bangsawan dalam negara yang berbentuk kerajaan. Dalam hal ini juga terjadi di Indonesia, Sultan Agung dari Mataram bergelar Sultan Agung Hanyokrokusumo, Senopati Ing Alogo, Sayidin Panotogomo, Khalifatulah Ing Tanah Jawa, yang berarti Sultan Agung adalah penguasa pemerintah(raja), juga Panglima Angkatan Perang serta Pemimpin Agama
OTONOMI DAERAH DAN STRATEGI KEAMANAN WILAYAH DI MASA DEPAN Djoko - Besariman
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 4, No 2 (1999)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.11401

Abstract

Saat ini Indonesia sedang menghadapi tantangan masa depan, yaitu terbentuknya satu pemerintahan yang masif dan solid dimana hubungan antar negara dan masyarakat diletakkan secara proposional bukan dalam hubungan dominasi melainkan dalam hubungan saling memperkuat, atau terbentuknya satu pemerintahan dimana negara menjalankan fungsinya sebagai peredam konflik, melindungi kepentingan warga negara, dan bukan lagi menjadi alat elit kekuasaan, dan terbentuknya satu pemerintahan di mana masyarakat memiliki kemandirian yang tinggi sehingga mampu melaksanakan hak dan kewajibannya. Tanpa ada rasa kekhawatiran mengalami depresi. Kiranya Semuanya akan sepakat apabila dikatakan, satu pemerintahan yang masif dan solid yang melibatkan partisipasi masyarakat yang demikian ini akan dapat dicapai melalui pemberian otonomi daerah dan strategi keamanan wilayah yang ditata secara tepat, berkesinambungan, dan profesional. Benar atau tidaknyakesepakatan ini harus duji dari pokok-pokok pikiran yang akan penulis sesai judul
ACEH DALAM BINGKAI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA Teuku Haji Ibrahim Alfian
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 4, No 2 (1999)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.11417

Abstract

Proses perkembangan Daerah Aceh serta jati diri penduduknya rasanya perlulah dikemukakan terlebih dahulu sebagai titik tolak dalam memahami topik yang sedang kita bahas ini. Sejarawan terkemuka Amerika Serikat, Allan Nevins, mengemukakan bahwa Sejarah adalah sesungguhnya jembatan yang menghubungkan masa lampau dengan masa kini dan menunjukkan masa lampau dengan masa kini dan menunjukkan jalan ke masa depan. Bila kita melihat ke sejarah Aceh akan tampak kepada kita betapa agama amat berpengaruh dalam kehidupan orang-orang Aceh.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

1999 1999


Filter By Issues
All Issue Vol 31, No 2 (2025) Vol 31, No 1 (2025) Vol 30, No 3 (2024) Vol 30, No 2 (2024) Vol 30, No 1 (2024) Vol 29, No 3 (2023) Vol 29, No 2 (2023) Vol 29, No 1 (2023) Vol 28, No 3 (2022) Vol 28, No 2 (2022) Vol 28, No 1 (2022) Vol 27, No 3 (2021) Vol 27, No 2 (2021) Vol 27, No 1 (2021) Vol 26, No 3 (2020) Vol 26, No 2 (2020) Vol 26, No 1 (2020) Vol 25, No 3 (2019) Vol 25, No 2 (2019) Vol 25, No 1 (2019) Vol 24, No 3 (2018) Vol 24, No 2 (2018) Vol 24, No 1 (2018) Vol 23, No 3 (2017) Vol 23, No 2 (2017) Vol 23, No 1 (2017) Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 1 (2015) Vol 21, No 1 (2015) VOL. XXI, NO. 1 APRIL 2015 Vol 20, No 3 (2014) Vol 20, No 2 (2014) Vol 20, No 1 (2014) Vol. XX, No. 3, Desember 2014 VOL. XX, NO. 2, AGUSTUS 2014 VOL. XX, NO. 1, APRIL 2014 Vol 19, No 3 (2013) Vol 19, No 2 (2013) Vol 19, No 1 (2013) VOL. XIX, NO. 3, DESEMBER 2013 VOL. XIX, NO. 2, AGUSTUS 2013 VOL. XIX, NO. 1, APRIL 2013 Vol 17, No 3 (2012) Vol 17, No 2 (2012) Vol 17, No 1 (2012) Vol 16, No 3 (2011) Vol 16, No 2 (2011) Vol 16, No 1 (2011) Vol 15, No 3 (2010) Vol 15, No 2 (2010) Vol 15, No 1 (2010) Vol 14, No 3 (2009) Vol 14, No 2 (2009) Vol 14, No 1 (2009) Vol 13, No 3 (2008) Vol 13, No 2 (2008) Vol 13, No 1 (2008) Vol 12, No 3 (2007) Vol 12, No 2 (2007) Vol 12, No 1 (2007) Vol 11, No 3 (2006) Vol 11, No 2 (2006) Vol 11, No 1 (2006) Vol 10, No 3 (2005) Vol 10, No 2 (2005) Vol 10, No 1 (2005) Vol 9, No 3 (2004) Vol 9, No 2 (2004) Vol 9, No 1 (2004) Vol 8, No 3 (2003) Vol 8, No 2 (2003) Vol 8, No 1 (2003) Vol 7, No 3 (2002) Vol 7, No 2 (2002) Vol 7, No 1 (2002) Vol 6, No 3 (2001) Vol 6, No 2 (2001) Vol 6, No 1 (2001) Vol 5, No 3 (2000) Vol 5, No 2 (2000) Vol 5, No 1 (2000) Vol 4, No 3 (1999) Vol 4, No 2 (1999) Vol 4, No 1 (1999) Vol 3, No 3 (1998) Vol 3, No 2 (1998) Vol 3, No 1 (1998) Vol 2, No 3 (1997) Vol 2, No 2 (1997) Vol 2, No 1 (1997) Vol 1, No 1 (1996) More Issue