cover
Contact Name
Nelfiyanti
Contact Email
nelfiyanti@ftumj.ac.id
Phone
+6281363155951
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Cempaka Putih Tengah 27 Jakarta Pusat
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JISI UMJ (Jurnal Integrasi Sistem Industri UMJ)
ISSN : 23552085     EISSN : 2550083X     DOI : 10.24853/jisi
Core Subject : Engineering,
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Jurusan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, industri, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri bersifat terbuka. Paper yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS). JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri terbit 2 kali dalam setahun. Secara berkala JISI UMJ: Jurnal Integrasi Sistem Industri terbit setiap bulan Februari dan Agustus.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2018): JISI UMJ" : 8 Documents clear
PERANCANGAN PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN HOTEL XYZ MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Ilham Hadyan; Sari Wulandari; Rio Aurachman
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 5, No 1 (2018): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.5.1.31-39

Abstract

Saat ini industri pariwisata memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Salah satu wilayah yang memiliki potensi untuk industri pariwisata di Indonesia adalah wilayah Bandung. Hotel XYZ merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di dalam bidang jasa perhotelan di Bandung yang merupakan Hotel berbintang dua dengan tagline “Where Budget Meet Comfort” dimana tagline tersebut menginterpretasikan bahwa ini masih ke dalam kategori hotel budget dengan harga terjangkau. Namun, Hotel XYZ mengalami masalah dengan revenue yang tidak sesuai dengan target yang ditetapkan, khususnya pada bagian “room”. Hal ini terindikasi karena kualitas layanan yang kurang baik pada Hotel XYZ berdasarkan guest comment hotel dan nilai review di OTA (Online Travel Agent). Oleh karena itu, Hotel XYZ Akan melakukan pengembangan untuk peningkatan kualitas pada layanannya.Tujuan dan hasil dari penelitian ini adalah untuk memberikan rekomendasi untuk meningkatakan kualitas layanan yang didasari oleh sebelas true customer needs. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Quality Function Deployment (QFD). QFD adalah salah satu metode yang berfungsi untuk menerjemahkan kebutuhan pelanggan dalam karakteristik produk dimana metode ini mempertimbangkan kapabilitas perusahaan untuk mengimplementasikannya.
PERANCANGAN ALAT BANTU ALAT PEMANTAU AREA PRODUKSI YANG ERGONOMIS DENGAN METODE VALUE ENGINEERING (STUDI KASUS PT BT) Mutmainah Mutmainah; Mardhiana Sari
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 5, No 1 (2018): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.5.1.51-62

Abstract

PT BT mengatur kenyamanan pekerja dan pengawasan mutu produk di area produksi dalam beberapa parameter diantaranya dilakukan pemantauan suhu ruang, kelembaban ruang, instensitas cahaya, jumlah partikel debu, sirkuliasi udara, dan cemaran mikroba. Data yang didapatkan melalui interview dan penyebaran kuisioner SNQ kepada 10 orang operator, 80% operator mengeluh kelelahan setelah melakukan pengukuran partikel debu dikarenakan pada proses pengukurannya dilakukan secara manual.Metode yang digunakan dalam perancangan alat bantu adalah Value Engineering yang memiliki tahap-tahap yaitu, tahap informasi, tahap kreatif, tahap evaluasi, tahap pengembangan dan tahap rekomendasi.  Dalam pengumpulan data  dan pemecahan masalah menggunakan SNQ (Standart Nordic Quistionnaire) , REBA, Uji keprisisian data partikel debu, serta pendekatan biomekanika dan antropometri.Hasil evaluasi didapat melalui analisis posisi kerja  menggunakan REBA didapat skor 11 (level resiko sangat tinggi) sebelum menggunakan alat bantu dan skor 2 (level resiko rendah) setelah menggunakan alat bantu. Pada posisi kerja berdasarkan biomekanika hasil Gaya Tekan (Fcompression) dan Gaya Geser (Fshear) didapat masing-masing sebesar 9616,30 N dan 676,2 N tanpa menggunakan alat bantu sedangkan Gaya Tekan (Fcompression) dan Gaya Geser (Fshear) didapat masing-masing 728,88 N dan 0 N setelah menggunakan alat bantu. Dari perhitungan denyut nadi kerja yaitu bahwa %CVL  dikatakan dalam kategori beban kerja berat dan memerlukan perbaikan untuk pekerjaan tanpa alat bantu yaitu 45,06%, dan kategori ringan untuk pekerjaan dengan alat bantu yaitu 23%.  Pada Total Metabolisme yang didasarkan pada konsumsi oksigen dan pengeluaran energy dikatakan kategori beban kerja berat yaitu sebesar 353,50 kcal/h untuk pekerjaan tanpa alat bantu dan beban kerjaringan  134,33 kcal/h setelah bekerja menggunakan alat bantu.
PENENTUAN KEBIJAKAN PERSEDIAAN PRODUK KATEGORI FOOD DAN NON-FOOD DENGAN MENGGUNAKAN METODE CONTINUOUS REVIEW (s,S) SYSTEM DAN (s,Q) SYSTEM DI PT.XYZ UNTUK OPTIMASI BIAYA PERSEDIAAN Rio Avicenna Syamil
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 5, No 1 (2018): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.5.1.41-49

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu perusahaan retail di Indonesia. PT XYZ memiliki Distribution Center (DC) menangani berbagai macam kategori produk yaitu diantaranya adalah produk food dan non-food. Saat ini PT XYZ belum memiliki dasar perhitungan yang jelas dalam menangani persediaan barang di DC. Penanganan yang kurang baik ini dapat mengakibatkan menumpuknya barang di dalam gudang (overstock) akibat permintaan barang yang lebih rendah dari barang yang disimpan di gudang, atau dapat mengakibatkan ketidak tersediaan barang di gudang (stockout) karena tingginya tingkat permintaan barang dibandingkan kuantitas barang yang disimpan di gudang. Dari permasalahan yang ada, selanjutnya akan dikembangkan kebijakan persediaan dengan menggunakan metode probabilistik continuous review (s,S) untuk kategori produk A yang memiliki penyerapan dana hingga 80% dan metode probabilistik continuous review (s,Q) untuk kategori produk B dan C yang memiliki penyerapan dana hingga 15% dan 5%.Hasil dari metode probabilistik ini akan didapatkan ukuran lot pemesanan, safety stock, dan reorder point yang optimal. Dengan menggunakan metode continuous review (s,S) didapatkan penghematan total biaya persediaan sebesar 36 % dan dengan metode continuous review (s,Q) didapatkan penghematan total biaya persediaan sebesar 59 %
MENURUNKAN LEAD TIME PENGECEKAN MATERIAL TIN CASE 36 LONG DENGAN METODE VALUE STEAM MAPPING (VSM) PADA PT. F Muhammad Kholil; Fitriyadi Arifin
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 5, No 1 (2018): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.5.1.63-67

Abstract

Lead time merupakan salah satu faktor penting untuk mengukur kerja bagian proses produksi termasuk juga menentukan kualitas dan cost tentunya. Semakin kecil nilai lead time, berarti produk bisa diproduksi dengan waktu lebih cepat. Dalam sebuah industri waktu berarti uang. Semakin panjang waktu prosesnya, maka semakin besar uang yang harus dikeluarkan. Oleh karena itu industri selalu berlomba – lomba untuk menekan lead time dengan menggunakan berbagai metode, salah satunya dengan Value Stream Mapping (VSM). Tentu saja sebagai perusahaan yang sedang berkembang, PT F perlu menerapkan Value Stream Mapping (VSM). Konsep ini adalah sebuah konsep yang menekankan pada identifikasi jenis aktivitas yang memiliki nilai tambah, yang tidak memiliki nilai tambah, dan aktivitas pemborosan. Setelah itu, melakukan identifikasi penyebab terjadinya pemborosan dan tipe aktivitas tersebut. Kemudian melakukan upaya mengeliminasi waste yang ada. Karena masih adanya fluktuasi lead time, perlu menerapkan Value Stream Mapping (VSM) agar dapat mengurangi waste activities, sehingga efisiensi dapat ditingkatkan dengan turunnya lead time. Untuk menganalisa masalah perlu adanya alat pengendali kualitas yaitu seven tools. Dengan menggunakan Seven Tools tersebut maka keefektifitasan lead time yang digunakan sekarang dapat turun hingga 50% atau 2 material/hari.
PEMETAAN PREFERENSI MASYARAKAT PADA SEKOLAH MUHAMMADIYAH DENGAN METODE KANO Amalia Yuli Astuti; Dwi Sulisworo; Annie Purwani
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 5, No 1 (2018): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.5.1.1-10

Abstract

Pemerintah mempunyai rencana untuk melakukan perubahan pengelolaan sekolah menjadi full day school. Perubahan ini memberikan dampak yang cukup luas pada sistem pendidikan nasional. Di sisi lain, perubahan ini membuka peluang bagi pengelola sekolah untuk membangun sistem sekolah yang unggul dengan tetap memperhatikan tujuan pendidikan nasional. Peluang tersebut juga perlu mempertimbangkan pandangan dan preferensi masyarakat. Preferensi masyarakat mengenai sekolah Muhammadiyah memberikan pandangan dan rencana pengembangan sekolah ke depannya. Sekolah Muhammadiyah selama ini sudah berperan untuk meningkatkan daya saing bangsa pada aspek pendidikan. Penelitian ini fokus pada preferensi orang tua untuk menyekolahkan anaknya di sekolah menengah pertama Muhammadiyah. Metode yang digunakan untuk pemetaan preferensi adalah menggunakan model Kano yang memiliki atribut-atribut kebutuhan enam kategori yaitu: (1) attractive (excitement needs), (2) one-dimensional (performance needs), (3) must-be (basic needs), (4) indifferent, (5) reverse, dan (6) questionable. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat tujuh atribut berkategori attractive dan 19 atribut berkategori one dimentional.
UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS CABIN TD PRETREATMENT ELECTRO DIPOSITION (PTED) BERBASIS MODEL OBJECTIVE MATRIX (OMAX) PT.XYZ Annisa Mulia Rani; Muhammad Kosasih; Raden Mas Sulaiman
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 5, No 1 (2018): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.5.1.11-17

Abstract

PT. XYZ yang bergerak dibidang produksi kendaraan bermotor roda empat jenis niaga. Seiring dengan meningkatnya pangsa pasar akan kendaraan roda empat serta makin ketatnya persaingan, maka perusahaan berusaha untuk selalu memberikan kinerja yang baik. Akan tetapi ditahun 2015 pencapaian hasil cabin TD aktual 13599 sedangkan yang ditargetkan perusahaan 16869 maka dari itu untuk mencapai target cabin TD ditahun 2016 perlu dilakukan perbaikan dan pengukuran terhadap produktivitas cabin TD dalam proses agar dapat memenuhi permintaan produk.pengukuran produktivitas dilakukan melalui pendekatan metode Objective Matrix (OMAX) dengan langkah-langkah yaitu: menentukan rasio, menentukan standar awal, menentukan target dan menentukan skor.  Analisis terhadap ketidaktercapaian produktivitas dilakukan dengan siklus produktivitas dengan tahapan sebagai berikut: Productivity Measurement (Pengukuran Produktivitas), Productivity Evaluation (Evaluasi Produktivitas), Productivity Planning (Perencanaan Produktivitas), Productivity Improvement (Perbaikan Produktivitas / Implementasi).Hasil dari penelitian ini adalah meningkatkan produktivitas cabin TD dari persentase nilai indek produktivitas dengan angka 62% ditahun 2015 menjadi 80% ditahun 2016 dengan perbaikan-perbaikan yang dilakukan yaitu membuat tempat tombol hoist, membuat checksheet, membuat jadwal piket dan melakukan pengecekan di awal kerja.
PERANCANGAN PROSEDUR PELATIHAN PEGAWAI SESUAI REQUIREMENT ISO 9001:2015 KLAUSUL 7.2 DENGAN RISK BASED THINKING MENGGUNAKAN METODE BUSINESS PROCESS IMPROVEMENT (STUDI KASUS: UNIVERSITAS XYZ) Radea Kartika Putri; Wiyono Sutari; Heriyono Lalu
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 5, No 1 (2018): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.5.1.21-30

Abstract

Dengan adanya penyempurnaan versi terbaru ISO 9001 yaitu ISO 9001:2008 menjadi ISO 9001:2015, mengharuskan setiap organisasi memperbaharui dokumen mutunya. Salah satu bentuk dokumen mutu yang diterapkan oleh salah satu organisasi di bidang pendidikan yaitu Standard Operating Procedure (SOP). Beberapa perubahan yang juga terjadi di organisasi tersebut menyebabkan fungsi bisnis di dalamnya juga mengalami perubahan, salah satunya pada proses pelatihan untuk pegawai tenaga penunjang akademik (TPA). Proses pelatihan telah didokumentasikan dalam bentuk SOP berdasarkan ISO 9001:2008 serta perlunya dilakukan perbaikan proses dengan menggunakan metode Business Process Improvement (BPI). Pada penelitian ini dilakukan analisis gap antara requirement ISO 9001:2015 klausul 7.2 dan tahapan pelatihan, membuat risk register sebagai risk based thinking, serta analisis perbaikan proses menggunakan salah satu tahapan dalam metode BPI yaitu Apply Improvement Technique. Tersedia enam tools teknik perbaikan yang dapat disesuaikan dengan kondisi aktivitas dari proses pelatihan aktual. Hasil dari penelitian ini yaitu rancangan SOP Pelatihan usulan yang terdiri dari 4 prosedur yaitu prosedur analisis kebutuhan pelatihan, prosedur perancangan pelatihan, prosedur pelaksanaan pelatihan dan prosedur evaluasi pelatihan. Rancangan usulan tersebut telah mempertimbangkan requirement ISO 9001:2015 dalam merancang proses, tentang kompetensi, dan pertimbangan risiko, telah mempertimbangkan tahapan pelatihan serta telah dilakukan improvement proses.
ANALISIS KINERJA LAYANAN KASIR PADA SISTEM ANTRIAN G(t)/G(t)/s : STUDI KASUS SUPERMAKET “XYZ” YOGYAKARTA Utaminingsih Linarti; Feby Zarratina Hadi
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 5, No 1 (2018): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.5.1.19-25

Abstract

Supermaket “XYZ” merupakan salah satu yang terbesar di Kota Yogyakarta. Berdasarkan data observasi awal, pola kedatangan pelanggan pada supermaket memiliki pola kedatangan akhir waktu. Tingkat kedatangan pelanggan akan meningkat mendekati supermaket tutup, hal tersebut menjelaskan adanya pola tingkat kedatangan pelanggan yang bergantung pada waktu (non-stationary). Terdapat 2 shift pada pelayanan kasir. Jumlah kasir yang disediakan pada shift 1 sebanyak 10 unit, sedangkan pada shift 2 sebanyak 14 unit setiap harinya. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan jumlah kasir untuk kedua shift tersebut. Panjang antrian selama sistem dibuka memiliki rata-rata sebanyak 5 pelanggan. Perlu dilakukan kajian terhadap kinerja antrian pada layanan kasir berdasarkan tingkat kedatangan pelanggan yang berubah berdasarkan waktu. Terdapat tiga periode waktu yang terbentuk berdasarkan hasil plotting data jumlah kedatangan setiap menit, yaitu waktu kedatangan periode 1 adalah menit ke 1 hingga 333, periode 2 adalah menit ke 334 hingga 525 dan periode 3 adalah menit ke 526 hingga 720. Berdasarkan pengolahan data sistem antrian untuk ketiga periode diperoleh l(1) dan m(1) adalah 3,02 dan 5,24, l(2) dan m(2) adalah 4,45 dan 4,57, dan l(3) dan m(3) adalah 5,04 dan 2,25. Waktu pelayanan kasir berbeda pada setiap periode. Besarnya nilai tingkat kesibukan kasir pada periode 1 adalah 158%, periode 2 adalah 202% dan periode 3 adalah 81%. Perbedaan waktu pelayanan tersebut dapat dipengaruhi oleh kecepatan kasir dalam memberikan pelayanan dan tersedianya personil lain yang membantu kasir. Sedangkan nilai tingkat kesibukan dengan penyelesaian time dependen adalah 167%, hal tersebut menunjukkan perbedaan tingkat kesibukan yang  tinggi.    

Page 1 of 1 | Total Record : 8