cover
Contact Name
Wuri Handayani, Ph.D.
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada Jalan Sosio Humaniora No. 1, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Indonesian Economy and Business
ISSN : 20858272     EISSN : 23385847     DOI : -
Core Subject : Economy,
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) is open access, peer-reviewed journal whose objectives is to publish original research papers related to the Indonesian economy and business issues. This journal is also dedicated to disseminating the published articles freely for international academicians, researchers, practitioners, regulators, and public societies. The journal welcomes author from any institutional backgrounds and accepts rigorous empirical or theoretical research paper with any methods or approach that is relevant to the Indonesian economy and business content, as long as the research fits one of three salient disciplines: economics, business, or accounting.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 1 (2004): January" : 12 Documents clear
THE ROLE OF COMPENSATION IN PROJECT’S MANAGER EVALUATION OF TERMINATING AN UNPROFITABLE PROJECT Indra Wijaya Kusuma
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 19, No 1 (2004): January
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.945 KB) | DOI: 10.22146/jieb.6589

Abstract

Teori agensi mengindikasikan bahwa manajer proyek yang mempunyai informasi privat dan insentif untuk melakukan shirking akan melakukan tindakan yang disfungsional berupa meneruskan proyek yang diketahui tidak menguntungkan. Isu ini harus diteliti secara luas dengan setting/skenario dan sampel yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji perilaku shirking dari manajer proyek ketika mereka harus menghentikan proyek yang tidak menguntungkan. Tujuan berikutnya adalah untuk menguji peran konpensasi untuk mencegah perilaku shirking.Penelitian ini menggunakan metoda eksperimental dengan memanipulasi dua kondisi yaitu informasi privat dan insentif untuk melakukan shirking. Partisipan dalam eksperimen ini adalah 138 mahasiswa kelas eksekutif program Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada. Hasil penelitian tidak mendukung perilaku yang diprediksi oleh Harrell dan Harrison (1994). Manajer yang mempunyai informasi privat dan insentif untuk shirking menghentikan proyek yang tidak menguntungkan (walaupun terdapat kecenderungan namun tidak signifikan secara statistis). Bertentangan dengan harapan, penelitian ini juga menemukan bahwa kompensasi (bonus dan pinalti) meningkatkan kecenderungan manajer untuk melanjutkan tindakan yang disfungsional ini. Selanjutnya, penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa wanita, usia muda, kurang berpengalaman, mempunyai latar belakang pendidikan bisnis pada level strata satu, dan belum menikah mempunyai kecenderungan untuk melanjutkan proyek yang tidak menguntungkan. Hasil yang demikian mungkin disebabkan oleh faktor risiko yang mempengaruhi perilaku mereka.Penelitian selanjutnya harus dilakukan untuk memeriksa ketidakkonsistenan dalam isu ini dengan mempertimbangkan beberapa kelemahan. Penggunaan sampel yang berupa manajer akan memberikan hasil yang lebih kuat daripada menggunakan proksi mahasiswa eksekutif magister manajemen. Penggunaan skenario lain (terutama skema konpensasi yang berbeda) untuk menguji isu ini juga diperlukan. Penelitian selanjutnya juga perlu mempertimbangkan faktor preferensi terhadap risiko dan locus of control. Seseorang yang mempunyai locus pegawasan internal akan cenderung untuk melanjutkan proyek yang tidak menguntungkan karena ia merasa mampu untuk mengubah keadaan.
THE ROLE OF GOVERNMENT IN ECONOMIC GROWTH: EVIDENCE FROM ASIA AND PACIFIC COUNTRIES Heni Wahyuni
Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) Vol 19, No 1 (2004): January
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.393 KB) | DOI: 10.22146/jieb.6590

Abstract

Artikel ini menganalisis peran pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi jangka panjang di sebagian besar negara Asia Pasifik yang mempunyai kesamaan latar belakang ekonomi, periode 1980-2000. Studi yang menggunakan “unbalanced panel method”ini memberikan hasil bahwa koefisien pangsa pengeluaran pemerintah terhadap GDP adalah negatif signifikan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di kawasan ini. Hubungan negatif ini menunjukkan bahwa komponen konsumsi mendominasi pengeluaran anggaran pemerintah. Hasil ini sejalan dengan kenyataan bahwa sebagian besar negara-negara di kawasan ini menemui masalah dalam manajemen pengeluaran pemerintah. Jadi pengeluaran yang besar untuk konsumsi bagi kepentingan pemerintah sendiri menutupi efek positif investasi publik. Namun demikian, koefisien penerimaan pajak menunjukkan tanda positif. Hasil yang signifikan menjelaskan adanya hubungan yang kuat antara penerimaan pajak dan pertumbuhan ekonomi di mana meningkatnya penerimaan pajak mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah sebaiknya mendukung akumulasi penerimaan pemerintah yang mempunyai peran potensial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu, studi empiris ini juga menunjukkan bahwa di antara variabel yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, menurut argumen teori pertumbuhan neoklasik, hanya variabel investasi modal yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi untuk negara di kawasan Asia Pasifik dalam analisis. Akhirnya, dalam artikel ini juga direkomendasikan studi lebih jauh yaitu analisis peran kebijakan fiskal dalam pertumbuhan ekonomi yang memisahkan antara kebijakan fiskal untuk kepentingan yang produktif, seperti investasi publik, dan kepentingan yang tidak produktif, seperti konsumsi rutin. 

Page 2 of 2 | Total Record : 12


Filter by Year

2004 2004


Filter By Issues
All Issue Vol 36, No 1 (2021): January Vol 35, No 3 (2020): September Vol 35, No 2 (2020): May Vol 35, No 1 (2020): January Vol 34, No 3 (2019): September Vol 34, No 2 (2019): May Vol 34, No 1 (2019): January Vol 33, No 3 (2018): September Vol 33, No 2 (2018): May Vol 33, No 1 (2018): January Vol 32, No 3 (2017): September Vol 32, No 2 (2017): May Vol 32, No 1 (2017): January Vol 31, No 3 (2016): September Vol 31, No 2 (2016): May Vol 31, No 1 (2016): January Vol 30, No 3 (2015): September Vol 30, No 2 (2015): May Vol 30, No 1 (2015): January Vol 30, No 1 (2015): January Vol 29, No 3 (2014): September Vol 29, No 3 (2014): September Vol 29, No 2 (2014): May Vol 29, No 2 (2014): May Vol 29, No 1 (2014): January Vol 29, No 1 (2014) Vol 29, No 1 (2014): January Vol 28, No 3 (2013): September Vol 28, No 3 (2013): September Vol 28, No 2 (2013): May Vol 28, No 2 (2013): May Vol 28, No 1 (2013): January Vol 28, No 1 (2013): January Vol 27, No 3 (2012): September Vol 27, No 3 (2012): September Vol 27, No 2 (2012): May Vol 27, No 2 (2012): May Vol 27, No 1 (2012): January Vol 27, No 1 (2012): January Vol 26, No 3 (2011): September Vol 26, No 3 (2011): September Vol 26, No 2 (2011): May Vol 26, No 2 (2011): May Vol 26, No 1 (2011): January Vol 26, No 1 (2011): January Vol 25, No 3 (2010): September Vol 25, No 3 (2010): September Vol 25, No 2 (2010): May Vol 25, No 2 (2010): May Vol 25, No 1 (2010): January Vol 25, No 1 (2010): January Vol 24, No 3 (2009): September Vol 24, No 3 (2009): September Vol 24, No 2 (2009): May Vol 24, No 2 (2009): May Vol 24, No 1 (2009): January Vol 24, No 1 (2009): January Vol 23, No 4 (2008): October Vol 23, No 4 (2008): October Vol 23, No 3 (2008): July Vol 23, No 3 (2008): July Vol 23, No 2 (2008): April Vol 23, No 2 (2008): April Vol 23, No 1 (2008): January Vol 23, No 1 (2008): January Vol 22, No 4 (2007): October Vol 22, No 4 (2007): October Vol 22, No 3 (2007): July Vol 22, No 3 (2007): July Vol 22, No 2 (2007): April Vol 22, No 2 (2007): April Vol 22, No 1 (2007): January Vol 22, No 1 (2007): January Vol 21, No 4 (2006): October Vol 21, No 4 (2006): October Vol 21, No 3 (2006): July Vol 21, No 3 (2006): July Vol 21, No 2 (2006): April Vol 21, No 2 (2006): April Vol 21, No 1 (2006): January Vol 21, No 1 (2006): January Vol 20, No 4 (2005): October Vol 20, No 4 (2005): October Vol 20, No 3 (2005): July Vol 20, No 3 (2005): July Vol 20, No 2 (2005): April Vol 20, No 2 (2005): April Vol 20, No 1 (2005): January Vol 20, No 1 (2005): January Vol 19, No 4 (2004): October Vol 19, No 4 (2004): October Vol 19, No 3 (2004): July Vol 19, No 3 (2004): July Vol 19, No 2 (2004): April Vol 19, No 2 (2004): April Vol 19, No 1 (2004): January Vol 19, No 1 (2004): January Vol 18, No 4 (2003): October Vol 18, No 4 (2003): October Vol 18, No 3 (2003): July Vol 18, No 3 (2003): July Vol 18, No 2 (2003): April Vol 18, No 2 (2003): April Vol 18, No 1 (2003): January Vol 18, No 1 (2003): January Vol 17, No 4 (2002): October Vol 17, No 4 (2002): October Vol 17, No 3 (2002): July Vol 17, No 3 (2002): July Vol 17, No 2 (2002): April Vol 17, No 2 (2002): April Vol 17, No 1 (2002): January Vol 17, No 1 (2002): January Vol 16, No 4 (2001): October Vol 16, No 3 (2001): July Vol 16, No 2 (2001): April Vol 16, No 1 (2001): January Vol 16, No 1 (2001): January Vol 15, No 4 (2000): October Vol 15, No 3 (2000): July Vol 15, No 2 (2000): April Vol 15, No 1 (2000): January Vol 14, No 4 (1999): October Vol 14, No 3 (1999): July Vol 14, No 2 (1999): April Vol 14, No 1 (1999): January Vol 13, No 4 (1998): October Vol 13, No 3 (1998): July Vol 13, No 2 (1998): April Vol 13, No 1 (1998): January Vol 12, No 3 (1997): July Vol 12, No 2 (1997): April Vol 12, No 1 (1997): January Vol 11, No 1 (1996): January Vol 10, No 1 (1995): September Vol 9, No 1 (1994): May Vol 8, No 1 (1993): September Vol 7, No 1 (1992): September Vol 6, No 1 (1991): September Vol 5, No 2 (1990): September Vol 5, No 1 (1990): April Vol 4, No 1 (1989): April Vol 3, No 1 (1988): September Vol 2, No 1 (1987): September Vol 1, No 1 (1986): September More Issue