cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jsal@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. Veteran, Malang, 65145, INDONESIA
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23563389     EISSN : 26559676     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jsal
JSAL is a journal under the management of the Environmental Engineering Study Program, Agricultural Technology Faculty, Brawijaya University Indonesia which has been established since 2014. The journal periodically publishes three issues in April, August, and December. JSAL accepts article in Bahasa Indonesia or English by covering topics on natural and environmental resource engineering and other related topics. JSAL has been indexed by Google Scholar, GARUDA (Garba Rujukan Digital) and Crossref (DOI/Digital Object Identifier) and Science and Technology Index (SINTA). Also JSAL already has an International Standard Serial Number (ISSN) in both the online (E-ISSN 2655-9676) and print version (P-ISSN 2356-3389). We are looking forward to accepting articles from potential authors, please kindly search our homepage for information and instruction or contact us.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2015)" : 6 Documents clear
Komposisi Sampah dan Potensi Emisi Gas Rumah Kaca pada Pengelolaan Sampah Domestik: Studi Kasus TPA Winongo Kota Madiun Kiswadayani, Aliftya Vicky; Susanawati, Liliya Dewi; Wirosoedarmo, Ruslan
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.712 KB)

Abstract

Aktivitas pengelolaan sampah dapat menghasilkan emisi GRK yang berbeda-beda, metode penimbunan sampah dapat mengakibatkan berton-ton gas metana (CH4) sedangkan aktivitas pengomposan sampah yang bisa dikatakan bermanfaat ternyata juga menyumbang emisi CH4 dan N2O. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui besarnya emisi gas yang dihasilkan dari masing–masing pengelolaan sampah di TPA Winongo saat ini dan proyeksi hingga 10 tahun mendatang, untuk mengetahui jumlah timbulan sampah dan komposisi sampah di TPA Winongo saat ini dan proyeksinya hingga 10 tahun mendatang. Persamaan yang digunakan dalam perhitungan ini yaitu mengacu pada Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC 2006 Guideline). Kemudian hasil perhitungan tersebut diproyeksikan dengan mempertimbangkan data hasil proyeksi jumlah penduduk dan timbulan sampah di TPA Winongo Kota Madiun. Hasil proyeksi emisi gas rumah kaca selanjutnya dibuat ekivalen dalam basis CO2 eq thn-1 menggunakan indeks Global Warming Potential (GWP) dan dijumlahkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai emisi gas rumah kaca di TPA Winongo Kota Madiun dari aktivitas penimbunan dan pengomposan antara lain tahun 2015 sebesar 5905.59658 ton CO2 eq thn-1 dan pada tahun 2025 sebesar 7461.38442 ton CO2 eq thn-1. Hal ini telah membuktikan bahwa emisi gas rumah kaca di TPA Winongo Kota Madiun setiap tahunnya mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kata kunci: domestik, emisi, timbulan sampah
Evaluasi Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah PT Surabaya Industrial Estate Rungkut – Management of Pasuruan Industrial Estate Rembang Fahmi Alpha Yanitra; Alexander Tunggul Sutan Haji; Bambang Suharto
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.349 KB)

Abstract

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) PT SIER–PIER mengolah air limbah industri dan domestik yang dihasilkan dari kegiatan perindustrian di kawasan PT SIER–PIER. IPAL ini telah berdiri sejak 1989. Seiring berjalannya waktu, pertumbuhan dan perkembangan industri semakin meningkat sehingga menambah beban IPAL. Sehubungan dengan beban yang semakin berat maka perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui kinerja. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh pada tiap-tiap unit pengolahan. Pengukuran dan pengujian lapang dilakukan untuk memperoleh data dan selanjutnya akan dilakukan perhitungan kinerja. Perhitungan kinerja akan dibandingkan dengan standar kriteria desain tiap unit. Hasil penelitian diperoleh debit inlet rata-rata 0.049 m3 s-1 dan debit puncak 0.074m3 s-1. Karakteristik inlet air limbah pada parameter pH, BOD, COD dan TSS memenuhi standar buangan IPAL PT SIER–PIER. Outlet air limbah yang dihasilkan dari IPAL PT SIER–PIER sesuai dengan baku mutu Peraturan Gubernur Jawa Timur no. 72 tahun 2013. Secara keseluruhan kinerja IPAL masih baik. Namun terdapat beberapa parameter yang tidak sesuai dengan standar kriteria desain. Parameter tersebut terdapat pada masing-masing unit pengolahan. Kata kunci: air limbah, evaluasi IPAL, kawasan industri SIER-PIER
Pengaruh Pemberian Limbah Organik Kantin terhadap Pertumbuhan Cacing Tanah (Lumbricusrubellus) dengan Media Sampah Daun Sekitar Kampus Universitas Brawijaya Rizky Yunitasari; A. Tunggul Sutan Haji; Liliya Dewi Susanawati
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.289 KB)

Abstract

Sampah dalam suatu kampus terdiri dari 2 jenis yaitu sampah taman (daun) dan limbah organic kantin. Sampah daun yang telah dikomposkan dan limbah organic kantin dapat dimanfaatkan untuk media pertumbuhan cacingtanah sebagai alternative pengolahan sampah. Budidaya yang pesat dan besarnya permintaan pasar akan cacing tanah mendorong pemanfaatan media dan pakan yang tersedia melimpah di lingkungan sekitar seperti sampah daun dan limbah organic kantin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian media dari sampah daun dan limbah kantin untuk pertumbuhan cacing tanah (Lumbricussrubellus). Hubungan jumlah pemberian pakan dan pertumbuhan cacing tanah (jumlah dan bobot) diketahui dengan metode analisis regresi linier sederhana selain itu, dilakukan uji t untuk mengetahui adanya pengaruh signifikan antara pemberian pakan terhadap hasil pertumbuhan cacing tanah. Berdasarkan penelitian ini didapat bahwa semakin banyak jumlahpakan yang diberikan maka berpengaruh kurang baik untuk pertumbuhan cacing tanah. Perlakuan pertama dengan pemberian pakan sebanyak 50 gr menghasilkan pertumbuhan yang paling baik dibandingkan dengan pemberian pakan 100 gr, 150 gr dan 200 gr. Perlakuan pertama menghasilkan rata-rata bobot akhir sebesar 121.5 gr dari rata-rata bobot awal sebesar 100 gr dan rata-rata jumlah akhir 364 ekor dari rata-rata jumlah awal 251 ekor. Kata Kunci: Cacing tanah, sampah, limbah kantin 
Identifikasi Pencemaran Air Tanah Akibat Intrusi Air Laut (Studi Kasus Pesisir Pantai Ketah Kabupaten Situbondo) Agustin Wahita Putri; Bambang Suharto; Liliya Dewi Susanawati
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.41 KB)

Abstract

Kawasan Pesisir Pantai Ketah merupakan salah satu kawasan pesisir pantai di Kabupaten Situbondo berpotensi mengalami intrusi air laut dikarenakan permasalahan intrusi air laut sering menjadi salah satu permasalahan dikawasan pesisir pantai. Berdasarkan hasil pengujian, secara keseluruhan kualitas air air pompa yang dimanfaatkan oleh masyarakat Pesisir Ketah untuk kebutuhan sehari-hari tidak layak dikonsumsi dan harus diolah/dimasak terlebih dahulu karena telah melebihi kadar maksimum yang diperbolehkan oleh Permenkes RI Tahun 2010 diantaranya titik 8 dengan kadar pH sebesar 8.73, titik 5 dengan kadar besi sebesar 0.48 mg/L, titik 4 dengan kadar kesadahan sebesar 760 mg/L, dan menurut PAHIAA 1986 kualitas air dikawasan pesisir pantai Ketah tidak layak dikonsumsi karena memiliki rata-rata nilai konduktivitas sebesar 1751.78 μs/cm dan masuk dalam kategori air agak payau, sedangkan rata-rata klorida sebesar 410.169 mg/L, TDS sebesar 20.074 mg/L dan masih dalam kategori air tawar. Kata Kunci: Intrusi, pencemaran air, pesisir
Sorpsi Stronsium Dalam Tanah Lempung Karawang Sebagai Calon Lokasi Disposal Limbah Radioaktif Lailani Syarifah; Bambang Suharto; Bambang Rahadi; Aisyah Aisyah
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.877 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan sorpsi tanah lempung Karawang terhadap Stronsium dan mengetahui pengaruh NaCl dan CaCl2 terhadap koefisien distribusi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode RAL. Dengan mengontakkan radionuklida Stronsium dengan tanah lempung Karawang. Diberikan perlakuan NaCl dan CaCl2 dengan konsentrasi masing-masing 0.1M, 0.5M dan 1M untuk melihat perubahan nilai koefisien distribusi. Hasil yang diperoleh menyatakan bahwa kandungan tanah lempung Karawang didominasi oleh mineral smectite, pengaruh waktu kontak terhadap Sorpsi Sr oleh tanah lempung Karawang mencapai kesetimbangan pada hari ke 5 dengan nilai Koefisien distribusi masing 589.362 mL g-1 dan 377.108 mL g-1 untuk T3 dan T5. Semakin besar konsentrasi NaCl dan CaCl2 mengakibatkan nilai Koefisien distribusi menurun. Penurunan nilai Koefisien distribusi karena pengaruh CaCl2 lebih besar dibandingkan dengan pengaruh NaCl. Keberadaan kation pengganggu seperti ion Na maupun ion Ca pada suatu fasilitas disposal diharapkan dalam kuantitas yang minimal. Kata kunci: disposal, limbah radioaktif, sorpsi stronsium 
Analisis Sebaran Beban Partikulat secara Keruangan dari Industri Semen di Kabupaten Tuban Yhulliarsih, Etty; Sutan Haji, Alexander Tunggul; Widiatmono, Bambang Rahadi
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.444 KB)

Abstract

Pesatnya pembangunan mengakibatkan peningkatan kebutuhan bahan baku material. Salah satunya yaitu semen. Industri semen menimbulkan pencemaran udara berupa partikulat yang berasal dari cerobong. Sebaran partikulat sulit untuk diketahui hanya saja dalam jangka panjang dapat membahayakan manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sebaran beban partikulat secara keruangan yang berasal dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di Kabupaten Tuban.Penelitian ini menggunakan analisis spasial dan metode deskriptif kuantitatif. Metode deskriptif kuantitatif digunakan untuk menggambarkan konsentrasi partikulat dengan pemodelan gaussian point source dan analisis spasial digunakan untuk mengetahui sebaran beban partikulat di Kabupaten Tuban melalui pemetaan. Proses analisis spasial menggunakan software Arcview 3.3.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran partikulat terbesar terletak pada jarak terdekat dengan cerobong dan daerah yang terletak di garis lurus titik cerobong sesuai arah angin. Konsentrasi rata-rata sebaran partikulat masing-masing Kecamatan yaitu Kerek 156.839 µg m-3, Montong 9.65 µg m-3, Bangilan 3.164 µg m-3, Kenduruan 2.225 µg m-3, Jatirogo 0.607 µg m-3, Tambakboyo 0.282 µg m-3, Kecamatan Soko 0.057 µg m-3, Singgahan 0.022 µg m-3, Bancar 0.013 µg m-3, Parengan 0.009 µg m-3, Senori 0.004 µg m-3, dan Kecamatan yang tidak dilalui arah angin konsentrasinya adalah 0 µg m-3, yaitu Kecamatan Jenu, Merakurak, Grabagan, Rengel, Semanding, Tuban, Plumpang, Palang dan Widang. Konsentrasi partikulat masih dibawah baku mutu. Kata kunci : Analisis spasial, cerobong, partikulat, sebaran

Page 1 of 1 | Total Record : 6