cover
Contact Name
Muh. Nurjati Hidayat
Contact Email
jurnalpengairan@ub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anggara.wws@ub.ac.id
Editorial Address
Jurnal Teknik Pengairan Jurusan Teknik Pengairan Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono 167 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 20861761     EISSN : 24776068     DOI : 10.21776
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Pengairan is a scientific journal published regularly twice per year by Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya. The paper submitted in this journal covers the fields of Water Resources Information System, Water Resources Conservation, Water Resources Utilization and Efficiency, Water Structure Engineering Planning and Water Resources Engineering Basic Knowledge. The submitted paper can be a summary of research reports or scientific literature review. The language used in this journal is either English or Indonesian.
Arjuna Subject : -
Articles 1 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2011)" : 1 Documents clear
Studi Penentuan Control Water Level Maksimum Waduk Sutami dan Lahor untuk Menghindari Kemungkinan Terjadi Overtopping Akibat Banjir PMF M., Arief Satria; Masrevaniah, Aniek; Sisinggih, Dian
Jurnal Teknik Pengairan Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.799 KB)

Abstract

Maksud dari studi ini adalah untuk mengetahui nilai CWL (Control Water Level) maksimum yang diijinkan setiap bulan di Waduk Sutami dan Lahor berdasarkan analisa penelusuran banjir debit PMF (probable maximum flood). Tujuan dari studi ini adalah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya overtopping akibat debit banjir PMF (QPMF). Studi ini perlu dilakukan mengingat Bendungan Sutami dan Lahor pada saat perencanaan masih didesain dengan debit banjir pada kala ulang 1000 tahun (Q1000 th) sedangkan standar keamanan bendungan yang ditetapkan oleh Komisi Keamanan Bendungan saat ini adalah debit banjir PMF.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa hidrologi debit banjir rancangan Q1000 dan QPMF serta penelusuran banjir di kedua waduk tersebut yang dilakukan secara simultan, karena kedua waduk ini terhubung oleh terowongan penghubung Waduk Lahor dan Sutami. Dari hasil analisa hidrologi QPMF tahunan yang berpotensi terjadi pada Bendungan Sutami nilainya adalah 11.629,14 m3/dt, dimana nilai QPMF ini setara dengan 2,31x Q1000 th. Sedangkan QPMF tahunan yang berpotensi terjadi di Bendungan Lahor nilainya adalah 2.731,00 m3/dt, dimana nilai PMF ini setara dengan 2,70 x Q1000 th.Berdasarkan hasil analisa penelusuran banjir QPMF bulanan diperoleh hasil bahwa nilai CWL maksimum bergerak pada rentang nilai elevasi muka air waduk minimum + 257,00 m dan maksimum + 267,00 m. Dimana nilai ini memberikan hasil bahwa pada Bendungan Sutami masih berpotensi terjadi overtopping sebanyak 3 kali kejadian dalam satu tahun dengan tinggi air 3,09 m di atas elevasi puncak bendungan. Oleh karena itu untukmengantisipasi kemungkinan terjadi overtopping, secara struktural perlu dilakukan studi alternatif pembuatan pelimpah darurat pada Bendungan Sutami. Sedangkan pada Bendungan Lahor dengan adanya tinggi parapet setinggi 1 m sudah tidak berpotensi terjadi overtopping.Kata kunci: Control Water Level, Penelusuran Banjir, Probable Maximum Flood, Waduk,Overtopping

Page 1 of 1 | Total Record : 1