cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Lakon : Jurnal Kajian Sastra dan Budaya
Published by Universitas Airlangga
ISSN : 22528954     EISSN : 25274899     DOI : -
Core Subject : Education, Art,
LAKON adalah sebuah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Magister Kajian Sastra dan Budaya Universitas Airlangga Surabaya. Cetakan pertama terbit pada tahun 2012 dan terbit dua kali dalam setahun sejak tahun 2013. Jurnal peer-review ini juga berfungsi sebagai forum yang menampung berbagai penelitian yang sedang dilakukan terhadap perkembangan manusia dan budaya di seluruh dunia. Jurnal LAKONmemuat aspek penelitian yang teoritis, empiris, dan historis yang didasarkan pada realitas lokal dan regional, dan berkaitan dengan praktek-praktek sehari-hari, identitas, media, teks, dan bentuk-bentuk budaya lainnya. Seluruh artikel dalam jurnal LAKON menandai dialektika pemikiran yang mendalam guna menggairahkan interseksi kajian sastra, budaya, dan ilmu-ilmu humaniora.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Lakon" : 5 Documents clear
PERALIHAN WESTERNISASI KE ASIANISASI TERHADAP MASYARAKAT KONSUMTIF DI SURABAYA Ayu Basunanda
Lakon : Jurnal Kajian Sastra dan Budaya Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Lakon
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.448 KB) | DOI: 10.20473/lakon.v9i2.26651

Abstract

Studi ini meneliti tentang transisi dari westernisasi ke asianisasi dalam masyarakat perkotaan, khususnya Kota Surabaya. Masyarakat perkotaan dikenal dengan pola hidupnya yang cenderung konsumtif. Hal ini ditandai dengan merebaknya budaya westernisasi yang bertebaran di berbagai mall di sudut kota. Seiring dengan berjalannya waktu, westernisasi tersebut dewasa ini tergeser oleh budaya asianisasi yang tak kalah merebak di sekitar masyarakat. Menggunakan metode kualitatif serta kerangka teori westernisasi dan asianisasi, hasil dari studi ini menunjukkan bahwa perilaku konsumtif masyarakat Kota Surabaya bertransformasi ke asianisasi dan masih tetap tinggi seperti sebelumnya di westernisasi. Hal ini dikarenakan asianisasi juga gencar melakukan penyebaran produk-produknya, mulai dari makanan, fashion, musik, hingga film. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa proses asianisasi yang cenderung lebih cepat daripada westernisasi menghasilkan tingkat konsumtif yang sama tingginya. Hal ini dikarenakan proses penyebaran yang tanpa pemaksaan cenderung akan lebih cepat pula diterima oleh masyarakat yang dituju. Sehingga, asianisasi dapat dikatakan mampu mendominasi pola konsumtif masyarakat Surabaya.
FEATURES OF RESISTANCE LITERATURE IN THE PALESTINIAN LITERATURE: GHASSAN KANAFANI’S WORKS AS EXAMPLES Heba A. S. Wadi
Lakon : Jurnal Kajian Sastra dan Budaya Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Lakon
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.723 KB) | DOI: 10.20473/lakon.v9i2.26348

Abstract

This paper attempts to explore resistance in Palestinian literature and its impacts on various aspects of colonized people's lives and interpretations  in the field of literature. The paper focuses on Ghassan Kanafani's perspectives for the simple reason that he is recognized as the one who laid the foundation of resistance literature in Palestine.  Ghassan Kanafani (1941-2008) was one of the lofty figures who believed in the importance of the word and transformed it into a resistance weapon. Kanafani is a well-known contemporary Palestinian writer and genius author who made a great contribution to the literature of Palestinian resistance against colonialism and the Israeli occupation. He loved his country with all of his heart. As the results, his novels served as a luminous flame to awaken the subconscious and remind the patriots of the Palestinians or all the Arabs of their usurped rights. Therefore, his novels and short stories also spilled like thunder on the Zionist forces. They stirred human emotions and shocked the minds of the international community.This paper attempts to explore resistance in Palestinian literature and its impacts on various aspects of colonized people's lives and interpretations  in the field of literature. The paper focuses on Ghassan Kanafani's perspectives for the simple reason that he is recognized as the one who laid the foundation of resistance literature in Palestine.  Ghassan Kanafani (1941-2008) was one of the lofty figures who believed in the importance of the word and transformed it into a resistance weapon. Kanafani is a well-known contemporary Palestinian writer and genius author who made a great contribution to the literature of Palestinian resistance against colonialism and the Israeli occupation. He loved his country with all of his heart. As the results, his novels served as a luminous flame to awaken the subconscious and remind the patriots of the Palestinians or all the Arabs of their usurped rights. Therefore, his novels and short stories also spilled like thunder on the Zionist forces. They stirred human emotions and shocked the minds of the international community.
THE PORTRAYAL OF HARMONIOUS SOCIETY AND GOOD GOVERNMENT IN CONFUCIUS (2010) MOVIE BY HU MEI Ahmad Faqih
Lakon : Jurnal Kajian Sastra dan Budaya Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Lakon
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.056 KB) | DOI: 10.20473/lakon.v9i2.19414

Abstract

Confucianism strongly emphasizes the principles of humanism, morals and ethics to guide humanity in realizing the meaning and purpose of life. More broadly, the principles of Confucianism about humanism, morality will form good social relations and create a peaceful and prosperous life. This article tries to figure out the significance relationship between society and government in creating peaceful human life. As in Confucianism peace itself is created through harmonious social relations in plural social conditions and under good governance. It is important to understand the concept of harmonious society as taught by Confucius by looking at the practice of community relations and a government. The findings of this study are a condition of a harmonious society will be formed when the authorities emphasize the principles of the teachings of humaneness, morality and ethics in regulating government and society. Mutual understanding between government and society through non-exclusionary relationship is also an indicator in achieving harmony and peaceful life.
PERLAWANAN TERHADAP DOMINASI PATRIARKI DALAM NOVEL NYAI GOWOK DAN KEMBANG TURI KARYA BUDI SARDJONO: KAJIAN FEMINIS RADIKAL Emi Asmida
Lakon : Jurnal Kajian Sastra dan Budaya Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Lakon
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.541 KB) | DOI: 10.20473/lakon.v9i2.20175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan bentuk pelecehan seksual terhadap tokoh perempuan dan perlawanannya yang digambarkan dalam novel Nyai Gowok dan Kembang Turi karya Budi Sardjono. Fokus penelitian ini adalah pada tindakan kekerasan seksual yang dilakukan oleh laki-laki terhadap perempuan, dan perjuangan masyarakat untuk membebaskan perempuan dari ketidakadilan gender yang dilakukan oleh perempuan dan laki-laki. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan feminis radikal yang berasumsi bahwa sistem masyarakat patriarki menjadikan perempuan sebagai objek hasrat seksual laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk eksploitasi seksual yang digambarkan dalam novel-novel tersebut adalah: a) prostitusi, b) pelecehan seksual, c) intimidasi seksual, d) perbudakan seksual, dan e) aborsi paksa. Selain itu, hasil lain dari penelitian ini mengungkapkan penolakan terhadap dominasi patriarki yang dilakukan baik laki-laki maupun perempuan, antara lain: a) penyangkalan/penolakan, b) pemberian pemahaman dan keberanian mengemukakan pendapat, dan c) balas dendam. Dari hasil yang ditemukan pada kedua novel tersebut, terungkap bahwa eksploitasi seksual melibatkan profesi/pekerjaan perempuan. Novel-novel ini juga memberikan pandangan bahwa tidak hanya perempuan yang mampu memperjuangkan kesetaraan gender, namun laki-laki yang tergolong pada dominan patriarki juga berpotensi menjadi profeminis.
CERMINAN BUDAYA SUKU MINANGKABAU DALAM NOVEL PEREMPUAN BATIH KARYA A. R. RIZAL: KAJIAN MIMETIK Mariyatul Hibtiyah
Lakon : Jurnal Kajian Sastra dan Budaya Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Lakon
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.144 KB) | DOI: 10.20473/lakon.v9i2.20473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap cerminan budaya suku Minangkabau yang ada di dalam novel Perempuan Batih karya A. R. Rizal berdasarkan kajian mimetik. Penelitian ini fokus pada aspek-aspek dalam cerita yang mencerminkan budaya asli suku Minangkabau. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa di dalam novel tersebut terdapat beberapa jenis budaya suku Minangkabau yang diambil dari budaya asli yang ada di Sumatera Barat, yakni budaya pewarisan, kekerabatan matrilineal, pernikahan adat, dan budaya merantau.

Page 1 of 1 | Total Record : 5